Tak Ada Sukses Yang Diraih Dengan Cara Instan

Oleh : Trieand

Dear All,

Deg-degan juga neh mo nyoba posting artikel di blog mas Arief.  Tau sendiri kan… blog ini buat aku tuh super duper TOP BGT. Tapi karena si empunya dah ngijinin aku n ditambah dukungan dari bunda Eva… ya modal nekat aja deh…, itung-itung buat mengukur kemampuan diri.

Sebenarnya ini kali kedua aku posting di blog temen, yang pertama di blog Mas Hengky yang menurut aku seh lumayan sukses… hehehe. Tentunya yang sekarang dengan topik berbeda n berharap sukses juga dong…

Di pagi yang cerah, ada seorang petani bunga yang sedang jalan-jalan di sekitar perkebunan bunga. Dia melihat tanaman tetangganya tumbuh jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman miliknya. Nah.. agar tanaman dia bisa menyamai tinggi tanaman tetangganya itu, diapun melakukan berbagai macam cara. Si petani menarik batang tanamannya ke atas satu demi satu hingga tampak lebih tinggi dari tanaman tetangganya tadi. Betapa lega dan bangganya dia melihat karyanya yang dianggap luar biasa tersebut (padahal sesungguhnya bodoh.. hehehe ).

Akan tetapi, tak disangka keesokan harinya, bencana menghampiri si petani bunga tersebut. Semua tanamannya layu dan mati. Nah… rekan blogger yang baek…

Di jaman sekarang ini, banyak sekali kita jumpai orang yang menghalalkan segala macam cara hanya untuk melampaui hasil yang dicapai orang lain. Kita bisa lihat, banyak pelajar yang ingin mendapatkan nilai tinggi, akhirnya mencontek dengan cara-cara yang super canggih. Seorang penjual yang menginginkan keuntungan berlimpah sehingga tega menipu konsemennya.

Tak terkecuali seorang leader networker yang  menginginkan posisi puncak tak sungkan menyabotase jaringan temannya sendiri. Seorang supervisor yang ngebet pengin promosi jabatan tega memfitnah atasannya sendiri. Dan yang kabarnya baru-baru ini terjadi,  seseorang yang ingin sekali menang and tenar dalam kontes tega COPAS karya orang lain secara mentah-mentah. Yah…, masih banyak juga contoh-contoh tak terpuji  yang lain di dunia ini, yang menyebabkan salah jadi benar dan benar malah jadi salah.

Padahal,  ketenaran, kekayaan, jabatan, penghargaan seringkali membuat seseorang itu lupa diri,  egois, serakah yang ujung-ujungnya akan menghalalkan segala macam cara demi mencapai ambisinya. Apakah dengan cara yang demikian ini kesuksesan sejati yang penuh dengan kebahagiaan bisa diperoleh?

Seharusnya, yang perlu kita ingat hanyalah… Barang siapa menabur angin, dia akan menuai badai. Barang siapa menabur kejahatan, maka hasil buruk yang berlipat ganda yang akan dia terima. Ingatlah, hukum alam ciptaan Allah akan bekerja secara NETRAL dan nggak berpihak. Jika kita menciptakan sebab yang baik, makan akibat baik yang berlipat ganda yang akan kita terima.

Banyak sekali bisnis yang menjanjikan jalan pintas atau instan dalam meraih kekayaan berlimpah. Di media-media terutama di internet banyak ditawarkan cara menjadi kaya dalam waktu singkat. Hampir tiap hari kita membaca penawaran dari berbagai bisnis network marketing yang menawarkan menjadi milyarder hanya dalam hitungan bulan, bahkan ada yang dalam hitungan minggu. tapi pada kenyataannya yang sukses hanya bisa dihitung dengan jari. Dan itupun pasti mereka juga melalui usaha yang luar biasa keras sehingga bisa sukses. Intinya tak ada yang instan untuk mencapai kesuksesan.

Benarkah ada sukses instan? Apakah benar ada jalan pintas mencapai sukses? Aku balik bertanya… apakah ada anak manusia yang bisa lahir secara sempurna dalam waktu 1 hari, 1 minggu, atau bahkan 1 bulan? Adakan menara kokoh yang bisa dibangun dalam waktu semalam? Jika jawabannya TIDAK, demikian juga kesuksesan tak ada yang datang secara instan.

Allah telah menciptakan Alam semesta ini dengan begitu sempurnanya, dengan hukum-hukum alam yang begitu teratur. Segala sesuatu di alam ini telah diatur sesuai suklus dan waktu untuk tumbuh dan berkembang menjadi sempurna. Jika kita benar-benar ingin mempraktekkan rahasia kesuksesan, pembelajaran yang paling mudah bisa kita dapatkan adalah pada cara kerja para petani. Bagaimana seorang petani bekerja mulai dari mengolah lahan pertaniannya hingga panen raya. Itulah konsep berpikir yang seharusnya kita terapkan pada diri kita. Harus ada lahan yang subur, bibit yang unggul, air yang cukup, matahari, pupuk, cuaca yang sesuai, musim yang sesuai, dan lain-lainnya. Dan juga yang terpenting perawatan secara konsisten. Jika semua itu terpenuhi maka akan terjadi panen raya.

Hal yang sama juga terjadi dalam kehidupan nyata. Mengutip kata-kata seorang pakar tapi aku lupa namanya yang intinya seperti ini…

Jika faktor-faktor kesuksesan telah dijalankan dengan benar pasti kesuksesan sejati akan dengan mudah kita peroleh.

Selamat membangun kesuksesan anda sendiri, sukses ada di tangan anda bukan ditangan orang lain… okey…

Best Regard,

trieand

  1. Sukses adalah sebuah proses metamorfosis yang memerlukan waktu untuk mencapainya….karena kita lahir di dunia ini tanpa kesuksesan sebelumnya.

    Nice post Triand…salam sukses aja ya..:sip:

  2. Gaya bertutur dan menyampaikan materi ini sungguh indah. Kaya akan kosakata dan makna. Sampai terhanyut saya membacanya.

    Kesuksesan memang tidak ada yang instan. Saya sepakat dengan hal itu.

    Ada pula kalimat pendek yang berbunyi: Sesuatu yang Diraih dengan Instan, maka akan menghilang dengan Instan pula.
    Mari kita berproses sambil mengokohkan kaki-kaki kita. Saya yakin itu akan memberi hasil yang lebih abadi.

    Salam Istimewa!

  3. Jika membaca artikel ini saya jadi teringat pada pemimpin kita soeharto, dimana dia pernah mencanangkan pendidikan moral pancasila, yang inti dari pelajaran PMP itu waktu sd sampai sma lalu diganti lagi dengan PPKN, sungguh pelajaran yang berharga untuk mendidik moral anak negeri ini, tapi sayang sekarang semua itu tinggal kenangan dan ocehan didik moralnya didik agamanya tapi kenyataannya kemiskinan menjadi bahan ajang jual beli untuk menghalalkan segala cara. betapa indahnya indonesia ini andai moral bangsa kita ini diikuti iman dan takwa, bukan menghalkan segala cara untuk duduk dipuncak kesuksesan, apa arti kesuksesan jika do’a orang lain mengarahkan pada kehancuran… sukses untuk semua bangun negri ini dengan mental dan pendidikan yang bermoral, pribadi yang tangguh menghadapi segala rintangan seperti pak tani yang meneteskan keringat demi kelanjutan kehidupan dan pendidikan anaknya, salam buat bapak tani yang bekerja yang mengatarkan anaknya ke sebuah sekolah dikota dan tiap bulan kirim dana untuk biaya, terima kasih buat orang tua ku yang telah menyuruhku merantau hingga ku kenal orang yang berpendidikan tinggi, dan mengerti arti sebuah kesuksesan “Hidup adalah ibadah, demi kesuksesan dunia dan akhirat”

    • @Susilo, makasih mas komentarnya… salam kenal n sukses buat mas dan semua pak tani di indonesia…:nyembah::nyembah: yang telah memberi inspirasi pada kita semua…:sip::sip:

    • @Susilo, wah kalo semua orang menjadikan segala aktifitas sebagai ibadah, dunia ini akan semakin indah.
      Salam kenal, Pak:sip:

    • dadang firdaos says:

      @Susilo, hampir 90 % yang kuliah ditempat saya adalah anak petani… dan saya yakinkan kuliah dibidang kesehatan sangat mahal…
      ———-
      saya bangga dan hormat dengan petani…
      ———-
      tidak ada yang salah dengan petani… karena petani jauh lebih mampu dibandingkan dengan profesi lain…
      —————–
      komen tuk artikel :
      “buat apa dipermudah kalo masih bisa dipersulit atau buat apa dipersulit kalo masih bisa dipermudah”
      —————–
      dadang firdaos | asli karawang | lumbung padinya jawabarat

      • arief maulana says:

        @dadang firdaos, betul mas. Cuma kalau di Indonesia… kalau bisa dipersulit, buat apa dipermudah. Dengan begitu ada kesempatan cari uang pelicin…

        parah bener negeri ini.

  4. oh ya mas arief, buat teman – teman diriau yang kenal dengan mas susilo penjual bakso dikampling I simpang Lembaga pemasyakatan, saya mengucapkan atas semuanya teman – teman yang berlanganan bakso bos saya sehingga saya bisa tamat sma dan bekerja diperkebunan sawit sekarang ini dibagian pembukuan dan saya ingin katakan sekali lagi buat mereka ” jangan malu sahabat ku demi cita – cita kerja apa aja yang penting halal dan bernilai ibadah, apapun yang kita lakukan pasti ada manfaatnya dan Allah maha melihat dan maka sayang.

  5. Yo…
    perkataan yang bagus…
    memanfaatkan kondisi sekitar….
    sukses tuh membutuhkan proses yang panjang n butuh waktu yang lama pula…
    :belajarkeras:

  6. daripada sukses serba instan kayak mi instan, mending kita kembangin kemampuan dan ilmu agar sukses akan mendatangi kita. Bukan kita yang mendatangi sukses dalam waktu singkat.
    :belajarkeras:

    • @Dimas, bener sekaleeee….:ngakak::ngakak: buatlah sukses yang ngejar kita… bukan kita yang ngejar kesuksesan…klo belum waktunya bisa-bisa ngos-ngosan n ujung-ujungnya… tepar ga bangun-bangun kayak mbah surip… hahaha….:nangis::nangis::nangis:

  7. salam…halo mas arief halo trieand…saya alfred dari bali…bener banget saya setuju, ga ada yang instan, semua perlu proses :sip:….tapi kadangkala kita dibutakan dengan rasa iri dengki diri sendiri terhadap kesuksesan yang dicapai orang lain tsb sehingga membuat kita tergoda untuk menempuh jalan instan (padahal sbnrnya sesat) demi melebihi pencapaian orang lain tsb dan demi memuaskan nafsu kedengkian kita. Bener ga??
    1 quote moga cocok, hehehe “SUKSES = The SUM of all little effort that we’ve done before” Sukses adl HASIL penjumlahan dari langkah2 kecil kita terdahulu -ROBERT COLLIER-:koprol::wooo:
    SALAM Hormat

    • @Alfred, halo juga mas… bener sekaleee… ada sukses pasti ada gagal… kumpulan kegagalan akan menjadi sukses tak terhingga… :sip::sip:

  8. Indra Suryadarma says:

    Setuju mbak Trieand..hukum alam mengatakan: Segala sesuatu yang baik harus diperjuangkan..
    Salam kenal yah mbak Trieand. :-)

  9. Stop Dreaming Start action dulu, baru bicara hasil says:

    bener!……..mba’ trieand kalo lagi serius mantabb and T.O.P B.G.T………..

  10. Mantaaap! Hebat! Jadi ngiri.

    Sukses adalah perjuangan. Alam tidak pernah bohong, Kata Newton, “Aksi = – reaksi”.

    Saya tunggu artikel berikutnya. Selamat berjuang dan salam kenal.

  11. sebuah kesuksesan selayaknya bisa membuat kita menikmatinya dengan kebahagiaan tapi jika dengan cara-cara instant apalagi sikut orang lain saya pikir mustahil untuk bisa menikmatinya, hanya sebuah kesuksesan semu yang pasti juga akan hancur berantakan.
    saya jadi teringat salah sorang pembicara di sesi training hari minggu kemarin mengatakan kalo mau yang instant cuman makan mie instant, mau pake air dingin, air panas bahkan dimakan kering juga bisa :sip: intinya tidak ada yang instant didunia ini apalagi menyangkut sebuah kesuksesan, harus melalui yang namanya kerja keras dan perjuangan, sukses

  12. yah…
    tadi aja ada berita tuh
    Mbah Surip dah meninggal…
    sukses sebentar dah dipanggil yang Maha Kuasa…
    semoga arwah Mbah Surip diterima di sisi_Nya. Amin
    :nangis:

  13. sekadar ingat juga.
    Kesuksesan diraih dari hasil kerja keras dan komitmennya.
    juga doa dan tawakkal kepada yang Maha Kuasa.
    so, jika sukses, jangan sampai lupa diri kepada Yang Maha Kuasa dan terus beramal agar diberi umur panjang.
    :no:

  14. Pertama2 dua jempol dulu buat Trie :sip::sip:
    artikel yang menarik sekali..
    orang yang menghalalkan segala cara demi keuntungan sendiri adalah orang yang sangat tidak terpuji..
    Siapa bilang orang yang berjuang di jalan lurus tidak bisa kaya..

    dan tentang kaya instan, kalaupun seseorang bisa kaya instan, katakanlah ada hujan duit di rumahnya, dalam sekejap dia akan miskin lagi..Lho?? Ya iya lah.. Wong dia ga belajar dari proses..Jadi kemungkinan besar dia tidak tau cara memanage uang yang baik, tidak tau cara membiakkan uang, mentalnya belum siap untuk jadi orang kaya.. Hasilnya, orang itu cuma tau menghabiskan uang saja, ga bisa nyari lagi..

    Hargailah proses itu sendiri :uhuk:

    Semoga artikel ini bisa menjadi masukan berharga untuk kita semua :sip:

  15. Yang paling enak mah…, dari bawah berasa naik ke atas pelan2 (kalo orang sunda bilang mah NGEREYEH). jadi ngerasain asem garemnya khidupan. Kalo yg instan mah cepet naik cepet nyungsep.:ngakak:

  16. Kerjasama yang baik.:sip:

    Tidak ada sukses instan, yang ada tuh mie instan. He..he..he..

    Kesuksesan sejati melalui serangkaian proses perjalanan yang menguji komitmen kita dalam mencapai tujuan.

        • @trieand, well, kita mesti tahan banting hadapi ujian hidup kalo mo sukses.
          jika ketemu bencana ato rintangan anggap saja ujian dari Tuhan. menguji seberapa kuatkah mental kita menghadapi bencana
          :weks:

    • arief maulana says:

      @dg-studio, nah ini saya setuju. Sukses karbitan ngga bertahan lama biasanya. Lebih karena fator lucky semata… :hihi:

      • @arief maulana, setuju…
        faktor lucky hanyalah sesaat saja. ga isa harapkan lucky…
        :senyumlicik:
        makin lama karbitan, lucky dah berguna lagi apalagi pake jimat segala. ga akan membantu…
        :uhuk:

  17. Sukses memang perlu proses yang panjang dan akan lebih sukses lagi kalau setiap pencapaian di dalam proses-proses itu selalu dihiasi dengan rasa syukur.

  18. Sukses memang perlu proses yang panjang dan akan lebih sukses lagi kalau setiap pencapaian di dalam proses-proses itu selalu dihiasi dengan rasa syukur.
    :sip:

  19. lianawati Natawijaya says:

    Bagus lho postingnya ADA contoh lagi ibaratKEPOMPONG ada PROSES NYA pada suatu hari ada anak2 lihat kepompong lalu mereka mencoba membantu proses dengan sebatang lidi achirnya memang jaTi KUPU KUPU tapi agak cacat dan tak bisa terbang itulah jangan pernah membantu PROSES yang sudah TUHAN RANCANGKAN hasilnya bisa FATAL karena proses ada waktu bukan serba INSTANT ya kan SO BE PATIENT MY FRIEND

  20. Salam kenal mbak triend ? takdir manusia itu terlahir dibekali dengan segala macam kesuksesan, sejak masih bibitpun dah sukses, terbukti dari berjuta sel sperma hanya satu yang berhasil membuahi sel telur khaaan, jangan khawatir teman kita ditakdirkan sebagai pejuang yang sukses.

  21. beutul sekali .. semua jenis bisnis dan sukses tidak ada yang instan, dari dunia online dunia ofline dan akhirat.. semuanya butuh keseriusan dan kesunguh-sunguhan..

    ternyata ada kontributor juga ya di blognya mas arief.. selamat seukse selalu..:puyeng:

  22. Melihat dari judulnya saja saya sudah kebayang apayang akan dibicarakan Tak Ada Sukses Yang Diraih Dengan Cara Instan. Yah mirip-mirip dengan artikel aku yng berjudul “Bisnis Online bukan Bisnis Tanpa Modal dan Usaha” Thanks y mas

  23. emang gak salah salah mba, sukses harus dg perjuangan tapi coba lihat pemilu kemarin, banyak anak tokoh tahu-tahu dah di atas, di perusahaan anak bos kayaknya gak mungkin deh jadi buruh. ini cm pendapat lho mba biar diskusinya lebih ramai

  24. Setuju sekali…
    Kesuksesan membutuhkan suatu proses, yang tentunya tidak pendek.
    Tapi jaman skrg org emang pd ga sabar utk jalanin jalan yg panjang itu yah. Maunya pd yg cepet2…hehehe

    Sukses selalu,
    Penulis Artikel

  25. lianawati Natawijaya says:

    Thanksya mbak trieand rupanya enak juga baca komentar dimana pendaftaran “gendheng university kalianget itu mbak hahaha rupanya banyak lho yang mau daftar ok tlg apa aja syaratnya ya

  26. Pingback: Tidak Ada Kesuksesan Yang Diraih Secara Instan – Wirausaha Muslim
  27. Lutvi Avandi says:

    Sebenarnya bisa sih instant hanya jika anda tahu caranya hehehehe….

    Masalahnya adalah utk bisa tahu caranya itu yg gak bisa instant :)

    Ibarat mobil, tinggal injak gas udah ngebut dia. Tapi agar itu terjadi butuh proses

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 472,007 bad guys.