Oleh : Arief Maulana

Satpam
Satpam

Kemarin siang saya pergi ke galeri Indosat di sidoarjo. Biasalah beli voucher fisik untuk mengisi Indosat M2, salah satu senjata saya berbisnis online dari rumah di samping gadget blackberry untuk kepentingan mobile online yang mendesak.

Antrian cukup penuh dan sepertinya cukup banyak keluhan hari itu. Yah, saya mesti bersabar sedikit meski sekedar untuk beli voucher fisik aja. Kalau di luar mahal sih, karena sekarang kan zamannya pake voucher elektrik. Sayangnya kok dari penjelasan customer servicenya IM2 masih belum bisa diisikan via elektrik. Kalaupun ada yang bisa, faktanya (kata CS) mesti pake kode yang ada di voucher fisik.

Waktu saya datang sih biasa aja. Satpamnya belum nongol, masih di toilet sepertinya. Karena kalau dia ada, biasanya untuk beli voucher elektrik ngga perlu sampai ke meja customer service. Cukup tunggu bentar, ntar si satpam ini yang ambilin. Kita tinggal bayar ke dia. Berhubung dia ngga ada, terpaksa ikut antrian.

Selang saya lagi nunggu antrian, eh si satpam muncul. Pengen sih langsung minta ke dia, cuma berhubung udah pegang no antrian ya sudah lah. Lagian saya juga kebetulan emang lagi asik dengan chatting dan twitteran (alesan sebenernya).

Di sela-sela saya nunggu, ada seorang customer datang. Bapak-bapak yang dari seragamnya sepertinya seorang marinir. Sebelum ambil no antrian, si satpam bertanya. Saya tidak tahu pasti percakapan meraka lantaran tempat saya duduk dengan posisi si satpam agak jauh juga. Tapi saya mengamati dengan cermat, seperti saya mengamati Ko Adi yang dulu itu.

Nah, tiba-tiba si satpam meminta membuka HP si customer tadi tadi. Dia entah seperti membetulkan apa itu di dalamnya (lepas baterai). Kemudian SIM Card dipasang, baterai dipasang, dan HP dinyalakan. Selang agak lama, si satpam nampak sedang menyetting HP milik customer itu. And… selesai sudah masalah si customer.

Wah ternyata disini satpam juga dibekali sedikit masalah teknis. Sehingga masalah yang tidak perlu sampai ke tangan si customer service. Otomatis, selain meringankan pekerjaan CS dengan adanya satpam ini, tentu efektifitas layanan Indosat sendiri bisa ditingkatkan. Makin banyak customer terlayani.

Dan ini juga mengingatkan saya sama postingannya mas Candra  (yang sekarang lagi getolnya ngurusin bisnis hosting di kunci host) “Belajar Melayani Pelanggan, Bisa Dari Satpam Bank”. Anda bisa baca juga.

Ini sharing aja lah, semacam market insight versi artikel dari saya. Kalau Mas Tuhu Nugraha kan versi 140 karakter twitter. Siapa tahu aja menginspirasi Anda kalau ntar punya bisnis besar sampai punya satpam, hahaha… Semoga bermanfaat.

Update Artikel : Setelah cross check lagi ke beberapa temen (salah satunya Maksum Priangga), ternyata emang bisa via elektrik. Mungkin saya coba bulan depan, meski artinya jarang dah ketemuan lagi sama mbak-mbak CSnya yang ada di Galeri Indosat Sidoarjo. Hahaha…

Salam Sukses,
arief maulana
space

Satpam Galeri Indosat Sidoarjo
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                     

87 thoughts on “Satpam Galeri Indosat Sidoarjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,416 bad guys.