Oleh : Arief Maulana

rahasia bisnis rasulullahHalo rekan-rekan, ini adalah artikel lanjutan dari Rahasia Bisnis Rasulullah bagian pertama. Disini kita akan mengupas 2 rahasia lagi dari total 12 rahasia bisnis yang membuat Rasulullah memiliki bisnis tangguh dan kuat menghadapi kompetitor.  Kok ngga 3 point mas seperti sebelumnya? Soalnya 2 hal ini cukup panjang pembahasannya. Jadi biar ngga jenuh dua dulu lah!

2 rahasia yang akan kita kupas berikutnya adalah :

  • Berpikir Visioner, Kreatif, dan Siap Menghadapi Perubahan
  • Planning dan Goal Setting yang Jelas
  • Pintar mempromosikan diri

Untuk pembahasan lebih lanjut berikut penjelasannya. 

# BERPIKIR VISIONER, KREATIF DAN SIAP UNTUK PERUBAHAN

Mungkin sudah bukan hal yang baru lagi bila Anda mendengar bahwa seorang pebisnis yang sukses adalah mereka yang memiliki visi yang jelas kedepan. Mustahil ada orang sukses tanpa visi. Kenapa? Karena visi adalah cetak biru / blue print masa depan sukses kita.

Bayangkan Anda akan membangun sebuah bangunan megah, semacam tower pencakar langit yang indah, dan mungkin berharga sangat mahal bila disewakan sebagai properti hunian maupun kantoran. Ketika proses pembangunan akan dimulai, coba pikirkan apa yang paling dibutuhkan oleh para developer? GAMBAR. Ya, gambar bangunan yang akan dibangun. Makin jelas gambarnya makin mudah bagi pekerja di lapangan untuk mengerjakannya.

Begitu pula dengan kita. Makin jelas visi yang kita miliki, maka kita bisa menyusun langkah-langkah yang harus dilakukan dengan lebih mudah dan jelas juga tentunya. Untuk membantu Anda belajar dan berani membangun visi yang besar, saya merekomendasikan sebuah buku karangan David J.S, “Berpikir dan Berjiwa Besar“.

Sama pentingnya dengan visi, tanpa kreatifitas seorang pebisnis akan mati kutu. Anda bisa lihat, hampir setiap hari lahir pebisnis-pebisnis baru di dunia ini. Satu sama lain saling melahirkan inovasi baru yang lebih canggih dari para kompetitornya. Kualitas ditingkatkan dan inovasi terus dilahirkan, diferensiasi pun dilakukan juga sebagai bagian dari inovasi. Dan yang pasti semua itu butuh kreativitas.

Lantas bagaimana meningkatkan kreativitas tidak akan saya bahas panjang lebar kali ini. Namun Anda bisa membaca buku, “Marketing Is Bullshit” karangan Ippho Santosa. Disana beliau membeberkan mitos dunia marketing beserta solusinya, termasuk bagaimana sebenarnya untuk menumbuhkan kreativitas itu simpel. Kuatkan saja sisi kanan otak Anda (EQ > IQ). Percayalah, karena saya sudah membacanya.

Persiapkan juga diri Anda untuk menghadapi perubahan, karena tidak ada yang abadi di dunia ini melainkan perubahan itu sendiri. Lihatlah di sekeliling kita, banyak hal berubah dengan cepat. Apalagi ketika teknologi informasi berkembang dengan pesat, dan arus informasi sudah tak terbendung lagi. Hingga muncullah slogan, “Siapa yang menguasai informasi, dialah yang akan memenangkan pertempuran.” Terlebih lagi bila Anda memutuskan terjun di bisnis online.

Nah, salah satu peristiwa yang sangat menggambarkan jelas betapa visioner dan kreatifnya Rasulullah adalah pada saat peristiwa Kota Madinah diblokade dan diembargo oleh suku Quraisy dan suku-suku Arab lainnya. Sehingga pada walaupun Madinah berada di jalur perdagangan penting, namun tidak ada aktivitas ekonomi sama sekali disana karena semua pedagang dari luar Kota Madinah dilarang menggelar dagangan disana.

Kondisi ini tentu menyusahkan Rasulullah dan para sahabatnya. Krisis ekonomi terjadi di tengah Kota Madinah. Lantas bagaimana Rasulullah menyikapi perubahan ekonomi yang sangat mendadak dan diluar perkiraan ini? Beliau tidak berdiam diri. Visi besarnya untuk menyelamatkan Kota Madinah sekaligus menjadikannya sebagai Kota kota yang ideal dalam berbagai aspek kehidupan, menuntun pemikiran kreatifnya untuk kemudian menyusun strategi yang luar biasa.

Beliau pun mengajak para pengusaha kecil setempat untuk membangun pasar alternatif sebagai pengganti pasar lama yang telah mati akibat ketergantungan pada perdagangan antar kota dan wilayah. Dengan pasar alternatif ini perlahan beliau menghidupkan urat nadi perekonomian umat Islam. Langkah berikutnya beliau juga menginvestasikan hartanya untuk membeli berbagai sarana publik yang selama ini dikuasai oleh orang Yahudi yakni sebuah sumur air yang jernih dan bagus, walau harus menebusnya dengan harga yang sangat mahal. Sehingga kota Madinah memiliki pasar dan sarana air bersih sendiri.

Agar pasar alternatif ini ramai dengan transaksi perdagangan, beliau pun memotivasi para pedagang lokal, petanim dan pengusaha (pengrajin) untuk produktif dan membuat produk-produk yang menjadi kebutuhan. Lambat tapi pasti pasar tersebut akhirnya mulai ramai dan bisa menghidupi perekonomian Kota Madinah tanpa bantuan perdagangan dari luar. Suku-suku pemboikot pun takjub. Bagaimana bisa hal tersebut terjadi.

Kemudian beliau pun mengubah sistem perekonomian berbasis syariah, dengan pilar perdagangan berupa sistem bagi hasil saling menguntungkan semua pihak (termasuk pihak Yahudi yang sebelumnya ikut memboikot dari dalam kota). Beliau juga mendidik para pelaku bisnis untuk membentuk satu sistem peradilan yang beretika. Dan beliau sendiri pun terjun di dalamnya, memberikan contoh teladan yang menonjolkan sisi komitmen dan profesionalisme.

Dan kisah nyata ini ditutup dengan sangat manis, yakni perubahan 180 derajat pada Kota Madinah. Jika sebelumnya kota ini berada di ambang kehancuran sebagai akibat embargo dari suku-suku di luar kota, maka kini kota ini bisa bernafas kembali dan terus survive hingga akhirnya Suku Quraisy menghentikan embargo kesana dan membuka kembali jalur perdagangan di Kota Madinah.

space

# PLANNING DAN GOAL SETTING YANG JELAS

Tidak merencanakan sama artinya dengan merencanakan gagal. Itulah mengapa setiap bisnis yang akan dibangun memerlukan sebuah pererencanaan yang matang. Mulai dari persiapan hingga pada akhirnya launching produk di pasar yang tepat. Tidak hanya itu, untuk mempertahankan kelangsungan bisnis pun perlu perencanaan dan strategi yang tepat. Maka sangat diperlukan kemampuan untuk mengenali keinginan pasar, siapa pesaing kita, dan juga studi kelayakan bisnis yang kita lakukan.

Disamping itu perencanaan tersebut harus juga didasarkan pada goal yang sudah kita buat. Sehingga ada sebuah tolok ukur sejauh mana pencapaian yang sudah kita dapat. Apakah pergerakan bisnis kita sedang naik, ataukah jangan-jangan sedang turun menuju gerbang kehancuran. Entah karena “samudera mulai memerah” karena muncul pesaing sejenis, ataukah kita tidak siap dengan perubahan kebutuhan pasar sebagai akibat munculnya “samudera-samudera biru” sebagai buah dari kreativitas para kompetitor kita.

Goal sifatnya lebih spesifik dan jangkauannya lebih pendek daripada visi. Sehingga terlihat lebih masuk akal untuk dicapai. Dan ini menjadi suatu hal yang penting dikarenakan manusia cenderung menyerah di tengah jalan manakala target yang ingin dicapai terasa sangat jauh dan imposible. Namun, bila terlihat real dan memungkinkan untuk dicapai maka ada satu spirits baru untuk menyelesaikan perjalanan panjang menuju sukses yang telah kita mulai. Biar Anda lebih jelas, silahkan baca juga tulisan rekan saya Mas Arswino.

Agar mudah membedakan antara visi dan goal, kita kembali pada contoh proses membangun gedung mewah yang sudah saya berikan di awal. Visi adalah blue print hasil akhir bagaimana gedung tersebut nantinya. Nah, goal dalam hal ini adalah berupa gambar rencana kerja yang sifatnya lebih detail lagi. Jika visi menyeluruh dan bersifat global, maka goal adalah penjabaran-penjabarannya. Dan boleh juga dikatakan bahwa goal adalah breakdown dari visi yang telah kita buat.

Prinsip ini sendiri diterapkan Rasulullah pada saat beliau menjalankan bisnisnya. Ketika pada saat beliau merintis karir dengan menjadi penggembala, beliau tidak terus menerus stagnan dijalur tersebut. Beliau melakukan survey kecil-kecilan untuk merencanakan pengembangan potensi bisnisnya. Beliau melihat bahwa bisnis perdagangan tentu jauh lebih menguntungkan daripada hanya sekedar menjadi seorang penggembala yang notabene kerja ikut orang. Apalagi saat itu Kota Mekah menjadi salah satu pusara perdagangan Bangsa Arab.

Meski yakin akan potensinya, beliau tidak gegabah sebelum berpindah profesi menjadi pebisnis. Beliau berusaha mengenali lebih dalam dunia seperti apa yang akan diterjuni berikutnya. Itulah yang membuat dirinya ngotot untuk ikut pamannya berdagang ke luar negeri (Syam) walau usianya masih muda belia. Tujuannya cuma satu, mencari pengetahuan yang mendalam tentang dunia perdagangan, juga daerah-daerah yang strategis. Sejarah mencatat bahwa Rasulullah telah banyak mengunjungi daerah-daerah bisnis seperti Syiria dan Yaman.

Perencanaan matang dan goal setting sudah dibuat dengan visi sukses yang jelas. Beliau pun kemudian action dengan menawarkan diri menjadi manager perdagangan para investor. Beliau memaparkan rencana bisnis (bisnis plan) dengan sangat real dan diyakini mampu membawa keuntungan besar. Inilah yang pada akhirnya membuat investor siap menggelontorkan dana dalam jumlah yang cukup besar. Apalagi Rasulullah juga telah mengantongi satu kredibilitas lewat gelar Al-Amin karena kejujuran beliau.

Dengan berbekal dana dari investor, Rasulullah mengembangkan bisnisnya hingga mendatangkan keuntungan bagi mereka. Disanalah hingga akhirnya beliau bertemu dengan seorang investor besar, Siti Khadijah, yang kemudian mempercayakan bisnisnya di Yaman kepada Rasulullah. Beliau juga mempimpin sendiri ekspedisi perdagangan dalam rangka mengembangkan sayap ke Syiria, Jorash, dan Bahrain di timur Semenanjung Arab.

Wow, tidak terasa sudah cukup banyak ulasan Rahasia Bisnis Rasulullah yang saya paparkan beserta bentuk aplikasinya. Tentunya mengacu pada sumber yang jelas, yaitu buku Rahasia Bisnis Rasulullah karangan Prof. LAODE KAMALUDDIN, Ph.D (CEO Global International Eco Rescue Ltd, yang berpusat di London, UK, dan Alabama).

Semoga kesabaran Anda dan lelahnya mata membaca ulasan di blog ini bisa membawa manfaat, inspirasi serta motivasi baru dalam menjalankan bisnis Anda, apapun itu jenis dan macamnya. Sekiranya cukup dari saya, nantikan kelanjutan artikel ini.

Salam Sukses,
Photobucket
space

Rahasia Bisnis Rasulullah (2)
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

76 thoughts on “Rahasia Bisnis Rasulullah (2)

    1. @POOSOFt, tenang bos… masih ada 8 Rahasia lagi yg bakal dikupas! Lanjutkan… (kampanye mode : ON)

  • Slogan, “Siapa yang menguasai informasi, dialah yang akan memenangkan pertempuran.”, memang saat ini masih cukup relevan. Namun Daniel Pink memprediksi kita bakal segera memasuki zaman konseptual/ spiritual. Saat dimana otak kanan bakal lebih dominan lagi

    1. @Bang Dje, bener mas. Zaman mulai bergeser. The secret, law of attraction, ESQ, semua mayoritas mengaktifkan power otak kanan.

      Bukan segera mas, udah masuk saya rasa. Soalnya banyak yg udah mulai “mengkanankan” otaknya.

      Terima kasih kunjungannya, salam sukses,

      1. @arief maulana,

        emank, beda nya otak EQ dengan IQ apa?? :lirik:

        Trus apakah ini berarti EQ lebih penting dari IQ??:mikir:

        tlong dijwb, :nyembah:
        maklum orang ga tau apa2!!!:mlorok::baca:

  • ide brilliant mas arief.

    orang yang punya visi bisnis yang bagus sangat banyak di dunia ini.

    tapi mereka gagal pada bagaimana menerapkannya secara kreatif. maka dibutuhkan goal setting serta pelaksanaan yang konsisten seperti yang anda bilang.

    ini tantangan buat saya dan semua saja yang ingin maju.

    sukses selalu.

  • Rasulullah adalah suri tauladan bukan hanya dalam dakwah namun juga bisnis:sip:

    Memang benar Mas Arief, salah satu kunci keberhasilan beliau adalah pinternya berkomunikasi dengan umatnya ataupun mitra bisnisnya..:baca:..yaitu dengan jalan komunikasi yang penuh lemah lembut dan halus tutur katanya.

    Posting yang dahsyat Mas..:jedug:

    1. @Sumartono, Terima kasih mas. Yg dahsyat pengarang bukunya. Saya hanya menyampaikan ulang, ala Arief Maulana.
      :hehe:

      1. @arief maulana,

        menyampaikan ulang yach??

        wew, klo gtu saya mo nyoba materi buat blog saya!!!

        tentunya dari sumber yg bisa saya ulang penyampaian nya :hore:

  • “BERPIKIR VISIONER, KREATIF DAN SIAP UNTUK PERUBAHAN”

    Sikap yang perlu kita tauladani. Perubahan adalah bagian dari hidup kita, entah perubahan kearah yang baik atau yang buruk sekalipun kita sebagai umat yang beriman harus menerima dengan ikhlas.

    Sekedar kilas balik, saya teringat komentar mas arief pada salah satu blog yang mengatakan “Tidak ada yang abadi didunia ini, satu-satunya yang abadi didunia ini adalah perubahan” (seingat saya, kurang lebih seperti itu komentarnya).
    Nice post mas,

    Keep Work

    Ricky
    Business Man

  • Hhhmm…, cukup panjang, mestinya dibagi 3 nih postingannya hehe…

    Terima kasih Mas atas ulasan ini, jadi merasa belum berbuat apa-apa dalam menjalni bisnis ini. Betapa Rosul ebnar-benar menjadi tauladan bahkan dalam hal bisnis.

    Ditunggu seri ke-3 nya.

    1. @hade, santai mas masih ada banyak seri kok. Berarti kalau kepanjangan 1 point aja yg dibahas, hahaha…

  • Artikel yang luar biasa dan penuh wawasan Mas Arief.

    Saya setuju sekali bahwa impian dan action adalah satu pasangan sejati yang tidak bisa dipisahkan.

    Referensi bukunya (Marketing is Bullshit) sepertinya oke Mas. Saya akan cari nanti di toko buku.

    Terima kasih banyak Mas Arief atas trackbacknya.

    Salam sukses luar biasa.

    1. @Arswino Sonata, bagus mas. Dijamin mantap bukunya. Saya juga mau cari punya ippho yg lain : 10 jurus terlarang dan 13 wasiat terlarang

  • wow… artikelnya cukup panjang juga. tapi gapapa. karena itulah yang terbaik bagi pembaca.

    saya rasa artikel ini tidak bisa dibaca sambil lalu. tapi merupakan artikel yang bisa dijadikan pegangan. kalau lupa, boleh balik lagi… tul ga mas??

    saya tertarik terhadap “visi”. karena bagaimanapun bagusnya kita melakukan sepak terjang bisnis. kalau visi atau istilah mas arief gambar, ga jelas. maka sulit sekali untuk mencapai posisi bisnis yang ideal.

    Salam hangat Mas Arief..

    1. @Fadly Muin, betul. AM.com akan selalu aktif untuk memudahkan pembacanya kembali lagi kesini.

      Apalagi ntar kalau urusan autorespondernya dan produk Freebie dah kelar.

      Member bakal dapet info2 ekslusif. Hehehe…

    1. @candradot.com, terima kasih. Soal Visi dan Goal, saya belajar dari mentor bisnis mas, sewaktu masih aktiv di network marketing dulu.

  • Apapun bisnisnya yang penting tetapkan Niat (otak kanan) dan eksekusi(otak kiri), dan satu lagi setelah sukses ingatlah siapakah di balik kesuksesan tersebut apakah hanya dari diri sendiri atau,…silahkan mas di komentari sebuah surat yang ada di BBM, salam sukses dan semoga tetap sehat dan tetap semangat:nyembah:

    1. @Muklis|BBM, ehm mungkin lebih pasnya :
      – Tetatkan niat (hati)
      – Eksekusi (otak kiri)
      – Kembangkan dengan kreativitas dan inovasi (otak kanan)

      Mungkin lho mas… hehehe

  • Ijin baca dolo gan :hihi:
    -=-=-=Update-=-=
    Terxata matang juga yah persiapan rasulullah…
    Ada cerita lain ga mas? misal rasulullah sedang berdagang, nah datang yg mau beli dagangannya. setelah setuju mau beli, eh tiba2 yg mau beli itu pindah ke penjual yg lain misal karena harga dan produknya lebih menarik, apa yg akan di lakukan rasulullah jika seperti itu?
    Thanks:sip:

    1. @GIlank, pembeli pergi ke lain toko? Ya biarin dong, masa mau diamuk-amuk hehehe…

      Rezeki kan udah ada yang atur. Kalau kita berpegang sama prinsip itu, ya ngga perlu khawatir lah.

      Tapi yang jelas, kalau sudah kejadian sampai kaya gitu, ya instrospeksi diri. Mungkin kita bisa tingkatkan kualitas produknya.

    2. @Mas Gilank, kayanya kalo saat Rasulullah berdagang, ada pembeli yg pindah karena ada harga yg lebih menarik, kemungkinannya kecil kali ya, bahkan jangan-jangan ga ada kasusnya. Soalnya kan menurut para guru ngaji nih, ketika berdagang Rasul menyebutkan harga belinya, terserah pembeli mau bayar berapa… katanya sih gitu…

      1. @zuhri, Wow hebat :sip:, zaman sekarang apa masih berlaku seperti itu? misal saya jualan sabun dengan harga beli 5rb, lalu saya ada yg beli dan bertanya “berapa harga sabunnya mas?” saya bilang “harga beli sabun ini 5rb, terserah anda mau memberikan saya berapa” seperti itu kah contohnya? atau kita harus menjadi tokoh seperti Baginda Muhammad SAW dulu untuk mencapai sistem perdagangan seperti itu?

        Thanks jwabannya :sip:

        1. @GIlank, sulit mas. Apalagi kultur orang indonesia sukanya memanfaatkan orang lain.

          Mending jujur dalam segi kualitas dan kekurangan produk aja lah. Dan soal harga, tidak dilarang toh mengambil keuntungan.

          Tapi beri penilaian yang pas, kira2 harga yg cocok bagaimana!

  • “Marketing Is Bullshit”..Emang niat mau beli buku itu, tapi karena anda rekomendasikan saya jadi lebih tertarik lagi..
    :sip:

    Memang sekarang zaman nya bisnis kreatif.. Orang yang kurang kreatif dan kurang memaksimalkan fungsi otak kanan nya akan sulit maju..
    Apalagi kalau tidak mau berubah.. :nyerah:

    Salam sukses :)

  • Wah, panjang banget Mas Arief ulasannya..
    Rupanya Rasululloh membangun sistem perekonomian dari akar rumputnya, betul2 dari bagian2 terkecil.

    Sejalan dengan ekonomi kerakyatan, hehe. Oke tuh, diaplikasikan untuk bangsa ini, :mikir:

    1. @habibie reza, iya mas. Bener2 ekonomi rakyat. Ngga kaya salah satu calon pemimpin kita.

      Katanya ekonomi kerakyatan, tapi waktu pemerintah bikin program BLT (Pro Rakyat) menentang habis2an. Lucunya waktu kampanye ikut-ikutan BLT, hahaha…!

  • Pingback: Blog Blogging juga gak asal posting… – AGunawaniKA.com - Sharing Seputar Internet | Coverku | Produk Online
  • Rasulullah memang teladan di semua aspek kehidupan kita..dan memang betul bahwa semakin kita bisa memetakan persaingan bisnis kita maka otomatis bluprint kita akan semakin jelas. Dan akan melangkah dengan mantap karena sudah mengerti betul medan yang akan dijalani nantinya

    1. @zams, mantap. Sama halnya seperti mas Zams yang mulai memetakan bisnisnya ke arah translator dan submiter. Benar2 kreativ. Salut!

    1. @sari, Beres mbak. Insya Allah masih ada 8 point lagi. Btw, mbak beneran ada di Saudi Arabia? Tak lihat di profil blognya gitu!

  • wew, gtu yach!! klo visi dan goal sich mank udah ada!!!

    cuma yg susah itu berpikir kreatif!!! soal nya saya kurang peka ma keadaan sekitar!!!

    1. @d D4n, saranku, beli bukunya Ippho yang 10 jurus terlarang + 13 wasiat terlarang + marketing is bullshit.

      Cukup membantu untuk menambah kreativitas!

  • wah, ada foto pak Ary Ginanjar…

    Karena sya alumni ESQ, jdi sya brpgang tguh pada 7 budi utama yg sya implementasikan dlam bisnis sya.. yaitu :

    1. Jujur ~ selalu jujur saat berbisnis,appun itu, kpda clon knsumen.
    2. Tanggung jawab ~ atas produk atw jasa yg qt psarkan atw twrkan.
    3. Visioner ~ dalam mrncang dan mnjlkan bisnis.
    4. Disiplin ~ waktu dan jdwal kerja spya bsa mncapai tujuan akhir.
    5. Kerjasama ~ dgn orang2 yg brada dlam satu bdang bisnis untk lbih mngkatkan dan mmperbsar bisnis sya.
    6. Adil ~ dngn ssma rekan kerja, adil kpda knsumen2 kita. Gak ada plih kasih, gak ada prsoalan kmisi yg mnjadi pngganjal.
    7. Peduli ~ dngn smua. Knsumen, rkan kerja, dan pduli dngn mreka yg krng mampu.

    Hwahahahaah… pnjang bgt n gak nymbung ya mas? :hihi:

  • artikelnya bagus sekali mas, kalau boleh saya sarankan mas Arief bukukan artikel ini dan dipasarkan di dunia nyata sehingga banyak orang bisa memetik mamfa’atnya karena tidak semua warga negara Indonesia bisa akses internet,

    1. @dahniar, insya allah di penghujung tahun akan saya bukukan mbak.

      Rencananya saya pakai kegiatan amal. Buku saya jual dan 100% hasil penjualan saya sumbangkan.

  • Rasulullah membangun bisnis dengan memotivasi pedagang kecil, petani dan perajin untuk produktif dan lambat tapi pasti pasar tersebut akhirnya mulai ramai dst…

    Terimakasih Cak Arief sebagai umat Rasulullah sampeyan juga memotivasi kita semua untuk maju dalam segala bidang…..
    Semoga Allah Swt senantiasa memberikan rahmat dan karunia kesehatan dan kebijaksanaan untuk kita semua untuk selalu berusaha dijalan yang lurus, amin

    1. @Budi Warsana, Amin. Iya Mas Budi, semoga perdjoeangan saya melalui Blog Motivasi Arief ini bisa terus walau sekarang udah mulai banyak yang mengguncang blog ini.

  • Postingannya bagus maz…patut qta contoh nich bagaimana Rosulullah berbisnis.selain jujur/shiddiq, amanah,fathonah/cerdas,juga tabligh….klo smua itu bisa dicontoh sebagai pebisnis,pasti bisa suksess sperti Rosulullah.

    Semoga smua dimudahkan dlm sgla hal yg baik,aminnnn…..

    1. @wiwinds, Amin. Maka dari itu yuk tumbuhkan kesadaran dalam diri untuk mulai berubah dan meneladani beliau.
      :uhuk:

    1. @sari, saya kira becanda biar ngga diganggu orang. Hehehe…

      Tenang mbak sari, udah saya anggap sodara kok. Kan sesama Muslim memang bersaudara.
      :love:

  • Subhanallah….Ternyata islam pun mengatur tentang keberadaan bisnis yah.

    Jadi lebih yakin nih menjalankan bisnis.

    Artikel yang cukup bagus dan menarik mas.

    Terima kasih…

    1. @hadhinugraha, betul mas. Nantikan kelanjutannya. Saya masih akan membahas 8 point lagi rahasia berbisnis rasulullah.

      Salam Sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,560 bad guys.