Tukang Cendol Juga Bisa Sukses
Oleh : Arief Maulana
Sebuah mobil mewah, New BMW 318i terbaru, baru saja parkir di halaman rumah yang cukup besar. Tak lama kemudian muncullah sosok orang yang gemuk perawakannya. Dengan kulit yang terlihat agak legam terbakar matahari, beliau tetap saja terlihat elegan dan tidak segan-segan melemparkan senyum hangatnya. Dialah H. Rohman, seorang tukang cendol yang kini sukses menggawangi Es Cendol Elizabeth di Jawa Barat.
Saya kagum dengan beliau. Betapa tidak semangat dan kerja kerasnya mampu membuahkan hasil. Kini Es Cendol Elizabeth cukup populer brand merknya. Tak ayal tukang es cendol lainnya turut mendompleng dengan menuliskan embel-embel “Elizabeth” di gerobak dagangannya. Ya resiko orang sukses, brand merk biasanya ikut-ikutan atau sedikit diplesetkan oleh para pesaing biar ikut ketiban rejekinya.
Pak Haji Rohman mengawali kariernya dengan menjadi tukang es cendol di depan Toko Tas Elizabeth. Itulah salah satu alasan mengapa es cendolnya dilabeli merk “Es Cendol Elizabeth”. Ya simpel dan ngga neko-neko alasannya, hehehe…
Pelan tapi pasti orang-orang yang pergi ke toko tas Elizabeth pun mulai mencoba Es Cendol Bang Rohman ini. Ternyata meskipun harganya murah, beliau tidak mengurangi kualitas rasa es cendolnya. Dengan kata lain, high quality low price. Prinsipnya, untung sedikit namun volume penjualan yang banyak. Keramahan beliau dalam menyapa pembeli setianya pun luar biasa.
Sebagaimana kita tahu, marketing strategy terbaik adalah “rekomendasi teman / tetangga / keluarga, dll“. Dengan kata lain mouth to mouth alias getok tular. Seperti itulah kemudian bisnis cendol Pak Rohman berkembang. Kian hari makin laris saja dagangan beliau. Dan akhirnya beliau pun memutuskan untuk menambah satu rombong lagi, Es Cendol Elizabeth.
Pasang dua rombong di tempat yang sama (depan toko Elizabeth)? Tentu tidak, melainkan di letakkan di lokasi lain. Kan tinggal beritahu pelanggan bahwa es cendolnya juga buka cabang di lokasi lain. Pelan tapi pasti dengan prinsip hight quality, low price, high sale volume, Bang Rohman pun mulai menambah rombong-rombong yang lain.
Ketika sudah ada beberapa cabang yang eksis, Bang Rohman kemudian berhenti menjajakan sendiri Es Cendolnya. Dia pun mendelegasikannya kepada orang lain, sehingga bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis es cendolnya. Dan sudah bisa dipastikan, beliau sekarang passive income.
Catatan :
- Kisah ini disadur dari salah satu acara di stasiun tv swasta (maaf lupa nama acara dan jam tayangnya). Kalau ada yang tahu, mungkin bisa ditambahkan. Atau bahkan ada yang pernah ketemu langsung dengan Bang Rohman.
- Ada situs lain yang memberikan kisah lebih lengkap, silahkan baca disini!
Dari kisah nyata singkat di atas mari kita coba tarik pelajaran hidup yang ada di dalamnya :
# 1 – Tidak Peduli Apa Latar Belakang Anda, Semua Orang Bisa Sukses
Anda lihat, Pak Rohman mengawali karirnya sebagai tukang cendol. Bisa dibilang latar belakangnya mungkin tidak sebagus Anda semua yang saat ini membaca blog ini. Namun, bukankah Allah Maha Adil. Siapapun yang ingin sukses PASTI BISA SUKSES asalkan dia mau berusaha dan berjuang dengan cara yang benar.
space
# 2 – Sukses Memerlukan Waktu dan Proses
Kehidupan Pak Rohman dan keluarganya saat ini memang enak. Tapi tahukah Anda, berapa lama dia berjuang hingga akhirnya bisa suksess seperti sekarang? Belasan tahun. Pertanyaannya, apakah Anda siap bila harus menghabiskan belasan tahun berusaha seperti Bang Rohman, tentu dengan kesuksesan di ujung perjalanan? Karena sukses adalah sebuah perjalanan dan proses panjang. Kabar baiknya, Anda bisa sedikit mempercepat proses tersebut. Seperti yang kita tahu, bisnis internet menyediakan jalan untuk mempermudah kesuksesan kita. Namun, MUDAH BUKAN BERARTI GAMPANG!
s
# 3 – Jujur, Kunci Membangun Kredibilitas
Bang Rohman dikenal jujur dan ramah oleh semua pelanggannya. Sehingga mereka merasa nyaman manakala membeli darinya. Bang Rohman juga jujur dalam menjajakan dagangannya. Dia tidak pernah menipu orang dan senantiasa berusaha membangun kredibilitasnya. Biar tukang es cendol yang hanya berpenghasilan pas-pasan, tentu jauh lebih baik dari koruptor yang memakan uang negara milyaran dan kaya darinya. Dan kalau Anda sudah membaca artikel Rahasia Bisnis Rasulullah, tentu sudah paham betul bentuk implementasi yang dicontohkan oleh Rasulullah.
space
# 4 – Tingkatkan Kualitas Produk Dan Layanan
Salah satu hal yang menjadi alasan es cendol elizabeth laku keras adalah rasanya yang enak dan unik dibandingkan dengn es cendol lainnya. Dengan kata lain dalam hal ini, Bang Rohman menjaga kualitas produk yang dijualnya. Tidak akan pernah terbentuk satu kredibilitas yang baik manakala produk yang kita jual tidak berkualitas.
space
# 5 – Jangan Lupakan Faktor “X”, Kekuatan Sang Khalik
Banyak orang yang berjuang seperti Bang Rohman. Namun demikian mereka tidak sesukses Bang Rohman. Bahkan kawan-kawannya, yang sudah mencoba strategi Bang Rohman tetap saja tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dalam bisnisnya. Ternyata setelah diusut, mereka kerapkali melupakan faktor “X” yakni kekuatan pendukung dari Sang Khalik. Ingat, siapa coba yang menggerakkan hati manusia untuk membeli es cendol di Pak Rohman. Siapa pula yang mengatur rezeki tiap anak manusia di dunia ini.
Nah, rekan-rekan sekalian itulah sekelumit pelajaran hidup yang bisa kita pelajari dari Bang Rohman. Luar biasa bukan. Semestinya kita bersyukur. Kenapa? Karena dengan Anda membaca blog ini saja, saya yakin Anda memiliki kelebihan yang jauh lebih baik dibandingkan Bang Rohman. Ini bisa menjadi awalan yang baik. Jangan mau kalah dong!
Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan bisa menginspirasi Anda. Jika ada point yang ingin ditambahkan sebagai pembelajaran, silahkan!



Betul Mas, sukses adalah sebuah perjalanan dan proses yang panjang. Segala sesuatu butuh proses tidak ada yang instan, dan keteguhan, kesabaran,keyakinan…itu modal menjadi pengusaha. Dan poin yang terakhir saya sangat setuju sekali…DO’A:sebagai makhluk tuhan kita jangan sampai melupakannya..
Joko Susilo Reply:
June 7th, 2009 at 11:15 pm
@Winarno, Sepakat! Siapapun berhak sukses. Dengan kerja keras, setia berproses, amanah, pelayanan prima, dan berserah pada-Nya, sukses itu akan tiba pada saatnya. PASTI!

candradot.com Reply:
June 8th, 2009 at 9:58 am
@Winarno, bener mas win,
saya juga yakin, Tuhan Maha Melihat dan tidak tinggal diam terhadap umatnya yang bekerja keras.
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 2:14 pm
@Winarno, apalagi kalo ibadahnya ditambah dengan ibadah plus2… akselerasi suksesnya cepet tuh…
wiwinds Reply:
June 9th, 2009 at 5:57 pm
@Winarno, BENER MAS…sucsess adl hak setiap orang…asal ada DUIT….Doa Usaha Ikhtiar dan Tawakal….Insya Allah bisa suksess,amin……dan smg qta diberikan kesuksesan smua.amin……
Oh iya mas arief…Bkog walking ke tempat Ane…sekali-kali senior berkunjung ke junior…

arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 2:19 pm
@Winarno, ya beres. Saya mang hobi blogwalking kok mas. cuma liat situasi. Ini masih rada sibuk UAS soale…
Luthfi Fuadi Majid Reply:
June 8th, 2009 at 4:16 pm
@arief maulana, ..
mas…moga sukses ya..UASnya
salam kenal
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:34 pm
@Luthfi Fuadi Majid, amin…
aditya permana Reply:
June 11th, 2009 at 10:18 am
@arief maulana, hah? UAS apaan? ujian akhir sekolah?
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:53 pm
@aditya permana, bukan bos… Ujian Akhir Semester…
…DON”T EVER GIVE UP…..
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 3:35 pm
@ALHIJR ADWITIYA,



Cerita yang sangat inspiratif.
Andaikan semua orang sadar bahwa kesuksesan milik mereka, tentu cerita-cerita tentang keputusasaan dapat sirna dari muka bumi ini.
Namun, kesuksesan dan kegagalan adalah harmonisasi sebagaimana hukum 10:90
Sesama pedagang cendol, ada yang sukses ada yang tidak.
Sesama motivator ada yang populer ada yang tenggelam.
Sama-sama berbisnis online, ada yang menghasilkan jutaan rupiah, ada yang recehan.
Saya suka point ke lima. Karena di sanalah kunci dari kesuksesan berada. Tidak ada kompromi soal itu. Agar kesuksesan berpihak pada usaha kita.
Salam Istimewa!
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 3:58 pm
@Umar Puja Kesuma, betul… dan point ke-5 ini yg sekarang banyak dilupakan oleh rekan2 yg lain mas umar!
Luthfi Fuadi Majid Reply:
June 8th, 2009 at 4:17 pm
@Umar Puja Kesuma, ..
taubat dulu ah…hehehe
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:35 pm
@Luthfi Fuadi Majid, hayo… wah nakal neeh mas Luthfi!
infobisnis2you.blogspot.com - cak ratch Reply:
June 22nd, 2009 at 11:15 am
@Umar Puja Kesuma, Maaf Mas Umar, saya TIDAK setuju, dengan hukum harmonisasi 10 : 90 , coz sebenarnya semua orang di ciptakan untuk kaya raya, 100% semua orang kaya. bukan 10% atau lainnya. saya telah temukan sumber valid mengenai hal itu. 100% semua orang kaya raya. link nya ada di blog saya. ==>clue Harta Karun
sukses2you
cak ratch
arief maulana Reply:
June 23rd, 2009 at 5:50 am
interesting. Go to TKP dulu. Terima kasih kunjungannya
Seseorang pernah berkata pada saya, jika rezeki seseorang diibaratkan air dalam gelas, maka setiap orang hanya bisa mengisinya sesuai ukuran gelas. Jika kita mengisi tidak sesuai ukurannya maka air tersebut akan meluber keluar, begitupun rezeki bila kita berusaha mendapatkan rezeki diluar porsinya entah bagaimana rezeki itu akan keluar lagi…Mungkin itu pengaruh faxtor “X” ya mas
salam sukses
Ricky
Businessman
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 4:16 pm
@Peluang bisnis – Ricky, ya jelas mas… selalu ada faktor X.
Sy jadi inget dg istilah “menjemput rezeki”. Sebenernya rezeki tiap orang kan udah ada jatahnya…
Yg membedkan cara menjemputnya.
Nah jatah ini masih bisa diperbesar dengan faktor X tadi!
Luthfi Fuadi Majid Reply:
June 8th, 2009 at 4:22 pm
@Peluang bisnis – Ricky, .
SEpakat apa yang dikatakan mas arief..juga mas Ricky..
siti r Reply:
June 9th, 2009 at 10:20 pm
@Peluang bisnis – Ricky,
menurut saya rizki memang udah di jatah, tapi kita berhak minta tambahan gelas baru tuk menampung yang lain biar nggak luber. gitu lho…
kebanyakan dari kita kepingin sukses dengan cara instan, kalau orang lain sukses jarang sekali dilihat dari proses bagaimana mereka membangun bisnisnya..sependapat dengan Mas Umar harmonisasi 10:90 dan tentunya campur tangan Yang di Atas dan yang penting buat kita adalah kerja keras dan melaksanakan dengan penuh kegembiraan…Salam
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:37 pm
@Budi Warsana, ide mungkin bisa diinstankan mas, tapi actionnya ngga seinstan itu.
Kadang2 mpe bedarah2..
biasanya rekomendasi dari teman, dari mulut ke mulut, memang sudah terbutkti kualitasnya, karena sudah ada yang membuktikan
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 4:20 pm
@candradot.com, yup… strategi yang dahsyat mas!
Point-point yang menggugah semangat untuk maju dan sukses mas!
Yang penting lagi mas, selain ke 5 point diatas ada baiknya segera Action dan belajarlah sambil jalan….tul ngga mas Arief…?
Salam Sukses.
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 4:25 pm
@Belajar SEO Para Pemula, ya. Ngga ada gunanya menunda dan bertanya2 melulu.
Semua kegelisahan itu akan terjawab dengan action!
Kalau di dunia offline memang perlu cara yang di bilang gila dalam marketing… ada contohnya…kaya yang dipraktekin ma Boss Primagama. Karena yg kursus cuman 2, mk dia cari cara dg menggratiskan biaya kursus kepada 20 0rg cuman untuk kelihatan bahwa yang kursus banyak. Dan terbukti sekarang jadi besar…
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:39 pm
@Winarno, kreatif make different. Like as Ippho Santosa said, “Right think is the best”.
Berpikir dengan otak kanan (kreativ) bisa buat bisnis kita meledak!
Winarno Reply:
June 9th, 2009 at 12:01 pm
@arief maulana, Oke mas Arief…
Iyasih Mas, tapi kadang kebanyakan orang sering tersandung ditengah bahkan diawal mereka baru mulai melangkah untuk menjadi sukses..
Terima kasih atas motivasinya..
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:40 pm
@rudy azhar, tersandung itu biasa mas. Wajar. Yg lebih penting… ngga terlena dengan tersandungnya itu!
Sukses memang hak dan milik siapa saja tan melihat latar belakag pendidikan, pekerjaan, keluarga, atau apapun juga, cerita yang menginspirasi saya untuk terus mengejar sukses, Tukang cendol saja bisa Passive Income, kenapa kita Tidak bisa, benar ga Mas Arif ? oh iya mampir diblog mas, sy barusan buat review produk, tolong komentar utk perbaikannya, thanks
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 7:25 pm
@alie, bener mas… sengaja cari yg latar belakangnya rada ngenes… biar tertampar
trus sadar
dan ikutan sukses 

Oke go to TKP
kita jangan melihat kesuksesan pak rohman saja…
akan tetapi kita tiru keuletan beliau dan kerja keras beliau dalam meraih sukses tersebut… take action now… 
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 7:32 pm
@T. Wahyudi, talk bout ulet… bisa belajar juga dari kaum tionghoa mas. Mereka luar biasa uletnya.

artikel yang segar sekali mas….penuh dengan inspirasi.,
makasih info yang bermanfaat ini..
Salam Kenal Luthfi Fuadi majid
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:41 pm
@Luthfi Fuadi Majid, sama-sama! Kayanya udah kenal deh mas…
kesuksesan memang tidak seperti membalik telapak tangan untuk mendapatkannya
harus ada doa dan usaha yang menyertainya
semoga sukses
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 7:36 pm
@IHSAN, yg mudah di dapat… biasanya mudah hilang mas…
welcome to my world!
berarti setiap orang punya garis nasbi masing ya mas arief.. dan klo udah rejeki nggak akan ketuker..btw salut juga tuh pada si tukang cendol yang hebat itu.
arief maulana Reply:
June 8th, 2009 at 6:59 pm
@zams, ya mas. Namun bukan berarti tidak ada harapan mengubah garis rezeki. Soalnya itu kan hak prerogatif Allah!
sukses juga dibantu dengan kreatif, karena kreatif adalah sesuatu yang baru yang belum terpikirkan orang lain.
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 6:40 pm
@siti r, kreatif juga bisa menimbulkan banyak inovasi baru yang berujung pada… berkembangnya bisnis!
wah dari es cendol ke sego krawu.. yo opo iki rek?
jualan es memang kesannya ecek2 mas.. tp the power of HAUS bisa bikin tukang es cendol kaya raya hehehe
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 6:40 pm
@mashengky.com, kalau tukang es nya ngga punya visi ya gitu2 aja mas…
Ahmad N Reply:
June 10th, 2009 at 12:38 pm
@arief maulana, Ya Visinya jelas.. pastinya Bukan VCD, kalau VCD ya cuma nonton aja..hehehe

Inspirasi yang bagus, semoga kita semua tambah semangat membangun kehidupan yang penuh rahmat dari Allah Sang Pencipta. Amien. Sukses Bro…
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 6:42 pm
@perencanakeuangan, yup. Hidup memang harus semangat. Karena semangat adalah salah satu kunci sukses!
Saya pernah ngeliat bukunya di toko buku. Penasaran pingin baca sayangnya ada plastiknya. Mau beli nanggung soalnya tipis dan kecil ukurannya.
Syukur deh hari ini rasa penasaran saya terjawab. Jadi itu kunci suksesnya…
Salam sukses juga buat Arief dan pembaca setia blog motivasi Arief.
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 6:44 pm
@Belajar Internet Marketing, Wah… law attractionnya bekerja mbak. Kena ke saya!
Salam sukses juga!
Kisah es cendol H. Rohman hanya secuil kisah sukses yang di mulai dari hal remeh yang dipandang sebelah mata. (kisah sprt ini byk di kupas di majalah PENGUSAHA)
tapi tidak ada artinya, jika beribu kisah sukses yg kita baca, hanya menjadi wacana saat berjumpa dgn teman.
Sebaiknya kisah2 sprt ini, bisa menginspirasi kita untuk mengambil sikap pro-aktif. bukan gitu mas Arief?
artikel sprt ini, ok Mas. Untuk menyambungkan pengunjung yg suka bisnis offline, tapi jg seneng ngennet.
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 7:49 pm
@Fadly Muin, betul mas. Ambil sisi positifnya dan masukkan spirits perdjoeangannya ke dalam hidup kita agar lebih semangat lagi dalam mengejar kesuksesan!
Ahmad N Reply:
June 10th, 2009 at 12:40 pm
@Fadly Muin, ya mas Saya juga baca kisah yang hampir mirip di majlh..
# 1 – Tidak Peduli Apa Latar Belakang Anda, Semua Orang Bisa Sukses

point ini nih yg bikin semangat hehe.. ko tukang cendol contohnya kang? sering di bata ya?
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 7:52 pm
@GIlank, kebtulan yg saya liat di TV tukang cendol mas. Lebih enak mengangkat success story dari orang susah.
Biar kita semua pada ketampar :
1. Malu dong, kalo kita yg lebih baik kondisi startnya mpe ngga sukses
2. Lebih bersyukur lagi atas apa yg kita miliki saat ini
[...] banyak orang yang percaya dengan anda, bukan tidak mungkin seseorang itu akan melakukan promosi Mouth to Motuh pada teman2nya karena repuatasi [...]
*kesuksesan usaha adalah bertambahnya manfaat bagi sesama
*Sukses lahir bukan dari kebetulan atau keberuntungan saja, sukses terwujud dari / didasari oleh keuletan kerja keras & ada niat baik
* Bila saat ini kita belum berhasil & sukses, bisa jadi karena kita belum bekerja keras, berfikir cerdas & beramal dengan benar
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 7:53 pm
@harto, Terima kasih tambahannya mas Harto!
Salam Jumpa lagi mas Arif, senang saya membaca kata-kata yang penuh optimis ini. Alhamdulillah saya telah membuat bisnis offline, jadi tukang bakso, mudah2an bisa jadi sgera kang rohman Versi Jogja.
Nih, blog yang baru sya buat ttg bisnis bakso. silahkan klik disini http://baksowolu.blogspot.com
Maju terus mas Arif..
arief maulana Reply:
June 9th, 2009 at 7:56 pm
@Manshur Mashuri, tetep semangat mas. Kalo tukang nasi goreng bisa sukses, maka tukang bakso juga bisa sukses pastinya.
Untuk menginspirasi silahkan cek di http://opang.onbuk.com
Itu yang sukses memadukan bisnis offline dan online mas!
Manshur Mashuri Reply:
June 11th, 2009 at 3:13 pm
@arief maulana,
Oya, saya sudah buka, Pak Joko yang kasih Reference. Bagus untuk rujukan, kedepan insyaallah akan mengarah kesana.
Buka Warung Bakso di 8 kota, dengan masing-masing kota 8 Warung Bakso… he2x…
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:47 pm
@Manshur Mashuri, bener2 mo ngbranding 8 nya ya mas! Mantaps!
Ayo siapa yang mau sukses.Sukses tak pandang bulu.Milik siapa saja. Hanya saja manusianya yang suka membatasi dirinya sendiri untuk berkembang dengan alasan-alasan negatif..
Apa kabar Mas Arif..Blognya semakin ramai yah..sukses deh..
arief maulana Reply:
June 10th, 2009 at 5:50 am
@Wawan Purnama, alhamdulillah baik mas. Ya, ada peningkatan traffic mas! Apalagi porsentasi traffic dari Google lumayan banyak.
Mas sendiri gimana?
Saya yakin, kedepan akan semakin banyak lagi lahir Bang Rohman lainnya di persada Nusantara ini
arief maulana Reply:
June 10th, 2009 at 5:57 am
@maskuncoro, betul mas… Mungkin lebih banyak lagi dari jalun internet business.
APalagi kalau internet business school yg saya bangun bersama beberapa rekan senior udah berdiri!
Artikel yang bagus, sangat bermanfaat
Setiap usaha dari kita manusia akan mencapai satu titik puncak dimana itu yang disebut kesuksesan,karan dalam setiap usaha yang selalu di barengai dengan kerelaan keihklasan akan mengasihkan sesuatu yang bisa memberi manfaat tidak saja bagi diri tapi bisa juga bagi orang lain,mantab mas arief,dan ini sudah di buktikan oleh H,Rohman ini patut kita teladani bersama dimana disana sarat dengan perjuangan dan keuletan dalam hidup manusia,heheheheheh salam
arief maulana Reply:
June 12th, 2009 at 6:55 am
@imam meqels, betul… kalo H.Rohman saja bisa, masa kita2 kalah!
Satu gambaran hidup yang telah di paparkan dan di jalani H.Rohman,bisa kita teladani agar kita bisa lebih bijaksana dalam menyikapi kehidupan kita sebagai mahluk-NYA,salam
emang bener.. cendol elizabeth terkenal… sebenarnya kita tidak bisa mengabaikan perputaran uang dari pedagang kaki lima. mikro finance sebenarnya lebih kuat. bisnis properti indonesia ambruk, cendol bangkit… dan sebenarnya cendol elizabeth mengambil nama dari toko tas elizabeth yang ada di daerah tegalega bandung.. skr lebih terkenal cendolnya daripada tasnya..
arief maulana Reply:
June 12th, 2009 at 7:15 am
@Boy Macklin, Ya mas. BEberapa pakar ekonomi juga berkta demikian. Ketika krisis global menerpa, ekonomi makro emang kena efek, tapi ekonomi mikro kayanya fine2 ae…
Saya Jadi teringat saat Baca majalah Duit disi Mei, bukanya Promosi, tetaapi hampir mirip kisahnya.. Tapi ini Pengusaha Gado2.. Gado2 Boplo, tepatnya, kenapa Boplo karena Jualan di depan Apotek boplo.. hampir mirip kisah di ataskan? dan memang dudlu diawali jualan di garasi.. ya karena ulet dst,.. sukses juga jadi restoran Gado2.. Memang harus mau berusaha.. Gigih dan Berdo’a..
Salam WE Can Do It.. sip mas arief
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:44 pm
@Ahmad N, ternyata kalau diusut, banyak juga yah figur sukses yang berasal dari bawah.
Malu dong kalau kita ngga sukses!
Ahmad N Reply:
June 12th, 2009 at 6:19 pm
@arief maulana, Ya Mas Malu sih…


Mudah mudahan kita sukses ya Mas..
Kesuksesan akan menghampiri mereka yang mau bekerja keras & terus belajar dari pengalaman
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:42 pm
@David, plus… tidak lupa dengan tuhannya!
Memang sebetulnya kalau kita selalu berusaha dengan ikhlas, maka dampaknya horisontal dan vertikal. Horisontal akan mendatangkan pelanggan yang banyak. Vertikal, artinya dengan bekerja keras secara ikhlas tanda kita selalu bersyukur. Kalau selalu bersyukur Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita. Begitu, kan mas Arief…?
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:41 pm
@M. Ansori, betul mas dan bersyukur adalah salah satu kunci sukses bisnis rasulullah yg akan saya keluarkan di postingan berikutnya!
[...] Anda bisa melihat juga artikel rekan saya : Tukang Cendol juga Bisa Sukses. [...]
Cukup simple dan sederhana namun dengan konsistensi yang tinggi ternyata hasilnya sangat luar biasa, di dukung faktor “x” makin luar biasa, luar biasa mas ngomong2 kapan ke Jabarnya ya, he..he…salam hangat mas dari BBM
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:30 pm
@BBM, wah kapan ya mas. Saya sih pengennya juga kesana mas. Sekalian mengunjungi grup bisnis pulsa yang disana! Tapi waktunya itu lho…
Sangat benar yang Bapak sampaikan, yang terpenting didunia ini tidak ada yang INSTANT semua perlu tahapan.
1. Dengan cara BERDARAH.
2. Dilanjut dengan cara GILA.
3. Tahap ketiga FOKUS.
4. Baru kita sebagai OWNER.
5. Disini kita baru SUKSES.
Salam kenal buat Bapak, dari Agus Setiyawan, 081 333 841183, 0341 5455330
http://piranhamas.wordpress.com (Rajanya Memanfaatkan Fasilitas Gratis)
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:20 pm
@Agus Setiyawan, Salam kenal juga Pak Agus Setiyawan. Saya lihat Anda benar2 profesional. Senang saya berjumpa dengan Anda!
semoga para penjual cendol lainnya juga bisa sukses seperti diatas. tidak hanya penjual cendol, semua orang tentunya.
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:07 pm
@aditya permana, amin…
ceritanya bener2 membangkitkan semangat nih, jadi tambah semangat buat menuju sukses.
Thanks artikelnya.
arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:04 pm
@Butik Online, Terima kasih. Saya pun turut senang bila Anda bertambah semangat.

Itu bukti akan kebesaran Allah, bahwa dalam bisnis siapapun bisa melakukannya. Cuman masalahnya dibutuhkan kecerdikan dalam melihat dan memanfaatkan peluang. Dan butuh keras dan ulet. Post yang dahsyat

arief maulana Reply:
June 11th, 2009 at 5:02 pm
@Sumartono, betul mas. Makanya di salah satu rahasia bisnis rasulullah juga ada point tidak hanya bekerja keras tapi juga smart.
[...] menjadi loyal dan terus melakukan repeat order. Pelanggan baru pun banyak berdatangan sebagai efek dari getok tular marketing. Adapun dengan relasi bisnisnya, mereka semua menjadi respek kepada Rasulullah dan tidak [...]
usaha apapun jika ada kemauan dan kerja keras serta kesabaran maka akan berhasil.
Satu artikel yang membuktikan banyak hal :
)
1. Membuktikan keampuhan word of mouth marketing
2. Membuktikan orang dengan latar belakang sederhana juga bisa sukses
3. Membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, sukses bukan hal yang mustahil untuk dicapai
4. Membuktikan sukses butuh kesabaran dan proses, tidak instan (mank nya mie instant
Thumb up! utk Bpk H. Rohman..
Mantap mas..
#3. Jujur, Kunci Membangun Kredibilitas
Yg ini yg susah ya mas.
Kdg klo kt pny bisnis, ato nulis salesletter mslnya, ‘kan kt bnyakan blg produk kt nomer satu. he..he..
mz ris Reply:
March 8th, 2011 at 4:17 pm
@abbie, IYA mas saya setuju,,rayuan gombal tuh,,hehhe
arief maulana Reply:
March 11th, 2011 at 10:42 am
@Mz Ris, ya jadi konsumen harus cerdas dong. Berpikir dengan logika, jangan perasaan :p