Sepenggal Kisah Kalung Emas

Oleh : Arief Maulana

Kalung Emas Putih
Kalung Emas Putih

Pagi menjelang subuh, seperti biasa saya bangun pagi sebelum alarm berbunyi. Alhamdulillah jam biologis tubuh sudah terbentuk dengan baik. Jadi siklus istirahat yang cukup bisa terjaga.

Setelah bangun tidur dan berdoa sejenak, saya pun memeriksa HP. Biasanya akan ada sejumlah email yang masuk, termasuk juga pesan yang dikirimkan via Blackberry Messenger. Salah satu dari broadcast message yang sempat dikirimkan kepada saya, berisi tentang sebuah pelajaran hidup yang sederhana namun mendalam. Karena saya kira akan bermanfaat untuk kita semua, saya share disini untuk Anda. Ini dia secuplik kisah tentang “Kalung Emas” : 

Disuatu malam seorang Ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya. Setelah membacakan cerita, si Ayah bertanya kepada anaknya.

“Nak, apa kamu sayang Papa?”

Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Papa”.

Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh Papa minta kalungmu?”

Lalu si anak menjawab, “Papa, aku sayang Papa tapi aku juga sayang sama kalung ini.”

Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah, tidak apa-apa. Papa hanya bertanya saja.”

Si Ayah lalu pergi. Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut Ayahnya menanyakan hal yang sama dan si anak pun menjawab dengan kata-kata yang sama. Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Papa mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Papa juga.”

Malam berikutnya sang Ayah menanyakan hal yang sama. Lalu si anak berkata,”Papa, Papa tahu aku sayang sama Papa dan juga kalung ini. Tapi kalau Papa mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Papa”.

Si anak memberikan kalungnya dan ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri. Lalu ayahnya memasukan tangan kanan ke saku kanan dan mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.

Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya sembari berucap, “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Papa sejak pertama kali Papa meminta kalungmu. Tapi Papa menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu dan Papa gantikan dengan yang lebih baik dan indah.”

Sering kali kita merasa Tuhan tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang memintanya kembali. Kita selalu sakit dan kecewa bahkan sampai berlarut-larut lamanya. Tidakkah kita tahu, disaat Tuhan mengambil sesuatu yang berharga dari hidup kita itu karena Tuhan ingin menggantikannya dengan yang lebih baik lagi dari yang kita miliki sekarang dan bahkan dari sebelumnya? Jadi terimalah apapun yang kita terima, berilah apa yang harus kita berikan, kembalikanlah apa yang diminta oleh Tuhan, dan tetaplah bersyukur maka berkatmu akan diberikan berlipat kali ganda.

Sumber : S. Citra Hayu S, S.Psi

Nah, sudah dapat pesan tersiratnya kan? Semoga bermanfaat untuk Anda semua. Silahkan kalau mau dishare ulang, jangan lupa sebutkan sumbernya yah karena saya juga reshare.

 

  1. Dalem Banget Mas, saya suka cerita ini. Kadang kita mengukur sebuah kebaikan berdasarkan persepsi kita sendiri, sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan, kita mengeluh. Padahal siapa lagi yang mengetahui yang terbaik selain pencipta kita?
    Triagung recently posted..Keyakinan Yang MendalamMy Profile

  2. Saya selalu memiliki sebuah prinsip hidup bahwa;”semua yang ku miliki adalah milik Tuhan” sebab bila bangun pagi dan masih menghirup nafas hidup ini, saya selalu bersyukur karena saya tahu Tuhan sediakan selalu baru setiap berkatNya yang terbaik bagi orang-orang yang mengasihi Tuhan. Jadi intinya kita tidak berhak atas hidup kita, sebab Tuhan yang empunya hidup ini, Dia yang lebih berhak. Sukses Mas Arief.GBU.
    Franky T recently posted..TIPS MEMBUAT PRODUK INFORMASIMy Profile

  3. Ceritanya bagus banget, Rezeki datang nya memang tak terduga,selama kita mau berusaha menjadi orang baik,berbaik dan baik-baik.
    Suksess slalu Pak Arief

    Ibuoka,liburanmurahbali

    :ngakak:

  4. Obat Herbal Kanker Hati says:

    hemmh,,,kisah yang mengharukan hati saya,,,hiks,,memang kita sering kali merasa kalo Tuhan tidak adil mengmbil apa yan kita punya,,tapi Tuhan selalu punya jalan yang lebih baik buat kita,,terima kasih mas..

  5. Obat asam urat says:

    subhanalloh sungguh takpernah terbayangkan ..
    pepatatah dari anda membuat saya semakin sadar apabila kita manusia selalu menuntut lebih tanpa sadar Tuhan maha baik dan selalu memberikan kita yang terbaik ..

  6. Cerita yang menarik, kadang saya jg masih suka belum sadar klo segala sesuatu di dunia ini hanya titipan, masih suka mengeluh dan kurang bersyukur. Semoga di kemudian hari bisa lebih baik dan banyak belajar daripada hari ini :)

  7. Kita jg bs bljr dr Tukang Parkir, walau di titipi byk mobil mewah tdk pernah sombong. Di saat yg punya mobil mengambilnya, tdk sedikitpun merasa sedih. Bahkan dgn sgt ikhlas dia melepaskannya. Spt itulah kira” perumpamaan rezeki yg dititipkan Allah kpd kita…

  8. Pesannya sangat mengena, Bro… Sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, di mana kita sendiri pun sering mengalaminya, tentang anggapan bahwa Tuhan telah mengambil sesuatu yg berharga dari kita, padahal sebenarnya merupakan awal dari hadiah yg jauh lebih baik….
    Ditter recently posted..Pelajaran Dari Head Hunter :DMy Profile

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,998 bad guys.