Alhamdulillah, akhirnya selesai juga training ESQ Character Building – Personal Transformation yang saya jalani di Menara 165 di daerah Jakarta Selatan. Saya bersyukur Allah memberikan kesempatan untuk mengikuti training ini melalui perusahaan tempat saya bekerja, apalagi semua biaya ditanggung oleh perusahaan. Dan karena kelas eksekutif, saya jadi kenal dengan beberapa orang penting di perusahaan-perusahaan lain.

Bagi Anda penggemar basket, tentu tahu apa itu time break. Biasanya pelatih akan meminta time break pada wasit, bila permainan mulai kacau. Emosi tinggi, banyak masalah, dan ketidakteraturan dimana-mana. Dengan time break kita bisa berhenti sejenak, meredakan emosi. Baru kemudian mengatur ulang strategi di saat tenang. Pada akhirnya eksekusi hingga memenangkan permainan.

Seperti itulah gambaran training ini. Selama tiga hari, kami para peserta time break dari pekerjaan. Dari kehidupan yang semrawut. Menenangkan diri, mengatur strategi, dan siap keluar beraksi untuk memenangkan permainan. Ketika kehidupan Anda penuh dengan masalah, saran saya segeralah ikuti training ini. Anda akan mendapatkan makna hidup yang sebenarnya dan solusi dari berbagai permasalahan tersebut. 

Training ESQ Personal Transformation
Training ESQ Personal Transformation

Untuk berhasil mengatasi permasalahan dan menjadi sukses, tidak hanya dalam aspek dunia tapi juga merangkul aspek akhirat, maka diperlukan tiga buah kecerdasan : IQ, EQ, dan SQ. Kecerdasan Intelektual (IQ) atau lebih mudah dibahasakan dengan bagaimana kita berpikir. Kecerdasan Emosional (EQ) atau lebih mudah dibahasakan dengan bagaimana kita merasakan. Kecerdasan Spiritual (SQ), lebih pada pemaknaan mendalam : siapa diri kita sebenarnya, ada dimana kita sekarang, dan hendak kemana akhir dari seluruh perjalanan panjang kita, serta apa arti kebahagiaan yang sebenarnya.

Beruntung saya masuk di Kelas Eksekutif hingga Pak Ary Ginanjar sendiri yang membawakan training, sementara di kelas Reguler hanya trainer licensed saja. Di awal Pak Ary menjelaskan mengapa ESQ menjadi sangat penting. Dipaparkan hasil riset para ahli tentang kegagalan-kegagalan menjalankan suatu perusahaan, dimana benang merahnya adalah kurangnya sisi EQ dan SQ dari para karyawannya, mulai dari level terendah hingga top manager. Kita terlalu fokus ada sistem, struktur, management, strategi, tapi melupakan BAGAIMANA tim kita melaksanakan semua yang sifatnya physical tersebut. Kita melupakan sisi Emosional dan Spiritual (nilai diri, perilaku, motivasi diri).

Itulah mengapa banyak sistem yang sebenarnya sudah dirancang demikian bagus dan sempurna pada akhirnya gagal karena orang-orang yang melaksanakan tidak memiliki nilai diri yang berbasis pada nurani dan nilai ketuhanan. Akhirnya, tidak ada motivasi diri yang kuat, tidak ada komitmen dan integritas.

suasana pelatihan ESQ
suasana pelatihan ESQ

Kunci dari kesuksesan secara spiritual adalah bagaimana kita bisa memunculkan nilai-nilai Ketuhanan yang sebenarnya sudah ada di dalam diri kita. Nilai suci yang tidak bisa keluar karena terus kita kotori setiap hari. Maka jangan heran, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, tapi kemudian perilaku kebanyakan bangsa kita jauh dari nilai-nilai tersebut. Yang terjadi akhirnya adalah kekacauan.

Training ESQ bertujuan membantu kita melihat lebih dalam dengan hati. Pikiran dan perasaan sudah sering kita gunakan, tapi bagaimana dengan hati dan nurani terdalam. Masihkah kita bisa mendengarkannya? Di dalam pelatihan ini diberikan metode-metode agar nilai-nilai ketuhanan tersebut bisa muncul. Ini yang utama. Bila sudah muncul diberikan juga bagaimana cara menjaganya agar tetap bersinar dan akhirnya menjadi garis penuntun kita saat melakukan aksi nyata atau eksekusi dari seluruh perencanaan yang dilakukan. Semua ini digambarkan dalam ESQ Model.

ESQ Model

Anda bisa membeli dan membaca buku ESQ Jilid I dan Jilid II di toko buku terdekat untuk membaca lebih lanjut dan memahami apa maksud serta bagaimana ESQ bisa membantu kita memaknai hidup lebih baik. Namun, bagi Anda yang berniat serius saya sarankan ikuti trainingnya. Anda akan belajar merasakan lewat pengalaman. Belajar tidak hanya secara visual, melainkan dengan seluruh indera dan perasaan lewat pengalaman-pengalaman yang diberikan oleh trainernya. Pembelajaran terbaik adalah saat kita bisa melibatkan banyak indera kita dan mendapatkan pengalaman berkesan di dalamnya. Tidak sekedar melihat, seperti membaca buku.

Menyenangkan karena kita akan dibawa terbang jauh melintasi angkasa luar nan jauh dan maha luas, yang pada akhirnya membuat kita sadar bahwa kita ini amat sangat kecil, tidak ada artinya dibandingkan semesta yang maha luas. Bila semesta begitu luas, bagaimana Sang Penciptanya? We called it, Outer Journey.

Tidak hanya keluar, kita pun diajak untuk menyelam ke sisi terdalam pada diri kita. Mencari dimana sebenarnya nilai-nilai yang ada pada diri kita. Nilai-nilai Ketuhanan yang semestinya muncul dan membuat kita hidup lebih baik, tapi kemudian tertutup oleh belenggu-belenggu tertentu. We called it, Inner Journey.

Barulah kemudian dikupas beberapa modul yang sesuai dengan bagian-bagian dari ESQ Model 165 :

  • 1 Dimensi Spiritual : GOD Spot
  • 6 Dimensi Emosional : Star Principle, Angel Principle, Leadership Principle, Learning Principle, Vision Principle, and Well Organized Principle.
  • 5 Dimensi Intelektual : Mission Statement, Character Building, Self Control, Strategic Collaboration, Total Action.

Dan karena ini adalah pelatihan berbasis experience, di tiap modul ada permainan yang mengandung pelajaran dan hikmah. Kami para peserta benar-benar bersenang-senang. Tidak perlu mencatat karena esensi pelatihan adalah merasakan dengan hati, memahaminya, dan menjadikannya pengalaman tidak terlupakan seumur hidup. Dengan demikian kita bisa benar dalam mengaplikasikan apa yang ada di dalam buku.

Ary Ginanjar Agustian
Ary Ginanjar Agustian

Kalau Anda hanya sekedar butuh materi lengkap, cukup baca bukunya. Tapi Anda tidak akan pernah merasakan makna dan esensi dibalik tulisan yang ada di buku ESQ sebelum mengikuti trainingnya. Saya pikir ini sebuah investasi yang bagus, bagi mereka yang mau bertransformasi, berubah menjadi lebih baik dan menemukan hakikat kebahagiaan yang sebenarnya, tanpa ribet dengan urusan duniawi. Pada akhirnya dunia dapat, akhirat pun dapat, itu tujuannya.

Oh ya, bagi para alumni bisa mengikuti kembali pelatihan ini dengan gratis kapanpun kita mau. Disini kita bisa recharge atau refresh materi yang pernah didapatkan. Ngga rugi toh. Buruan deh ikutan Training ESQ – Personal Transformation, terserah yang reguler atau syukur-syukur bisa yang eksekutif. Untuk personal transformation, kalau tidak salah range biaya pelatihannya saya lihat di brosur kemarin : 1,5 – 2,5 juta, tergantung kelas yang diikuti. Kelas eksekutif 2,5 juta.

Ini saja sharing dari saya, tidak banyak materi disini karena memang pelatihannya berbasis pratek dan tidak disarankan mencatat oleh trainernya. Karena hasil riset mereka adalah kebanyakan peserta yang mencatat saat training berlangsung, justru malah gagal mengaplikasikan ESQ ke dalam kehidupannya. Itu kenapa, saya tidak mencatat materi dan mensharingkan disini. Hanya memberikan gambaran sekilas isi trainingnya. Jangan lewatkan training ini! Mari berubah untuk mewujudkan visi “Indonesia Emas” yang berkarater dan sejahtera. Dan itu dimulai dari diri kita sendiri.

Saya di pelatihan ESQ
Saya di pelatihan ESQ
Training ESQ Kelas Eksekutif Angkatan 105
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                     

41 thoughts on “Training ESQ Kelas Eksekutif Angkatan 105

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,560 bad guys.