Pengalaman Bersama Mulxim Autoresponder

Oleh : Arief Maulana

Mulxim Autoresponder
Mulxim Autoresponder

Posting kali ini saya khususkan untuk sharing pengalaman bersama Mulxim, autoresponder yang sudah saya gunakan hampir 1 tahun ini menggantikan autoresponder yang lama (Indoresponder). Yah, kebetulan ada program sharing pengalaman menggunakan Mulxim, dimana hadiahnya tambahan 2 bulan gratis langganan Mulxim.

Pergantian autoresponder ini saya lakukan dikarenakan Indoresponder pada waktu itu bangkrut. Alasan pihak pengelolanya adalah besarnya biaya operasional yang tidak tercover dari pemasukan para pengguna jasa. Dengan demikian jika tidak ada yang mendanai, maka ditutup dalam beberapa waktu ke depan. Untunglah saat itu list subscriber bisa diexport.

Maka praktis sejak saat itu saya langsung mencari alternatif autoresponder, terutama yang bisa import list subscriber. Beberapa teman saya “investigasi” demi mendapatkan rekomendasi autoresponder. Kebanyakan sih merekomendasikan autoresponder yang dikelola oleh orang-orang luar negeri alias asing. Tapi satu teman yang kebetulan saya percaya merekomendasikan autoresponder Indonesia, yaitu Mulxim.

Saya langsung cek ke TKP. Beberapa hal yang cukup menarik dan menjadi pertimbangan saya adalah adanya paket harga, dimana kita bisa menyesuaikan sesuai budget. Awalnya saya menggunakan Paket Gold kalau tidak salah, yang bisa import list subscriber dan sistem bayarnya per bulan. Saya sengaja tidak langsung bayar 1 tahun biar bisa mencoba terlebih dahulu seperti apa. Rencananya sih mencoba 2 bulan. Kalau ngga oke, langsung cari autoresponder yang lain. Kalau sekarang sih saya udah upgrade di Paket Platinum, hehehe…

Pertama kali masuk ke member area Mulxim, sempat bingung juga. Karena jujur saja “dalemannya” lebih kompleks ketimbang autoresponder saya yang lama. Saya ingat waktu itu sampai telpon langsung ke Mas Arif Patmainudin untuk konsultasi, baik itu proses import list subsriber ataupun cara penggunaan Mulxim baik untuk fungsi broadcast ataupun untuk email follow up. Untung Mas Arif nya sabar.

Pengalaman saya menggunakan Indoresponder dulu, membuat tidak perlu banyak waktu untuk belajar autoresponder Mulxim. Kenapa? Karena apapun autorespondernya, prinsip kerjanya sama saja. Anda hanya tinggal menemukan “tombol-tombol” yang berbeda nama saja.

Beberapa fitur yang saya temukan lebih dari autoresponder lama antara lain :

  • Penjadwalan email broadcast : ini penting kalau saya lagi stok banyak artikel dan saya jadwalkan terbitnya. Dengan penjadwalan broadcast, saya bisa benar-benar meninggalkan blog kalau lagi ada fokus lain.
  • Text editor untuk HTML : sama halnya dengan text editor di wordpress ataupu ms.word, ini benar-benar memudahkan untuk saya kalau ingin memvariasikan tulisan, entah tebal, miring, ataupun memasukkan link tanpa mengetik code HTML nya (walaupun saya mengerti).
  • Campaign store : ini buat kita-kita yang males mendesain email follow up. Mulxim menyediakan beberapa contoh email follow up yang langsung bisa kita gunakan. Tinggal import aja, trus ganti dikit sesuai keperluan.

Selebihnya hampir sama dengan autoreponder umumnya.

Beberapa kelemahan Mulxim yang saya rasakan, adalah agak lambat dalam mengakses member area. Entah apa karena koneksi saya, atau memang sistem website Mulxim yang berat. Sempat juga ada masalah dulu, dimana broadcast yang saya lakukan tidak terkirim sama sekali. Tapi tidak lama kemudian semua berjalan normal.

Terkadang kecepatan sampainya email broadcast ke seluruh subscriber juga agak lambat. Namun saya maklumi karena disamping frekuensi pengiriman email yang dilakukan banyak (tidak hanya saya tapi juga member yang lain) pun jumlah subscriber saya tidak sedikit. Untuk permasalah tersebut, Mas Arif pernah membuat posting yang berisi solusi atau tips agar email cepat sampai dan broadcast sukses (di situs resmi Mulxim).

Kalau Anda tanya soal manfaat jelas banyak. Mulai dari membantu mengelola para pengunjung website kita, hingga kontes-kontes afiliasi yang membutuhkan kecepatan penyebaran informasi. Tergantung bagaimana Anda menggunakannya.

Kini Indoresponder memang sudah pulih. Tapi sudah terlanjur nyaman di Mulxim, apa boleh buat. Ke depan pun saya masih tetap akan menggunakan Mulxim.

Semoga sharing saya bersama Mulxim Autoresponder ini bermanfaat untuk Anda. Kalau ada yang mau Anda tanyakan, silahkan lewat form komentar di bawah.

Salam Sukses,
arief maulana
spac

Ps. Seluruh fitur ataupun fasilitas yang disediakan bisa Anda cek ke situs aslinya, karena ini hanya sharing pengalaman menggunakan Mulxim.

90 Responses to “Pengalaman Bersama Mulxim Autoresponder”

  1. mh says:

    saya mau coba getresponse nih.. dulu pernah pake aweber sih… tp sekarang aweber dimonopoli si ahira ya? :batabig

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mh, iya. Itu kira-kira apa diakuisisi sama Ahira atau seluruh fasilitas dibooking dia mas?

    balas komentar

    mh Reply:

    @arief maulana, katanya ada perjanjian, semua yg pake aweber harus masuk asian brain.. capedeh.. :hammer

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mh, wow wow wow… ya males klo gitu caranya. :puyeng:

    balas komentar

    Ardy Pratama Reply:

    @mh, apa iya? setau saya gak kok mas… soalnya yg pake aweber banyak banget dan pada gak masuk AB kok…

    balas komentar

    Lee Reply:

    @Ardy Pratama, Yup..saya pake asianbrainfollowup tapi bukan member asian brain!

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Lee, jadi apa bedanya aweber dg asian brain follow up

    balas komentar

    Lee Reply:

    @arief maulana, asianbrainfollowup itu aweber tapi di branding sendiri oleh ahira.Hal yang sama juga di lakukan oleh Mike Rasmussen di automateyourlist.com :-)

    balas komentar

    Ardy Pratama Reply:

    @Lee, istilahnya mungkin semacam reseller gitu kali yak bro? atau mungkin si anne jual eceran aweber :hihi:

    balas komentar

    Octa Rendra Reply:

    @Ardy Pratama, betul mas Namanya Private Label
    untuk apply private label di Aweber siapapun bisa asalkan siap membayar US$5000,00 :puyeng:

    klau mau pakai Aweber mesti signup via proxie , karna kalu terdetek dari indo Pasti ditolak , tp sy lebih menyarankan pakai asianbrainfollowup atau profollow dalemnya sama saja kok dengan aweber , tapi harganya masih harga lama ($19/1o.ooo subscriber) dibandingkan aweber $19 per/500 list …

    balas komentar

    MasterClickCom Reply:

    @Octa Rendra, asianbrainfollowup tuh mmg benar private label dari aweber, tapi sayang-nya script yg terpasang di asianbrainfollowup tuh sudah outdated (alias jadul), aweber sudah upgrade. Apakah si AA tidak bayar lisensi utk script terbaru dari aweber ? :puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @MasterClickCom, ah masa sih? Kan duitnya Ahira banyak tuh.

    Brarti Ahira ga terikat sama aweber ya mas? Cuma beli script autorespondernya gitu? :puyeng:

    Octa Rendra Reply:

    @MasterClickCom, ah tidak mas memang semua Private label seperti itu, lagian kata siapa outdated? saya pakai dalemnya masih sama persis, hanya minus analitycs nya saja kok, tapi dari sergi harga mending ambil yg private label deh, NS nya pun bisa di cek NS1.aweber.com & Ns2.aweber.com yg artinya deliverability rate nya Tinggi dan ga nyasar ke spam/bulk folder, dr pada pake get response mending pake private label IMO , Joko susilo aja br mo rubah dr getresponse ke profollow

    arief maulana Reply:

    @Ardy Pratama, kaya apaan aja bro pake eceran :ngakak::ngakak::ngakak:

    balas komentar

    Octa Rendra Reply:

    Btw ada autoresponder baru setara aweber & getresponse tapi harga murah abiss, ada Analytics & split test juga lho, ane tulis reviewnya nih http://www.imnicamailreview.com
    :sip:

    balas komentar

    mh Reply:

    @mh, horeee :pertamax

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mh, congrat Gan :shakehand2

    balas komentar

    cempaka Reply:

    @arief maulana, om emott monyetnya kog gak muncul sieh?? :mewek

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @cempaka, ada kok. Tante aja kali yg ga liat…

    balas komentar

  2. satrya says:

    Belum pernah pkai autoresponder,mainnya aja gk bisa.

    Cuma bisa baja dulu :cd

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @satrya, kalau memang belum butuh ya ga usah hehehe. Waktu itu saya butuh sih, makanya ngotot belajar.

    Awalnya memang bingung karena baru pertama kali kenal. Tapi begitu bisa, asik.
    :hihi:

    balas komentar

    anax kolonx Reply:

    @arief maulana, emng asyik mas pake autoresponder, tp kalo q skrg msh sneng dari indoresponder,satu akun bsa buat bnyak autoresponder dgn hrg flat. Kalo di mulxim gmn mz?O ya, btw mulxim jg punyanya mas aruf patmainudin ya?
    kalo ngsi form dari mulxim lelet mz,g ada tanda udh jd subscriber ato blum,,,

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @anax kolonx, sama aja. Cuma ya ada batasan lha tiap paketnya. Tapi paling ga untuk pemula, bisa milih paket yg sesuai dengan kocek.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @anax kolonx, Arif Patmainudin sebenernya founder Mulxim awalnya. Baru setelah agak lama berjalan, beliau mengakuisis Indoresponder dari pemilik lama.

    Untuk subscriber Mulxim, biasanya bukan tidak ada tanda. Tapi yg subscribe tidak menyimpan email kita. Sehingga email konfirmasi kerap masuk di spam folder.

    Dan ini berlaku untuk semua autoresponder, mengingat saat ini penyedia layanan email memperketat. Apalagi yahoo.

    balas komentar

  3. zaki says:

    mas arif saya kok beberapa minggu ini gak dapet email dari autoresponden mas arif lagi….apa emang gak ada updatenya ya ?

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @zaki, ah masa? Coba cek di spam folder mas. Jangan2 email saya tim[at]ariefmaulana.com belum disimpan dalam daftar kontak email.

    Oh ya, email terakhir dari saya yang ada artikel Cempaka itu. Sejak itu belum kirim2 email lagi :hihi:

    balas komentar

  4. Kurtubi says:

    Terima kasih mas Arif atas sharing infonya. Saya dpat email dan langsung kemari…

    :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Kurtubi, sama-sama mas. Itu saya kirim emailnya pake Mulxim loh :hihi:

    balas komentar

  5. Wah burgus sekali pengalaman Mas Arif .begitu dong selalu sher ke saya mengenai penemuannya yang baru dan bagus -bagus. Dan Selamat semoga Wisudanya Lancar sesuai dengan harapan Mas Arif.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Suparti Ninengah, sebenarnya saya sering lho share2 gitu. Hanya saja agak terselubung biar ga jualan melulu isinya.

    Terima kasih doanya. :sip:

    balas komentar

  6. Untung ada Mulxim..OK lah pokoknya

    :thumbup

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tutorial toko online, punya pengalaman dg Mulxim juga Pak?

    balas komentar

  7. Agus Siswoyo says:

    Patut dicoba mas. Karena autoresponder dari cpanel agak ribet settingnya.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Agus Siswoyo, saya malah baru tau kalau di CPanel ada autorespondernya :hihi:

    balas komentar

    Octa Rendra Reply:

    @Agus Siswoyo, maksudnya pakai phplist ya mas? install via fantastico? wuihh ribett ampun deh

    balas komentar

  8. aan says:

    sepertinya stat di FB rada jarang nih mas, sibuk dengan wisuda-nya yah, sip deh….sukses mas
    :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @aan, stat FB saya memang jarang mas. Aktif di twitter :hihi:

    balas komentar

  9. hakkyrohman says:

    pertama saya coba mulxim..
    saya beranggapan autoresponder ini nggak cocok buat pemula..

    eh, setelah googling cari info sana-sini akhirnya menemukan tutorial setting mulxim..

    langsung deh saya tancap ke tkp, akhirnya setelah utak-atik dikit jd juga autorespondernya..:hiks:

    mantap mas pokonya biar lokal juga..:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @hakkyrohman, semua autoresponder ga cocok untuk pemula mas. :hihi:

    Autoresponder cocok untuk mereka yg siap melepas label pemula untuk naik di level selanjutnya dalam bisnis.

    balas komentar

  10. onix says:

    terima kasih mas infonya dan bisa dipertimbangkan mungkin kapan2 bisa pake mulxim.:sip::sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @onix, oke. Jangan lupa lewat link referalku yah, :hihi:

    balas komentar

    onix Reply:

    @arief maulana, insya allah mas.

    balas komentar

  11. trim’s ats infonya. Sepertinya mulxim Autoresponder ini bagus tapi bagaimana dengan fitur – fiturnya apa ada fitur fantastico didalamnya? salam sukses selalu.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @muhammad ishak, autoresponder ini bukan hosting pak. Jadi tidak ada CPanel dsb. Dan juga tidak perlu diinstal lagi karena kita tinggal pakai saja.

    balas komentar

  12. Dimas says:

    ouh…
    masukkan yang bagus mas.
    bisa jadi pertimbangan dalam memilih autoresponder buat blogger yang membutuhkan.
    oke deh…
    :sip::sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Dimas, yap. Dan ngomong2 yg bisa pake autoresponder ga cuma blogger atau internet marketer loh.

    Perusahaan konvensional juga kerap menggunakan autoresponder untuk mengelola klien / customer mereka :uhuk:

    balas komentar

  13. cempaka says:

    :mewek2

    iki opo sieh…kog aku ra mudeng blas kie… hiks hiks *tak muleh ae wes*

    :mewek

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @cempaka, you are not aloneee… :hihi:

    balas komentar

  14. dulu pake indoresponder, trus bangkrut :hammer

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Maksum Priangga :ngakak: sama mas. Pindah mulxim ya karena indoresponder colaps.

    Tapi sekarang kuat kayanya. Sejak diakuisisi mas Arif Patmainudin.

    balas komentar

  15. Lee says:

    Untuk sementara ini aweber tetep paling mumpuni… :-) (just opinion)

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Lee, yup. Kalo duitnya jg mumpuni. :hihi:

    balas komentar

    Lee Reply:

    @arief maulana, :hehe:

    balas komentar

  16. Suarakelana says:

    baru tahu autoresponder banyak fungsinya seperti itu. Trimakasih share-nya mas

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Suarakelana, sama-sama mas. Meski banyak fungsinya, kalau tidak dimaksimalkan pengguna jasa autoresponder percuma juga.

    balas komentar

  17. ya seperti komentar cempaka ya belum nyambung apa artinya tolong mas arief jabarkan di news letter khusus

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @lianawati natawijaya, oke deh. nanti di postingan selanjutnya saya share mengenai autoresponder itu sendiri

    balas komentar

  18. makasih mas arif… bisa jadi bahan rujukan nih.. buat milih autoresponder

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @catatan penting, sama-sama mas :sip:

    balas komentar

  19. wah saya angkat tangan deh kalo urusan ini, maklum masih newbie mas arif, masih perlu belajar banyak neh pada yg udah senior seperti mas arif contohnya hehehe :ngakak:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Blog Pengembangan Diri, hahaha… masih banyak yg lebih senior mas.

    balas komentar

  20. Erdien says:

    Pake yang ginian aku blom bisa Mas, blom pernah berkehendak soalnya :hihi:
    Makasih sharenya Mas Arief

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Erdien, sama-sama Mas Erdien. Kalau untuk blogger, saya rasa autoresponder ga terlalu perlu kok.

    Kan ada feed burner atau semacamnya. Ini biasanya dipakai mereka yg memang serius untuk cari duit. :hihi:

    balas komentar

    Erdien Reply:

    @arief maulana, O… gitu ya. Iya saya paham, berarti kalo memang saya nanti mo nyari duit dari inet secara serius baru deh pake ginian ya :sip:

    balas komentar

  21. elsadra says:

    Kalo bwt bisnis clickbank bagus ga ya kira2 mas, soalnya targeted marketnya kn luar negri jd email2nya jg dr luar ngeri…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @elsadra, saya kira ga ada masalah. Karena kan kode html untuk form opt in bisa dipasang di situs manapun.

    Misalnya Mas pasang di situs yg isinya review produk2 clikcbank. Bhs inggris lah katakan situsnya. Maka nanti kemungkinnan yg mengisi form opt in kan org luar juga.

    Sebaliknya, email2 follow up yg kita siapkan ya jg kudu bhs inggris.

    Ada yg mo didiskusikan lagi?

    balas komentar

    elsadra Reply:

    @arief maulana, iya betul jg mas arief… setuju dng pendapat mas arief… insyaAllah akn sy cb..

    tdnya pgn cb pake getresponse ato aweber tp kok mahal, ditambah lg pembayarannya hrz pake kartu kridit. wah ane lom pny kartu kredit.. hehe

    balas komentar

  22. Maghfur Amin says:

    Alhamdulillah bisa mampir lagi kesini mas :koprol:
    Saya juga menggunakan Mulxim mas, namun bedanya dulu saya gk pikir panjang. Saya langsung booking premium. Gk tahu knp langkah itu saya ambil..kok ya gk kepikiran utk uji coba dulu
    :hihi:

    Akhirnya ya Guubbraaaakkk…:jedug: saya bingung diawal menggunakannya, butuh 3 hari buat adaptasi dan ngafalin tombol, :hehe:
    Tapi skrang semua OK punya..memang LogIn aja yg agak lama

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Maghfur Amin, wew 3 hari mas? Sangar. Saya 1 minggu lebih mas. :ngakak:

    BIngung pol dari Indoresponder ke Mulxim.

    balas komentar

    Maghfur Amin Reply:

    @arief maulana, Lho…ta pikir 3 hari itu sudah lama, ternyata ada yg lebih…..:hihi:

    Mulxim ini adalah autoresponder pertama yg saya pakai mas, dulunya gk pernah pakai autoresponder :hehe:

    balas komentar

  23. Iwan Kus says:

    saya sudah pake mas
    siap bangun list

    eh btw upline saya namanya tim
    kenal gak mas hehehe

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Iwan Kus, sip. Next artikel saya kupas soal autoresponder. Nanti mas sy kasih backlink ke artikel wp autoresponder itu.

    Upline Tim? I knew Him. :ngakak::ngakak::ngakak:

    balas komentar

    Iwan Kus Reply:

    @arief maulana, wow makan tahu pake tomat
    thank you very much

    langsung ke tkp

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Iwan Kus, you are welcome bro :hihi:

    balas komentar

  24. [...] posting sebelumnya saya khususkan untuk sharing pengalaman menggunakan Mulxim, maka kali ini saya share apa itu autoresponder. Kebalik sih sebenarnya. Mestinya ini keluar lebih [...]

  25. Autoresponder emang wajib sih bagi pebisnis online seperti mas Arief, yg lg belajar ngeblog kayak saya nih, pastinya butuh banget panduan untuk menggunakan autoresponder, makasih sharingnya, saya juga lebih suka dengan ploduk-ploduk Indonesia seperti mulxim (krn pake bahasa Indonesia.. Hi.. hi..):hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @formula bisnis mlm, selera kita sama dong :hihi: Untuk panduan menggunakan autoresponder bisa ditanyakan pada admin masing2.

    balas komentar

  26. Franky says:

    sangat bermanfaat mas Arief, tapi saya rada kecewa sama mulxim karena waktu itu saya sudah daftar paket platinum, tapi hubungi orangnya untuk mau minta pengarahan telponnya gak pernah diangkat. akhirnya saya bayar untuk bulan itu gak ke pakai alias sia-sia. maklum mas masih neubie . . .sukses untuk mas arief.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Franky, ow gitu yah. Coba nanti saya kontak Mas Arif untuk merespon. Siapa tau ada solusi penggantian 1 bln tsb.

    balas komentar

  27. :hiks::hiks:makasih kang arif

    balas komentar

  28. tireguard says:

    bisa langsung coba,

    action, mas arief

    balas komentar

  29. thanks info nya mas arief

    semoga menjadi sedekah ilmu yg manfaat
    amin3x ya robbal alamin

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @pertamax di indonesia, amin :sip:

    balas komentar

  30. robbyn says:

    ketika bingung milih autoresponder,,,tiba-tiba mas menjelaskan semua kebingunan saya,,hehe makasih yaaa, , ,

    balas komentar

  31. saya juga mau jajal nih pakai autoresponder mas.. tapi tunggu ebook gratisan saya jadi dulu hehehe :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Arief Rizky Ramadhan, sambil nunggu ebooknya jadi. Join yg versi trial aja dulu rif. Itung-itung uji coba. Pas ebook jadi baru upgrade premium member :sip:

    balas komentar

  32. “Nice artikel, inspiring ditunggu artikel – artikel selanjutnya, sukses selalu, Tuhan memberkati anda, Trim’s ”

    balas komentar

  33. Dean says:

    Cara menghubungi ownernya gmn mas? saya daftar platiunum tapi belum diaktifkan.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @dean, di website mulxim kan ada halaman “Kontak Kami”. Hubungi lewat situ aja mas.

    balas komentar

Leave a Reply

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 542 bad guys.

[+] kaskus emoticons nartzco

WordPress Theme Design