Oleh : Arief Maulana

Rahasia Terdalam Untuk SuksesRahasia Itu Ada Dalam Diri Anda Semua

Rekan-rekan, banyak sekali orang yang melakukan pencarian terhadap rahasia kesuksesan seseorang. Padahal rahasia itu sebenarnya ada dalam diri kita masing-masing. Tidak perlu jauh-jauh mencarinya, Anda akan dengan mudah menemukannya.

Rahasia ini begitu dahsyatnya hingga jika saja Anda mengetahuinya, mungkin ini akan menjadi titik balik perubahan dalam hidup Anda. Dan bahkan jika mengikuti tips saya di akhir artikel, bisa jadi Anda tidak menunggu waktu lebih lama lagi untuk action.

Sebelum saya beberkan, ada tiga contoh kasus yang pernah saya bawakan pada saat memberikan materi motivasi di Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa. Tiga kasus ini insya Allah akan memberikan gambaran sekaligus membuka mata Anda. 

# KASUS 1

Bayangkan Anda berada di atas salah satu gedung kembar yang tinggi (bayangkan seperti menara WTC – USA atau menara Petronas -Malaysia). Ketinggian gedung cukup membuat bulu kuduk Anda berdiri bila melihat ke bawah.

Jarak antara kedua puncak gedung katakanlah kira-kira 20 meter atau setara dengan 20 langkah kaki. Kemudian diantara kedua gedung dipasangi jembatan titian dengan lebar 20 cm.

Pertanyaan saya adalah, ”Jika Anda diminta untuk menyeberang ke puncak gedung satunya lewat jembatan titian selebar 25 cm, apakah Anda akan melakukannya?”

# KASUS 2

Kondisinya masih sama, Anda diminta menyeberang ke puncak gedung sebelah. Namun ada sedikit yang berbeda, yaitu jika Anda bisa sampai ke gedung sebelah, ada imbalan uang sejumlah 150 juta.

Karena ada hadiah yang cukup besar di puncak seberang, maka jembatan titiannya saya ganti dengan jembatan yang lebarnya 15 cm.

Pertanyaan saya adalah, ”Dengan penawaran 150 juta yang mungkin hanya bisa Anda dapatkan sekali seumur hidup, apakah Anda mau menyeberang ke puncak gedung sebelah? Walaupun jembatan titian selebar 15 cm, toh hanya 20 langkah saja. Ingat, kesempatan tidak datang dua kali.

# KASUS 3

Masih dengan persoalan yang sama. Kali ini, jembatan titian saya kecilkan lagi menjadi 10 cm. Hadiahnya? Tidak ada hadiah. Hanya saja di puncak seberang katakanlah ada orang yang menyandera orang yang Anda sayangi (orang tua / anak / istri).

Jika tidak segera menyeberang saat ini juga, maka penyandera tersebut akan menjatuhkan orang-orang yang Anda cintai tersebut. Dan Anda akan kehilangan mereka.

Pertanyaan masih sama, ”Apakah Anda rela mempertaruhkan nyawa untuk menyeberang ke gedung sebelah? Ingat jembatan titiannya kecil sekali, hanya 10 cm. Disamping itu tidak ada hadiah besar, hanya orang yang Anda sayangi. Anda juga tidak tahu apakah penyandera tersebut akan menepati janjinya andai Anda sudah sampai disana.

Ketiga kasus ini saya tanyakan kepada peserta. Respon untuk kasus pertama 100% tidak ada yang mau menyeberang. Bagaimana dengan Anda?

Kasus kedua pun saya tanyakan responnya. Sebagian ada yang nekat untuk menyeberangi jembatan titian karena ada 150 juta (dengan keraguan) dan sebagian lagi tidak menyeberang dengan alasan, nyawa lebih berharga. Bagaimana dengan Anda?

Untuk kasus ketiga, responnya adalah 100% peserta. SIAP MENGAMBIL RESIKO APAPUN UNTUK MENYEBERANG DAN MENYELAMATKAN ORANG-ORANG YANG MEREKA CINTAI

Rekan-rekan inilah yang saya maksudkan rahasia terdalam. The Power of Love atau kekuatan cinta.

Anda bisa melihat ke semua sosok figur sukses (Joko Susilo, Mas Hengky, Mas Agung, dll). Lihatlah bahwasanya dibalik setiap tetes darah perdjoeangan mereka, selalu ada orang-orang yang mereka cintai berdiri dibelakangnya. Mereka berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan untuk orang-orang yang mereka cintai, untuk keluarganya, atau pun untuk anaknya. Saya percaya Anda pun demikian, betul?

Jika kita menyandarkan tujuan kesuksesan hanya untuk diri kita sendiri, saya tidak yakin kita bisa bertahan. Akan selalu ada alasan, ”Ah, kan cuma untuk saya. Toh saya hidup begini-begini saja udah cukup.”

Namun alasan itu akan berubah total manakala Anda dihadapkan pada situasi biaya sekolah anak yang tinggi misalnya. Kondisi yang mengancam anak Anda tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak.  Bisa juga ketika Anda dihadapkan pada situasi dimana orang tua Anda memiliki sebuah harapan terakhir sebelum akhirnya mereka dipanggil Yang Kuasa (misalnya naik haji). Atau mungkin Anda dihadapkan pada situasi dimana anak / orang tua Anda membutuhkan biaya besar untuk pengobatan kesehatannya.

MASIH BISAKAH ANDA BERDIAM DIRI? Tentu tidak. Saya yakin Anda akan berjuang mati-matian untuk itu semua. Kecuali Anda sudah tidak peduli lagi dengan mereka.

Terlihat sangat simpel bukan? Just power of love. Tapi kenapa tetap saja banyak pedjoeang-pedjoeang kesuksesan yang berguguran? Karena mereka tidak memasukkan kekuatan cinta tersebut dalam visi / goal / dreamnya.

Silahkan baca kembali artikel saya bagaimana cara simpel menyusun sebuah visi / goal. Jika Anda sudah membuatnya, yang perlu Anda lakukan adalah menaruh foto orang-orang yang Anda cintai di papan visi Anda dan rajin-rajin melihat papan visi Anda.

Ini akan membuat Anda lebih semangat dan tidak lupa bahwa SESUNGGUHNYA MEREKA, SEDANG MENUNGGU ANDA UNTUK SUKSES. MEREKA AKAN SANGAT KECEWA BILA ANDA GAGAL!

Ingat, ORANG TUA Anda, ANAK ANDA, ATAU ISTRI ANDA saat ini sedang menyaksikan dan mendoakan segenap perdjoeangan Anda dalam meniti setiap langkah perjalanan sukses Anda. Jadi ketika Anda merasa lelah, ingat saja mereka menunggu Anda untuk MENJADI SEORANG PEMENANG!

Salam Sukses,
Photobucket
space

Rahasia Terdalam Untuk Sukses
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

88 thoughts on “Rahasia Terdalam Untuk Sukses

  • Andai kamu sedang ditengah sungai yang deras naik perahu bersama Ibu kandung, Istri tercinta, dan anak satu-satunya yang masih berumur 4 tahun, trus tiba-tiba perahu tersebut terbalik. Sementara kondisinya adalah hanya kamu aja yg bisa berenang DAN kamu hanya bisa (sekali lg hanya bisa) menyelamatkan SATU diantara mereka. Kira-kira siapa yang akan kamu selamatkan..???? Ibu kandungkah? atau istri tercinta? atau si kecil? Hayo kuis ini berhadiah 150 juta….. (uangnya ambil sendiri di gedung sebelah ya..)

    1. Yaaa jelas selamatkan Ibu lah. Wong saya kan nggak punya istri (masa jeruk makan jeruk, hehehe). Kalaupun suami, saat ini saya msh belum punya suami, apalagi anak. Jadi prioritas utama tetap IBU, cos beliaulah yang selalu setia mengikuti dan membimbing jalan hidupku selama ini, cieeee….

      1. Hehehe… aku dapat uji kasus itu waktu masih bujang bro. Waktu itu jawabku ya jelas selamatin nyokap. Beliau sdh pontang-panting mbesarin aku kok. Ehh org yg kasih tebakan malah senyum. "Oke, jawaban apapun ga ada yg salah kok. Tp inget2 aja "tebakan" ini dan tanyakan sekali lg jika km sdh beristri. Apa kira2 jawabanmu msh tetap ibumu. Trus kalo km sdh punya anak tanyakan sekali lg apakah jawaban sudah berubah lagi", kata temenku sambil ketawa-ketawa. Baik, dan ternyata benar bro. Begitu menikah ternyata jawabanku bukan lagi ibu, tp selamatin istri. Dan begitu sdh punya anak, tanpa ragu aku akan memilih selamatin anakku. Entah kenapa bs terjadi pergeseran jiwa seperti itu. Tp aku yakin nanti Bro Arief pasti mengalami "pergesaran" serupa jika sdh menikah, dan juga ketika sdh punya anak. Sukses selalu buat semuanya… (maaf kalimatnya panjang, abis makan sih heheh….)

        1. Kan pertanyaannya guyon, maka saya jawabnya juga guyon.
          Tentu dalam realita, saya tidak akan memposisikan mereka dalam keadaan seperti itu (liat2 dulu sungainya, kalao deres ngga usah maksa naik perahu disitu).

          Andai terjadi, saya tetap berusaha selamatkan semuanya walau harus mengorbankan diri sendiri. Yang penting usaha dulu. Hasilnya, berarti udah menjadi keputusan terbaik Allah untuk saya, walau itu mungkin akan sangat menyakitkan.

          1. Itu pertanyaan bagus lho mas Arief…nanti kalo dah nikah and punya anak ngerasain deh…wekekekkee…

  • "Jika Anda MENGETAHUI orang yang Anda cintai hanya mempunyai SATU hari lagi sebelum dia MENINGGALKAN kehidupan ini, apakah yang akan Anda LAKUKAN untuknya sekarang?"

    Seringkali kita berlaku tidak adil pada mereka, orang2 yang kita cintai. Tempat semua harapan kita sandarkan. Titik darimana berbagai perjuangan kita mulai. Saat mereka sehat, saat mereka baik-baik saja, kita pun terlena dan melupakan bahwa mereka membutuhkan perhatian, membutuhkan kehadiran kita disisinya. Bukan sekedar uang untuk mencukupi kebutuhan bulanan. Marilah kita jujur, lebih banyak mana waktu kita habiskan antara bersama mereka atau didepan komputer kita?

    o ya thx, buat temen2 yg sdh berkunjung di blog forex saya. Meski ga ninggalin komen gpp hhh…

    ide lg /rief…. makin sip blog ini klo membuka pintu bagi temen2 untuk jd kontributor konten. Sy yakin deh banyak temen2 yg punya kisah2 menyentuh jiwa untuk dimuat disini. Pasti deh, kontennya nanti jadi makin kaya raya… gt aja. TQ

  • # Kasus 4: Ada kebakaran yang terjadi di gedung tempat Anda tinggal. Jika Anda tidak menyelamatkan diri lewat jembatan tersebut maka Anda akan habis dilalap api.
    Hm antara kasus 3 dengan kasus 4 menang mana ya kira-kira? Lebih kuat mana cinta pada diri sendiri atau pada orang yang disayang? Kira-kira lebih cepat mana orang berpikir dalam mengambil keputusannya?
    hehe sekedar intermezo.

    1. Lain kasus itu mbak. Kecuali diposisikan kita bersama keluarga dalam kondisi seperti yg mbak bilang. Siapa yg akan dikorbankan. Saya rasa kalo dah gitu kita cenderung mengorbankan diri sendiri untuk menyelamatkan orang yg kita sayangi.

      Ini tak ubahnya seorang ibu yang rela melakukan apa saja demi anaknya. Bukan begitu mbak yusi? (yg dah punya anak, hehehe)

      1. Hehe kasus 4 sekedar intermezo aja kok, sama-sama harus menyebrangi jembatan yang titiannya kecil. Kalau enggak ada tantangannya pasti kita enggak mau ambil resiko tersebut. Di kasus 3 kita menyebrang untuk menyelamatkan orang yang disayangi (yang berada di gedung satunya), yang di kasus 4 kita perlu menyebrang untuk menyelamatkan diri sendiri (karena gedung tempat kita tinggal kebakaran dan satu-satunya jalan untuk menyelamatkan diri titian jembatan tsb).
        Sudah deh sorry jadi mengacaukan inti kisah motivasi yang bagus ini….

        Pada intinya saya setuju kok akan the power of love atau kekuatan cinta. Kasus 4 gak usah ditanggapi serius deh…

    1. wah…berarti luar biasa nih cinta mas hengky pada keluarga…Keluarganya sedang liburan ya mas? (maaf nih mas, jadi bikin sedih..)

  • jangankan 10 cm mas… ga pake jembatan pun saya pasti terbang menjemput cinta saya wkwkwkwkwk…

    tapi kalo ada tambahan 150juta, boleh jugaaaa

  • Artikel yang menyejukkan. Yach, Memang Orang2 yg kita cintai sellau menunggu-nunggu kita. Mereka mendukung kita. Dan sebenarna untuk kebahagiaan mereka kita bekerja keras seperti saat ini. Sukse selalu

  • power of love jadi ga sabar pingin nikah ni…. hehehe

    tapi target 3bulan income harus mencapai $2000 baru melamar si doi. doain ya rief.hehehe amien saling mendoakan saja ya.

  • Mas Arief sudah saya sampaikan ke Idris biar dia maen keblognya Mas Arief, mas Idris lagi sibuk ngurus NPWP biar bebas bayar fiskal, salah satu AHASS kami terpilih sebagai The Best Job Quality dapat penghargaan kunjungan ke Taiwan,lumayan buat cari inpirasi untuk pengembangan, kalau udah ketemu mas Idris minta oleh2nya ya mas Arif
    bilang suruh saya he.. he guyon mas.

  • bisa aja teman kita yang satu ini. jadi ingat waktu mau merit dulu. sempat terpisah selama 2 tahun. harus kerja di luar kota. kumpulin duit buat merit demi mendapatkan cintaku ( ha ha ha)

  • Pertamax…sdh turun blom yaa..? hehhehe…thx atas trekbeknya mas arief…setiap keberhasilan seseorang memang tetap akan selalu ada sosok yang senantiasa ada untuk mensupport dirinya walaupun mungkin tidak terlihat (belakang layar.red)…terus terang saya masih jauh dari kata sukses apalagi jika disandingkan dengan Pak Joko dan Mas Hengky (masih jauh brow…hehehhe) yang notabene adalah tempat belajar saya seperti mas arief juga, tapi saya akan selalu berusaha ke arah sana…Insya Allah…
    Sukses untuk mas Arief dan kita semua….Amiin.
    Salam…

    AGunawaniKA.com

  • berarti rahasia terdalam itu ada pada kekuatan cinta ya mas….. dimana kita bisa merasakan dan mengekspresikan kekuatan cinta kita, berarti rahasia kekuatan/kesuksesan kita sudah siap untuk digali….. diteruskan lagi mas… bagaimana menggali rahasia kesuksesan yang sudah siap pakai itu……?????

  • Ada rencana seperti itu mas. Tapi tidak di blog ini. Bahkan saya ada planning mengundang penulis tetap di situs yang baru itu. Cuma sekarang fokus masih ke ujian. Jadi semua plan bisnis dipending dulu.

  • Sabar… baru aja nemu sistem bagus untuk para newbie. Jadi mereka bisa langsung memiliki bisnis sendiri tanpa pusing mikir domain, hosting, web, produk. Untungnya? 100%. Ngga percaya? tunggu aja reviewnya…

          1. Terima kasih mas… saya cuma mencoba mencari dan membangun jembatan antara rekan-rekan newbie dengan yg dah lama berkecimpung. Sehingga kita bisa menapaki tangganya sama-sama

      1. Sebenernya bukan pure ide saya mas…. Saya hanya memaksimalkan yang ada saja. Soalnya tak lihat sistemnya bagus, selain profit kita 100% unsur edukasi bagi newbienya keren. Newbie bisa jadi admin pengelola web affiliasi.

        Yg punya sistem memang membuat bukan untuk cari untung maksimum,
        just for education and link list building.

  • Assl mas, Arief & Beh, trims bnyk atas honour opening invitation-nya, memang sangat sedikit kita temui teman2 di kehidupan nyata yg BERANI keluar dari ComforrZone-nya utk taking Risk, krn Kurang terbiasa-nya hal ini mereka lakukan, terkadang kita sdh coba utk memberikan stimulans agar mereka mau Mencoba utk keluar dari boundary Resistensi-nya, tp mreka kdang tetap ingin PlaySafe, ckp sedikit bagi mereka yg try to get opportunity, btw sy kdang berfikir cara ellegan utk membiasakan mereka, harus seperti apa utk men-trigger agar kberanian mereka bs muncul, meantime yg biasa dpt menggugah mereka adalah "menyentuh" alam bawah sadar-nya dgn mem-visualisasi dampak terburuk-nya yg MUNGKIN membuat mereka Takut, Ngeri, karena commonly human brain memang : "Cari Kenikmatan Menghindari Sengsara" adalah BAWAAN lahiriah setiap orang / mahluk hidup, Kalau diistilahkan : kita beri suntikan :"shock therapy" yg TIDAK KEBABLASAN mungkin akan membuat mereka sedikit-demi sedikit mulai terbiasa taking Risk & Get Opportunity, bagaimana menurut Bro Arief?, Pepatah bilang makin tinggi kita panjat Pohon maka makin Tinggi Angin yg akan Menerpa kita agar kita Berpegangan lebih Kuat, trims
    Wass
    Idris. K

    1. Walaikumussalam…
      Wah… beneran mampir kesini neeh mas Idris.
      Komentarnya sangat bagus dan mendidik sekali.

      Oh ya mas… kata Bapak, mas baru aja dari jalan-jalan ke Taiwan. Oleh–olehnya dunk… hehehe

  • kalau saya sih Mas biar lebih semangat nyebrang, diseberang ada calon istri yang punya harta melimpah, punya rumah dan segalanya. Jadi punya semangat ekstra untuk seukses. hehe..ups..itu namanya matre ya..

  • Sabar bang… masih ujian ini… insya allah begitu kelar saya review.
    Ini masih harus mempelajari sistem dan produknya. Saya ngga pengen asal ngereview sesuatu yg ngga berkualitas.

    I give you the best that i can.

  • the Power of Love memang dahsyat kekuatannya. Tapi tetap mesti bijak dalam menggunakannya. Soalnya banyak tuh, karena kekuatan cintanya sedemikian besarnya, tetapi dia tidak dapat mengendalikannya dengan bijak, maka efeknya justru bisa menyakiti hati orang-orang yang dicintainya…hehehe… ;-) paham maksud saya kan? :D

    Hehehe…cukup banyak kasus penyalahgunaan the Power of Love di dunia ini… mengatasnamakan Cinta tetapi menyakiti yang lainnya.

    the Power of Love, memang harus dirawat, dimanfaatkan dan digunakan secara bijak, sehinga tidak sampai menimbulkan rasa sakit di hati orang yang kita cintai. :)

    Salam Sukses Penuh Berkah dan Cinta,
    Wuryanano :)

  • kemarin sulit sekali masuk blog sampeyan… IE kali sebabnya.
    Dengan cinta apapun terasa ringan. Seperti saat jatuh cinta. Semua halangan seberat apapun tetap dilewati. Klo saya sering sekali melihat anak-anak saya sedang tidur pulas pada malam hari, membayangkan mereka nanti bagaimana klo udah besar, bgmn pendidikannya dll. Hal itu menumbuhkan semangat tak kenal lelah dan rasa tanggung jawab yang besar ada di pundak saya.
    Sangat inspiratif mas.. keep going.

  • Pingback: Blog Pentingnya kerendahan hati… – AGunawaniKA.com - Sharing Seputar Internet | Coverku | Produk Online
  • Kalo banyak blogger yg menganggap link list di blognya hanya sederet link untuk menaikkan PR, tidak demikian dengan saya.

    Link2 tersebut pasti saya kunjungi, hanya saja bergilir mengingat keterbatasan waktu. Ini belajar dari mas Joko Susilo

    1. @Yanti Suud, bener banget mbak. Ngga cuma itu, di dunia offline di luar bisnis pun banyak juga manfaatnya. Ilmu komunikasi misalnya. :uhuk:

    1. @hasan, :sip: terima kasih. Subscribe saja email Anda. Agar setiap ada update terbaru dari blog ini kami bisa memberi tahu anda.

  • Yang Pertama, saya tidak akan melakukan, karena tidak ada kepentingan, yang kedua saya akan lakukan untuk uang yang memang sedang dibutuhkan dan yang ketiga pasti akan saya lakukan apapun untuk yang saya sayangi

  • Pingback: Personality: Anda Bisa Lebih Hebat Dari Yang Anda Bayangkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,556 bad guys.