Mewujudkan Mimpi dengan Tindakan

Oleh : Arief Maulana

Ini adalah artikel ketiga saya yang membahas soal mimpi, setelah sebelumnya saya pernah menuliskan “Jangan Pernah Menertawakan Mimpi Anda” dan “Mengapa Bermimpi Saja Sulit”.

Well, saya memang senang bila berbicara soal mimpi. Why? Karena saya sendiri merasa hidup saya saat ini ngga jauh-jauh dari mimpi yang dulu pernah melekat di benak maupun yang pernah saya tuliskan dalam buku impian.

Rekan-rekan, hidup ini cuma sekali. Sayang sekali kalau kita melewatkannya begitu saja. Jangan sampai nanti ketika kelak kita meninggalkan dunia ini, tidak ada ‘prestasi’ apapun yang kita torehkan, yang bisa menjadi bahan cerita dan kebanggaan anak cucu kita.

Prestasi-prestasi itu tentunya selalu diawali dari sebuah mimpi. Ya, mimpi. Tidak peduli apapun mimpi Anda, selalu ada harapan untuk mewujudkannya. Dan kali ini saya ingin mengupas beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk selangkah lebih dekat dari dream yang sudah Anda buat, bahkan kalau perlu terwujud semua dream tersebut.

Mudah-mudahan bisa menghapus gundah gulana rekan-rekan yang bingung harus memulai dari mana mewujudkan mimpinya masing-masing

Read More

Mengapa Bermimpi Saja Sulit

Oleh : Arief Maulana

Arief Maulana's Dream BookTidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Sudah 1 bulan lebih berlalu sejak postingan saya tentang mimpi, yang juga sharing video motivasi tentang pencapaian mimpi oleh Mas Danang. Maka artikel ini sengaja saya tulis sebagai satu bentuk evaluasi terhadap diri kita masing-masing.

Saya yakin sebagian dari Anda ada yang langsung mempraktekkan (menuliskan 100 mimpi dan mulai berjuang mewujudkan itu semua). Namun jauh lebih banyak yang tidak mempraktekkannya. Alasannya banyak. Mulai dari tidak percaya dengan semua omong kosong mimpi tersebut sampai dengan rasa malu menuliskan mimpinya sendiri. Kata mereka lebih baik diingat.

Bagaimana dengan saya pribadi? Beberapa tahun yang lalu saya sebenarnya sudah mengenal konsep dream dan perjuangan mencapai mimpi-mimpi tersebut. Sayangnya satu kesalahan yang saya lakukan adalah tidak menuliskannya. Cuma diingat. Dan namanya manusia, yang diingat sangat terbatas. Maka sebatas itulah dream-dream saya terwujud. Sedikit sekali. Seandainya saya menuliskannya tentu akan lebih banyak lagi yang bisa saya wujudkan.

Untung video mas Danang tersebut mengingatkan saya kembali untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Kali ini, saya tuliskan semua dream yang ingin saya wujudkan. Bahkan lebih dari 100. Tujuan saya cuma satu, mengukir sejarah perjuangan hidup saya dengan pencapaian mimpi satu demi satu. For inspiring many people. Saya tuliskan di sebuah agenda biru (liat gambar artikel ini). Biar bisa saya bawa kemana-mana dan kapanpun waktu saya senggang, bisa saya buka dan lihat dream-dream tersebut. Menjadi sebuah motivasi tersendiri untuk mewujudkannya.

Read More

Mindset Berkembang, Sukses Tak Berhingga

Oleh : Bunda

mindset berkembangPembaca AriefMaulana.com….izinkan saya menulis disini. Sudah menjadi kesepakatan bahwa saya punya ‘kewajiban’  menulis artikel,  juga karena yang punya situs lagi sakit dan supaya pembaca tidak bosan karena tidak ada artikel yang baru. Untuk artikel kali ini, masih berkaitan dengan artikel-artikel Arief Maulana sebelumnya. Tentang impian dan bagaimana menikmati hidup.

Bukankah setiap kita mempunyai impian? Dulu impian saya menjadi pengusaha. Saya juga terobsesi menjadi seorang pengusaha sukses…..dan ternyata perlu waktu untuk bisa merasa puas dengan pencapaian saya. Perlu waktu untuk merasa puas bahwa saya mampu. Dan ternyata mengubah mindset adalah kunci kepuasannya. Menurut Carol S. Dweck, semua kembali kepada mindset untuk memahami kemampuan atau potensi diri. Ada dua jenis mindset, yang pertama :

MINDSET TETAP yaitu setiap manusia memiliki kemampuan tetap (fixed ability) yang harus dibuktikan

dan yang kedua :

MINDSET BERKEMBANG, bahwa setiap manusia memiliki kemampuan yang bisa diubah (changeable ability) yang dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran

Pada mindset yang pertama, kesuksesan adalah jika Anda mampu menunjukkan bahwa

Read More

Teruslah Bermimpi dan Perjelas Mimpi Sukses Anda

Oleh : Arief Maulana

dream is the key Sering saya mendengar orang berkata, “Jangan terus-terusan bermimpi. Apalagi mimpinya muluk-muluk. Kalau jatuh sakit.” Anda sering juga kan? Makanya, saya buat postingan jangan berhenti bermimpi. Ada alasan yang sangat krusial hingga akhirnya saya menuliskan semua ini. Karena mimpi begitu penting.

Saya pernah mendengarkan sebuah ungkapan dari pembicara di sebuah seminar, dorongan terbesar yang akan membawa kita sukses bukanlah dorongan dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri. Melalui mimpi sukses kita sendiri. Nah, artinya apa? Kita masih membutuhkan mimpi-mimpi itu untuk kemudian dijadikan bahan bakar yang akan melejitkan kita dalam upaya menggapai kesuksesan. Seperti lagu soundtrack dalam film laskar pelangi,

“Mimpi… adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah hingga engkau meraihnya…”

Anda lihat… mimpi diletakkan pada urutan pertama. Itu artinya sebelum kita bertindak lebih jauh lagi, kita harus sudah mengetahui secara jelas apa mimpi sukses kita. Mimpi sukses tersebut tak ubahnya dengan visi yang harus dipetakan dengan jelas.

Beda mimpi bisa berbeda pula jalan sukses yang ditempuh untuk mewujudkan itu semua. Begitu mimpi sudah jelas menggambarkan apa mau kita, maka barulah kita bertindak habis-habisan mengejarnya hingga tercapai. Percuma Anda bertindak habis-habisan kalau tidak tahu untuk apa semua itu Anda lakukan. Yang ada malah hanya menjadi looser karena tidak bisa survive.

Belajarlah kepada Wright bersaudara yang terus memimpikan manusia bisa terbang layaknya sebuah burung. Padahal orang tuanya adalah orang nomer 1 yang menentang ide gila itu. Tapi ketika mimpi itu tergambar dengan jelas maka, mulailah Wright bersaudara mengerjakan idenya dengan penuh keyakinan hingga mereka menjadi pelopor pertama penemu pesawat terbang.

Thomas Alfa Edison, menatap sebuah lilin dan merenungi. Terus menerus memimpikan akan ada sebuah malam terang bederang. Tidak ada lagi kegelapan malam karena ada lampu yang menerangi. Dia memimpikan dengan jelas malam yang terang itu seperti apa. Terus-menerus ia memperkuat dan memperjelas mimpinya sambil terus mencoba membuat lampu. Hingga lebih dari 1000 kegagalan tidak mematahkan semangatnya. Mimpinya terlalu kuat.

Albert Einstein, seorang manusia yang ketika masa kecil hidupnya dicap sebagai anak yang aneh dan tidak pandai. Namun masih tersisa satu mimpi yang sangat kuat di dalam dirinya bahwa suatu hari kelak, dia akan menjadi manusia yang disegani, dikagumi dan berjasa bagi dunia ini melalui ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dengan keyakinan dan mimpinya yang jelas itu, Eistein pun mencari jalan untuk menuntut ilmu hingga pada akhirnya tercapailah mimpinya menjadi manusia paling genius karena telah menemukan sebuah rumus kompleks yang kompleks mencakup dimensi semesta namun mampu disederhanakan menjadi E = MC2.

Jadi berilah warna yang jelas pada mimpi Anda. Hentikan sejenak semua action Anda. Perjelas dan perkuat hingga dari mimpi sukses itu Anda temukan keyakinan mengalir deras dalam diri Anda. Memberi Anda satu energi positif tanpa batas menembus semua masalah, halangan dan rintangan yang menghadang. Memberikan kekuatan atas rasa sakit yang diterima dalam derap langkah perjalanan Anda menuju sukses. Bukankah sukses itu adalah sebuah perjalanan panjang.

Salam Sukses,
Photobucket
space

Hidup Tanpa Visi, Bagai Tubuh Tanpa Jiwa

Oleh : Arief Maulana

Visi Itu PentingSetelah sukses, mau apa?

Beberapa waktu yang lalu, saya kebetulan ada waktu senggang . Yang biasanya padet kegiatan ini kok tumben-tumbenan ngga ada kerjaan. Langsung saja waktu senggang tersebut saya gunakan untuk membangun situs yang akan dijadikan pilot project (percontohan). Situs ini nantinya akan dijadikan rujukan pada saat saya membawakan materi workshop “Internet As A Business Support” untuk masyarakat pengusaha kecil menengah di Sidoarjo Bulan April.

Nyambi garap project, saya chating sama Mas Umar dan Mashengky. Pada awalnya yang memulai adalah Mas Umar. Dan tanpa basa-basi dia langsung bertanya kepada saya kurang lebih sebagai berikut :

“Mas, kalau nanti sudah sukses sampai passive income apa yang akan dilakukan selanjutnya”

Terus terang pertanyaan ini simpel namun butuh pemikiran dalam untuk menjawabnya. Apalagi bila visi yang kita miliki tidak cukup besar untuk menjawab tantangan tersebut.

Mungkin saat ini, Anda pun sama seperti saya. Begitu semangatnya mengerjakan bisnis dengan tujuan akhir sebuah kesuksesan. Namun pernahkah terpikir di benak Anda, nanti kalau sudah sukses terus mau apa? Apakah semua selesai begitu saja? Tinggal menunggu mati, karena semuanya telah kita miliki.

Saya jadi teringat sebuah ungkapan yang pernah saya baca di sebuah buku dulu (lupa judul bukunya).

Ketika seseorang berhenti bermimpi, maka itulah saat dimana cahaya lilin kehidupannya mulai redup dan akhirnya padam. Namun bukan suatu yang mustahil lilin tersebut tetap hidup dan bersinar hingga Dia yang meniupnya.

Ungkapan ini baru saya pahami sekarang, walaupun selama ini sudah menjalaninya tanpa saya sadari. 

Read More