Review : Nasi Goreng Cinta
Oleh : Arief Maulana
Nasi Goreng Cinta
Awal saya mendengar konsepnya, sedikit kaget juga. Pasalnya Nasi Goreng Cinta adalah bisnis frenchise nasi goreng, namun foundernya membalut dalam menggunakan strategi affiliate marketing untuk memasarkan lisensi frenchisenya.
Karena jenis produknya sedikit berbeda dan ada semacam penggabungan konsep frenchise dalam affiliate marketing, akhirnya saya putuskan untuk melihat seperti apa produk-produk yang ditawarkan di dalam website utama NasiGorengCinta.com itu sendiri. Saya coba kupas sekilas disini.
Produk utama dalam website itu pada dasarnya adalah bertemakan “Bagaimana Mengumpulkan Modal” yang nantinya bisa digunakan untuk membeli Lisensi Frenchise Nasi Goreng Cinta ini sendiri. Jadi harga Rp.200.000,- itu harga panduan bagaimana Anda bisa mengumpulkan modal, bukan harga lisensi Frenchisenya. Harga Frenchisenya sih 30 Juta.
Bagian pertama ebook, seperti lainnya, mengupas soal bagaimana meletakkan mindset pada tempatnya. Kita akan disuguhi berbagai teori tentang bagaimana mengelola pikiran, hingga memanfaatkannya untuk membantu kesuksesan kita.
Bagian kedua, kita akan dipandu bagaimana Mendapatkan Pinjaman Tanpa Bunga dan Memulai Usaha Tanpa Modal. Kunci utamanya adalah dengan menggunakan credit card (CC). Saya tadinya juga agak-agak gimana melihat strateginya. Apalagi karena saya sendiri tidak dan malas menggunakan CC. Tapi kalau Anda cukup berani bermain dengan 5 CC, maka ikuti saja langkah demi langkah yang ada di ebook ini. Maka Anda akan mendapatkan 30 juta cash dari 5 CC tersebut.
Tentu saja, 30 juta cash ini lantas dioptimalkan sebagai modal untuk usaha Frenschise Nasi Goreng Cinta. Sehingga pengembalian hutang dari CC tadi juga terbackup lewat keuntungan usaha nasi goreng tersebut. Penulis juga menyertakan detil perhitungan strategi pengembalian modal 30 juta yang diperoleh dari 5 CC ini. Oh ya, cara mendapatkan CC dengan mudah pun diberikan trik dan rahasianya. Termasuk kalau Anda cuma berani mengambil 1 CC aja.

nasi goreng cinta
Bagian ketiga, masuk ke bagian affiliate marketing + strategi beriklan di adword dan facebook dengan credit card yang sudah Anda dapatkan lewat mempraktekkan yang ada di bagian kedua.
Bagian keempat, properti. Disini penulis mengupas masalah teknik dan strategi berbisnis properti tanpa modal. Beberapa strategi yang dibeberkan juga pernah saya dapatkan di seminar properti gratis (preview) di Gramedia Expo Surabaya dulu.
Bagian kelima, masalah pemasaran. Penulis memaparkan bagaimana strategi pemasaran secara offline untuk bisnis apapun. Jadi pokok bahasannya lebih condong ke arah bisnis offlinenya ketimbang online. Jadi kalau Anda mengharapkan kaya dari bisnis online, bukan itu inti dari ebook ini melainkan kaya dari bisnis offline.
Itu isi ebooknya. Fokus sebenarnya justru ada di frenchisenya ini. Ebook tersebut hanya membantu mengarahkan kita bagaimana bisa membeli lisensi frenchise Nasi Goreng Cinta itu sendiri.
Untuk form pendaftarannya, linknya diberikan di halaman utama. Itu jika Anda mau langsung membeli frenchisenya. Tapi tunggu dulu, kemarin waktu saya kontak lagi pihak Admin untuk menanyakan sistem frenchisenya (pra-review) mereka mengatakan bahwa kalau kita menyertakan ID pada saat mendaftar, maka mendapatkan potongan 10% (Rp.3.000.000,-). ID apa? ID yang didapat jika Anda sudah membeli ebooknya yang seharga Rp.200.000,-.

Nasi Goreng Cinta
Untuk para reseller juga disediakan 2 bonus. 50% harga produk ebooknya setiap penjualan dan Rp.500.000,- khusus untuk penjualan lisensi frenchisenya.
Saya kira itu review singkat mengenai bisnis Nasi Goreng Cinta ini. Selengkapnya bisa Anda tanyakan langsung pada admin atau tim frenchise Nasi Goreng Cinta di NasiGorengCinta.com. Semoga berguna.



Perpaduan promosi online dan offline menghasilkan kekuatan marketing dahsyat. Tidak banyak yang berani melakukan langkah inovatif seperti ini. Bahkan Doremi Pizza yang sudah 5 tahun malang melintang di kategori Franchise Lokal masih berkutat dengan pengembangan SDM dan peningkatan mutu produk.
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 7:34 am
@Agus Siswoyo, mungkin ini gebrakan mereka mas. Tentu dengan resiko masing-masing.
Tapi saya kira tiap usaha ada masanya, mulai dari baru tumbuh hingga berkembang dengan matang dan menguasai pasar. Meski semua itu butuh waktu.
ismail Reply:
April 24th, 2010 at 11:39 am
@arief maulana, saya setuju dengan pendapat mas arief,
tidak semua bisnis itu akan sukses abadi seperti layaknya kita (manusia) kadang ada di atas kadang di bawah,
jadi apapun bisnisnya baik online/offline atau gabungan antara keduanya harus siap dengan resiko masing2.
iya kan mas arief?
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:05 pm
@ismail, itulah kenapa dinamisasi bisnis perlu. Inovasi dan kreatifitas untuk menghadapi perubahan kondisi lingkungan, baik pesaing maupun market.
Agus Siswoyo Reply:
April 24th, 2010 at 8:51 pm
@arief maulana, Bila pihak-pihak yang terkait (tim marketing, produksi, distribusi dan manajemen accounting) telah tertata dalam sistem yang paten dan teruji tangguh, saya pikir nggak masalah.
Namun masih perlu waktu untuk membuktikan kapabilitas brand lokal bukan sekedar menawarkan ‘merk’ tapi juga kerjasama yang berimbang dan saling menguntungkan. Jangan sampai franchisee merasa jadi sapi perahan bagi franchisor.
bundapreneur Reply:
April 24th, 2010 at 1:30 pm
@Agus Siswoyo, boleh juga doremi pizza bikin seperti ini
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:07 pm
@bundapreneur, bisnisnya bunda kapan diginiin juga


Suarakelana Reply:
April 25th, 2010 at 1:25 am
@Agus Siswoyo, saya kira bisnis franchisenya mah biasa aja mas. Cuma peminat diberi ilmu cara mencari modalnya dan itu pun sudah banyak diseminarkan secara terpisah. Yg menarik adalah ide meramu semua itu utk mendorong pemasaran.
hmm enak nih kayaknya nasi gorengnya

arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 7:28 am
@Ahmad IM-bisnis, ngga tau juga sih. belum pernah makan. Klo doremi pizzanya mas agus siswoyo enak


Agus Siswoyo Reply:
April 24th, 2010 at 8:53 pm
@arief maulana, ah,lebay deh…

Sugiana Hadisuwarto Reply:
April 24th, 2010 at 1:53 pm
@Ahmad IM-bisnis : penuh cinta lagi…
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:09 pm
@Sugiana Hadisuwarto, cucok untuk malam mingguan. pasti lareeeesss…


hm… Nasi goreng cinta 101% rasa istimewa. Pasti dah nyoba, betul ya mas 101%…?
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:10 pm
@resellerbisnis, belum pernah nyoba mas. Aku kan disini sebagai reviewer dari sisi ebooknya. Bukan nasi gorengnya. Bisa tanya ke adminnya aja


keren! prospek kedepannya gimana ya?
ismail Reply:
April 24th, 2010 at 11:42 am
@Nisye, dengan inofasi gabungan online & offline akan mampu menghasilkan dooble profit. tentunya harus disertai dengan pengawasan pasar yang ketat.
siap2 saya kenaaa
Nisye Reply:
April 24th, 2010 at 2:50 pm
@ismail, yang namanya bisnis makanan, tetep harus rasa yang utama, bukan begitu begitu bukan?
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:12 pm
@Nisye, udah tak jawab yah dibawah


Nasi Goreng Cinta Reply:
April 24th, 2010 at 3:58 pm
@Nisye, Masalah “Rasa” Tidak perlu di ragukan lagi, karena kita sudah banyak try and error, dan semua konsumen merasa puas dengan rasa cita! :)
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:12 pm
@Nisye, mari kita tanya ke Mas Agus Siswoyo. Dia kan bagian analisa sistem frenchise.
Kalau soal rasa, kadang-kadang ngga dominan juga sih. For example, aku pernah nemu ada burger yg lebih enak dari McD.
Tapi ngga berkembang sehebat McD. Sistemnya lah yang berperan.


Nisye Reply:
April 24th, 2010 at 3:22 pm
@arief maulana, ah ya. bener juga.
Sangat berani, hanya sebagian orang yang mau melakukan itu, maksudnya konsep 5 CC. Mengenai penggunaan CC untuk dapat modal sebenarnya pernah saya nonton waktu itu di metro TV dan baca buku (lupa judulnya), tapi sampai sekarang kurang berani untuk melakukannya.
Nasi Goreng Cinta Reply:
April 24th, 2010 at 10:16 am
@ago, Bagi kita “haram” hukumnya menggunakan CC untuk keperluan konsumtif, dan menggunakan CC hanya buat modal usaha, namun harus lihat2 dulu prospek usahanya. Produk Waralaba biasanya sudah terbukti sukses, dan usaha tersebutlah yang menjadi proritas utama untuk membuka usaha pada awalnya. Namun setelah mahir nanti, Member juga bisa menggunakan CC untuk keperluan yg lebih menguntungkan spt beli properti dsb… Inti sebenarnya kami mengajak member untuk mengasah “insting pengusaha” yang dimulai dari produk yang sudah memiliki sistem yang baik.
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:19 pm
@ago, makanya ada kuncinya mas. Gimana supaya bisa tambal sulam CC shingga ngga sampe kejerat.
Cuma yaitu begitu dana udah dapet kudu langsung dipake sesuai tujuan. Dan perjuangan awalnya adalah untuk mendapatkan 5 cc itu.
Benar2 ide gila…
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:20 pm
@ADAbisnis.com, hanya untuk yang berani…
pake satu cc aja pusing gimana pake lima ya

Terobosannya menarik dan berani, emang setiap usaha ada resikonya, tapi klo sudah cek and ricek dan merasa sanggup ya kenapa gak dicoba.
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:20 pm
@turisuna, makanya ada triknya mas.


berhutang dengan menggunakan bbrp CC memang perlu kemampuan dan kejelian mengatur keuangan,,,salah langkah malah jadi byk hutang…ibaratnya gali lobang tutup lobang
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:22 pm
@bundapreneur, sistemnya emang gali lobang tutup lubang. Makanya ada kunci di CC terakhir


Dari brand-nya aja sudah membuat orang tertarik, namanya unik dan menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi.
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:21 pm
@Sugiana Hadisuwarto, dan tentunya harus dijalankan sesuai brand… dengan penuh cinta
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:22 pm
@ALHIJR A., beli ebooknya yg harga 200ribu mas. Ada caranya ngumpulin 30 jeti. Pake CC


bang….pesen nasi gorangnya satu ga pake lama ya
pisss
arief maulana Reply:
April 24th, 2010 at 3:23 pm
@ismail, apaaa? pesen lisensi frenchisenya? Oke oke #pura2budeg
ismail Reply:
April 24th, 2010 at 6:42 pm
@arief maulana, boleh deh tapi cabenya dikit aja ya #ikutan pura2 budeg
ismail Reply:
April 24th, 2010 at 7:52 pm
@ismail, Wong #budeg kok berjamaah??>>>@@@@



ismail Reply:
April 24th, 2010 at 10:33 pm
@ismail, lho gw pesen nasi gorang bukan nasi gudeg….wah gmana neeehh #pelayannya budeg kali yeee


arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:23 am
@ismail,


ide cemerlang
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:23 am
@Jamal,
wah kalo naso gorengnya Q suka banget…hehehhe….

kalo ya lain..wah lom sempat suka….
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:23 am
@Kang Romly,


EDAANNNNNNNNNNNN….

kok bisa gitu ya idenya, mau jualan franchise promosinya gratis, ga sangka banget, makiun banyak orang gila deh, ga jaman bisnis pake cara biasa, harus gila kalau mau kaya dalam waktu yang lebih cepat
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:21 am
@Maksum Priangga, inget mas… cara gila jadi pengusaha



Segala yang bertema cinta selalui menjadi istimewa, palagi bumbunya pake cinta terus yang gorengnya juga orang yang penuh rasa cinta…yang review ini gimana ya ? hehehe
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:16 am
@Triagung.com, yg review penuh cinta mas. Cuma belum ketemu soulmatenya


Agus Siswoyo Reply:
April 26th, 2010 at 7:29 am
@arief maulana, foto profil mas Arief kok jadi aneh ya. Kesannya gimana gitu…

Saya kok miris baca reviewnya mas arif tentang nasi goreng tadi. Sebagai nyubi saya sama sekali gak bisa membayangkan cara ‘mencari modal’ sampek segitunya. Menurut mas Arif langkah-langkah seperti itu masuk akal gak buat starting para nyubi seperti saya ini? O ya, saya ucapkan terimakasih mas Arief telah mengunjungi blog saya. Percaya gak, Anda adalah orang pertama yang berkunjung setelah satu bulan blog saya publish. Harusnya saya kasih mas Arif penghargaan lho!
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:21 am
@jericho, sama Pak. Awalnya saya jg ngga kebayang sama sekali bagaimana caranya mengumpulkan modal hingga 30juta untuk membuka usaha nasi goreng tsb.
Sampai akhirnya saya baca ebooknya (harga 200rb) bagaimana cara mengumpulkan modal segitu dengan bantuan credit card.
langkah-langkahnya cukup detail. Tinggal 1 hal yang dibutuhkan KEBERANIAN. Saya rasa semua pengusaha tahu, untuk sukses mesti berani.
dalam hal ini kita bicara soal bisnis konvensional, bukan sekedar jualan ebook. jadi kalau ditanya masuk akal, saya jawab masuk akal.
bout kunjungan, saya selalu menghargai temen2 yg berkunjung kesini pak. Bakal satya kunjungi balik.
Saya tau kok gimana rasanya punya blog ga ada pengunnjungnya, bahkan sampai 2 bulanan pada saat awal ngeblog dulu
jericho Reply:
April 25th, 2010 at 12:49 pm
@arief maulana, @arief maulana, itu wacana yang bagus buat saya. Tapi untuk aspek keberanian saya kok masih gamang ya. Apalagi kalo nyangkut CC. Setahu saya fungsi CC yang bener kan gak gitu? Tapi mungkin saja saya yang terlalu katrok belum tau trik macam gitu.
kalau dilihat unsur2nya, rasanya bukan barang asing semua. Tapi begitu dicampur dan ditawarkan, rasanya menjadi aneh, mempesonakan dan memabukkan.
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:15 am
@Suarakelana, membuat ketagihan ngga ya?


ide kreatif dan inovatif, berapa lama ya menyusun skenario luar biasa seperti ini. harus punya nyali besar dan siap mengambil resiko yang besar pula.. itulah pebisnis sejati :D
arief maulana Reply:
April 25th, 2010 at 7:14 am
@LendraAndrian, ditunggu saja jawaban dari adminnya langsung. Hehehe… setahu saya selepas consumen membeli hak bisnis (frenchise) masih ada kontrol pengawasan mutu.
malah jadi laper bawaannya
bisnisnya, masih belum mudeng saia
kalau saya perhatikan disini, masyarakat kita sudah mulai pintar dan pada kreatif.
Semua itu tidak terlepas dari prinsip ATM (Amati Tiru Modifikasi)
Perlu dicoba nih nasi goreng cintanya. Makannya malam minggu aja bareng yayang tercinta.


setuju,, amati tiru modifikasi..
buat yg lebih bagus dari barang aslli klo bisa
butuh keberanian yg besar utk memulai…
arief maulana Reply:
April 29th, 2010 at 7:26 pm
@Cahaya, namanya juga bisnis konvensional. bukan seperti bisnis online mas.
Bedanya ama nasi goreng biasa apa ya?
perlu kehilangan 30 juta…
arief maulana Reply:
May 1st, 2010 at 1:55 am
Pertanyaannya seperti sama seperti ini mas, “Bedanya ayam kentucky biasa dengan KFC gimana?”. Atau bisa juga dengan “Bedanya burger biasa dengan burgernya McD?”
Bahkan pada suatu kasus saya pernah menemukan ada burger atau ayam kentucky yg lebih enak dari KFC atau McD. Tapi saya lihat malah ngga selaris KFC atau McD. Why? Sistem. Itu jawabannya.
wah..Branding juga bisa tuh, partnership dg penjual nasigoreng keliling (tuk-tuk)… ada stiker “klik bla-bla-bla” utk jadi pengusaha nasgor! hehe
arief maulana Reply:
May 9th, 2010 at 5:43 am
@pusatnya gratisan, bisa. Lha wong jangankan tukang nasi goreng, temen saya yg punya blog pribadi aja belain pasang stiker alamat blognya.
wah… ide bagus tuh… :sip:
arief maulana Reply:
May 8th, 2011 at 11:25 am
@Crocs, mau beli frenchisenya bro? :p
saya ngeri kalo udah main cc…
recipe book recently posted..Easy Family Camping Recipes and Camping Guide
arief maulana Reply:
October 11th, 2011 at 6:24 am
@Recipe Book, itu sih gimana kita ngaturnya aja