Oleh : Arief Maulana

Think Dinar!
Think Dinar!

“Percayakah? Biaya haji turun setiap tahun. Biaya semakin murah. Biaya hidup semakin rendah. Jika Anda berpikir Dinar!”

Itulah tagline di cover buku Think Dinar! yang membuat saya tertarik untuk membelinya. Sudah lama sebenarnya saya mengenal konsep emas, hanya saja saya ingin tahu bagaimana dari sudut pandang dinar emas. Buku ini ditulis oleh Endy J. Kurniawan. Seorang pakar di bidang emas yang juga lumayan aktif di social media twitter untuk menjawab pertanyaan dari teman-teman, baik itu tentang Dinar Emas ataupun emas logam mulia pada umumnya.

Di bagian awal buku, Endy bercerita bagaimana jebakan sistem kapitalis dalam perekonomian telah menjerumuskan kita pada kondisi yang sangat tidak adil. Anda akan disuguhkan beberapa fakta yang mungkin selama ini belum Anda ketahui. Beberapa di antaranya :

  • mitos dan fakta tentang menabung
  • mitos dan fakta tentang nilai mata uang
  • mitos dan fakta tentang uang sebagai alat tukar
  • mitos dan fakta tentang uang dan kemakmuran rakyat

Disini Anda akan melihat bagaimana sebenarnya kita amat sangat dirugikan ketika menabung. Tingkat inflasi pertahun rata-rata 10%, sementara bunga bank rata-rata 5%. Belum lagi potongan-potongan yang dilakukan oleh pihak bank, entah itu pajak ataupun biaya administrasi.

Kalau Anda memiliki pendapatan yang sifatnya tetap atau naiknya sedikit, maka bisa dipastikan di saat pensiun nanti tabungan Anda tidak akan bisa membiayai kehidupan Anda dikarenakan tergerus oleh inflasi. Lain halnya ketika tabungan kita adalah dalam bentuk emas, dimana  setiap tahunnya ada kenaikan rata-rata sebesar 25%. Lihat, ini mengalahkan nilai inflasi.

emas logam mulia
emas logam mulia

Selain itu, Anda akan disuguhkan model perhitungan bagaimana dengan konsep Dinar Emas, biaya-biaya seperti : biaya haji yang makin turun dari tahun ke tahun, biaya pendidikan juga semakin murah, biaya hidup semakin ringan dan tabungan pensiun yang akan mencukupi Anda di hari tua nanti.

Setelah disuguhkan beberapa fakta untuk membuka paradigma berpikir Anda, maka selanjutnya barulah masuk ke materi tentang Dinar Emas. Pada bab ini Endy memaparkan bagaimana investasi dalam bentuk Dinar Emas jauh lebih perkasa dari rencana finansial dan investasi lainnya. Disamping itu diberikan juga rahasia kekuatan Dinar Emas. Juga keuntungan investasi dalam bentuk dinar emas dibandingkan emas batangan.

Tak luput dikupas juga masalah Dirham perak. Walaupun tidak sepowerful Dinar Emas, Dirham Perak tidak bisa diremehkan. Sebagai pembahasan akhir dari buku Think Dinar!, Endy juga menjelaskan bagaimana penerapan konsep Dinar Emas dalam perekonomian yang berbasis ekonomi Islam mampu memberikan kesejahteraan dan mengangkat kondisi perekonomian bangsa kita menjadi lebih baik lagi.

dinar emas dan dirham perak
dinar emas dan dirham perak

Buku inilah yang pada akhirnya membuka mata dan menyadarkan saya tentang kebodohan berpikir kebanyakan karyawan BUMN ataupun PNS yang mengandalkan potongan / tabungan dana pensiun untuk menghidupi mereka di hari tua. Tentu kita sering dicekcoki oleh orang tua dan disarankan masuk ke dalam birokrasi (PNS) ataupun BUMN agar mendapatkan uang pensiun dan hidup di hari tua bisa lebih tenang. Padahal tidak demikian.

Saya sendiri sempat menganalisis tabungan pensiun saya, jika nanti pensiun sebagai karyawan di BUMN tempat saya bekerja. Hasilnya adalah tidak cukup. Jauh di bawah kebutuhan hidup normal. Maka dari itu, saya berpikir untuk mulai mengonversikan sebagian besar tabungan ke dalam bentuk emas. Dimana kalkulasi kasarannya, ketika pensiun nanti kehidupan saya bisa lebih dari cukup, syukur-syukur berkelimpahan.

Ini dulu sharing dari saya tentang buku Think Dinar! Bagi yang belum tahu konsep emas, buku ini bisa menjadi pegangan awal sebelum Anda mulai berinvestasi di emas. Entah itu emas logam mulia atapun Dinar Emas. Silahkan cari di toko buku terdekat atau toko buku online langganan Anda. Semoga bermanfaat. :)

“Sejak zaman Rasulullah SAW sampai dengan sekarang, satu dinar selalu cukup untuk membeli satu ekor kambing kualitas terbaik.” – Endy J. Kurniawan

Review Buku : Think Dinar!
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

82 thoughts on “Review Buku : Think Dinar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,556 bad guys.