Pedulikah Kita Dengan Customer atau Calon Customer Kita ?

Oleh : Arief Maulana

customer care
customer care

Menjelang break makan siang, telepon saya berdering. Awalnya saya berpikir bahwa yang telepon adalah pemilik kapal yang meminta kapalnya disurvey atau galangan kapal yang mengundang untuk survey. Tenyata bukan. Yang menelepon saya adalah seorang wanita karir dari Jakarta (ini saya tahu setelah sedikit mengorek informasi dari dia). Dia menelpon jauh dari urusan survey, ataupun bidang perkapalan seperti yang selama ini saya terima.

Read More

Selamat, Anda Saya Blacklist

Oleh : Arief Maulana

Blacklist

4 hari yang lalu tanpa sengaja kacamata saya terjatuh pada saat melakukan supervisi di lapangan dan salah satu lensanya pecah. Memang sudah waktunya ganti mungkin. Mau tidak mau saya membawanya ke Toko Optik N***** di Cilegon. Selain  jaraknya yang dekat dari rumah, sekilas, saya lihat tokonya cukup bonafit. Setidaknya untuk awal, saya menaruh kepercayaan disana.

Setelah negosiasi selesai, saya bertanya ke mbak yang menjaga dan cukup kaget juga. Ternyata hanya untuk mengganti lensa kacamata saja butuh waktu 3 hari. Padahal di Sidoarjo, pagi saya serahkan sore sudah bisa diambil. Malah kata teman saya di Jakarta 2 jam sudah bisa selesai urusan ganti lensa seperti itu.

Read More

Membangun Pelanggan Loyal Dengan Edukasi Berkelanjutan

Oleh : Arief Maulana

Masih ingat postingan saya terdahulu, yang berisi report pertemuan dengan 2 Internet Marketer Top, Cosa Aranda dan Ardy Pratama? Kalau belum Anda bisa baca lagi. Ketika saya baca lagi artikel tersebut, tiba-tiba saya teringat Mas Cosa pernah bilang, “Mending sedikit pembeli tapi beli berulang-ulang untuk produk yang lain daripada banyak pembeli hanya beli satu produk”. Dengan kata lain, mending punya pelanggan loyal dan royal daripada pelanggan yang cuma beli sekali trus lari ke penjual lain.

Saya mencoba memilah dan mengkaji kembali perjalanan saya sebagai internet marketer (affiliate / reseller). Karena tidak sedikit juga ada temen-temen yang beli berkali-kali lewat link referal saya. Dan setelah saya coba amati pola beberapa newsletter yang saya ikuti ternyata ada sedikit kesamaan strategi. Apa itu?

Read More

Jangan Main-Main Dengan Pelanggan Anda!

Oleh : Arief Maulana

Beberapa waktu lalu saya dan ayah pergi ke toko optik. Seperti biasa, kalau ngga ganti lensa karena udah ngga cocok ya memperbaiki frame kacamata yang bermasalah entah itu murnya hilang, benang penahan lensa yang putus atau bantalan penyangga kacamata di hidung yang hilang.

Ehm, sudah sejak beberapa bulan yang lalu saya berpindah toko optik. Sebelumnya saya biasa ke toko optik S****** (sensor, khawatir kena kasus Prita Mulyasari). Udah langganan sejak pertama saya pake kacamata dulu (SMA Kelas 1). Waktu itu, optik tersebut bagus pelayanannya. Ramah, suka kasih diskon, free service, dll.

Lain dulu lain sekarang. Setelah sekian lama mereka tahu bahwa saya dan keluarga adalah pelanggan loyal dan royal yang kadang bisa ngabisin 700ribu hanya untuk frame kacamata doang (terpaksa, coz yang ukuran gede dan muat di kepala saya ngga ada yang murah), mulai deh aneh-aneh.

Setiap beli frame disitu ada aja masalahnya. Mulai dari frame yang gampang patah, murnya lepasan dll. Kalau ngadu disana ujung-ujungnya malah diupsale biar beli frame baru. Bukan 1 atau 2 kejadian tapi sering. Akhirnya karena udah bener-bener muak kita pindah ke toko optik lain.  

Read More