Oleh : Arief Maulana

Screen Shot Rekening

Pertama kali, saya mau ngucapin salut sama salah satu blogger muda Indonesia, Arief Rizky. Eits, bukan karena namanya sama-sama Arief loh, tapi karena dia benar-benar berusaha menjadi blogger yang konsisten untuk terus ngeblog dan memberikan informasi yang terbaik. Saya sendiri awalnya kaget saat mengetahui kalau Arief ternyata masih SMP.

Nah, pagi ini saya menerima email di blackberry yang berisi feed dari Arief. Artikelnya cukup menggelitik, yakni soal Tips Membedakan Bukti Rekening Palsu dan Asli. Artikel ini selain menginspirasi tulisan yang sedang Anda baca saat ini, juga mengingatkan saya pada artikel Mas Lutvi Avandi yang juga pernah mengupas soal kenapa beliau ngga pake screen shot rekening. Hanya saja saya lupa link artikelnya. Kalau ada yang tahu (mungkin Mas Lutvi mengontak) saya akan update.

Back to Arief. Di artikel tersebut, dia nyebutin kalau ada tools yang bisa digunakan untuk membuat bukti screen shot rekening otomatis. Ngga peduli Anda punya rekening BCA atau ngga, tinggal input sedikit data saja udah jadi hanya kurang dalam 1 menit. Silahkan coba sendiri di http://mutasi.sanjiscripts.com. Jadi, jangan langsung percaya sama screen shot yang dipaparkan.  

Masih soal screen shot ini juga, saya jadi inget screen shot bukti rekening yang saya pasang di dalam ebook TSIS (The Simple Internet Selling). Rekening BCA? Bukan, rekening Mandiri. Lantas apa bedanya? Bedanya, screen shot saya sangat classic dan jadul. Dibuat dengan metode orang gaptek. Waktu itu saya belum punya rekening BCA dan belum mengerti apa itu mobile banking / internet banking.

Saya membuatnya dengan memindai (scan) buku rekening Mandiri saya + print out rekening koran yang sempat saya mintakan ke customer service bank Mandiri. Belum liat? Itu yang saya pakai sebagai gambar artikel ini. Ulasan analisanya sudah saya jelaskan detil di TSIS.

Kemudian, selang beberapa lama saya menjalan bisnis internet selling pernah ada yang menanyakan soal screen shot bukti rekening pendapatan saya. Kenapa kok saya ngga memajang bukti itu seperti pebisnis yang lainnya.

Jawaban saya adalah karena rekening saya tidak bertambah secara konstan dan seringkali terjadi transaksi keluar masuk. Pertama, dari produk yang saya pasarkan saja beragam. Tentu nanti yang terlihat tidak 100ribu semua atau 50ribu semua. Bervariasi alias ngga monoton. Dan saya seorang affiliate marketer, bukan pemilik produk.

Disamping itu, karena sering keluar masuk (biasa saya pakai beli buku, minjemin duit ke temen, dll) yang ada saldo berkurang bertambah, berkurang bertambah, pokoknya keliatan ngga jelas. Jadi kalau saya tampilkan pasti bakal jelek sekali screen shotnya, hahaha…

Kalau tidak salah ini juga menjadi alasan Mas Lutvi tidak memaparkan bukti screen shot rekeningnya. Entah dengan Mas Cosa Aranda dan Mbak Dini Shanti yang notabene IM top namun di sales letter produknya tidak pernah memajang screen shot.

Tentu akan timbul pertanyaan, kalau ngga pake screen shot bagaimana meyakinkan pembeli yang baru datang? Saya hanya bisa menjawab “BRANDING”, mungkin ada IM senior yang mau menambahkan. Ketika seseorang sudah memiliki branding yang kuat dan komunitas yang oke, maka sama artinya kepercayaan publik sudah ada di tangannya. Itu menjadi modal tanpa harus susah payah menggunakan bukti rekening. How to branding? Pakai saja blog. Sudah banyak buktinya blog berhasil membangun branding image dari admin / penulisnya. Dan ini juga saya ulas di artikel blogging for branding.

And the last question, “Menurut Anda, masih perlukah kita menggunakan screen shot mutasi rekening untuk menjual produk?”. Saya tunggu jawaban Anda di kolom komentar.

Salam Sukses,
arief maulana
space

Screen Shot Mutasi Rekening, Masih Perlukah?
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

205 thoughts on “Screen Shot Mutasi Rekening, Masih Perlukah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,556 bad guys.