Rahasia Bisnis Rasulullah (5)
Oleh : Arief Maulana
Akhirnya sampailah kita di penghujung artikel berseri Rahasia Bisnis Rasulullah. Bagi rekan-rekan yang belum membaca serial sebelumnya, silahkan dibaca di Rahasia Bisnis Rasulullah 1, Rahasia Bisnis Rasulullah 2, Rahasia Bisnis Rasulullah 3, Rahasia Bisnis Rasulullah 4.
Di bagian terakhir ini adalah penutup sekaligus menjadi inti tujuan bisnis yang dilakukan oleh Baginda Rasululla SAW. Apa itu? Be The Best, Menjadi Manusia Paling Bermanfaat.
Pada hakikatnya akhir perjuangan kita dalam menjalankan satu model bisnis tertentu apapun itu adalah untuk mencari kebahagiaan. Bisnis menjadi salah satu jalan bagaimana kita mencapai satu titik kebahagiaan. Namun yang perlu diingat dan diluruskan, kebahagiaan seperti apa yang kita kejar selama ini. Apakah hanya kebahagiaan karena harta melimpah semata, ataukah keridhaan Allah di akhirat.
Atau bahkan kebahagiaan karena kita bisa berbuat lebih terhadap orang lain dalam hal kebaikan, mengulurkan tangan untuk membantu yang membutuhkan, atau paling tidak untuk saat ini tidak menjadi beban hidup bagi orang lain. Untuk membuka pikiran, Anda bisa membaca tulisan Bunda Eva “Keinginan Yang Menggebu Untuk Menjadi Kaya” dan juga tulisan Mas Agung “Alat Ukur Keuntungan Dalam Bisnis”.
Abraham Lincoln pernah berkata,
“Cara paling baik untuk dapat menolong fakir miskin adalah dengan tidak menjadi salah satu dari mereka.”
Kalau Anda perhatikan, sosok figur pebisnis sukses di dunia ini rata-rata sudah menerapkan kunci terakhir ini. Saya pernah membaca, Warren Buffet setiap tahunnya selalu menyumbangkan 50% hartanya untuk masalah kemanusiaan. Donald Trump, Bill Gates, dan banyak CEO top maupun pebisnis sukses yang ultrakaya rata-rata memiliki lembaga sosial kemanusiaan dan menggelontorkan sumbangan skala besar.
Mereka berbagi. mereka menjadikan dirinya dan bisnisnya bermanfaat untuk semua pihak. Bukan kepentingan diri semata. Bermanfaat bagi pengguna produk dan jasa, bermanfaat bagi para karyawannya (memberikan lapangan pekerjaan hingga bisa menghidupi keluarganya), bermanfaat bagi lingkungan sosial lewat sumbangan kemanusiaan, bermanfaat bagi lingkungannya (memberikan kompensasi atas pengambilan sumber daya alam), dsb.
Dan puluhan abad yang lalu, Baginda Rasulullah sudah mempraktekkan ilmu tersebut. Beliau sadar betul dan memahami arti hukum “Makin banyak memberi makin banyak menerima”. Hukum tersebut akan berjalan manakala niatan kita di awal adalah bisa bermanfaat bagi orang lain. Ini menjadi inti dari ilmu bisnis Rasulullah. Karena pengertian menjadi yang terbaik adalah dengan menjadi manusia yang paling banyak memberikan manfaat.
Kunci terakhir ini saya pahami ketika saya ikut dalam exclusive meeting khusus untuk para leader yang diadakan upline saya special untuk jaringan bisnis beliau. Disana saya diberitahu bahwa salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis multilevel marketing adalah ketika orientasi kita tidak semata untuk keberhasilan diri sendiri.
Ketika mampu mengganti orientasi dengan orientasi membantu orang lain untuk sukses (bermanfaat bagi orang lain), maka kita akan bekerja dengan tulus. Dan bila sudah demikian otomatis kita akan ikut terbawa sukses. Alasannya :
- Allah melihat ketulusan kita dalam membantu orang lain. Dan bukankah di dalam Al-Qur’an sendiri dijelaskan ketika kita membantu dan mempermudah urusan orang lain, maka urusan kita akan diperlancar dan dipermudah oleh Allah. Hey, Allah itu penguasa semesta alam dan Maha Berkehendak. Hal yang mustahil bagi kita bisa jadi terlaksana bila Allah berkehendak. Bayangkan kalau Anda dapat bantuan dari Nya.
- Dengan membantu mensukseskan orang lain, maka orang tersebut tentu akan berterima kasih dan mendoakan kita ikut sukses pula. Doa mereka inilah yang didengar dan menjadi pertimbangan bagi Allah untuk membantu kita sukses. Karena dengan kita sukses, tentu lebih banyak manusia yang bisa kita bantu. Dan Allah suka itu, seakan-akan kita menjadi perpanjangan tangannya di muka bumi untuk membagiakan berkat dan rahmatnya di dunia.
Dan ternyata tidak hanya di bisnis multilevel marketing. Hampir di setiap bisnis seperti itu. Fokuskan saja bisnis Anda untuk membantu orang lain dan rasakan perbedaan yang akan Anda jalani.
Biasanya tidak mudah mengubah orientasi seperti ini. Akan ada pertentangan dalam believe system dan alam bawah sadar Anda. Karena selama ini kita secara tidak langsung kerapkali terdoktrinasi untuk hanya memikirkan kesuksesan kita semata. Kita sering tidak peduli dengan orang lain, yang penting kita sukses.
Dibutuhkan keberanian untuk mengubah orientasi, dari sukses sendiri menjadi sukses bersama. Bangkitkan orang lain maka Anda akan dibangkitkan oleh Tuhan menjadi pribadi yang unggul dan diberikan kepercayaan menjadi kepanjangan tangannya untuk membantu umat manusia, itu kata Mario Teguh.
Nah, itu bagian terakhir dari rahasia bisnis Rasulullah. Sebelum saya tutup, saya rangkum dulu 12 Rahasia Bisnis Rasulullah dari awal hingga akhir.
- Menjadikan pekerjaan sebagai ladang menjemput surga (kerja = ibadah).
- Jujur dan bisa dipercaya.
- Tidak cuma menjadi pemimpi, namun juga ahli mewujudkannya (dengan action).
- Berpikir visioner, kreatif dan siap menghadapi perubahan.
- Memiliki planning dan goal setting yang jelas.
- Pintar mempromosikan diri.
- Menggaji karyawan sebelum kering keringatnya.
- Mengetahui rumus bekerja dengan cerdas.
- Mengutamakan sinergisme.
- Berbisnis dengan cinta.
- Pandai bersyukur dan berucap terima kasih.
- Be the best, bermanfaat bagi orang lain.
Penjelasan singkat dari 11 Rahasia Bisnis Rasulullah bisa Anda baca di artikel saya sebelumnya. Adapun untuk lebih lengkapnya, Anda bisa baca di bukunya langsung “Rahasia Bisnis Rasulullah” karangan Prof. Laode Kamaluddin, Ph.D. Gambar bukunya kurang lebih seperti gambar artikel.
Sekian dari saya, semoga yang sedikit ini bermanfaat untuk Anda semua.









balas komentar
balas komentar
Rasulullah adalah manusia teladan… dalam keseluruhan… Insya Allah, kalau semua hal bermuara hanya kepada Allah.. maka apapun tindakan kita akan jadi berkah dan bermanfaat…



balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 7:15 am
@Nur Izzah, Yap… karena sesungguhny setiap aktivitas kita bisa menjadi ibadah… kalo diniati!
balas komentar
rudy azhar Reply:
July 2nd, 2009 at 9:02 am
@arief maulana, segala sesuatu kalau kita jalankan dengan niat karena Allah, saya yakin akan mendapat barokah….
balas komentar
baitul alim Reply:
July 2nd, 2009 at 8:20 am
@Nur Izzah, AMIN…AMINNNNN….
balas komentar
wiwinds Reply:
July 3rd, 2009 at 10:01 am
@Nur Izzah, apapun kalo diniatkan lilahi Ta’ala dan ikhlas..insyaAllah..menjadi manfaat.dan sebaik2 manusia adl yg bermanfaat bagui sesamanya…
smg qta termasuk orang yg bermanfaat ya,,,
amin…….
suksess bwt semua
balas komentar
luar biasa mas, jadi speechless neh…
BTW pasti neh,episode terakhir
balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 7:04 am
@candradot.com, episode terakhir Rahasia Bisnis Rasulullah mas. Tapi tidak dengan artikel AM.com… hahaha…
balas komentar
Akhir yang sempurna.
Rasa penasaran saya selama ini menantikan poin terakhir ini akhirnya terjawab sudah.
Saya betul-betul terkesima dengan poin terakhir ini. Dan sungguh…rahasia bisnis Rasululloh yang yang terakhir ini betul-betul aplikatif, faktual, dan excellent.
“BANYAK MEMBERI, MAKA…AKAN SEMAKIN BANYAK MENERIMA”
Itulah janji Allah SWT. yang tak akan pernah diingkari. Saya sudah buktikan dan insya Allah akan terus istiqomah melakukannya.
Terimakasih Mas Arief!
balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 7:01 am
@Umar Puja Kesuma, sama-sama Mas Umar. Maaf kalau kelamaan nunggunya. Soalnya, ngulas ini kan ngga bisa sembarangan… hehehe… butuh konsentrasi tinggi!
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 7:19 am
@bunda, banyak memang… yg saya kupas kan yg di bukunya Prof. Laode, hehehe…
balas komentar
baitul alim Reply:
July 2nd, 2009 at 8:19 am
@bunda, That’s how beautiful of islam.
balas komentar
: ..MasyaALLAh..MAS……”KHOIRUNNAS ANGFAUHUM LINNAS”….TEBARKAN MANFAAT..FAKTOR KALI BISNIS KITA MAS..BETUL BANGETS
balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 7:58 am
@ALHIJR ADWITIYA,
makanya ditaruh di final secretnya mas… 
balas komentar
baitul alim Reply:
July 2nd, 2009 at 8:16 am
@ALHIJR ADWITIYA, sebaik baik manusia adalah oran yang bermanfaat bagi orang lain.
balas komentar
Sungguh Nabi Muhammad teladan bagi umat manusia, semoga semua yang berbisnis bisa mencontoh keteladanannya, dan artikel ini sangat bermanfaat buat kita semua, matur nuwun
balas komentar
baitul alim Reply:
July 2nd, 2009 at 8:13 am
@Susilo, Nabi pun mengajarkan kita dalam berbisnis, conohnya pada saat beliau masih kecil sudah bisa berdagang. Kuncinya eliau adalah orang yang amanah, fathonah, dan siddiq.
balas komentar
Begitu ya.
tidak akan cepat sukses jika tidak membantu orang lain.
seperti yang diajarkan beliau untuk saling membantu…
Terima kasih mas Arief.

balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 5:59 am
@Dimas, yup.. sering2 membantu orang, urusan kita dibantu Allah…
balas komentar
Komentar saya cuma satu untuk Tulisan Mas Arief, yaitu TIDAK ADA KOMENTAR. Ya tulisan anda tidak perlu dikomentari lagi, tinggal dibaca dengan seksama dan diterapkan dikehidupan ini.

Salut buat Anda….
Rudy Azhar – Tips Internet Marketing untuk Pemula Klik Disini
balas komentar
Oh ya Mas Arief, kalau mau komment di blog saya, form komentarnya terletak diatas, bukan dibawah seperti pada umumnya.. thanks…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 8:57 am
@rudy azhar, eh iya ding… kelewat… soale kebiasaan koment di bawah
balas komentar
Akhirnya titik puncak permasalahan bisnis terpecahkan melalui artikel ini mas…
Memang poin2 di atas lah yang jika kita aplikasikan dalam proses bisnis kita, Insyallah akan menjadi keberkahan yang luar biasa bagi kita.
Salam Sukses mas!
balas komentar
wah seneng banget saya bisa baca artikel ma arief tiap hari, rasanya semangat terus tumbuh dalam hati, thamks banyak ya, semoga tak bosan menulis artikel seperti ini
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:00 am
@fajar, alhamdulillah… mudah2an saya bisa konsisten menyajikan artikel yang bermanfaat…
balas komentar
balas komentar
Nah ini postingannya sejuk bro…hehehehe….adem nih…
.


Semua orang2 sukses dan para motivator dunia pun kalo kita telaah lebih dalam, banyak sekali mengadopsi sifat2 Rasulullah. Hal ini yg sering sekali kita lupakan. Semoga artikel ini selalu membawa manfaat dan berkah. Amiin..
maju terus mas…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:01 am
@Agung Jatnika, thanx bro

balas komentar
membantu dalam hal ini kan tidak harus berkaitan dengan bisnis to Mas Arief…dan harus ikhlas.. numpang link ya..stop dreaming start action
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:02 am
@ZAMS, betul… membantu dalam hal apapun akan dibalas dengan bantuan Allah… Monggo nitip link…
balas komentar
weh, selesai jg artikel nya!!!!!!!
pnjang jg!! he-he!!!!
jdi yg plig bermnfaat!! ok dech, sya bkal ACTION!!!
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:04 am
@d D4n, saya tunggu actionnya…
balas komentar
“Cara paling baik untuk dapat menolong fakir miskin adalah dengan tidak menjadi salah satu dari mereka”. Saya tertarik dengan kalimat ini lho mas..bisa memotivasi kita untuk selalu berada diposisi yang tepat.

balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:21 am
@Ricky, ini seperti yang juga dituliskan di buku “Why We Want You To Be Rich” Karangan duet maut Donald Trump dan R.T.Kiyosaki…
balas komentar
Dengan segala kerendahan hati saya menganugerahkan Bertuah award 2009 kepada Anda. Mohon dikerjakan dan dilanjutkan.
Artikel bertuah award akan tayang pada hari Jumat 3 Juli 2009 dini hari. Silahkan Anda periksa dan terima kasih.
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:25 am
@Bang Dje, Tengs bos… ntar deh tak posting.
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:24 am
@Tutorial & Review, wah ngga deh. Soalnya buku aslinya ada tuh…
balas komentar
Bagus mas…. bagus banget. Saya sepeertinya juga akan menulis mengenai hal ini dengan model saya. Btw, salam kenal yah mas Arief.
Blog ini berat banget di halaman depan. Jika gambar-gambar yang ada di optimasi, pasti akan lebih banyak pembaca yang betah dan mendapat banyak manfaat dari blog mas ini.
Salam Pintar…
balas komentar
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:23 am
@Syamsul Alam, ehm… saya juga bingung neeh kalau dapet koment seperti ini mas. Soalnya di tempat saya ngga berat.
Dan gambar juga udah tak optimize kok….
balas komentar
maasih mas dengan artikelnya…tambah semagaddddddddddd
balas komentar
arief maulana Reply:
July 4th, 2009 at 5:19 am
@petanionline,
balas komentar
petanionline Reply:
July 4th, 2009 at 6:02 am
@arief maulana, semangad untuk menjadikan setiap episode dari Rosul untuk jadi pelajaran dan hikmah
balas komentar
Inilah kebesaran Allah SWT yang telah membuktikan bahwa tidak selamanya hukum ekonomi itu benar “bahwa semakin banyak memberi logikanya maka semakin berkurang.”
Dengan kehendakNya lewat Rasulullah maka ajaran agama ternyata membuktikan “semakin banyak beramal maka semakin banyak menerima” tentunya jika dilakukan dengan ikhlas lahir dan bathin.

balas komentar
resensi yang mantap Mas. bahkan serasa sedang tidak membaca sebuah resensi. saya seperti membaca bukunya dengan versi yang berbeda
btw saya jad teringat kata salah satu guru. ketika kamu hanya menginginkan untuk dirimu, ya sebatas itulah yang akan Allah berikan padamu. tapi ketika kau menginginkan untuk kemanfaatan banyak fihak, maka keberlimpahanlah yang akan diberikan padamu…
balas komentar
baitul alim Reply:
July 4th, 2009 at 8:35 am
@onabunga, heemmmmm….bagus-bagus
balas komentar
Inilah yang dinamakan Rahasia Memberi Mas… Semankin banyak memberi maka Allah akan melipat gandakan rizki. Karena apa yang kita miliki semua hanya milik Allah, kita hanya memiliki sementara saja. Dan dari sekian yang kita miliki merupakan bagian dari fakir miskin.
balas komentar
arief maulana Reply:
July 4th, 2009 at 5:53 am
@Winarno, Yap… itu saya pegang… di sebagian harta kita ada hak orang lain…
balas komentar
baitul alim Reply:
July 4th, 2009 at 8:34 am
@arief maulana, mangkanya jangan pelit pelit ya
balas komentar
Alfien Reply:
July 6th, 2009 at 9:51 am
@arief maulana, Kalo kelas Mas Arief Maulana sudah semestinya masuk kategori bahwa di keseluruhan harta kita adalah memang hak orang yg lebih membutuhkan dari pada diri kita … (harta itu memang cuman titipan dan masih banyak titipan2 yg lain yg juga merupakan amanat selama hidup di dunia).
balas komentar
jika kita merasa bermanfaat bagi orang lain ataw paling tidak bisa membantu sedikit kesulitannya,hemm…kayanya itulah kesuksesan yang tak bisa diukur dg apapun.bila kita mempunyai niat baik maka Allah akan memberikan kita pahala,sekalipun niat tsb belum sempat kita
wujudkan juga khusus bagi muslimin apabila kita suka membantu sesama maka mendapatkan pahala dobel,yaitu di dunia dan di akhirat.
balas komentar
baitul alim Reply:
July 4th, 2009 at 8:32 am
@sari, benar mbak
balas komentar
berkunjung mas…lagi cek update.

berkunjung balik ya
balas komentar
Akhirnya selesai juga sekuel Rahasia Bisnis Rasulullah..
Ditutup dengan poin terakhir yang bagus sekali menurut saya..
Sesukses atau sekaya apapun seseorang, masih kurang kalo belum memberikan manfaat bagi sesama..
Saya paling kagum dengan orang-orang sukses yang berjiwa sosial tinggi n bisa membantu mereka yang tadinya susah untuk ketularan suksesnya

balas komentar
balas komentar
So.. good lah… he2..h2..h2.. ndak ngomentari dulu… tapi mo nanya nie.. coz lagi ndak ol.. ada testimony buat pembaca ga.. sekali2 kalau bisa buat donk mas arief.. gimana…he2..h2..h2.. ok.. di reply ya.. kalau ol..
balas komentar
Orang lebih mengenal sosok Rasulullah sebagai seorang Rasul yang hidup sangat sederhana,padahal sebelum menjadi utusan Allah, beliau merupakan pengusaha yang sukses. Bahkan profesinya sebagai pedagang lebih lama dibanding masa keRasulannya. Kitapun mungkin terkejut bila sejarah ternyata mencatat Rasulullah SAW juga seorang kaya raya dengan harta berlimpah. Bisa juga dikatakan Rasulullah adalah konglomerat sepanjang masa. Trims Mas Arief atas artikelnya, smg membawa keberkahan untuk kita semua.
balas komentar
wah makasih bngt neh atas ilmunya
balas komentar