Melihat Dengan Mata, Hati dan Logika

Oleh : Arief Maulana

Logika Cinta
Logika Cinta

Kalau ada waktu paling berkualitas untuk membicarakan hal-hal yang sifatnya mendalam berdua bersama istri, biasanya kami lakukan justru di tengah malam menjelang tidur. Saat cahaya begitu temaram, suasana yang hening, dan gadget tak lagi berada pada genggaman masing-masing. Ya maklum lah, kami berdua sama-sama social media addict dan bertemu juga gara-gara social media.

Iseng sebuah pertanyaan saya luncurkan kepada istri saya, perihal kriteria apa saja yang membuat ia akhirnya menerima pinangan saya dan jadilah kami seperti saat ini, sudah menikah. Dalam hening istri saya pun mulai bercerita banyak, menjawab sebuah pertanyaan saya. Membangun kedekatan emosi yang lebih dalam lagi.

“Bapak pernah bilang ke aku, kalau memilih pasangan itu ngga cukup pake mata dan hati (cinta). Tapi juga logika.”

Read More