Semua harus punya SELF-ESTEEM

Oleh : Bunda

self esteem

Kita tidak bisa menyentuhnya, tetapi bisa merasakannya ada dalam diri kita, kita tidak bisa melihatnya tetapi setiap bercermin kita bisa melihat bayangannya, kita juga tidak bisa mendengarnya, tetapi dia ada ketika kita berbicara tentang diri kita. Pernah bercermin? Apa yang kita lihat, bayangan diri atau lainnya…?? Siapakah dia yang misterius ini, mengapa selalu ada?

Yah dia adalah self-esteem . Ketika kita bercermin, siapa sesungguhnya yang kita lihat??… hiiiiii jadi inget film horror: Mirror…. Pernah nonton?? Saya bukan penggemar film horor, tapi apes aja kalau pas mau nonton film, teman-teman milih film yang ‘seru’!! Dalam film itu, ada ghost di cermin yang mengendalikan orang yang bercermin untuk melakukan apa yang dia lakukan…. meniru.

Siapa sesungguhnya yang mengendalikan bayangan di cermin? Seharusnya diri kita sendiri yah…. Tapi coba deh, kalau kita miringkan kepala ke kiri, cermin akan melakukan sebaliknya, miring ke kanan….hehehehe….. Apa sesungguhnya Self-Esteem?  Self-esteem terdiri dari dua kata; Self berarti diri kita sendiri dan Esteem (baca: ess tiim) adalah pemikiran bahwa seseorang / sesuatu memiliki nilai atau sangat penting, atau suatu penghargaan karena menganggap seseorang / sesuatu itu sangat bernilai/berarti.

Sehingga Self-esteem berarti : betapa berartinya diri kita !! (menurut kita sendiri)

Tetapi self-esteem bukan berarti betapa hebatnya kita, bukan juga betapa sempurnanya kita, karena tidak ada manusia yang sempurna, tetapi bagaimana bernilainya kita. Sehingga kita menyadari bahwa kita layak dicintai dan bisa diterima orang lain…(uppsss…kebanyakan kata ‘kita’ yah, saya lebih suka dengan ‘kita’ daripada ‘Anda’, karena artikel ini saya tulis untuk memotivasi diri saya juga).

Self-esteem adalah sesuatu yang wajib kita miliki. Memiliki Self-esteem yang baik membantu kita menegakkan dunia memandang dunia, dia juga membantu bangga akan diri sendiri (bukan menepuk dada di depan orang lain yah). Dia juga akan merangsang kita mencoba hal-hal baru, dan memperkuat rasa percaya diri. Self-estem akan membuat kita respect (menghargai) diri sendiri, walau apa yang kita lakukan ternyata salah. Jika kita telah mampu menghargai diri sendiri, maka bukan tidak mungkin orang lain pun akan menghargai kita.

Memiliki self-esteem yang baik juga bisa melindungi diri dan pikiran kita loh…. Karena dengan menghargai diri sendiri, kita ngga akan mau merusak badan sendiri dengan mengkonsumsi sesuatu yang buruk dan melakukan hal-hal bodoh. Kita akan cukup pandai untuk mengambil keputusan yang terbaik. Dengan self-esteem kita akan merasa diri kita sangat bernilai dan harus dilindungi. Merasa bahwa diri sendiri tidak berarti bisa membuat kita merasa sedih dan tidak mau mencoba hal-hal baru, tidak mau berteman…bahasa lainnya adalah : minder.

Jika kita merasa tidak memiliki self-esteem, maka saatnya untuk berbicara dengan orang lain. Seorang motivator yang akan membantu kita menemukan harga diri, dan semua ada dalam mindset kita.

Ada beberapa kiat yang saya adopsi dari David V. Sheslow, PhD yang bisa kita coba lakukan untuk meningkatkan self-esteem :

  1. Membuat list beberapa potensi diri yang kita miliki. Jika tidak bisa menuliskan satupun, minta bantuan orang lain yang mengenal kita.
    Ada satu cerita tentang bagaimana seorang penari mengajarkan tari di SD. Dia mulai dengan meminta semua anak meniru gerakannya, ada satu anak yang tidak mau menari. Esoknya semua anak diminta menggambar benda apa saja yang bisa menggambarkan diri mereka, dan mereka diminta membayangkan benda itu menari… Dan semua anak akhirnya mau menari dengan gerakan suka-suka. Artinya, sang penari berhasil membantu anak-anak menemukan potensinya.
  2. Setiap hari, lihat di cermin dan beri dia (bayangan kita) pujian. Paling tidak tiga pujian. Misalnya: “Saya berhasil menulis proposal skripsi lebih baik dari kemarin”. “Hebat juga yah saya, hari ini bisa membantu orang lain”. “Wow, hasilnya ternyata lebih baik dari yang saya harapkan, what a great job, Arief!” (mas… gapapa khan dipake contoh…. rekan yang lain bikin kalimat sendiri yah). Dan sebelum tidur, catat hal-hal yang menyenangkan sepanjang hari tadi… yang ngga menyenangkan, buang aja ke keranjang sampah!)
  3. NO MATER WHAT YOU LOOK , WHAT SHAPE, OR WHAT SIZE… POKOKNYA SEMUA CAKEP, Tuhan Maha Sempurna dalam penciptaan manusia. “Saya punya mata yang indah untuk menatap keindahan dunia”, “Saya punya kaki yang cakep dan kuat, untuk menopang aktifitas saya”
  4. Menerima keadaan yang memang tidak bisa diubah, seperti warna kulit….”Apa salahnya dengan kulit gelap sawo matang… pede aja lagi!!”
  5. Jika ada suara negatif dalam pikiran kita, katakan pada diri sendiri untuk berhenti komentar negatif. “ssshhhh….udah aaah kamu pasti bisa koq!!”

Ayo temukan rahasia diri kita, pancarkan pesonanya, sihir dunia, dan petik kesuksesan dengan memiliki good self-esteem

Salam BundaPreneur

Catatan Dari Arief :Silahkan baca artikel pendukung untuk lebih memahami artikel ini di : http://www.ceritabundaku.com/2009/08/selfesteem-confidence-or-jactitation.html


  1. dadang firdaos says:

    @top bun, mengaca diri dan memberikan penilaian diri sangat dibutuhkan… guna memberikan motivasi pada diri sendiri… langkah awal pemberian power diri…:sip:

  2. Saran yang sangat BAGUS Bun.
    Namun demikian tetap harus ada kontrol. Artinya, sebelum jurus Self Esteem ini dikerahkan, harus punya pondasi psikis yang kuat dulu. Karena bagaimana pun juga, menurut analisa kasar saya, SELF ESTEEM justru akan menjadi pisau bermata dua bila tidak didasari mental yang kokoh dan tujuan yang jelas.
    Maksudnya, satu sisi dia akan sangat bermanfaat untuk mengapgrade diri menjadi pribadi yang powerfuul dengan segala potensi dan keterbatasan yang ada, namun di sisi lain bisa menjerumuskan diri pada sifat UJUB, yaitu terlalu membangga-banggakan diri sendiri dan selalu memandang rendah pada pribadi lainnya.
    Jadi, intinya harus pandai-pandai dalam menggunakan dan mengarahkan tujuannya, jangan malah larut di dalamnya.

    Nice, posting Bunda. Trims..

    • @Umar Puja Kesuma, ya mas Umar…liat artikel di blog saya deh.,Beda tipis antara confidence dan jactitation…..Mesti hati2 jgn sampai terpeleset ke ‘ujub’.Dasarnya adalah tdk menganggap kelebihan dirinya lbh dari org lain

      • arief maulana says:

        @bunda, Sebenernya tinggal balik lagi. Pertanyakan diri kita itu siapa, kok pantas merasa sombong…

        Lha wong semua yg ada di diri kita adalah titipan Allah. Ya ngga bun? Jadi yang Maha Sempurna ya Dia. Dan Dialah yang pantas sombong karena memang memiliki segala2nya.

  3. arief maulana says:

    Akhirnya request saya dikabulkan. Hehehe…

    Artikelnya bagus bun. Tanpa sadar ternyata udah sering ngelakuin kiat-kiatnya David V, khususnya di selftalk.

    Dari artikel ini, nyambung neeh kalau sy bahas tentang self talk di sesi berikutnya.

    Sekali lagi thanx bun!:sip:

  4. Yang penting bagi kita adalah harus selalu ” Positif Thinking “. Tidak Shuudzhon terhadap sesama. Dan ingat tingkatkan rasa percaya diri kita dengan terus membangun kredibilitas diri kita sendiri. Itu yang akan membuat orang menanamkan kepercayaan penuh kepada kita.

  5. lianawati Natawijaya says:

    Thanks untuk posting Bunda diblog mas Arief sangat membangun tapi apapun GAMBAR DIRI harus DIIMBANGI dengan SIKAP yaitu ATTITUDE dengan KARAKTER yang BAIK sehingga ada KHARISMA dan orang RESPECT dengan kita dan menhargai kita karena kita punya Sikap yang ramah dan selalu menghargai siapa saja disekeliling kita OK

  6. Kita harus percaya diri dong!Masing-masing kita memiliki keunikan spesifik ! Dan itu semua atas kehendakNya!! Tidak ada yang buruk di hadapanNya!! :nyembah: Percayalah !!:mikir:

  7. setelah mengenal diri, percaya diri, maka langkah selanjutnya adalah memperbaiki diri.

    it’s good to be our self,
    but sometimes people must change

    ini yang berat, kadang saat kita sadar akan kelebihan kita, kita jadi berhenti dan merasa cukup dan terlena.

    kadang malah merasa terlalu egois dan mengharuskan orang untuk menerima kita apa adanya.

    • @dg-studio, :sip::ngacir:kenal-percaya-perbaiki….bener juga yah, Dan bener juga, kita bisa sudah cukup puas dg potensi yang kita miliki, sehingga berhenti. coba liat lagi deh artikel bunda sebelum ini disini , tentang mindset tetap vs mindet berkembang

  8. Alfred | stop dreaming start action ala mbahsurip says:

    :sip:Mantab bunda:sip: di masa2 seperti in memang diperlukan sel esteem yang baik…supaya tidak gampang minder dan putus asa…Matur nuwun bunda…salam hprmat mas arief dan bunda:koprol:

    • @Alfred | stop dreaming start action ala mbahsurip, :sip::sip: walah koq nambah namanya pake mbah suri, ga takut???:ngakak::ngakak: salam hormat untuk anada juga

  9. Blog Motivasi says:

    Keren tulisan Bunda kali ini nih…

    Memang betul, kalau bukan kita dulu yang menyayangi dan mencintai diri kita sendiri…trus siapa? masa orang lain…he..he..

    “Cintai Dirimu Terlebih Dahulu Sebelum Engkau Mencintai Orang Lain”

    Salam sukses Bunda!!:sip:

    • @trieand, :nangis::nangis:siapa yang bilang kamu lemot sedunia??? ga ada manusia bodoh (lemah otak) yang ada adalah manusia yang mau belajar dan tidak belajar, soal kecepatan menerima pelajaran baru, karena setiap orang belajar dan memproses sesuatu (berfikir) dengan caranya masing2….Nti tak :meledak::tendang::bom::bom:yang bilang kamu lemot sedunia

    • @trieand, Trie…..liat deh nama profesor di artikel, namanya SheSlow…..nama yang buruk khan karena artinya lemot….padahal nama khan doa, tapi ternyata jenius…:ngakak:

    • arief maulana says:

      @trieand, Mbak… einstein dulu waktu kecil idiot loh. Sampai diejek temen2nya and dikeluarkan dari sekolah gara2 lemot and ga bisa ikutin pelajaran sekolah.

      Puluhan tahun kemudian, rumus E=MC2 keluar dan menggemparkan dunia dengan Teori Relativitas…

      • @arief maulana, eih kayaknya salah deh mas, bukan idiot, tapi autism…dan autism bukan berarti bodoh, tetapi berfikir dengan cara yang tidak biasa, sementara sistem pendidikan rigid dengan cara yang biasa, tidak menerima yang berlawanan:puyeng:

    • @didit, :sikut::baca:Alhamdulillah, rajin-rajin mampir kesini dan blog saya juga yaaah….karena komentar dari anda juga bermanfaat buat semua

    • @Rahasia Masa Depan, :ngakak::ngakak:lebih hebat lagi kalau kelemahan bukan ditutupi tapi pede dengan cara mengubah kelemahan itu menjadi sesuatu yang hebat…karena seringkali kelemahan itu adalah pendapat orang lain, misalnya kamu bodoh…siapa yang bilang? orang lain khan, jangan kemudian kita ikut membenarkan dan setuju bahwa kita bodoh….:sip:

  10. :mlorok:

    subhanallah… luar biasa…
    memang kiya tak pernah menyadari bahwa potensi yang ada pada kita belum terpakai alias belum ditemukan…

    nah, kalau dah ditemukan, diapain? yah… pasti dimaksimalkan.. ya gak bunda??

    so.. tengkiu bgt nih , artikelnya dikasih nilai A deh..
    :hehe:

    • arief maulana says:

      @jenius, kalau perlu diledakkan dan ditularkan potensi tsb ke lingkungan sekitar… so bisa membawa dampak dan manfaat yang besar. :sip:

    • @jenius, :hihi:waduh makasie banget bunda dikasih nilai A,,, anda memang jenius! Yah qta kadang ga tau apa sie yg valuable dari diri sendiri..,

  11. Agus Shadiqin says:

    Subhanallah, kenapa ini tidak kita lakukan setiap hari, ya? kata kuncinya mungkin “bersyukur” dan “mau menghargai” potensi dan kemampuan yang Allah berikan pada kita, “Mau terus belajar” dan “merubah diri menjadi lebih baik” setiap hari. Luar biasa nih mas artikelnya. Dengan Self Esteem akan lebih dahsyat lagi, bila kita dapat menduplikasikan kebaikan pada orang lain dan menjadikan banyak orang menjadi lebih baik. Gitu kan, mas ? Buat bunda,Jazakillah khaeron katsir semoga bermanfaat nih ilmunya.

    • @Agus Shadiqin, :sip::sip:waiyyakum…Alhamdulillah, senangnya berbagi…5 tahun lalu saya mulai tertarik dengan konsep self esteem, dan mengubah konsep mengajar saya dengan mengedepankan self esteem. jika mahasiswa sudah memahami self esteem, mudah-mudahan mereka bisa sukses dan menjadi orang baik, karena bisa menghargai sesama…Salam kenal mas..

  12. Indra Suryadarma says:

    Saat kita bercermin..apa yg terlintas dalam benak kita? apa yg kita pikirkan? itulah diri kita sebenarnya.Apakah kita selalu merendahkan diri sendiri? menyela? mengeluh? atau menyadari potensi yg kita miliki & mensyukurinya?

    • @Indra Suryadarma, :sip::sip:mas Indra, sudahkah anda bercermin pagi ini, siapa yang anda lihat, seorang yang hebat bukan, tersenyum padanya, maka dia akan tersenyum pada anda, puji dia, maka dia juga akan memuji anda….:sip:

  13. weh, bner tuh bunda…

    kadang2 sya sering bercakap2 ma self-esteem sbelum tidur. wew, mank bsa bkin PD!!
    :ngelamun:

    Tpi, bkan kyak ngomong sndiri. itu sich GILA:opoiki:

    OK, tq nich artikel nya. bgus deh:sip:

    • @d D4n, :ngakak::ngakak:yah jangan ngomong keras2 dan ga keruan. , , beberapa kalimat tentang kesuksesan anda hari ini saja, satu lagi jangan lupa memaafkan semua teman yang menyakiti anda hari itu….:ngakak:

  14. Postingnya oke banget nih, akhirnya saya temukan self esteem itu mungkin arti lain rendah hati tapi bukan rendah diri karena diri kita memang berarti dan tak perlu tinggi hati… Mas arif rajin berbagi mudah2n tambah rezeki..Amin

    • @lianawati Natawijaya,
      bu, saya pikir kita semua PASTI BERHARGA di mataNya.Karena kita diciptakan pasti ada maksud dan tujuannya.Bila ada manusia yang tidak menghargai kita , kita doakan saja yang terbaik untuk dia/mereka.

  15. HMM.. BRARTI DAPATKAN MENINGKATKAN SELF ESTEEM ITU DITINGKATKAN DENGAN TEKNIK KONSELING HOME WORK ASSIGNMENT DALAM REBT KAH? KL IYA MHON MNTA MATERINYA YA..

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,744 bad guys.