Jangan Takut, Itu Cuma Ilusi Kita Aja!

Oleh : Arief Maulana

“Cara terbaik mengatasi ketakutan adalah dengan melakukan hal-hal yang berhubungan dengan apa yang kita takuti.” Itu pesan tersirat yang saya tangkap dari salah seorang instruktur pada workshop pengembangan diri yang saya ikuti beberapa minggu yang lalu.

 

Interaksi Sosial
Interaksi Sosial

Masih dalam konteks memperluas social circle, yang salah satu caranya adalah berkenalan dengan orang-orang baru. Seringkali untuk membuka suatu percakapan tertentu, muncul ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan di pikiran kita. Biasanya sih takut dengan reaksi yang mungkin timbul. Entah itu ditolak, ataupun takut dengan apa anggapan orang yang kita ajak bicara.

Read More

Memperluas Social Circle (2) – Berkomunikasi Dengan Orang Yang Baru Dikenal

Oleh : Arief Maulana

Waiting For Someone
Waiting For Someone

Saya melihat jam tangan, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 10. Teman yang saya tunggu tak kunjung tiba. Pancet ae, kebiasaan untuk telat ngga pernah berubah. Senang membuat orang menunggu.

Daripada bosan ngga jelas, saya akhirnya mencoba berkenalan dengan orang baru. Dan di akhir pertemuan, minimal saya akan mendapatkan nama, kontak, atau mungkin kartu nama.

Itu sekedar pembuka. Pada tulisan sebelumnya saya memberikan beberapa point sederhana untuk memperluas social circle melalui media social networking site. Kali ini saya ingin berbagi sedikit. Masih dengan topik yang sama, hanya saja sekarang langsung face to face.

Read More

Catatan Akhir Kerja Praktek

surveyor masa depan

Sebuah Catatan Kecil Di Akhir Perjalanan Menjadi Surveyor Kapal

Tidak terasa satu bulan sudah saya menghabiskan waktu di PT. (Persero) Biro Klasifikasi Indonesia. Itu artinya masa kerja praktek pertama telah usai. Masa yang cukup mengesankan mengingat ini adalah pertama kalinya saya terjun ke lapangan untuk menikmati dan merasakan kerasnya kerja di dunia perkapalan.

Masih terekam dengan jelas bagaimana awal masuk kerja dulu. Mencekam karena khawatir ngga bisa ikut survey hanya gara-gara tes awal ngga lulus-lulus (kegagalan ini sudah saya ceritakan di posting sebelumnya). Wajarlah, karena kita kerja praktek di perusahaan Klasifikasi Kapal kan tujuannya biar bisa ikut surveyor kapal turun ke lapangan menyurvei kondisi konstruksi kapal, baik itu kapal yang baru dibangun maupun kapal lama yang mengajukan permohonan survey tahunan.

Bisa dibilang kerja praktek di BKI cukup melelahkan. Bagaimana tidak, jam kerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore (jarang tepat waktu, biasanya pulangnya molor). Hari kerja dari Senin sampai Sabtu. Belum lagi kegiatan surveynya yang terbilang cukup melelahkan (sehari bisa 2-3 kali survey). 

Read More