Review Buku : Mimpi Sejuta Dolar

Oleh : Arief Maulana

Mimpi Sejuta Dolar

Mimpi Sejuta Dolar

Satu orang yang harus saya haturkan banyak terima kasih adalah Mashengky. Kalau bukan karena dia yang mengirimkan buku ini kepada saya, mungkin sampai saat ini saya hanya mengganggap buku “Mimpi Sejuta Dolar” sebagai sebuah salah satu novel karangan Alberthiene Endah.

Gaung ramenya buku ini sebenarnya sudah saya rasakan di twitterland, tempat saya aktif bersocial networking site (ayo yang belum follow saya, silahkan follow di @ariefmw). Seperti selalu saya gaungkan, twitter adalah tempat dimana informasi mengalir deras dan cepat.

Lantaran mbak AE sering menulis novel, ya saya kira buku ini hanya salah satu dari sekian novel yang ditulis olehnya. Maklumlah, belakangan saya agak selektif memilih bacaan. Karena waktu luang yang tidak banyak, saya lebih memilih membaca buku-buku positif (motivasi, pengembangan diri, biografi) daripada sekedar novel ataupun cerita-cerita fiksi, sebagai bagian dari upaya saya untuk terus mengembangkan kualitas diri.

Mimpi Sejuta Dolar mengisahkan tentang perjalanan Merry Riana, seorang wanita luar biasa yang mencapai awal mula titik kesuksesannya di usia 26 tahun, saat ia memiliki penghasilan 1 juta dolar dari pekerjaannya sebagai Financial Planner profesional yang memiliki perusahaan dan tim marketingnya sendiri dengan kantor berlokasi di Singapore.

Keberadaan Merry Riana di Singapore pada awalnya bukanlah sebuah keinginan. Melainkan keterpaksaan yang dipicu oleh kerusuhan di Indonesia pada tahun 1998. Pada saat itu, teman-teman Tionghoa keadaannya sangat memprihatinkan dan kerap menjadi korban dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Saat itu Ria (Merry Riana), baru saja menyelesaikan pendidikan SMA-nya dan berniat meneruskan ke Universitas Trisakti. Sayang, karena keadaan yang memanas akhirnya kedua orang tuanya memilih untuk mengirimkan dia ke Kebetulan di Nanyang Technological University (NTU), Singapore, guna melanjutkan pendidikan sekaligus mengamankan Ria dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dananya? Hutang pinjaman dari Pemerintah Singapore.

Merry Riana - Mimpi Sejuta Dolar

Merry Riana - Mimpi Sejuta Dolar

Kondisi perekonomian orang tua Ria tidak seperti anak-anak Tionghoa lainnya. Dengan kondisi yang pas-pasan, Ria hanya bisa mengantongi 10 Dolar Singapura untuk biaya hidup selama 1 minggu.

Kondisi ini akhirnya memaksa Ria untuk berpikir dan berupaya mencari penghasilan tambahan. “The Power of Kepepet”. Keadaan jadi makin sulit karena di NTU mahasiswa dituntut untuk bisa bertahan dengan jadwal akademik dan sistem perkualiahan yang ketat. Tidak pandai membagi waktu, habis lah semuanya.

Dalam buku Mimpi Sejuta Dolar Ria menceritakan bagaimana perjuangannya, termasuk bagaimana bertemuanya dia dengan Alva, lelaki yang kini menjadi suaminya. Berdua, mereka saling mengisi dan berjuang bersama. Jika Ria memiliki kelebihan sebagai praktisi yang terjun langsung di lapangan, maka Alva memiliki kemampuan analisis dan strategi bisnis yang handal.

BEBAS FINANCIAL DI USIA MUDA

Inilah yang melatarbelakangi Ria dan Alva untuk tidak memilih bekerja sebagai karyawan setelah mereka berhasil menyelesaikan kuliah di NTU. Mereka sadar, hidup sebagai karyawan tidak akan pernah bisa menjadi bebas secara finansial. Itu artinya kita akan terus bergantung dengan active income.

Mereka pun memilih karir sebagai seorang SALES produk finansial. Seperti kita ketahui profesi sales cenderung dianggap sebelah mata oleh kebanyakan orang. Padahal lewat profesi inilah peluang untuk meraih kebebasan finansial terbuka lebar. Hanya saja memang dibutuhkan kegigihan dan mental baja. Banyak kan dari kita yang untuk jualan saja masih merasa malu. Awal dari bisnis besar, rata-rata bermula dari kemampuan menjual yang bisa dipelajari karena tidak tergantung pada bakat.

BERSAHABAT DENGAN KEGAGALAN

Sukses dan kegagalan itu satu paket. Kalau mau sukses, maka harus mau membayar dulu harganya lewat kegagalan-kegagalan yang dialami dalam proses perjalanannya. Ini makin ditegaskan lewat kisah di buku Mimpi Sejuta Dolar yang semakin lama rasanya makin dramatis, namun inilah kehidupan real yang nyata bila kita ingin mencapai keberhasilan yang benar-benar berhasil.

Dare to Fail

Dare to Fail

Anda akan banyak membaca kegagalan-kegagalan apa saja yang dialami Ria dan Alva hingga akhirnya mereka bisa mencapai penghasilan 1 juta dolar di usia yang sangat muda. Makin cepat kita sadar bahwa sukses beriringan dengan kegagalan, makin bisa kita menerima bahwa kegagalan dan penolakan saat menjual memang harus dialami.

“Saat-saat yang luar biaa sulit dalam perjuangan adalah pertanda bahwa kesuksesan sudah mendekat.” – Merry Riana

Kalau Anda mau jeli, di buku ini juga dipaparkan bagaimana Alva menghitung statistik penjualan yang terjadi. Ria dan Alva paham betul peranan penjual, pembeli, dan hukum statistik dalam usaha mereka.

MENJADIKAN TUHAN SEBAGAI BAGIAN DARI PERJUANGAN

Ini adalah kesamaan yang saya dapati pada diri figur-figur yang sukses. Mereka tidak melupakan Tuhan. Mereka menjadikan Tuhan sebagai “Partner Terbaik” dalam meniti satu persatu anak tangga menuju sukses. Tuhan tempat bersandar dan tempat kita bisa mendapatkan energi melimpah tiada batas. Tempat terbaik untuk kita bergantung, selain upaya keras yang kita lakukan.

Begitu juga yang akan Anda temukan dalam kisah hidup Ria dalam buku Mimpi Sejuta Dolar. Disana Ria bercerita bagaimana semakin lama berjuang, semakin dekat ia dengan Tuhan. Bagaimana ia bisa percaya total kepada Tuhan bahwa kelak, akan tiba masanya dimana perjuangan berat ini berbuah manis. Tuhan tahu kapan waktu yang tepat itu akan tiba.

“Serahkan segalanya kepada Tuhan, dan Dia akan memberikan petunjuk selangkah demi selangkah. Semua akan indah pada waktuNya…” – Lynda Sanian, Ibunda Merry Riana

Itu sebagian nilai-nilai yang saya dapatkan lewat buku Mimpi Sejuta Dolar. Masih banyak hal yang bisa Anda dapatkan di dalam buku itu. Segera dapatkan bukunya di Gramedia atau toko-tokok buku terdekat. Semoga terinspirasi juga.

72 Responses to Review Buku : Mimpi Sejuta Dolar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 400,633 bad guys.

Advertisement

Daftarkan diri Anda di newsletter saya secaca GRATIS & saya akan berikan informasi yang akan membantu bisnis pertama Anda, mulai dari sekarang.

First name

E-mail address

Privasi Anda sangat penting buat saya & Anda boleh mengundurkan diri setiap saa.t

Kategori Tulisan
Arsip