Keluargamu Atau Keluarga Orang Tuamu ?

Oleh : Arief Maulana

Sebenarnya saya ingin menuliskan ini sejak beberapa hari yang lalu, saat sedang berlibur ke rumah kedua orang kami (saya dan istri). Namun karena fasilitas yang kurang memadai dan saya juga tidak terlalu nyaman untuk menulis blog via tab, jadi lah saya hanya menulisnya sementara di social media path.

Latar belakang saya memilih judul “Keluargamu Atau Keluarga Orang Tuamu” tidak lain dikarenakan belakangan ini semakin sering saya mendengar cerita atau bahkan curhatan dari teman yang keadaan rumah tangganya kurang begitu baik lantaran terlalu dalamnya intervensi orang tua (baik pihak laki-laki, maupun pihak wanita) dalam kehidupan rumah tangga mereka. Bahkan, ada yang sampai cerai akibat si suami tidak mampu tegas dan selalu menjadi “anak mama” saat ibunya ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka. Miris.

Anda pernah mendengar cerita serupa? Atau jangan-jangan justru Anda sedang mengalaminya saat ini?   

Read More

Cepat Punya Anak Atau Menunda Punya Anak?

Oleh : Arief Maulana

Kemarin sore, kawan saya yang baru saja punya anak, mengirimkan pesan kepada saya. Menanyakan apakah program diet “Sarapan 3 Menit”, bisa dan aman dilakukan oleh Ibu menyusui. Dari sana, obrolan kami via chatting messenger pun berlanjut tentang masalah cepat atau menunda punya anak.

Teman saya ini baru punya anak setelah 5 tahun usia pernikahan mereka. Saya tanya apakah mereka memang selama itu belum diberi anak atau kah memang ada program menunda punya anak. Ternyata kawan saya ini memang memutuskan untuk tidak langsung punya anak alias menunda program punya anak.

Diskusi kami pun mengalir lebih dalam lagi. Saya dan kawan ini rupanya punya kesamaan tentang prinsip kenapa kami masing-masing akhirnya memutuskan untuk tidak buru-buru punya anak.

Oh ya, maaf sebelumnya, apabila ada pembaca yang mungkin sudah lama mengidamkan anak namun belum diberi juga. Tulisan ini adalah murni opini saya pribadi dan setiap pasangan saya yakin punya pertimbangan atas pilihannya, apakah mau cepat-cepat punya anak atau menunda punya anak.

Kembali lagi ke topik. Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi berbagai alasan yang melatarbelakangi saya dan istri memutuskan untuk menunda punya anak di usia pernikahan yang terbilang masih terlalu muda. Termasuk hasil diskusi dengan kawan saya tadi dan juga hasil curahan para istri rekan-rekan kerja saya melalui istri saya. Ini dia beberapa alasan yang menjadi pertimbangan kami menunda :  

Read More