Oleh : Arief Maulana

I have a dream
I have a dream

Alhamdulillah satu lagi mimpi yang ada di dream book saya terwujud, yaitu bekerja di perusahaan klasifikasi kapal. Dream ini sudah saya inginkan dan saya tulis di dream book sejak masih duduk di bangku kuliah, tepatnya pada tahun awal tahun 2009 usai melaksanakan kerja praktek di perusahaan tersebut.

Asik rasanya kalau satu persatu yang kita tuliskan di dalam dream book terwujud. Rasanya seperti memenangkan sebuah perlombaan dan kita dinobatkan menjadi juaranya. Walaupun tidak semua yang kita tuliskan akan terwujud. Tapi seperti sebuah quote yang sering saya dengar,

“Tidak semua mimpi kita akan terwujud, namun tidak ada hal-hal besar yang terwujud tanpa di awali sebuah impian terlebih dahulu.”

Dream book kerapkali diremehkan oleh kebanyakan orang. Banyak yang tidak percaya dan merasa malu untuk menuliskan impiannya sendiri. Yang lebih parah adalah, sudah tidak berani membuat dream booknya sendiri, eh malah menertawakan dream book orang lain. Padahal itu untuk dirinya sendiri. Coba deh lihat kembali video jejak mimpinya Danang A. Prabowo yang pernah saya publish saat menuliskan tentang “Jangan Pernah Menertawakan Mimpi Anda”.

menulis impian

Pernah juga ada kejadian-kejadian unik terkait dengan dream book ini. Pernah pada suatu waktu, saya jarang sekali melihat sederetan impian yang saya tuliskan di dream book ini. Sampai suatu saat timbul sedikit keisengan untuk melihat kembali dream book ini. Saya kaget. Kenapa? Karena ternyata ada beberapa yang saya tuliskan disana telah terwujud tanpa saya sadari. Percaya atau tidak itu terjadi. Sejak itu saya semakin doyan bermain dengan dream book. Saya buka, saya lihat, dan saya bayangkan sudah mencapai itu semua. Tentang bagaimana terwujudnya, itu urusan nanti.

“Bagaimana bisa sukses, untuk bermimpi sukses saja tidak berani. Padahal bermimpi sukses itu gratis.”

Masih banyak orang yang tidak punya impian dalam hidupnya. Mengalir saja, apa adanya. Tidakkah ada keinginan untuk menjadi ‘sesuatu’ atau membuahkan karya tertentu yang akan dikenang dan diingat oleh orang lain saat kita tidak ada nanti? Hidup cuma satu kali, rugi rasanya kalau cuma begitu-begitu saja dan tidak bisa bermanfaat.

berani bermimpi
berani bermimpi

Mulailah dari berani memiliki mimpi, kemudian tuliskan itu. Kalau cuma diingat saja, suatu saat pasti terlupa. Tapi kalau ditulis dan sering dilihat, maka itu semua akan masuk dalam pikiran bawah sadar dan menuntun tindakan kita secara tidak langsung untuk bergerak mewujudkan impian yang kita tulis. Ingat, bermimpi saja tidak cukup. Harus ada tindakan untuk mewujudkan impian. Mulailah bertindak dengan keyakinan penuh dan jangan lupa, impian yang besar butuh energi besar untuk mewujudkannya. Maka dari itu, dekat-dekatlah dengan pemilik energi terbesar dalam jagat raya ini, siapalagi kalau bukan Tuhan yang memberi kita kehidupan.

Selamat bermimpi dan mengejar impian Anda. Yang punya pengalaman, sharing ya di kolom komentar.

Punya Impian, Tuliskan Saja! Mumpung Bermimpi Gratis
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                 

69 thoughts on “Punya Impian, Tuliskan Saja! Mumpung Bermimpi Gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,551 bad guys.