Rendah Hati, Kunci Belajar Dari Sekolah Kehidupan

Oleh : Arief Maulana

Kerendahan Hati, Kunci Belajar Dari Sekolah Kehidupan
Kerendahan Hati

Seperti biasa, sebelum melakukan rutinitas “Sunday Reflection” untuk menyambut Senin dengan penuh semangat, saya menyempatkan diri untuk menonton tayangan Mario Teguh Golden Ways. Salah satu tayangan favorit yang cukup membantu untuk tetap berada di dalam kerangka berpikir dan bertindak positif serta memompa motivasi dalam mengejar impian demi impian yang ada dream book saya.

Agak telat sebenarnya karena 30 menit sebelumnya saya habiskan untuk keluar makan malam bersama teman-teman 1 kontrakan. Tapi daripada tidak sama sekali. Toh, masih ada hal-hal positif yang saya dapatkan. Di sela-sela menonton MTGW, saya juga membuka twitter. Apa yang bisa saya sharing ya saya tweet. Sedikit berbagi dengan follower yang mungkin ingin menonton tapi tidak bisa karena suatu hal.

Bukan twitter namanya kalau yang suka nyinyir sedikit. Beberapa orang di list following saya pun seketika nyinyir dengan menyindir Mario Teguh yang arahnya merendahkan beliau. Ingin membalas mereka, tapi saya urungkan. Biarlah, masing-masing orang punya jalan pemikiran masing-masing. Daripada repot mikirin orang lain, lebih baik fokus pada diri sendiri dan mengukur seberapa sukses kita saat ini.

Satu yang agak lucu adalah mereka yang suka nyinyir dengan sosok motivator (siapapun itu) bila dibandingkan kehidupannya dengan si motivator ternyata tidak lebih sukses juga. Dalam hal ini saya menggunakan tolok ukur sukses dalam 5 aspek : Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Financial Quotient (FQ) dan Spritual Quotient (SQ).

Artinya apa? Mestinya kita sedikit ngaca dan introspeksi. Apakah kita memang sudah merasa lebih baik daripada orang lain yang kita nyinyirin? Kan tidak lucu juga kita merendahkan orang lain tapi kehidupan kita yang sebenarnya jauh lebih rendah kualitasnya dari mereka.

Mario Teguh Golden Ways
Mario Teguh Golden Ways

Motivator memang sama manusianya dengan kita. Yang sempurna memang hanya Tuhan. Tapi ketika memang mereka bisa membuktikan apa yang diucapkan dengan kualitas kehidupan yang mereka miliki, apa masih mau menutup mata dan enggan untuk belajar? Tidak sayang kah, melewatkan ilmu-ilmu yang sering mereka bagi lewat pengalaman hidupnya? Masih mau berlagak sombong dan lebih hebat dari mereka?

Rendah Hati Adalah Kuncinya

Ketika kita mengambil sikap tidak rendah hati alias sombong, maka sama artinya dengan kita menutup mata dan pikiran jernih. Akibatnya kita tidak bisa lagi melihat sisi-sisi positif dari seseorang. Yang ada hanya selubung rasa tidak senang. Ini sungguh sangat disayangkan.

Ingat, kehidupan adalah sekolah yang luar biasa. Semua orang bisa kita jadikan guru, baik itu yang levelnya di atas kita, yang sejajar, ataupun mereka yang levelnya di bawah kita. Syarat utama untuk bisa belajar dari para guru kehidupan adalah kerendahan hati. Turunkan sejenak ego Anda dan bersikaplah terbuka serta bersahabat. Cukup ambil hal-hal positif yang dirasa perlu. Tidak semua hal perlu kita serap. Sesuaikan dengan nilai-nilai diri yang kita miliki.

Siapapun orangnya, cobalah untuk tidak merasa lebih tinggi daripada dia. Belajarlah dari orang-orang besar yang sepenuhnya menerapkan ilmu padi. Makin berisi, makin merunduk. Merendahkan hati dan mau belajar dari siapapun, itu juga salah satu kunci sukses.

Kesombongan yang mutlak hanyalah milik Tuhan Yang Maha Sempurna. Kita mau nyombongin apaan sih? Kalau tiba-tiba semua nikmat yang kita rasakan sampai detik ini juga dicabut sama Tuhan? Masih bisa sombong?

KETERANGAN : “Nyinyir adalah memberikan perintah / wanti-wanti secara berulang yang seharusnya tidak diulang pun si penerima sudah mengerti. Namun di twitter, nyinyir mengalami penurunan makna menjadi sindiran merendahkan.” – @acidive

  1. Kesimpulannya “belum tentu orang yg dcaci lebih rendah dari kita”.
    Nyinyir tanda tidak bisa. . .
    Orang yang bisa mereka yang berbuat banyak dan sedikit bicara(mario teguh)

  2. saya setuju mas arief, dari banyak orang-orang yang saya temui , mereka kadang menutup mata dan telinga saat ilmu lewat di depan mata dan telinga, bila ingin mendapatkan ilmu baru, kita harus siap bersikap terbuka, dan seperti halnya gelas kita harus kosong agar bisa di isi, kalau sombong gelas penuh dan akibatnya tidak dapat menerima ilmu lagi..
    ya Simpel “Rendah Hati” untuk masa depan lebih baik.. Salam simpel sukses.. :)
    andhika ahmad recently posted..La piazza – One Stop EntertainmentMy Profile

  3. Pingback: Rendah Hati adalah Kunci Belajar Kehidupan - Baca Berita
  4. arief yang lain says:

    berarti wajar apabila ada orang yg tak suka alias benci sama kita dan selalu mengungkit2 kelemahan kita, la whong orang sekarliber mario teguh saja masi ad yg sinis

    • @Arief YAng Lain, sebagus apapun upaya yang kita lakukan tidak akan pernah bisa memuaskan semua pihak. Fokuslah pada mereka-mereka yang terbantu dengan pertolongan atau apapun manfaat yang kita berikan. Tuhan tidak tidur kok.

  5. :pertanyaan saya : apasih yang didapatkan oleh orang-orang yang ‘hobby’ menyombongkan diri dan merendahkan orang lain ???!!! …

    • @Edha, tidak ada. Ada sih sebenernya, yaitu ketertinggalan. Saat dia menyibukkan diri dengan kesombongan dan merendahkan orang lain, boleh jadi orang lain sudah selangkah lebih maju dalam menggapai hidup yang jauh lebih berkualitas. :)

  6. weh, punya dream book jg mas arif, sama donk kyak saya..
    hehehe:hihi:

    mario teguh idola saya tuh, sapa yg berani nyindir dia, kebangetan tuh orang.:wooo:

    ya tapi orang kyak mreka cuma jadi cata2n hitam aj di sejarah…:hore:

    btw kpn lg nih ke jkrta???

    • @d D4n, weh baru tau? Kayanya sering banget deh aku nyinggung-nyinggung soal dream book. Dari zaman MLM dulu sampe sekarang dream book masih ada dan masih kuperjuangkan untuk tercapai. Alhamdulillah juga banyak yang udah tercapai. :p

  7. Fenny Ferawati says:

    Kalo orang yang pintar, di-“nyinyir” [bahasana agak aneh, huhuhu] bisa jadi motivasi, kebanyakan orang sukses juga awalnya di-“nyinyir” dengan impian dan usaha yang mereka lakukan dari orang sekitar bahkan orang terdekat,

    keep smile aj dech klo di :melet:

    • @Fadhila, biarlah orang tidak bisa melihat sisi positifnya. Toh Tuhan tidak tidur. Fokus pada mereka yang merasakan manfaat atas apa yang kita lakukan dan teruslah berkarya. Cuma itu sih.

  8. Lama nih saya tidak komen di blog Mas Arief karena sesuatu hal, tapi saya tidak pernah melewatkan membaca artikel terbaru dari mas Arief.

    Setiap orang punya sisi positif dan negatif, kalau kita melihat sisi positifnya Insya Allah akan ada manfaatnya buat hidup kita, tetapi kalau kita hanya lihat sisi negatifnya, sebaiknya kita hindari itu. Selau ambil yang positif2 saja dari siapapun itu meskipun dari orang yang kita anggap rendah kemudian kita terapkan dalam hidup kita, pasti akan ada manfaatnya.

  9. Apa yang mesti disombongin ya mas dari manusia? Wong mau meremin mata aja butuh pertolongan Allah. Tapi anehnya banyak manusia itu sombong, yang parah lagi nggak punya kelebihan tapi sombong. Mari terus berusaha menjadi orang yang rendah hati, dan terus belajar hal-hal baik dari siapapun.
    Terima kasih.
    rohiman recently posted..Tablet Android Honeycomb Terbaik MurahMy Profile

  10. Menjalani hidup ini haruslah dengan sebuah prinsip yang tidak boleh terlepas dari dalam khidupa kita adalah; apapun adanya kita saat ini, kita harus tetap bisa menjaga kerendahan hati, tanp melihat apa yang orang lain perbuat atau menilai kita, karena dengan rendah hati hidup kita bisa menjadi berarti. Sukses selalu ya Mas Arief. GBU.
    Franky T recently posted..Cara Mengganti Template BloggerMy Profile

  11. tidak ada manusia yg hebat, yg hebat itu hanya alloh, dan alloh saja tidak sombong,makadari itu jadilah manusia yg rendah hati dan tidak sombong,
    dstock recently posted..Farro saladMy Profile

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,855 bad guys.