Oleh : Arief Maulana

blogging for brandingShow them who you are by profesional blog!

Masih ingatkah Anda dengan artikel saya yang berjudul Blogging For Branding? Bagus kalau Anda masih ingat. Disana saya menuliskan bagaimana sebuah blog bisa memberikan efek samping berupa pembangunan personal brand yang sangat penting bagi pengembangan karir kita, baik itu di dunia online maupun dunia nyata.

Ada seorang pengunjung yang membaca artikel ini kemudian bertanya kepada saya,

“Mas Arief,.. Gimana sih caranya untuk ‘membranding’ diri? apa harus punya blog dan sering buat artikel ??? Atau bisa cukup koment dimana-mana.”

Sebelum menjawab pertanyaan itu, perlu rekan-rekan ketahui bahwasanya inti dari aktivitas personal branding tersebut adalah bagaimana caranya agar orang lebih mengenal kita dan dari sana bisa tumbuh benih-benih kepercayaan.

Dengan demikian apapun cara Anda untuk membuat orang mengenal Anda, sah-sah saja disebut personal brand building. Toh itu semua terserah kepada Anda, mau menggunakan blog atau tanpa blog. Saya pribadi berpikir blog bisa menjadi sebuah sarana yang efektif sekali untuk membangun personal brand Anda. Tentu dengan catatan Anda mampu menghadirkan sebuah blog profesional, bukan blog yang hanya sekedar ngeblog tanpa ada backup kualitas di dalamnya. 

Apa dan kenapa saya berani mengatakan bahwa blog cukup efektif untuk membangun personal branding Anda?

space

# DENGAN BLOG ANDA BISA MENJADI SIAPA SAJA

Awal mula blog dibuat adalah sebagai sarana untuk kita mengekspresikan diri kepada orang lain, sehingga di awal kemunculannya blog lebih sering dijadikan sebagai media curhat alias diary online. Bedanya dengan diary yang biasanya, semua orang bisa membacanya dan kita lah yang menghendaki demikian. Namun uniknya justru pola itu menjadi begitu populer (sebagai contoh, blog kambing jantan milik Raditya Dika yang isinya begitu menarik bahkan menjadi best seller ketika isi blognya dibukukan).

Sampai sekarang pola tersebut tidak pernah berubah. Hanya saja bagi sebagian orang, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda. Mereka tidak sekedar menjadikan blog sebagai tempat curhat belaka namun sebagai media untuk menunjukkan kepada dunia arti sebuah profesionalitas.

Dengan blog Anda bisa menjadi siapapun yang Anda suka. Anda mau menjadi pebisnis handal (walau masih newbie), Anda mau jadi seorang konsultan (walau tidak pernah menempuh pendidikan sebagai seorang konsultan), Anda mau jadi penulis handal (walau masih baru belajar ngeblog), dll.

Apa itu artinya kita bisa berbohong? Dengan jujur saya katakan IYA. Anda bisa membohongi pengunjung Anda, walau itu amat sangat tidak saya sarankan. Anda bisa saja memberikan artikel-artikel berkualitas seolah-olah Anda adalah orang ahli, padahal materinya comot sana comot sini.

Saya sendiri lebih suka jujur menjadi apa adanya. Saya suka motivasi, pengembangan diri, bisnis, dll, ya saya sajikan artikel-artikel yang berkenaan dengan itu. Dalam setiap penyajian artikel pun saya berusaha untuk tidak copy paste, alias mengedepankan orisinilitas namun tetap dengan backup data / informasi yang akurat. Dari mana sumber data saya, 85% adalah dari buku-buku yang saya baca (hobi baca sih).

Harapannya tentu, ketika orang bicara soal motivasi, pengembangan diri, dan bisnis, maka rujukannya Arief Maulana founder of AriefMaulana.com atau Blog Motivasi Arief. Kalau ada kata motivator atau pebisnis online profesional, orang ingat dengan saya, hehehe… Just be honest who you are.

Kenapa harus jujur? Karena pada dasarnya tidak ada orang yang suka dibohongi. Dan bicara soal tidak jujur, Anda sama saja dengan menaruh bom waktu. Suatu saat kebohongan itu terbongkar, akan sulit mengembalikan kepercayaan orang kepada Anda.

Saya sering main-main ke blog-blog baru untuk mencari tahu siapa dan bagaimana pemilik blog tersebut (SPY MODE: ON). Anda tahu apa yang saya temui? BANYAK ORANG MENULIS DI BLOGNYA DENGAN TERPAKSA, padahal itu suatu kesalahan yang besar.

Mereka memaksakan diri untuk membangun suatu figur yang sebenarnya tidak cocok dengan diri mereka. Mereka membangun personal branding yang kurang tepat, dan melakukan itu semua dengan terpaksa. Sehingga satu pertanyaan maut bisa dengan mudah dilontarkan,

“Sampai kapan mereka bisa bertahan seperti itu? Seberapa lama mereka bisa terus konsisten ngeblog? Seberapa sukses personal branding yang mereka lakukan lewat blog yang dilakukan dengan keterpaksaan?”

Solusi untuk masalah ini? BE YOUR SELF.

Seperti halnya blog ini. Saya saat ini sedang menggeluti internet marketing (bisnis internet), tapi saya memilih tidak membangun blog dengan tema mutlak bisnis online. Saya lebih memilih tetap bertahan di jalur motivasi dan pengembangan diri, walau sesekali nulis tentang bisnis.

Kenapa? Karena saya suka. Dan kalau sudah suka jadi konsisten dan bisa memberikan yang berkualitas kepada Anda semua. Lagipula sudah komitmen saya untuk terus menghadirkan artikel berkualitas minimal 1x dalam seminggu.

Saya merasa sudah cukup banyak blog-blog bisnis profesional yang membahas tentang bisnis online. Ada JokoSusilo.com, Mashengky.com, WellyMulia.com, RomiSatrioWahono.net, dll. Buat saya mereka sudah mengcover artikel-artikel berkualitas berkenaan dengan bisnis online.

Jadi, saya tidak memaksakan diri untuk menulis apa yang tidak saya pahami dan yakin betul (walau actionnya oke punya, hehehe…) Dari sikap yang saya pertahankan ini pada akhirnya membawa pada alasan kedua kenapa membangun personal branding dengan blog sangat efektif.

Tidak saya bagikan disini biar tidak kepanjangan dan membuat Anda lelah membaca. Nantikan saja seri kelanjutannya. Yang jelas di bagian kedua, Anda akan tahu bagimana efektifitas dari blogging for branding building ini akan meningkatkan karir Anda di bidang apapun yang sedang tekuni.

Seperti biasa pertanyaan penutup. Seberapa efektif blog Anda saat ini? Dan sosok seperti apa yang sedang Anda bangun saat ini?

Salam Sukses,
Photobucket
space

Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (1)
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                     

94 thoughts on “Seberapa Efektif Membangun Personal Brand Lewat Blog? (1)

  • Sebuah pertanyaan akhir yang tepat sasaran mas, “Seberapa efektif blog Anda saat ini? Dan sosok seperti apa yang sedang Anda bangun saat ini?”
    Banyak orang saat ini yang menulis hanya ikut”an karena mereka belum punya rencana apa yang akan mereka tulis.
    Kenapa keadaan itu bisa terjadi, ya itulah sebuah proses pembelajaran mas.
    Untuk kasus saya pribadi sih, dalam tahap pembelajaran ini setiap posting yang saya buat adalah sesuatu yang sedang ingin saya kuasai. karena saya belajar dari tulisan saya sendiri yang dikomentari oleh teman”. Biarlah nanti waktu dan orang yang membentuk saya akan jadi sosok seperti apa, mungkin akan lebih obyektif :)
    o iya mas, gimana cara buat tag cloud seperti mas arif? keren tuh..

    -salam hangat-

    1. @Ricky, Kalau nulis ikut-ikutan baiknya jangan. Tetapi kalau melengkapi tulisan yang telah dibuat rekan blogger yang lain…, itu JEMPOL!:sip:

      1. @hade, sepakat denga mas Hade. Lebih baik jadi pelengkap. Namun bila ingin menulis hal yang satu topik, utamakan orisinilitas.

    2. @Ricky, bout tag cloud, saya pakai plugin mas. Itu kelebihannya wordpress dengan hosting bayar.

      Ada banyak plugin siap pake and instal aja. Setelah itu otomatis munculnya.

      Untuk blogspot saya kurang tahu.

  • :mlorok: gitu ya? oke deh
    saya setuju kalau ngeblog buat branding jangan kopi paste tapi kalau merasa artikel blog lain bagus dan mau track back boleh juga kan?
    n yang penting kita memberikan manfaat yang signifikan buat yang mencari informasi lewat SE kan:hehe:

    1. @adi wardana, justru track back amat di rekomendasikan. Banyak yang bilang track back ke blog populer bisa mengalirkan traffic

  • Jawab pertanyaan Mas Arief :
    Blog sangat efektif mendongkrak bisnis saya, terutama dua bulan ini karena saya ngbelog baru dua bulanan ini. Hasilnya…, minggu depan produk saya ekspor ke Taiwan… dan dalam proses nego untuk ekspor ke dua negara lainnya.
    Saya rasa blog sangat efektif untuk product branding maupun personal branding.

      1. @arief maulana, Masih rintisan awal nih Mas… Sedang coba eksplore jenis produk lokal yang lain…, terutama rempah-rempah yang sangat dikenal di luar negeri sejak dahoeloe kala…

    1. @chondro, alhamdulillah sejak pertama berdirinya blog ini bisa konsisten mas.

      Kuncinya :
      1. Niat untuk konsisten
      2. Peka sama lingkungan -> ide dimana-mana
      3. Tulis apa yang kita sukai

  • pertanyaan yang mudah, tapi jawabnya susah mas.hanya bisa dijawab dengan waktu..

    efektifitas sebuah blog hanya bisa di ukur dari tujuan awal seseorang untuk blogging..sesuai dengan personalitas yg ingin di bangun.

    dan untuk menjawab pertanyaan mas Arief, rasanya kolom komentar ini tidak cukup.. he he he

    SALAM SUKSES = BLOG MOTIVASI MENTAL =

    1. @Fadly Muin, kalau tidak cukup ehm… dibuat artikel aja di blognya mas. Di trackback kesini. Biar orang juga bisa baca di blognya mas.
      :sip:

      1. @arief maulana, insyaAllah… sempat terfikir sih… mas blogku kolom kometarnya lg masalah,,, ada yg bisa bantu?? knp error terus yah:hiks:

      2. @arief maulana, insyaAllah mas arief…. sempat terfikirkan.

        tapi kolom komentar blogku lg error… tau deh kenapa..:hiks:

        1. @Fadly Muin, waduh itu aku juga kurang tahu mas.
          Mas sempat utek-utek sscript Wpnya ngga? Terutama di Themesnya?

          Mending tanya ke mas lutvi. Biasanya dijawab kok. Kalo respon lama, lagi banyak yg konsultasi mas.

          1. @arief maulana, utak-utik sih sempat.. tapi setelah itu baik2 saja… kok skrg saat ngga ada apa2 tiba2 error… udah aku email m.lutvi.. masih blm direspon

  • Saya terkesima pada apa yang Mas Arief tulis, “saya tidak memaksakan diri untuk menulis apa yang tidak saya pahami dan yakin betul.”
    Kesimpulannya antara setuju dan tidak (50:50).
    *Setujunya dengan menulis yang kita kuasai, maka tulisannya kita semakin berbobot dan menaikan kredibilitas kita sebagai blogger.
    *Tidak setujunya, karena kita semua dalam tahap belajar, boleh dong sesekali lintas tema, untuk menambah wawasan aja. Karena jika diaplikasikan dalam bentuk tulisan, kita jadi semakin ngeh pada tema yang tadinya masih asing bagi kita.

    1. @sumartono, maka dari itu mas, kalau belum menguasai saya mending ngga nulis.

      Tapi bukan berarti give up, melainkan memperdalam ilmu agar kedepannya kemudian bisa ditulis.

  • wah saya bingun mas mau branding dari segi apa.. soalnya serba terbatas… ga kaya mas arief jelas bisa memberi motivasi buat orang lain jadi mas arief sudah punya branding di blognya blog motivasi

    1. @torik, mas torik punya spesialisasi apa? Coba digali mas dan fokus ke situ. Walau sesekali menulis lepas keluar dari tema juga gpp.
      :sip:

      1. @arief maulana, ok mas saya berusaha mencobanya namun blog sudah kadung gado2 dari awal karena salah memilih tema..
        oiya mas linknya tetep ada ko di blog saya ga kemana2 ada di blogroll blogtorik, saya kasih nice name Motivasi Arief bukan Arief Maulana gitu..

        1. @torik, terima kasih atas nice namenya. Ngga apa-apa mas, gado-gado pun bisa lho membentuk personal brand.

          Misalnya… mas punya problem, kemudian mas berhasil menyelesaikan itu semua. Terus disharingkan. Maka bisa saja orang melihat mas sebagai sosok yg bisa menyelesaikan masalah dengan bijaksana.

          Atau ketika mas mengutarakan opini terhadap situasu tertentu, disana orang juga bisa melihat bagaimana jalan pikiran mas torik.

          Yang penting… tetep ngeblog and berikan pengunjung kita artikel yg bermanfaat.

          :sip:

          1. @arief maulana, sama mas arief, blog saya juga gado-gado:sikut::baca: yang penting, gado-gadonya segar, fresh dan bermanfaat untuk orang banyak (baca pembaca) (semoga^_^):hehe:

    1. @Abi, terima kasih kunjungannya mas Abi. Bener banget kalau ngga konsisten yang ada malah kita ditinggal sama “fans”… hehehe

    1. @Anselmus Sahan, ini hasil dari proses dan perjalanan saya mas.

      Kalau saja mas liat blog saya yang pertama kali dulu… lebih ancur dari punyanya mas.

      Dari segi layout parah (saya nol putul). Dari segi artikel pun kurang berbobot. Andai materi berbobot saya menyajikannya payah.

      Makanya ada artikel di blog ini yg merupakan rePOST (artikel lama yg saya olah lagi menjadi lebih baik).

      YG penting untuk awal konsisten posting artikel yg bermanfaat aja.

      Semangat Pak! saya suka

  • Met Malam Mas,
    Artikel yang menarik mas, sungguh saya merasa jadi punya sedikit uneg uneg, apa yang saya tulis di blog itu bisa di bilang 80% pengalaman hidup dan kerja di retail walau ada seberapa persen dari buku yang saya baca atau dari kisah (cerita) dari seorang teman, apakah itu berarti tidak ori mas, ya padahal hampirlah cerita itu dari hidup saya walau kadang saya samarkan, siapa sangka mas dulu saya hanya seorang tukang aspal jalan di Klaten, sekarang menjadi SMT (Sales Manager Training) di sebuah retail No 1 di Indonesia (Mas bukan bermaksud sombong ya) jadi kaya mimpi, sebenarnya saya pingin menulis pengalaman saya dari waktu lulus SMEA Akuntansi, berikut Motivasi saya hingga bisa seperti ini, Mas Maaf Jadi kepanjangan deh he…he…sukses teruuuuus Mas Arief

    1. @Muklis, justru itu mas. Kalau memang benar jalan hidup mas seperti itu, maka akan sangat menginspirasi sekali.

      Bahkan peluang blog mas menjadi lebih populer dari blog ini besar sekali mas, mengingat pengalaman hidup saya masih tidak ada apa-apanya dibandingkan mas Muklis.

      Terima kasih masih setia berkunjung kesini.
      :nyembah:

  • senang sekali nih bisa lgi masuk blog mas Arief setelah sekian lama. :-)
    yups..yg mas tulis memang benar, isi dari sebuah blog harus berasal dari kemampuan kita sendiri walaupun sumber inspirasi dari berbagai tempat, jika tidak akan terasa bingung harus diapakan blog yg kita bangun, karena kita tdk sepenuhnya merasa suka terhadap apa yg ditulis nya.

    tapi sepertinya ada satu kendala bagi yang baru mulai, yaitu terkadang sebagian pemula merasa bingung karena terbawa arus informasi yang jauh diatas pemikiran mereka, yg akhirnya tidak bisa dicerna dengan baik.

    Saya menulis di blog baru 1 bulan, yg sya rasakan sebagai pemula harus memulai dari hal2 mendasar supaya tidak memaksakan terhadap apa yg tidak diketahui.
    Sambil mencermati semua kejadian yg terjadi di dunia ngeblog, supaya bisa menjadikan inspirasi dan menambah ilmu, termasuk bagi sya yg sangat sangat terinspirasi dengan tulisan2 mas.

    Bijaksana menyikapi kesuksesan orang lain, Tetap Semangat Dan Terus Maju.

    1. @Irwan M Santika, wow… memangnya ada trouble sistem di blog saya ya mas… sampai ngga bisa masuk. Ntar aku cek lagi deh.

      Saya juga pernah merasakan jadi blogger pemula mas, tahu betul apa yang mas rasakan saat ini. Yg saya percaya saat itu adalah…

      Keep posting dan berikan yang bermanfaat bagi pengunjung… Suatu saat blog ini akan setenar JS.com hehehe

  • @muklis, sebelumnya ma’af nih mas arief sya duluan jawab atas komen mas mukhlis, he hee.

    mas mukhlis, semua ilmu yg didapat pasti berasal dari luar mas, dri buku, dari cerita org, dari guru dll. termasuk dri pengalaman hidup diri sendiri maupun org lain. org yg sdh ahli pun pasti ilmunya dari faktor2 di atas mas.sangat tdk mungkin kan jika seseorang menjadi tau akan segala hal dri pas pertama dilahirkan,he hee. pasti akan mengalami proses mencerna dan mengamati terlebih dahulu lau kemudian menjadi tau.

    Klo menurut sya sah2 saja kita nulis berdasarkan faktor2 diatas, asal jangan menjiplak dan copy paste,mas arief pun sdh terangkan diatas tentang copy paste, jika ada persama’an tentu wajar karena pemikiran manusia sangat banyak jumlahnya, maka pasti terjadi sistem acak.
    Tpi yg jelas apabila apa yg kita tulisakn berdasarkan pemahaman,bukan copy paste. pasti akan ada bedanya dgn org lain mas, silahkan mas arief menambahkan, he hee.

    1. @Irwan M Santika, gpp mas. Mas mau bantu saya merespon koment2 disini saya juga terima kasih.

      soal copy paste mendingan jangan deh. Ide boleh sama, tapi silahkan diolah dengan pikiran dan kata-kata sendiri. Sehingga orisinilitas tulisan terjaga.

      Kalau kesamaan ide, itu udah ngga terelakkan kok. Tinggal gimana cara kita menyajikannya.

    1. @tri agung, bener mas. Kejujuran adalah mutlak dalam bisnis. Sebagaimana Rasulullah yg selalu jujur dan bisnisnya tidak pernah rugi sepanjang zaman.

    1. @Health, iya mas. Percuma mas punya produk bagus, tapi orang ngga kenal dan ngga percaya sama mas.

      Selamat datang di blog motivasi arief. Silahkan submit emailnya di form kosong yang telah disediakan jika ingin berlangganan info terbaru blog ini!

      :nyembah:

  • Mantap artikelnya..! memang mas Arief ini cocok untuk saya jadikan referensi karena blog kita sama alirannya…

    Betul mas…dalam menulis artikel, saya juga menggunakan referensi dari berbagai buku tentang motivasi sebagai acuan…tapi bukan copas melainkan ditiru menggunakan pemikiran saya sendiri. Saya ingin fokus di bidang ini karena saya sendiri sangat menyukai bidang motivasi terutama motivasi kehidupan dan bisnis, ya…mempraktekkan pemikiran sendiri sambil belajar karena saya juga hobi baca seperti mas…jadi sekalian menuangkan pemikiran sendiri mengenai apa yang saya pelajari dari pemikiran saya.

    Pengembangan diri mengenai motivasi merupakan hal yang menarik minat saya. Jadi mohon kesediaan mas untuk membimbing sekalian bertukar pikiran dengan saya..

    Silahkan mampir di blog saya mas dan berikan masukkan untuk lebih meningkatkan kualitas dari konten yang saya tulis maupun dari blog untuk mendukung kelancaran bisnis..karena mas Arief juga termasuk sukses dalam bisnisnya nih…

    Wah..ngga terasa terlalu panjang lebar nih…

    Salam Sukses..

    1. @Handoko Tantra, wah bagus deh… makin banyak neeh motivator di negeri ini.

      Mudah-mudahan bisa menggugah banyak orang untuk lebih sukses lagi.

  • Pertama, terima kasih linknya mas..
    Kedua, saya mau menggarisbawahi bahwa saya membuat blog dan menulis artikel tentang bisnis karena saya suka, untuk masalah menguasai atau tidak tentang bisnis internet, saya masih jauh dan masih banyak yang kurang. Semakin belajar dan praktek rasanya semakin banyak yang nggak ngerti.. Mudah2 an tetap semangat.

    1. @zams, memang benar yang dikatakan mas zams. Mengerjakan sesuatu dengan hati akan membuahkan hasil yang maksimal.
      Kalo menurut saya sih tulisan mas zams tentang SEO banyak banget membantu, mungkin karena mas zams suka ya..

      -salam sucses-

    2. @zams, sepakat mas. Kerjakan yang kita sukai… maka otomatis kita akan berusaha mendalaminya dan pada akhirnya bisa menyuguhkan sesuatu yang berkualitas.

  • Halo Mas Arief, tema yang sangat menarik.

    Saya hanya ingin menambahkan sedikit saja apa yang sudah Mas sampaikan yaitu “saya tidak memaksakan diri untuk menulis apa yang tidak saya pahami dan yakin betul.”
    Saya sangat setuju dan saya pikir inilah salah kunci kesuksesan sebuah blog : Menulis apa yang kita sukai/cintai.
    Banyak sekali rintangan dalam membangun kredibilitas sebuah blog. Jika kita tidak mencintai apa yang kita lakukan, biasanya kita mudah menyerah di tengah jalan.
    Hal ini banyak dijumpai oleh orang-orang yang membuat blognya berdasarkan keyword yang harganya ‘mahal’, bukan berdasarkan minat/hobinya.

    Terima kasih atas sharingnya Mas Arif.

    Salam sukses luar biasa.

    1. @Arswino Sonata, terima kasih juga mas Arswin… semoga kedepan kita bisa sama-sama konsisten mengelola blog dan sukses mengusung misi personal brand…

    1. @toufan, saya juga senang kenal dengan Anda.

      Silahkan submit emailnya bila memang merasa blog ini bermanfaat. Jadi ada artikel baru bisa saya infokan via email.

    1. @munawar am, padahal saya liat mas udah populer tuh. PRnya aja bagus, berarti penempatan personal brandnya oke.

  • Pingback: Efektivitas Personal Brand Building Dengan Blog (2) | ARIEF MAULANA .com
  • saya jadi malu cz masih suka copy paste cz masih newbie… tapi insya allah q bakal belajar terus biar bisa nulis sendiri…:hiks::hiks:

  • Mas, gimana caranya :
    – Ada tanda tangan di blog
    – pengaturan halaman, judul-judul (topik yang diatas )

    Saya belum punya blog

    1. @rio, terima kasih kunjungannya mas Rio.

      Untuk tanda tangan, saya lupa di situs mana membuatnya. Dulu setelah buat saya save gambarnya dan simpan dalam hardisk.

      Ketika menulis artikel ya saya load aja gambar ttd dari hardisk tersebut.

      Pengaturan yang bebas seperti di blog ini, hanya bisa dilakukan untuk blog dengan platform wordpress. Bila memang mas berkenan untuk mendalami wordpress, saya sarankan untuk memiliki Panduan di :

      http://www.BlogBisnisInternet.co.cc

      Disana mas akan diajarkan how to make blog yang profesional + bisa menghasilkan uang.

      Disamping itu, dengan video 14 hari action, dalam 14 hari (selama mas konsisten mengikuti apa yang ada di video), mas akan punya blog yg prof + berpotensi menghasilkan duit.

      Salam Sukses

  • Benar sekali. Be yourself, itulah kunci utama untuk bisa sukses melakukan apapun di dunia ini. Thanks untuk sharing ilmunya, Bro.

  • “Mas Arief,.. Gimana sih caranya untuk ‘membranding’ diri? apa harus punya blog dan sering buat artikel ??? atau bisa cukup coment2”

    mashengky, bisa membranding diri dengan comment2nya, ya ngga mashengky? :hehe:

  • Pingback: Rahasia Bisnis Rasulullah (1) | ARIEF MAULANA - The Next Success Leader
  • Pingback: Tidak Ada Yang Gratis | ARIEF MAULANA | Success Is The Way Of My Life
  • Pingback: 6 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Anda Melaunching Blog « Meganet Blog
  • MAS ARIEF BARU JUMPA NIH SEBAB SAYA KELUAR KOTA 10 HARI TAK BAWA LAPTOP SEBAB ACARA PADAT JADI TAK SEMPAT DAN 2 HARI TERACHIR BARU SAYA DENGAR MAS LAGI BENAHI MANAGEMENT DAN MESTI DAFTAR LAGI GITUUUU?????

    1. @lianawati Natawijaya, udah beres kok mbak. tadinya iya berbenah database subscriber.

      Sekarang tinggal benahin sistem blog aja.

  • Pingback: Nasib Bisnis Affiliasi-ku Kini ^..^ – Sundagasik.com
  • Pingback: Membangun Pengakuan Nama Anda « Ruang Freelance
  • Pingback: Nasib Bisnis Affiliasi-ku Kini ^..^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,416 bad guys.