Membaca, Salah Satu Kunci Sukses Menjual

Oleh : Arief Maulana

Membaca Untuk Menjual

Ada diantara Anda yang senang menjual tapi tidak suka membaca? Saya sarankan berubah lah. Saya banyak mendapati mereka yang sukses di dunia marketing ataupun bidang profesi lainnya adalah orang-orang yang senang mengembangkan diri, salah satunya adalah dengan banyak membaca.

Di kantor saya pun demikian, para Surveyor kapal yang sukses hingga mencapai puncak karir tertinggi sebagai Principal Surveyor adalah mereka yang setiap saat selalu berusaha meningkatkan kualitas diri dan senang membaca. Membaca buku pengetahuan, skill teknis, dan buku pengembangan diri lainnya.

Mengenai membaca sebagai bagian dari upaya mengembangkan diri, saya sudah pernah menuliskannya pada tulisan berseri, Cara Sederhana Mengembangkan Diri. Pertanyaan berikutnya adalah kenapa harus membaca? 

Read More

Jangan Main-Main Dengan Pelanggan Anda!

Oleh : Arief Maulana

Beberapa waktu lalu saya dan ayah pergi ke toko optik. Seperti biasa, kalau ngga ganti lensa karena udah ngga cocok ya memperbaiki frame kacamata yang bermasalah entah itu murnya hilang, benang penahan lensa yang putus atau bantalan penyangga kacamata di hidung yang hilang.

Ehm, sudah sejak beberapa bulan yang lalu saya berpindah toko optik. Sebelumnya saya biasa ke toko optik S****** (sensor, khawatir kena kasus Prita Mulyasari). Udah langganan sejak pertama saya pake kacamata dulu (SMA Kelas 1). Waktu itu, optik tersebut bagus pelayanannya. Ramah, suka kasih diskon, free service, dll.

Lain dulu lain sekarang. Setelah sekian lama mereka tahu bahwa saya dan keluarga adalah pelanggan loyal dan royal yang kadang bisa ngabisin 700ribu hanya untuk frame kacamata doang (terpaksa, coz yang ukuran gede dan muat di kepala saya ngga ada yang murah), mulai deh aneh-aneh.

Setiap beli frame disitu ada aja masalahnya. Mulai dari frame yang gampang patah, murnya lepasan dll. Kalau ngadu disana ujung-ujungnya malah diupsale biar beli frame baru. Bukan 1 atau 2 kejadian tapi sering. Akhirnya karena udah bener-bener muak kita pindah ke toko optik lain.  

Read More