Sudah Layakkah Kita Untuk Sukses?
Oleh : Arief Maulana

Apakah Kita Layak Sukses
Terima kasih untuk rekan-rekan yang sudah menjawab pertanyaan sederhana saya di posting sebelumnya. Well, sekedar pengen tahu aja gimana jawaban Anda semua. Pertanyaan itu muncul setelah saya melihat salah satu episode Mario Teguh Golden Ways edisi “Who Am I”.
Episode itu mengingatkan saya pada 2 posting lama : “Visi, Pemimpin Anda Menuju Sukses” dan “Berkat Tuhan Datang Tepat Pada Waktunya”.
Hampir semua orang ketika ditanya “Kenapa Harus Saya Yang Jadi Orang Sukses”, selalu memberikan jawaban bahwa dirinya layak untuk menjadi orang sukses. Layak karena memiliki kapasitas diri yang oke sebagai efek dari pengembangan diri yang senantiasa dilakukannya. Tapi, maaf itu adalah penilaian diri kita sendiri. Pernahkah kita berpikir bagaimana Tuhan menilai kelayakan kita untuk menjadi orang sukses? Apakah visi sukses kita layak dimata Tuhan hingga pada akhirnya Dia memiliki alasan untuk mewujudkan itu semua?
Mari kita coba merenung sedikit lewat perumpamaan sederhana ini :
Bayangkan Anda memiliki seorang anak berusia 7 tahun. Bagi yang belum punya cukup dibayangkan saja. Suatu hari, anak Anda tiba-tiba meminta uang sejumlah Rp.500.000 kepada Anda. Kira-kira apakah Anda akan langsung memberikannya?
Saya kira siapapun orang tuanya, tidak akan begitu saja memberikan uang sebesar 500ribu kepada anak kecil berusia 7 tahun begitu saja. Biasanya, kita akan cenderung menanyakan terlebih dahulu, “untuk apa uang tersebut akan digunakan?”. Dalam kasus ini ada 4 kemungkinan yang akan terjadi :
- Ketika anak tidak menjawab pertanyaan itu, apakah Anda akan memberikan uang tersebut? TIDAK
- Ketika jawaban si anak tidak jelas (ragu-ragu atau agak mencurigakan), apakah Anda akan memberikan uang tersebut? TIDAK.
- Ketika jawaban si anak jelas, namun untuk kegiatan atau hal yang tidak baik apakah Anda akan memberikan uang tersebut? TIDAK
- Ketika jawaban si anak jelas dan memang uang tersebut digunakan untuk hal yang benar apakah Anda akan memberikannya? YA, dengan pengawasan tentunya agar tidak disalahgunakan.
Kasusnya hampir sama ketika Anda meminta dalam setiap doa yang dipanjatkan kepada Tuhan untuk dijadikan orang sukses. Kecenderungan kita semua, cuma meminta dan meminta. Jarang sekali kita meluangkan waktu untuk merenungkan apa tujuan dari semua kesuksesan itu? Apakah untuk kesenangan pribadi semata, atau menjadi kebaikan bagi orang-orang yang ada di sekitar kita?
Rasulullah SAW pernah bersabda yang kurang lebih intinya,
“sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.”
Sering mendengarnya? Sekarang coba kita hubungkan dengan visi sukses kita sebelumya. Apakah visi sukses itu hanya menyangkut soal “saya, saya, dan saya?” Ataukah dalam visi sukses itu, ada semangat untuk berbagi, semangat untuk memberikan manfaat yang banyak kepada orang lain, semangat untuk menjadi “sebaik-baik manusia”? Karena bisa jadi ini yang menghambat jalan sukses kita.
Sesungguhnya Allah itu amat sayang dengan kita. Dia ingin kita menjadi manusia yang terbaik. Manusia yang membawa banyak manfaat bagi manusia yang lainnya. Makanya yang sering sukses justru mereka yang punya visi menjadi orang yang bermanfaat.
Mari berandai-andai. Jika sebelum diberi kesuksesan yang besar saja kita sering memberikan manfaat pada orang lain, membantu mereka yang susah, dsb, kira-kira apa Allah akan tinggal diam begitu saja? Saya kira tidak. Justru Allah akan memperbesar ranah kesuksesan kita agar lebih banyak lagi orang-orang yang akan terbantu. Atau dengan bahasa yang lebih mudah, kita dipercaya untuk menjadi “kepanjangan tangan” Allah di muka bumi untuk membagikan rahmat dan berkatnya.
Jadi, bagaimana dengan visi sukses dalam setiap doa yang Anda panjatkan? Sudahkah Anda memberi alasan yang tepat kenapa Allah harus mengabulkan itu? Dan ingat, Allah tidak bisa dibohongi. Kita bisa saja koar-koar kalau sukses akan banyak membantu orang, tapi Allah Maha Tahu apa yang ada di hati kita.
Semoga renungan ini bermanfaat untuk Anda dan saya pribadi juga. Mari sama-sama saling mengingatkan, mari luruskan niat dan jadilah sebaik-baiknya manusia.





Analoginya bagus mas
niat yang bagus semoga hasilnya bagus
balas komentar
pelopor bisnis internet Reply:
June 26th, 2010 at 3:15 pm
@Eltoro, nambahin mas biasa niat bagus diakhir dengan hasil yang bgus juga,,,moga2 slalu bisa begitu
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:55 am
@pelopor bisnis internet, belum tentu juga mas. kalo dalam prosesnya dilakukan dengan ga bagus, ya hasilnya bisa ngga bagus
balas komentar
mh Reply:
June 27th, 2010 at 7:06 am
@arief maulana, tumben kata kunci sukses lagi rame nih
balas komentar
Sugiana Hadisuwarto Reply:
June 27th, 2010 at 9:18 am
@mh : supaya orang pada ngikuti sukses kayak mas MH dan AM…
balas komentar
mh Reply:
June 30th, 2010 at 12:24 pm
@Sugiana Hadisuwarto, saya belum sukses bos.. malu ah hihihi
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:55 am
@Eltoro, terima kasih mas. Niat yang bagus, dan prosesnya juga dijalani dengan bagus, insya Allah hasilnya bagus.
balas komentar
Joko Susilo Reply:
July 2nd, 2010 at 3:35 pm
@arief maulana, Postingnya bagus mas.
balas komentar
betul mas, sebaiknya hidup ini penuh makna dan bermanfaat bagi yang lainnya, karena tanpa orang lain hidup kita tak ada artinya
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:56 am
@susilo, kita dikodratkan hidup sbg makhluk sosial. Pegang saja itu
balas komentar
Beruntunglah orang-orang yang di dalam hatinya disemayamkan impian besar untuk mensejahterakan sesamanya. Karena sepengetahuan saya, menumbuhkan impian semacam itu atas kemauan sendiri itu sulit.
balas komentar
Rahasia SEO ampuh Reply:
June 26th, 2010 at 3:19 pm
Semua diawali dengan mimpi dan tindakan unutk mewujudkan mimpinya?
semalam mimpi apa mas???
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:58 am
@Rahasia SEO ampuh, jangan lupa doa bos
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:58 am
@Hangga Nuarta, Betul banget bro. Semua orang bisa bermimpi sukses. Tapi hanya sedikit yg dalam mimpinya itu ada niat mensejahterakan orang lain.
Semoga kita masuk dalam golongan yg tidak lupa bahwa sebaik2 hidup adalah ketika dengan atau tanpa kesuksesan itu kita bisa jadi bermakna untuk orang lain.
balas komentar
“Koiru an-naas anfa’ahum linnaas” begitu arabnya mas..
Ingin jadi orang baik maka mencoba untuk menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang lain itulah kuncinya. Untuk itulah kita berbagi kebaikan lewat blogging.
Iy kan mas?
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:59 am
@ismail, wah mantap, tau bhs arabnya. Saya cuma apal artinya doang


Yap, dengan blogging kita bisa banyak berbagi.
balas komentar
maaf ada yang salah ketik, maksud saya “khoiru an-naas anfa’ahum linnaass”
meski bedanya hanya huruf “H” itu kan pengaruh juga pada makna. maaf yach

balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 2:59 am
@ismail,


balas komentar
ismail Reply:
June 28th, 2010 at 12:18 pm
@arief maulana, Itukan pelajaran saya kelas 1 SMP dulu mas..he.he..

balas komentar
Kita hanya bisa meminta dan meminta,seandainya tidak dikabulkan kita berhenti dan berkata tuhan tidak adil,padahal saya sering berdoa…..Seperti itulah manusia kebanyakan..
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:02 am
@wisnuwd, padahal boleh jadi ketika doa tidak dijawab itu karena tidak menjadi kebaikan untuk kita dan malah menjauhkan kita dari Tuhan.
Karena sayangnya DIA kepada kita, maka doa itu tidak dikabulkan agar kita senantiasa dekat denganNYA.
balas komentar
WAH mas, renungannya mengena di sanubari….
nabi kita bersabda “kalau kalian menginginkan surga, mintalah surga firdaus..!”
[firdaus adalah tingkatan surga paling tinggi]
Jadi buatlah impian yg tertinggi
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:03 am
@tireguard, yap. Guru saya pun mengajarkan demikian. Jika impian kita tinggi, maka ketika meleset hasilnya masih agak tinggi.
Tapi klo impian rendah, ketika meleset malah ga dapet apa2
balas komentar
Jadi intinya?? kesuksesan itu timbul dari pribadi yang SABAR, JUJUR, IKLAS, positip, penolong, pribadi damai, mau menerima perbedaan, terbuka, pribadi yang mau berbagi, pribadi yang penuh pengharapan, pribadi yang bergairah, optimis, jelas, tajam dan terpercaya *liputan 6* xiixix
salam sukses dari “komengtators gaje”
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 26th, 2010 at 7:36 am
@cempaka, teteup ratu gaje yang megang tagline ini…

balas komentar
cempaka Reply:
June 26th, 2010 at 9:08 am
@Agus Siswoyo,
saya kan mau jadi top komengtator di blog beken


balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 27th, 2010 at 12:02 am
@cempaka, mau jadi top comment? Langkahi dulu blogku (bukan mayatku).

balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:12 am
@Agus Siswoyo, *click* terus melangkah meninggalkanmu, lelah hati perhatikan sikapmu…


balas komentar
cempaka Reply:
June 27th, 2010 at 10:09 am
@Agus Siswoyo,


okeeyyy… sapa takudddd :-p
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:09 am
@cempaka, mo jadi top komentator? komennnya kurang banyak tante…
balas komentar
cempaka Reply:
June 27th, 2010 at 5:49 am
@arief maulana, nyang penting udah masuk lima besar


balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:08 am
@Agus Siswoyo, makin gaje makin bangga


balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:06 am
@cempaka, betul tante. Super sekali


balas komentar
terima kasih mas atas pencerahannya,semoga kesuksesan yang kita daptkan bermanfaat bagi orang-orang disekjtar kita.
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:18 am
@onix, amin. Sebelum bener2 sukses masih bisa loh jadi orang bermanfaat
balas komentar
Renungan yang menggugah hati untuk introspeksi diri agar kita tidak pesimis terhadap kurnia Allah yang telah diberikan. Allah Maha Tahu dan Maha Adil.
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:19 am
@Dedi Nugraha, yah Allah juga ngga suka kok klo hambaNYA berputus asa.
balas komentar
parameter manfaat itu yang gimana ya…

sepertinya tiap pribadi punya ukuran yang beda-beda mengenai hal ini.
balas komentar
Honestkr Reply:
June 26th, 2010 at 9:08 am
@Agus Siswoyo, tiap orang punya ukuran standard kecukupan beda2. Bagi karyawan di kota dengan penghasilan 1,5-2 jt mungkin itu pas-pasan. Tapi bagi orang desa itu sudah KAYA! Bagi saya memberikan manfaat ke orang lain adalah apa yang kita punya (bukan yang kita tidak punya lho… kita berikan ke orang lain agar orang itu tetap sejahtera dan cukup sesuai standard mereka (bukan sesuai standard kita). Semoga menjawab…
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:26 am
@Honestkr,


balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:25 am
@Agus Siswoyo, masing-masing orang tentu punya parameter sendiri.
Kerjakan saja apa yg kita yakinin membawa manfaat. Yang jelas hasil pengamatan saya sih, makin gede manfaat yg kita bagikan, makin gede yg kita terima biasanya.
balas komentar
sukses menjadi manfaat utk diri sendiri, orang lain, masyarakat dan lingkungan.
tapi yang lebih penting, sukses makin mendekatkan diri kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
balas komentar
Honestkr Reply:
June 26th, 2010 at 9:13 am
@aas maesyanurdin, ya betul kita juga harus sukses mendekatkan diri kepada Tuhan. Salah satu ciri orang sukses mendekatkan diri kepada Tuhan adalah ketika dia dapat berbagi dengan sesama. Berbagi dalam arti memberikan hidupnya untuk orang lain.
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:29 am
@Honestkr, sy kira ga sampe harus memberikan hidup mas. Berbagi senyuman saja sudah dapat pahala
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:28 am
@aas maesyanurdin, niatkan saja untuk lebih dekat dg TUHAN. Maka akan dituntunnya hati kita untuk berjalan di jalanNYA termasuk bermanfaat bagi orang lain.
balas komentar
yup, bener banget…
Btw, aku dah coba donlot TSIS berkali-kali selalu gagal, terakhir dah sampe 92% gagal lagi…
Mungkinkah ada rekan yang berkenan berkirim email ke saya
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:32 am
@Benny Damarhadi, Koneksinya kurang bagus mas. Meski dikirim via email pun tetep pada akhirnya harus di download toh.
Mending mas ke warnet yg koneksinya stabil, trus coba download.
Saya klo download2 gitu ga di rumah mas, di warnet. Soale koneksi byar pet.
balas komentar
setuju2… dari dulu sampai sekarang.. manusia cenderung berpusat pada diri sendiri. Kecuali ketika manusia itu sadar kalau dirinya membutuhkan orang lain. Ya Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik kepada kita menurut kacamata Tuhan.
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:34 am
@Honestkr, betul mas. Ketika berpusat pada diri sendiri, maka cuma kebutuhan kita yg primer aja yg dipenuhi.
Tapi ketika kita mencoba menjadi sumber manfaat, maka TUHAN akan memberikan sumber daya yg lebih besar.
Seakan2 kita diangkatnya menjadi asisten di muka bumi untuk membagikan rahmat.
balas komentar
bagi yg merasa sudah menjalankan visi di atas dan belum juga sukses, hati2 dgn kotoran yg bersembunyi di relung hati. Itu juga bisa menjadi penyumbat jalannya kesuksesan.
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:37 am
@Suarakelana, nah itu dia. Hati yg tidak bersih, suka jadi pengganjal juga mas.
Atau bisa juga ketika doanya dijawab tidak menjadi kebaikan dan menjauhkan kita dari Allah.
Makanya dibiarkannya kondisi yg sekarang ini.
balas komentar
Sangat mendalam.
Sebaik2 teman adalah teman yg menasehati dalam kebaikan.
Terimakasih kawan.
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 27th, 2010 at 12:04 am
@noto, … dan juga mau menunjukkan keburukan kita?
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:38 am
@Agus Siswoyo, yup dalam wadah kritik yg membangun serta memberi solusi dibelakangnya.
Bukan menunjukkan keburukan kita di mata orang lain…
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:40 am
@noto,
balas komentar
Kebetulan waktu itu saya nonton juga acaranya Golden Ways, artikel ini menjadi tambahan apa yang sudah di uraikan pak Mario.
Super mas Arief
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:41 am
@abdoo, salam super brooo
balas komentar
meningkatkan kualitas diri dimata Tuhan.
cuma itu yang terlintas dipikiran saya mas
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:41 am
@Novianto Syahmud,
balas komentar
noto Reply:
June 27th, 2010 at 1:22 pm
@arief maulana, ini apa artinya gan
balas komentar
Novianto Syahmud Reply:
June 27th, 2010 at 3:03 pm
@noto, saya juga ngk ngerti apa maksudnya mas


balas komentar
Hello mas -



memang segala sesuatu itu ada ke-pantasan-nya ya….
semoga Allah memudahkan jalan kita menuju sukses…
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:44 am
@andry sianipar, yup. mari jadikan diri kita pantas di mata TUHAN untuk dijadikannya kita orang yg besar. Super sekali
balas komentar
Untuk mencapai kesuksesan tidak mudah, apalagi setelah kesuksesan itu dicapai kita punya tanggungjawab moral yang lebih besar. Sudahkah kesuksesan itu bermanfaat dan memberikan nilai lebih kepada orang lain dan lingkungan kita?
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:45 am
@Sugiana Hadisuwarto, mempertahankan kesuksesan itu berat juga. Klo amanah yg kita emban tidak terlaksana dengan baik, bisa dicabut tuh nikmat suksesnya
balas komentar
Sugiana Hadisuwarto Reply:
June 27th, 2010 at 9:44 am
@arief maulana : makanya ati – ati mas…bahaya…


balas komentar
Saya suka kalimat anda yang ini mas: “Kita selalu meminta kseuksesan, namun jarang sekali kita meluangkan waktu untuk merenungkan apa tujuan dari semua kesuksesan itu…”.

Nah, Saya yakin sebenarnya kita selalu berfikir untuk apa kesuksesan yg kita minta tsb, namun yg sering dipikirkan adalah kesuksesan itu diminta agar kita bisa melakukan sesuatu “untuk kita”. Jarang sekali kita meminta sukses agar bisa menyukseskan orang lain.. iya nggak?
Dan satu lagi…Jika sebelum sukses kita dianugerahi kemampuan menolong orang, bisa saja Allah memilih untuk tidak memberi kesuksesan pada kita…karena jika kita telah lelap dlm kesuksesan “ditakutkan” kita tidak akan bisa menolong orang lagi..krn terlena oleh kesuksesan. Allah maha tahu apakah kita pantas diberi kesuksesan seperti yg kita minta ataukah tidak, atau diberi kesuksesan dlm bentuk lain… Jadi orang “miskin” tp selalu sukses dlm membantu orang misalnya..?!?

balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:46 am
@Maghfur Amin, betul mas.
itu maksud saya di artikel ini.
Dan apa yg mas paparkan juga kadang menjadi alasan kenapa doa sukses kita tidak dijawab.
balas komentar
Sukses adalah sesuatu yang wajib diraih untuk bisa menjadikan kita manusia yang seutuhnya, dan berguna bagi semua makhluk serta orang-orang yang kita cintai. Sukses itu dimulai dari niat di lubuk hati kita yang paling dalam, tanamkan sampai bisa meng-akar lebih dalam lagi disetiap detik-detik langkah kita dan hembusan nafas kita. Ada pepatah yang membuat saya selalu positif untuk bisa sukses…:
“….tebarkan sikap, maka kita akan menuai tindakan tebarkan tindakan, maka kita akan menuai kebiasaan
tebarkan kebiasaan, maka kita akan menuai karakter
tebarkan karakter, maka kita akan menuai nasib…..”
Salam sukses untuk Mas Arief
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:49 am
@aan, saya suka quote ini :
balas komentar
Kalau kita amati orang-orang yang telah sukses,mereka adalah pribadi yang senantiasa memberikan manfaat kebaikan bagi orang lain yang ada di sekitarnya
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:53 am
@Rifan, makin bermanfaat makin sukses bro
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:55 am
@Muhammad Arifin, like this :
Rasa syukur bisa di wujudkan dengan menggunakan apa yang diberikanNya di jalan yang baik, sehingga DIA makin percaya dan menambah nikmatNya, karena bersyukur menambah nikmat.
balas komentar
Ada yang sering kita lupakan setelah berdoa, yaitu bertindak sesuai dengan apa yang kita minta. Sering kali antara doa dan perbuatan sehari-hari tidaklah sama. Contoh kita berdoa pingin punya karir yang sukses di perusahaan, tapi tiap hari kita gak pernah berusaha datang lebih pagi, ataupun gak pernah bekerja sepenuh hati….dan berkomitmen 100%…hihihi cuman contoh sih. Yang penting kita mau jujur terhadap diri kita sendiri…mohon dikoreksi kalo gak bener…,sukses terus Mas Arief en temen-temen semua!!!
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 3:59 am
@Priyo susilo, klo action sih emang wajib mas. Lha kan pesannya ikhtiar dan berdoa… bukan berdoa tok.
balas komentar
alhamdulilah saya dapat pencerahan di sini ini sebuah motivasi buat saya..
balas komentar
arief maulana Reply:
June 27th, 2010 at 4:00 am
@hendro-prayitno, alhamdulillah klo artikel ini bisa membawa manfaat.
balas komentar
SUKSES: mudah diucapkan, sulit dilakukan..
balas komentar
Maghfur Amin Reply:
June 27th, 2010 at 8:03 am
@mh, Betul gan.
balas komentar
Fadly Muin Reply:
June 27th, 2010 at 3:13 pm
@mh, hanya bisa di jawab dengan tindakan
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 30th, 2010 at 9:59 pm
@mh, dilukis aja mas…

balas komentar
menurut saya, ukuran layak tidaknya itu bukan ditentukan oleh orang lain tetapi diri kita senidirlah yang bisa mengukur layak tidaknya dan berjuan untuk mewujudkannya menjadi layak baik dimata Tuhan, publik maupun keluarga dan diri sendiri
http://pengembangandiriku.blogspot.com/2010/06/rahasia-sukses-membangun-kerajaan.html
balas komentar
Menurut saya, jika seseorang yang telah menemukan passionnya. Tidak ada lagi pencapaian sukses, yang ada setiap hari adalah kesuksesan.
Mungkin mas Arief bisa membaca tulisan saya berikut ini.
http://motivasi-sederhana.blogspot.com/2010/06/passion-ketemu-apa-jadinya.html
Bagiamana menurut mas?
balas komentar
Bener mas kita baru sadar ternyata kita hanya meminta dan meminta belum merenungkan untuk apa kita meminta tersebut,,,
Jika bermanfa`at pasti dikabulkan,,dengan berbagai cara Dia dan kita tidak tahu apa yang rencana Dia untuk kita,,,
balas komentar
benar gan, sebaik-baiknya manusia, adalah seseorang yang dapat bermanfaat bagi orang lain, tentunya manfaat tersebut adalah manfaat bagi sesuatu yang positif..
balas komentar
kalau boleh disimpulkan….
bukanlah kesuksesan yang selayaknya dikejar, tapi fokus pada peningkatan kualitas diri dihadapan Allah dan pada akhirnya Allah pun melayakkan kesuksesan itu ada ditangan kita…
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
balas komentar
Berjuangpun belum tentu sukases. Apalagi diam. Intinya Kita harus berjuang. Kalau kita diam masuk pada satu kemungkinan yaitu ” BANGKRUT ” tetapi kalau kita berjuang ada dua kemungkinan, GAGAL dan BERHASIL. Tapi tidak ada kata gagal minimum dapet ilmu.
balas komentar
Tatap smangat berjuang sampai sukses.
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 30th, 2010 at 9:51 pm
@arethank’s, mari gan, tetap sukses…!

balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:27 pm
@arethank’s, kalo down bgimana bos?
balas komentar
Kesuksesan adalah buah dari Kegagalan…..kalo kita gagal berarti sebentar lagi sukses……….. terus berjuang…jatuh bangun sudah biasa dalam setiap perjuangan…..
balas komentar
Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis Reply:
June 28th, 2010 at 11:20 am
@Diarybisnis, kalau saya pribadi tidak ada yang namanya gagal yang ada hanyalah sukses atau belajar,,,kalau belum sukses yah belajar, kalau sudah sukses yah belajar terus biar lebih sukses lagi
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:25 pm
@Blog Pengembangan Diri prinsip yang bagus mas. Krishnamurti juga pernah bilang gitu di Bidadari Words nya… menang atau belajar
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:26 pm
@Diarybisnis, belum tentu mas. Klo tidak bisa belajar dari kegagalan ya akan terus gagal.
balas komentar
Bener sekali mas, maka orang-orang sukses semakin sukses dengan merekrut dan menambah karyawan-karyawan, selain untuk memperkuat organisasi bisnisnya dalam hubungan dengan Allah mereka berlomba-lomab untuk menjadi jalan rezeki bagi orang lain. Dan jika dilakukan dengan amanah, yakin Allah tidak akan memutus jalan rezeki mereka dan karyawan-karyawan mereka bahkan akan menambahnya terus!
Jadi terispirasi menjadi pengusaha yang mempunyai banyak karyawan!
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:18 pm
@Yufi Priyo, orang sukses membawa rahmat dan manfaat bagi banyak orang. Jadi meski ga kaya2 atau tajir amat, saat kita bisa berbagi banyak hal sebenernya udah sukses juga.
balas komentar
mas arif salam sukses setiap orang pengen sukses bahkan impian seseorang berbeda tapi prinsipnya pengen sukses gak tau dari segi apa di akan rai untuk sukses tapi aku punya kiat mas
sukses adalah…
kemampuan seseorang untuk berdaya pikiran kita ,kecerdasan kita dan ke mujuaran kita tetapi walaupun kita sudah berupaya tapi kemujuran tidak berpihak pada kita sia sia mas atau lelah dan capek ..
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:13 pm
@ekogondo, nah… faktor kemujuran itu yg saya percaya tidak lepas dari campur tangan Tuhan.
Balik lagi kan… kenapa tuh Tuhan mesti mengabulkan doa kita klo tujuannya ga jelas.
balas komentar
suah atuh kang Arief, sejak kita borojol ke dunia sudah ditakdirkan untuk menjadi pemenag dan sukses!!
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:05 pm
@Luthfi Fuadi, betul… cuma kadang kitanya yg merasa pesimis banget…
balas komentar
mas, ada komentar saya dengan maksud bukan spam..tolong di konfirmasi ya…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:03 pm
@Blogger Indonesia dukung internet aman, sehat & manfaat, yg mana itu? ga ada tuh…
balas komentar
Mantap Mas!!!
Memang, kalo kita tuangkan air satu ember penuh ke dalam gelas kecil tentunya tidak tertampung dan terbuang sia-sia.
Kesuksesan yang didapatkan setiap orang tentunya sesuai dengan kafasitas dirinya. Tuhan pasti tahu kelayakan hamba-Nya.
Dan perlu diingat bahwa kesuksesan juga merupakan ujian, jika kita mampu diuji dengan kesuksesan itu maka akan mendapat duakali kesuksesan. Namun, tatkala seorang diuji dengan kesuksesan itu tidak bisa memegang amanat, maka hancurlah dia dalam kesuksesan itu
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 1:03 pm
@Erdien, betul… hampir sama dengan ketika kita mencoba berbuat yg terbaik agar diberi kepercayaan lebih oleh atasan.
Saat atasan sudah percaya, boleh jadi proyek2 besar bernilai tinggi akan diserahkan kepada kita. Tentu dengan kompensasi penghasilan yg lebih besar
balas komentar
Memberi dulu baru menerima…….minta izin buat link ke situs Arief maulana
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 30th, 2010 at 9:57 pm
@Diarybisnis, ijin diterima. monggo ditulis gan…

balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:54 pm
@Diarybisnis, monggo gan… tuh udah diizinin sama asisten saya
balas komentar
Gagal aja udah sukses Mas…
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
June 30th, 2010 at 9:44 pm
@wawan Purnama, sukses mencoba yah…?

balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:53 pm
@Agus Siswoyo, mencoba gagal
Sayang berhenti… jadinya ga kesampaean suksesnya
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:34 pm
@wawan Purnama, betul… sukses mewujudkan kegagalan. Tapi sayangnya bukan itu sukses buat saya


balas komentar
Saya tidak tahu apakah blog ini pernah membahas makna kata sukses. Banyak orang menganggap bahwa sukses artinya kaya secara materi. Padahal sepemahaman saya keduanya memiliki perbedaan yang tajam.
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:32 pm
@Bang Dje, sebenernya belum mas. Karena yaitu, masing2 orang punya definisi sendiri tentang makna sukses itu.
Saya sendiri memandang tidak hanya dari segi materialisme semata semata. melainkan dari 4 aspek : intelligence, emotional, financial dan spiritual
balas komentar
Belajar dari pengalaman adalah guru yang terbaik,jadi jangan mudah menyerah klo pengin sukses
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:22 pm
@Motivasi bisnis, betul. Jangan lupa berdoanya…
balas komentar
Bisa bermanfaat untuk orang lain adalah sesuatu yang menyenangkan bagi saya. Banyak manfaat yang bisa didapat. Semakin kita banyak dibutuhkan orang lain, sepertinya uang mengejar kita.
Saya jadi tersadarkan lagi setelah baca studi kasus anak 7 tahun yang mas Arif paparkan. terima kasih 


balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 12:00 pm
@Tips Trik Bisnis Online, sama-sama mas. Saya juga baru saja menyadari. Intinya memang kita yg harus memberi lebih dulu, baru bisa diberi lebih banyak lagi dari yang di atas…
balas komentar
Alhamdulillah kembali mendapat pencerahan setelah lama tak berkunjung ke blog AM…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 11:57 am
@Triagung, terima kasih mas Tri. Btw udah klaim hadiah kontesjadi bos? Keknya dapetnya banyak tuh. *cuma ngingetin*
balas komentar
Sukses menurut saya adalah Berhasil mencapai tahapan demi tahapan tujuan yang di inginkan dan sebagai motivasi untuk menggapai tahapan selanjutnya, seperti misalnya; usaha Cempaka untuk masuk Lima besar top komengtator, dan dia berhasil/sukses dalam tahapan ini, tentu dia terpacu untuk menggapai tahapan selanjutnya…


“Sukses” dapat dicapai dengan perjuangan dan ketekunan…
Salam Mas Arief…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 11:56 am
@Jajank, definisi sukses untuk tiap-tiap orang memang berbeda.
balas komentar
wah lama gak diupdate neh mas arief masih sibuk yah mas
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 11:51 am
@Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis,
iya mas… masih persiapan untuk sidang skripsi. Disamping itu saya masih nunggu konfirmasi untuk artikel motivasi yg mengangkat sosok tertentu.
balas komentar
ARTI SUKSES
Sukses mudah untuk diucapkan
Ulet untuk mencapainya
Kejujuran modalnya
Selalu fokus untuk konsisten
Enggan mendustai sesama
Selalu sabar dlm prosesnya
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 11:47 am
@llianawati natawijaya, wah kerena neeh pendefinisiannya…
balas komentar
Woww… mantep nih ulasannya. Emang kalau mau doa dikabulkan dengan cepat, kita harus punya alasan kuat kenapa doa itu harus terkabul.
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2010 at 11:46 am
@Lutvi Avandi, terima kasih mas. Inspirasinya ya percakapan kita bertiga sama mas agus di Royal itu
balas komentar
Inspiratif sekali mas arif, bisa jadi kesuksesan yang kta tuntut sengaja dipending karena niat yg belum lurus & blm bisa bertanggung jawab,, nice!!
balas komentar
ALhamdulillaah.. Menemukan mutiara hikmah disini.. Allaah paling tahu siapa yang telah siap menerima kesuksesan.. banyak hal sukses diharapkan oleh banyak orang.. namun, kesuksesan sejati.. hanya milik orang-orang dengan kebersihan hati.. (lurus niat dan cara menuju suksesnya)
Makasih banyak..
Salam kenal mas Arief..
balas komentar
Artikel yang menarik sekali, Semoga bermanfaat untuk kita semua. Sukses selalu, Saya tunggu kunjungan anda di website saya. thx,slm sukses
balas komentar
So inspiring..terima kasih atas pencerahannya
balas komentar