Salah Kaprah Cash Flow Quadrant

Cash Flow Quadrant, Teori Cash Flow Quadrant, Ringkasan Buku The Cashflow Quadrant, Gambar Cash Flow Quadrant

Cash Flow Quadrant, Teori Cash Flow Quadrant, Ringkasan Buku The Cashflow Quadrant, Gambar Cash Flow Quadrant. (Pic Source: Twitter.com)

Seperti yang selalu saya percaya, ilmu lanjutan selalu muncul pada sesi diskusi di luar sesi kelas. Begitu pula dengan pada saat saya mengikuti workshop Mind Technology Mastery for Business yang dibawakan oleh Ki Jendral Nasution. Kali ini bahasa “diskusi nyeleneh” kami adalah tentang Cash Flow Quadrant.

Saya mengenal konsep Cash Flow Quadrant pertama kali 2006, saat masih aktif menjadi distributor di salah satu perusahaan MLM. Konsep ini dipopulerkan dan ditulis oleh Robert T. Kiyosaki dalam sebuah buku yang berjudul Cash Flow Quadrant.

Intinya buku tersebut bercerita tentang 4 cara orang menghasilkan uang yaitu sebagai Karyawan (E), Pekerja Profesonal (S), Pemilik Bisnis (B) dan Investor (I). Kata Om Kiyosaki, orang-orang kaya selalu berada di kuadran B atau I. Puncaknya ada di pada kuadran I (Investor), dimana uang bekerja menghasilkan uang lagi untuk kita. Jadi goal utamanya adalah “BAGAIMANA MENJADI SEORANG INVESTOR”.

Dalam hal ini, ada pemahaman saya yang berubah. 

Pemahaman Lama

Pemahaman lama yang saya miliki (dan sebagian besar orang lainnya), 4 kuadran tersebut harus dipilih salah satu. Tidak bisa dikerjakan semuanya secara paralel. Sehingga bagi Anda yang masih bekerja sebagai karyawan, untuk menjadi investor Anda harus menyeberangi 2 kuadran dulu, yaitu kuadran S (Self Employee) dan B (Business Owner) dalam rangka mengumpulkan modal untuk investasi. Kurang lebih peta perjalanannya seperti pada gambar di bawah ini:

Konsep Cash Flow Quadrant, Konsep Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki, Cash Flow Quadrant Dalam Kewirausahaan, Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki

Konsep Cash Flow Quadrant, Konsep Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki, Cash Flow Quadrant Dalam Kewirausahaan, Cashflow Quadrant Robert T Kiyosaki. (Pic Source: arntobsidian.wordpress.com)

Pemahaman Baru

Dari hasil diskusi materi MTM For Business dan juga sharing rekan-rekan peserta lainnya, sampailah pada kesimpulan bahwa 4 kuadran ini tidak harus dipilih salah satu atau dijalani secara berurutan. Jika sumber daya memadai, sangat bisa ke-4 kuadran ini dijalankan bersamaan alias paralel.

Misalkan Anda bekerja di sebuah perusahaan bidang konstruksi sebagai karyawan. Maka dalam hal ini Anda berada di kuadran E.

Kemudian selain bekerja sebagai karyawan, Anda juga membuka semacam jasa konsultasi terkait bidang tempat Anda bekerja sekarang ini. Konsultan profesional artinya kita bekerja untuk diri kita sendiri, tidak ikut orang lain. Dengan kata lain, Anda juga berada di kuadran S.

Apakah memungkinkan kuadran E dan S sekaligus dalam satu waktu, sangat mungkin jika Anda memiliki keahlian atau ekspertise yang spesifik. Entah itu hasil pendidikan yang dibiayai oleh perusahaan atau pun swadaya Anda sendiri dalam rangka mengembangkan kapasitas diri.

Selain itu, ternyata sambil bekerja sebagai karyawan dan konsultan, Anda juga mulai merintis bisnis. Membangun sistem dan merekrut karyawan untuk menjalankan bisnis tersebut, sehingga Anda tidak perlu terlalu ikut campur urusan teknis di dalamnya. Maka dalam hal ini, selain berada di kuadran E dan S, Anda juga berada di kuadran B.

Terakhir, sambil berjalan beberapa kelebihan pendapatan dari ketiga kuadran ini Anda sisihkan untuk mulai berinvestasi. Tidak harus investasi skala besar sampai ratusan juta atau milyaran. Belasan hingga puluhan juta bisa menjadi awal untuk belajar. Di sini, Anda sudah masuk di kuadran I.

Ternyata, 4 kuadran ini bisa banget dijalankan secara bersamaan. Tentunya dengan mengukur kapasitas otak, tenaga, waktu dan uang kita.

Saya pribadi, saat menuliskan ini sudah berada di 3 kuadran (kuadran E, S dan I) walaupun yang S dan I belum benar-benar stabil seperti E. Tinggal kuadran B yang belum. Makanya ikutan kelas MTM for Business salah satunya adalah pembekalan ilmu, untuk mengupgrade “data” sekaligus mendesain model bisnis beserta strateginya.

Bagaimana dengan Anda, sudah punya penghasilan dari kuadran apa saja?

Salam,
Arief Maulana
Trainer Internet Marketing
Rektor Riset – Universitas Riset Online

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 472,356 bad guys.