Oleh : Arief Maulana

Pentingnya Follow Up Dalam Sebuah BisnisPresentasi tanpa follow up? Ngga ada gunanya

Rekan-rekan, jika Anda bertanya kepada saya rahasia bagaimana bisa menghasilkan banyak penjualan produk affiliate (walau belum sedahsyat Anne Ahira ataupun affiliate marketer top lainnya), maka saya akan jawab memadukan ilmu marketing dunia offline dan dunia online.

Kalau rekan-rekan pernah menyimak beberapa artikel saya yang lalu mengenai edifikasi, pastilah Anda tahu bahwa saya pernah terjun di dunia Network Marketing. Dunia itu adalah dunia dimana saya mendapatkan pembelajaran ilmu marketing yang luar biasa sekaligus pembelajaran bagaimana menjadi seorang pebisnis lengkap dengan mindset yang tepat.

Itulah mengapa walaupun sekarang sudah tidak aktiv, saya masih menerapkan ilmu-ilmu terdahulu dan mencoba mensinergikannya dengan ilmu bisnis online. Sama-sama marketingnya toh! Jadi bedanya ngga terlalu jauh.

Kali ini saya ingin membahas sedikit tentang FOLLOW UP.

Follow up bahasa gampangnya adalah tindak lanjut kita terhadap para calon pembeli produk yang sudah mendapatkan informasi mengenai bisnis atau produk yang dijual lewat link affiliate kita

Follow up juga bisa berarti tindak lanjut terhadap member affiliate / reseller kita untuk mengajari mereka bagaimana bisa sama suksesnya seperti kita. Jadi pengertiannya beragam tergantung dari sudut mana kita memandang.

Dan seperti biasa, saya membahas dari sudut pandang affiliate marketer. Karena kalau dari sudut pandang creator produk, semua sudah dijelaskan di SMUO Formula Bisnis milik Mas Joko Susilo ataupun  di panduan menjual produk informasi milik Mas Lutvi Avandi.

Untuk affiliate marketer, follow up menjadi satu titik point yang penting dimana disinilah proses mengubah (konversi) para pengunjung web penjualan menjadi seorang pembeli.

Sebagai contoh kecil, bila Anda pernah membeli produk lewat affiliate link saya maka Anda pasti sudah menerima SMS follow up dari saya. Masih ada yang menyimpannya? Format itu cukup efektif lho untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli. Kalau dihapus, sayang sekali, hehehe…

Begini cara kerjanya :

Ketika pengunjung datang ke sebuah situs penjualan, maka disana pengunjung disajikan sebuah sales letter yang berfungsi menggantikan tugas Anda presentasi produk. Namun, jangan berharap banyak mereka yang sudah melihat presentasi tersebut akan langsung join dan membeli produk yang Anda tawarkan.

Ini tidak lain karena presentasi hanya bertugas memberi mereka informasi pertama / dasar. Apalagi bila pengunjung adalah orang yang baru mengenal bisnis online, tentu akan bingung apa maksud dari semua penjelasan di sales letter tersebut. Ingat sales letter hanya berfungsi sebagai pemberi informasi awal.

Untuk mengubah mereka yang sudah dipresentasi menjadi pembeli maka diperlukan follow up (FU). Di dalam proses FU bentuknya bisa beragam tergantung bagaimana calon pembeli produk bereaksi. Ada yang cuma di FU dengan SMS udah goal. Ada juga yang mesti diberikan penjelasan lebih lanjut dsb.

Untuk Anda yang menginginkan multiple selling, maka FU tidak berhenti ketika orang sudah membeli produk lewat link affliate Anda. Sebagai contoh, saya selalu menjaga hubungan silaturahmi dengan para member affiliate (ngga melulu bisnis). Terkadang bila ada informasi bagus pun, saya infokan kepada mereka.

Ini secara tidak langsung membangun kedekatan emosional kepada para member. Dan Anda tahu apa efeknya, ketika saya menawarkan sebuah produk baru yang menjadi solusi permasalahan mereka, maka tanpa ragu mereka akan membeli lagi lewat link saya.

Untuk detil materi follow up ini, tidak akan saya bahas secara detail disini. Biasanya para pembuat produk sudah memberikan petunjuk bagaimana melakukan follow up kepada prospek / calon konsumen. Misalnya untuk SMUO Formula Bisnis, di member area sudah ada caranya follow up.

Yang pasti strategi follow up bisa berkembang tergantung situasi dan kondisi pasar. Maka dari itu dibutuhkan kejelian melihat dan mengamati pergerakan pasar. Dengan demikian gaya follow up akan selalu berubah untuk beradaptasi.

Sekali lagi, tidak ada pembelian tanpa follow up. Kalau pun ada, itu hanya kebetulan dan jumlahnya sedikit sekali. Sebagian besar hasil penjualan saya adalah buah dari follow up. Tidak ada penjualan tanpa follow up.

Salam Sukses,
Photobucket
space

Pentingnya Follow Up
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                     

85 thoughts on “Pentingnya Follow Up

    1. @info seminar, bener mas. Aku jadi inget waktu masih aktiv dulu di network marketing.

      Paling enak ketemu prospek udah pernah dipresentasi. Ngga susah2 presentasi lagi. Tinggal di follow up aja.

      1. @omjun, saya lihat anda sudah memiliki SMUO. Berarti anda bisa melihat di member area bagaimana cara mem follow up prospek. Itu saja dijalankan dengan konsisten.

        Saya pribadi mengutamakan kecepatan follow up. Jadi begitu ada email pemberitahuan masuk ada pemesanan, maka segera langsung kontak pemesan dan memfollowupnya.

        Yang terpenting adalah kuasai produk Anda. Karena di follow up tidak dipungkiri sesi tanya jawab akan ada.

        Sekali saja anda salah memberikan jawaban yg pas atas pertanyaan prospek, maka hilanglah peluang untuk deal.

        kalau perlu anda tunjukkan solusi-solusi dari permasalahan prospek. Lebih bagus lagi kalau bisa menunjukkan dimana solusi tersebut dalam produk.

        Misal, prospek mengatakan tidak mengenal / tidak tahu cara buat web.

        Anda bisa jawab, “Pada Bab … hal … dibahas mengenai langkah singkat bagaimana kita yg tidak bisa apapun pasti bisa melakukannya.”

        Sekali lagi kuasai produk Anda untuk memperkuat postur Anda lewat pengetahuan produk. :baca:

  • follow up sebagai upaya untuk mengenalkan lebih jauh tentang apa yang kita tawarkan, sehingga bagi konsumen memberikan minat yang lebih besar untuk memahami dan memiliki apa yang kita tawarkan.

    pelajaran yang selalu diberikan mas arief memang dapat digunakan untuk bisnis offline dan bisnis online

    tengs banget. niatan saya tentang tlp waktu yang lalu pasti akan terlaksana.:uhuk:

    blog rekan bisnis | rekanbisnisku.co.cc

    1. @rekanbisnisku, bener mas :sip: karena pada dasarnya bicara soal bisnis tidak akan pernah luput dari masalah marketing.

      Ngga apa-apa. Kalau mau telp, sms dulu aja mas. Jadi kalau saya lagi sibuk, bisa tak kasih tau kapan jam kosongnya.

      Hehehe… special consultation neeh, enaknya ditarik bayaran ngga ya? :mataduitan:

      hahaha… becanda mas! :hehe:

      1. mas Arief, memang yahud follow up-nya, luar biasa…selalu menjaga kontak personalnya so komunikasi jadi bagus, termasuk saya walau sms berapa kalipun tetap dibalas dan ngga pelit informasi, kalau ada informasi up to date yang dirasa bermanfat pasti selalu dikirimkan ke kita….hebat ini yang patut kita tiru. Salam Sukses.
        —————-
        Inspirasi dan Peluang Bisnis.
        (http://info-peluang-bisnis-internet.blogspot.com)

        1. @SUGIANA, mau sukses di bisnis…. pegang erat list konsumen Anda. Berikan informasi2 bermanfaat.

          Buat mereka memiliki kedekatan emosi dan merasa Anda adalah sahabatnya. Bila sudah demikian… MULTIPLE SELLING for The Other PRODUCTS :mataduitan:

    2. @rekanbisnisku, sekitar 70 persen penawaran produk tak bersambut pembelian karena tak dilakukannya follow up. Di sini Mas Arief sudah menjelaskan dengan baik pentingnya follow up.
      Salam ACTION!

      1. @Joko Susilo, iya pa sudah di jelaskan ama mas arief.
        dan terbukti berhasil di bisnis offline saya…

        tengs mas arief dan pa Jokos:matabelo:

        blog rekan bisnis | rekanbisnisku.co.cc

      2. @Joko Susilo, semuanya belajar dari Mas Joko juga kok. Di member area forbis juga udah dijelasin semua.

        Terima kasih mas joko

      3. Mas Joko, tapi Follow up kan bukan hanya sebelum calon pembeli membeli produk kita, karena saya perhatikan kadang follow up itu berhenti setelah terjadi pembelian, yang terjadi setelah itu …EGP .. (emang gue pikirin)..alias..ngga ada follow up, padahal menurut saya sangat penting dan harus selalu menjaga kontak dan komunikasi sehingga pada saat yang bersangkutan punya produk yang baru, tinggal sedikit aja tuch memprospeknya, jadi lebih mudah, begitu bukan?
        Salam sukses.

  • dear mas arief,

    iya mas, follow up sangat pnting sekali dan sya pun mnggunkan fllow up untk mngkoversi clon pmbeli mnjadi pmbeli…

    aplgi untk pmain affiliate, trutma market luar, fllow up sngat vital perannya :)

    1. @Maulana Malik, yup bener banget mas malik. Makanya mas denny bela-belain bikin produk dengan komisi reseller 100% dan ngga ambil untuk disana.

      list2 tersebut kalau kita rawat dan jaga, bisa membuat multiple selling

  • halo mas arief, salam kenal. saya seorang pemula di bisnis internet. hari ini baru saja membuat sebuah blog. saya minta saran dan kritiknya dari mas arif. terimakasih.
    web-erpin.blogspot.com

    1. @erpin, saya dah mampir. Pesan saya, sering-sering blogwalking dan lihat bagaimana rekan-rekan blogger mengatur blognya.

      Kalau bisa kontak mereka dan minta petunjuk bagaimana caranya menampilkan layout blog seperti itu.

      Salam Sukses

    1. @adi wardana, rugi punya ngga didengerin di. Kan banyak ilmu disana, baik ilmu marketingnya maupun motivasinya.

      Kapan terakhir denger Net-P, hehehe…

  • Hari-hari ini mau sms mas Arief jadi mikir dulu. Jangan-jangan mengganggu kegiatan KP-nya. hiks!:hihi:
    Memang jam berapa yah longgarnya Mas?

    Di member areaku masih ada 3 prospek lagi yang perlu di follow up. Selama ini masih bertepuk sebelah tangan.

    Dari sini paling tidak perlu kita ketahui bersama bahwa tidak semua pendaftar akan melanjutkan closing. Banyak alasan mereka tentunya untuk tidak melanjutkannya. Yang penting follow up jangan terkesan memaksa, memohon, bahkan mengemis. Persuasif saja, bagaimana Mas Arief!

    1. @Umar Puja Kesuma, kalau mau SMS gpp mas. Cuma mungkin balesnya agak lama, nunggu longgar.

      Penting sebagai catatan, dalam melakukan follow up jaga selalu postur Anda.

      Bertindaklah seolah mereka yang membutuhkan Anda sebagai solusi dari permasalahan yg ada.

      Sedikit saja anda mengemis, maka Anda sudah kehilangan kredibilitas di mata calon pembeli produk.

      :uhuk:

  • kalau bicara follow up, lebih identik dengan bisnis networking. padahal kenyataannya tidak juga.

    teringat masa lalu sewaktu terjun di dunia mlm. tak kenal waktu, kalau ada prospek yang belum cloosing… follow up adalah pekerjaan yang rutin. tentu saja dengan tetap menjaga postur.

    benar kata mas Arief. Jangan sampai kelihatan mengemis dan kehilangan postur.

    btw… udah tau khan postur itu? mungkin mas Arief lupa menjelaskan dikit..he he kalau ngga tau, postur itu kurang lebih sama dengan kewibawaan.

    NB: Makin spesifik aja nih mas arief artikelnya..

    SALAM SUKSES = BLOG MOTIVASI MENTAL =

  • Terima kasih Mas Arief artikelnya, benar yang Mas katakan, bahkan ada yang secara extreme mengatakan bahwa jika kita tidak mampu melakukan follow up lebih baik kita tidak melakukan presentasi sama sekali.Karena banyak orang yang selama ini berpikir bahwa yang terpenting dalam bisnis ini adalah closing atau presentasi.

    1. @tri agung, memang paling mudah menjelaskan lewat ilmu MLM mas. Karena walau bagaimanapun talk bout business, talk bout marketing too. Dan MLM adalah salah satu bentuk pendidikan bisnis (marketing) yang paling basic.

      Pantaslah jika Robert T. Kiyosaki menulis sebuah buku Business School. Disana dituliskan bahwa pendidikan bisnis terbaik di dunia nyata bukanlah sekolah, melainkan MLM.

      Sudah pernah baca mas? :hehe:

  • Halo Mas Arief, artikelnya luar biasa Mas.

    Kalo diingat-ingat lagi artikelnya Pa Hermawan Kertajaya di Kompas tentang New Wave Marketing, beliau mengatakan bahwa para marketer yang unggul adalah mereka yang dapat membangun kedekatan dengan para pelanggannya dan menciptakan komunitas, tidak cukup lagi dengan promosi konvensional.
    Jadi nyambung sama artikelnya Mas Arief nih.

    Thanks sudah berbagi dan salam sukses, Mas.

    1. @Arswino Sonata, bener banget mas. Semakin dekat kita secara emosional dengan para konsumen, maka semakin besar peluang untuk goal dalam melakukan penjualan / selling.

      Berbisnislah dengan hati, sebagaimana buku yang ditulis oleh Hermawan Kertajaya dan AA Gym. Kalau belum punya bisa download di http://ariefmaulana.com/free-download/

  • Setuju sekali Mas Arief, follow up berperan penting untuk terjadinya closing karena berhubungan erat dengan membina kepercayaan dan kenyamanan. Great tips…btw, bagaimana ya cara memunculkan foto kita dalam kolom komentar? Ada tips terbaru juga di postinganku, mampir yuk! Trims…

    Linggawati Saputra
    http://www.inhousebusiness.com

  • Mantap, cerdas,artikel2nya imbang tidak melupakan dunia karena akhiratnya, dan tidak melupakan akhirat karena dunianya.Senang banget saya punya anak yang satu ini.

    1. @Mohammad Aspuri Hz, belajar dari Pak Aspuri juga.

      Kalau ngga seimbang, saya yakin bisnis Pak Aspuri tidak akan besar seperti saat ini.

      Apalagi sekeluarga sukses semua. Hehehe… :nyembah:

  • kalau yang busines school belum mas, baru baca rich dad..btw saya juga masih aktif di network marketing mas, tianshi juga tapi off dulu. jadi salut aja bisa nerapin ilmu mlm di internet marketing…

  • Sistem follow up yang baik merupakan salah satu penerapan dari teori silaturahmi. Oleh karena itu efeknya akan memanjangkan usia, mempermudah urusan dan memperlancar usaha.:hehe:

    1. @mashengky, bukan ngajarin mas. Mensharingkan kembali apa yg pernah disharingkan ke saya.

      Tapi tetep ada batasannya lah! Rahasia perusahaan tetaplah rahasia. :ngikik:

    1. @syahru, saya malah dari 100 orang nyangkut satu. Kalau masih 5 belum nyantol itu mah biasa mas.

      Rekan-rekan top reseller lainnya rata-rata punya rasio 1:100. Dari 100 yg datang ke web reseller terjadi 1 pembelian.

      Jadi tingkatkan terus performa iklan dan follow upnya! :waaa:

  • Follow up, penting banget mas buat menjalin relasi sekalian, meskipun mereka baru pertama kali mengenal bisnis online melalui produk yang kita tawarin, namun kelak ada saatnya juga mereka akan menguntungkan kita untuk bisnis kita selanjutnya. Cthnya: klo kita bakalan buat produk baru yang mo ditawarin.
    Bukan begitu mas?

    Salam Sukses.:sip:

    1. @Handoko, bener… makanya list member affiliate saya, selalu saya rawat dengan tetep contact dan memberikan informasi bermanfaat.

      Contoh nyata waktu launching http://www.Afiliasi100Persen.com

      Ternyata yg banyak beli ya member yg itu-itu lagi. Alhasil dalam 5 hari penjualan masuk 500% dari harga produk.

      Itu contoh hasil follow up ke member yg dah beli produk lewat link kita

  • Delamat siang mas,
    Terimakasih artikel yang sangat bermanfaat dan bagus sekali mas,
    Memang segala sesuatu kalau ga di fu sama juga bohong, kadang kita ga tshu masalahnya apa kalau kita ga fu, salam sukses mas :telpun:

    1. @muklis, inti follow up? Mencari permasalahan calon customer dan mencarikan solusinya lewat produk yg kita miliki. Itu juga bisa disebut follow up. Pokoknya secara definisi banyak lah!

  • :hiks: mas arif postingnya mengharukan sekali…
    bisa memecahkan masalah teman” yang sedang belajar memasarkan produk on line dan off line, khusus follow up didunia off line…
    Btw link mas arif sudah saya pasang diblog saya loh, ditunggu posting yang lainnya ya..

    -salam istimewa-

    1. @Ricky, sebenarnya ini adalah ilmu lama mas. Cuma ngga banyak yg menyadari seberapa pentingnya follow up, makanya saya kupas disini.

      Btw biar ngga ketinggalan berita, daftarin aja emailnya di feedburner. Ntar kalo ada posting terbaru, ada pemberitahuan via email.

      Salam sukses
      :uhuk:

    1. @Wawan Purnama, Ayo… siapa lagi yang mau mengikuti jejak mas wawan.

      Silahkan kunjungi pula situsnya. Banyak info bermanfaat disana.

    2. @Wawan Purnama, saya juga lo… jangan follow upnya, reviewnya aja mas Arief sudah mantap, kayaknya dari review aja sudah sama dengan follow up 8X, jadi Masterklick bis kelibas tuh… hahahahah…

  • Terima kasih atas penjelasan dan tips yang menarik dari Anda. Sebuah pelajaran yang berguna. Kadang mengajak seseorang menjadi follow up tidaklah mudah, meskipun itu keluarga kita sendiri…

    Regards,
    DuaIP.com – Lifetime Hosting
    ============================
    Jl. Rambutan 1 no. 4 Semarang
    024-8416994
    http://www.duaip.com

    1. @DuaIP Hosting, pengalaman saya sih justru lebih sulit memfollow up orang yg kenal dekat dengan kita.

      Mereka malah lebih sering meremehkan dan tidak percaya bahwa kita bisa berbuat lebih.

      Yg bisa kita lakukan adalah menunjukkan bukti terlebih dahulu, maka mereka akan merespon dengan sendirinya.

  • betul mas

    saya jadi teringat hukum 80-20.

    dalam sebuah oragaisasi baik perusahaan maupun oraganisasi bisnis lainnya.

    artinya 80% hasil diperoleh dari kerja yang diperoleh dari kerja yang dilakukan oleh 20% orang.

    Untuk itu harusnya kita mencurahkan perhatian dan waktu untuk yang 80% kepada yang 20% orang2 tersebut.

    bukan begitu mas arief?

  • Thanks mas arief untuk motivasi dan pencerahannya…

    Tadinya saya suah agak putus asa menjadi affiliasi karena klosing yang minim …

    Tapi setelah membaca artikel ini dan artikel di blog the biznisman ….semangat saya muncul kembali

    sukses selalu
    Partisimon.Com

  • salam kenal mas arfin saya seorang pemula di dunia bisnis online dan kebetulan skrg sy sedang menggarap sebuah project bisnis toko online dengan memanfaatkan wordpress…sy bingung langkah2x selanjutnya yg harus sy lakukan apa…selama ini sy baru berjualan via facebook sj

  • gimana follow up yg baik bagi sy yg bekerja di perusaah bengkel auto 2000 mas untuk menyikapi pada castamer sy gimana cara follow up yg baik..?


    Berikan pelayanan service yang bagus. Bila perlu, berikan nomer kontak pribadi Anda dan informasikan bahwa customer bisa mengontak Anda kapan saja bila mereka memiliki masalah dengan kendaraannya. Ketika mereka datang, Anda bisa ajak bicara selayaknya teman. Kenali lebih jauh customer Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,431 bad guys.