Posts tagged: Meniti Sukses

Bagaimana Kita Bisa Tahu Kalau Tidak Mencoba

Oleh : Arief Maulana

Tugu Muda di Puri Maerokoco

Tugu Muda di Puri Maerokoco

Saya teringat beberapa tahun yang lalu, ketika masih aktif dalam kegiatan pramuka. Waktu itu puncaknya adalah ketika bisa masuk dalam tim inti Kontingen Bali di event Jambore Nasional Pramuka Angkasa Pura yang berlokasi di Puri Maerokoco, Semarang.

Sebagian besar acara Jambore berisi pertandingan kompetisi adu kemampuan terbaik di bidang kepramukaan. Praktis di masa seleksi dan persiapan, masing-masing orang yang ada di tim inti harus memiliki minimal kemampuan khusus.

Waktu itu, saya adalah satu-satunya yang tidak punya kemampuan apa-apa. Morse ngga hafal, semaphore ngga bisa, tali temali juga sama, kemampuan membaca jejak sandi kurang. Pokoknya ngga bisa apa-apa. Kondisi semakin parah karena saya sudah terlanjur menghakimi diri sendiri, tidak bisa dan tidak punya kemampuan apa-apa.

Read more »

Belajarlah Mencintainya Atau Cari Yang Lain

Oleh : Arief Maulana ft Wisna Rihadiani

Wisna Rihadiani

Wisna

Menyandang gelar Sarjana Hukum dengan masa studi 3 tahun 5 bulan adalah memang mimpi saya yang menjadi kenyataan, hal tersebut bisa saya katakan sebagai anugerah sekaligus bencana.

Mengapa bencana? Yaap, karena istilah “bye bye Neverland and welcome to the jungle” selalu terngiang-ngiang di pikiran saya. Menyadari bahwa saya bukan gadis kecil lagi yang bisa bermain-main tanpa ada beban, melainkan seorang wanita yang mempunyai mimpi besar dengan masa depannya.

Bulan April 2009 saya wisuda dan bulan Juli mendapatkan pekerjaan, “akhirnya” pikir saya. Setelah menguras tenaga dan pikiran, mondar-mandir tes, saya diterima disebuah perusahaan property di Surabaya dengan posisi Staf legal (hukum) sesuai dengan background pendidikan saya.

Setiap hari Senin-Sabtu pukul 7 saya berangkat dari rumah di Sidoarjo menuju kantor, berkawan dengan asap, macet, dan bunyi klakson. Satu kata, melelahkan!!!

Akhir November HRD saya resign. Saya pun ditugaskan untuk menggantikan posisinya. Dengan kata lain, saya adalah staf legal yang juga merangkap sebagai HRD. Oke, saya jalani dengan ikhlas meskipun tak ada additional salary.

Read more »

Secangkir Sukses Ala Cappucino

Oleh : Arief Maulana

cappucinoCapucino adalah salah satu yang paling saya sukai dari sekian banyak jenis kopi. Awal saya mengenal capucino adalah awal kuliah dulu. Waktu itu, saya ada ritual setiap kamis malam jum’at yang menuntut harus begadang semalam suntuk sampai pagi. Ritual mengerjakan Laporan Praktikum Fisika Dasar. Sebuah laporan yang bisa sampai lebih dari 20 lembar A4, dan semuanya harus ditulis tangan. Sejak saat itu saya jadi senang minum capucino, meski tidak setiap hari karena ada yang bilang ngga baik juga kalau terlalu sering minum kopi.

Nah tahukah rekan-rekan, ternyata dari capucino pun kita bisa belajar mengenai proses pencapaian sebuah kesuksesan. Apapun itu goalnya, mau goal besar atau kecil sama saja. Toh letak bedanya hanya di tindakannya. Goal besar, ya tindakan besar. Mari kita explore capucinonya.

Read more »

Takut Sukses

Oleh : Arief Maulana

takut sukses

takut sukses

Terima kasih untuk rekan-rekan yang sesekali konsultasi. Dari Anda semua saya mendapatkan banyak inspirasi untuk terus menulis dan berbagi. Kali ini saya ingin berbagi ketakutan. Ya, saya akan meneror Anda dengan ketakutan.

Beberapa waktu yang lalu sempat ada orang yang SMS ke saya. Biasa, bertanya soal bisnis internet yang katanya adalah bisnis cepat kaya dan mudah untuk dijalankan. Orang tersebut kemudian lantas bertanya kepada saya untuk mengonfirmasikan apakah benar bisnis internet itu mudah.

Awalnya, dia menanyakan apakah bisnis google adsense itu mudah, mengingat memiliki penghasilan dalam bentuk dollar itu cukup menggiurkan. Jawab saya, “Wah, saya kurang tahu mas. Soalnya saya ngga terjun langsung di adsense. Spesialisasi saya di affiliate marketing. Tapi sepertinya SUSAH.”

Belum puas, dia pun bertanya apakah bisnis affiliate itu mudah? Saya jawab juga, “Bisnis affiliate itu SUSAH. Tidak semudah yang dibayangkan!”. Saya malah simpulkan lagi, “Apapun bisnisnya, TIDAK ADA YANG MUDAH. Semuanya membutuhkan proses dan WAKTU.” Dari ekspresi sms terakhirnya, saya menangkap ada sedikit kekecewaan mengingat 3 statement dari saya isinya : SUSAH, SUSAH, TIDAK ADA YANG MUDAH.

Read more »

Mindset Berkembang, Sukses Tak Berhingga

Oleh : Bunda

mindset berkembangPembaca AriefMaulana.com….izinkan saya menulis disini. Sudah menjadi kesepakatan bahwa saya punya ‘kewajiban’  menulis artikel,  juga karena yang punya situs lagi sakit dan supaya pembaca tidak bosan karena tidak ada artikel yang baru. Untuk artikel kali ini, masih berkaitan dengan artikel-artikel Arief Maulana sebelumnya. Tentang impian dan bagaimana menikmati hidup.

Bukankah setiap kita mempunyai impian? Dulu impian saya menjadi pengusaha. Saya juga terobsesi menjadi seorang pengusaha sukses…..dan ternyata perlu waktu untuk bisa merasa puas dengan pencapaian saya. Perlu waktu untuk merasa puas bahwa saya mampu. Dan ternyata mengubah mindset adalah kunci kepuasannya. Menurut Carol S. Dweck, semua kembali kepada mindset untuk memahami kemampuan atau potensi diri. Ada dua jenis mindset, yang pertama :

MINDSET TETAP yaitu setiap manusia memiliki kemampuan tetap (fixed ability) yang harus dibuktikan

dan yang kedua :

MINDSET BERKEMBANG, bahwa setiap manusia memiliki kemampuan yang bisa diubah (changeable ability) yang dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran

Pada mindset yang pertama, kesuksesan adalah jika Anda mampu menunjukkan bahwa Read more »

WordPress Theme Design