Berhenti Menyalahkan Keadaan !

Oleh : Arief Maulana

Berhenti Menyalahkan Keadaan
Berhenti Menyalahkan Keadaan

Ditemani secangkir cappuccino, saya menikmati sebuah sore yang tenang di Kota Batam ini. Well, tidak terasa sudah satu tahun saya tinggal di kota ini. Tidak banyak yang berubah, kecuali diri saya sendiri. Entah itu secara pekerjaan, maupun secara status. Yeap, setidaknya sekarang saya sudah tidak sendiri lagi di “negeri” orang. Sudah ada yang menemani.

Terus terang saat ini saya sedang berada pada masa-masa yang tidak menentu. Menunggu kepastian SK Pengangkatan maupun penempatan lokasi kerja selanjutnya, apakah tetap di Batam atau nantinya akan pindah ke suatu tempat yang entah berada dimana. Yang jelas, sejak pernyataan hitam di atas putih saya tanda tangani, bersama dengan itu lah saya menyetujui dan siap ditempatkan dimana saja nantinya sebagai bentuk loyalitas dan profesionalisme kepada perusahaan. Sungguh kehidupan yang dinamis.

Dalam kurun waktu setahun, satu pelajaran penting yang saya dapatkan, tentang hidup yang selalu dinamis dan berubah-ubah dan bagaimana kita menyikapinya. Keadaan sudah berbeda. Dulu saya masih sendiri. Tidak ada beban pikiran apapun. Pindah, ya tinggal pindah. Just pack my stuff and bring to the next destination. Tapi sekarang tidak bisa begitu. Ada tanggung jawab baru yang saya emban, yakni keluarga kecil saya.

Read More

Cara Menyelesaikan Masalah Dengan Mengeluh

Oleh : Arief Maulana

file kerja
File Kerja

Selalu ada perasaan senang, manakala meja kerja saya bersih tanpa ada berkas-berkas atau file di atasnya. Biasanya, tidak pernah luput dari tumpukan file dengan tiga macam warna map, merah, kuning, dan hijau. Semua isi map itu adalah data-data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan survey kapal yang telah kami, para surveyor, lakukan di lapangan. Kalau pabrik produknya mungkin berupa sebuah barang, maka bagi surveyor, produk utama kami adalah laporan survey kapal.

Belum lama habis file di atas meja, mentor saya pun datang. Beliau datang, menaruh beberapa map lagi di meja kerja saya. Itu artinya, ada tugas yang harus diselesaikan. Mungkin tidak bisa selesai semua hari ini, tapi paling tidak ada jangka waktu sekian hari untuk menyelesaikannya. Maklumlah, saat ini saya masih tengah menduduki posisi sebagai asisten surveyor dan berada di bawah bimbingan senior surveyor. Ya, sebagai wujud “pelatihan” ketika nanti saya memiliki wewenang sebagai surveyor dan mengerjakan sendiri laporan survey saya.

Read More

Hidup Menyenangkan Tanpa Mengeluh

Oleh : Arief Maulana

Kalau Anda adalah pengguna aktif social networking site twitter, tentu berita disuspendnya salah satu twitter client UberTwitter (UT) tidak luput dari Timeline Anda. Yah, maklum lah rata-rata user twitter dengan smartphone Blackberry menggunakan twitter sebagai twitter clientnya. Bahkan sampai-sampai ada yang bilang kalau UT adalah twitter client sejuta umat.

Uber Social
Uber Social

Popularitas UberTwitter bahkan mengalahkan twitter client yang dirilis resmi oleh twitter untuk smartphone tertentu. Biasanya berembel-embel : twitter for blackberry (TFB), twitter for iphone, dsb. Tentu saja berita disuspendnya UT menjadi semacam petir di siang bolong bagi para usernya. Mau tidak mau para user UT pun terpaksa harus menggunakan TFB dsb, twitter client yang menurut mereka kualitasnya jauh di bawah UT.

Read More