Oleh : Arief Maulana

Hari ini saya dan Mas Agus Siswoyo mengikuti Pelatihan “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat III” yang diselenggarakan di Magnet Zone, Surabaya. Awalnya yang tau duluan malah Mas Agus dan dia memberitahu saya. Melihat posternya saya langsung daftar dengan alasan pertama dapat diskon 100 ribu (harga aslinya Rp.250.000), kedua saya memang ingin ikut pelatihan tersebut untuk mengupgrade kapasitas dan kemampuan menulis saya.

Pelatihan dibagi menjadi 3 sesi utama :

  • Sesi Pertama : Mas Epri Tsaqib – Kiat Menulis Bebas
  • Sesi Kedua : Mas Jonru – Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat
  • Sesi Ketiga : Sharing (diisi oleh Mas Jonru dan Mas Epri sekaligus)

SESI PERTAMA

Sesi pertama, dibuka dengan menanamkan kepada peserta bahwasanya setiap orang pada dasarnya bisa menjadi penulis apapun jenis tulisannya (fiksi / non fiksi). Kemudian dilanjutkan dengan beberapa kiat untuk bisa menulis bebas.

Menulis bebas bisa didefinisikan secara sederhana sebagai aktivitas menulis yang tidak mengindahkan aturan ataupun segala tetek bengek kebahasaan yang pernah kita pelajari selama di sekolah dulu. Intinya membuang mengenyampingkan sebentar hal-hal yang menghambat aktivitas menulis kita. Karena untuk penulis pemula tujuan utama yang mesti dicapai adalah menumbuhkan kebiasaan menulis. Baru lambat laun tulisan itu ditingkatkan kualitasnya.

Di sesi pertama ini Mas Epri memberikan kiat-kiat agar mudah menulis bebas, yang diantaranya :

  1. Menulislah dengan bebas, tanpa diedit terlebih dahulu. Pokoknya seluruh gagasan selesai ditulis. Baru kemudian kita melakukan editing atas apa yang sudah ditulis.
  2. Practice make perfect, alias sering-sering saja menulis.
  3. Menulislah dengan gampang tanpa beban. Lupakan sejenak teori penulisan yang pernah kita terima.
  4. Banyak-banyaklah membaca, karena apa yang kita baca cenderung mempengaruhi tulisan kita.

Sesi pertama ditutup dengan pratek menulis. Selama 10 menit, peserta diminta untuk menulis apapun yang ada di benak mereka. Tentu saja dalam hal ini menulis bebas. Kalau pikiran kita bisa bebas, 10 menit untuk menulis tidak akan ada masalah. Baru setelah itu coffe break. Karena saya kebiasaan menulis non fiksi, ya ide yang muncul dan saya tuliskan secara “otomatis” hasilnya berupa tulisan non fiksi.

Pada saat sesi coffe break, Mas Jonru sudah datang ke dalam ruang pelatihan. Ya saya dengan teman-teman peserta memanfaatkan sesi break tersebut untuk berbincang-bincang santai dengan Mas Jonru.

SESI KEDUA

Lanjut di sesi kedua, Mas Jonru membawakan materi yang lebih ke arah softskill. Lain dengan mas Epri yang lebih mengarah ke hardskill + praktek. Inti materi yang dibawakan oleh mas Jonru lebih kepada pengenalan “racun-racun” yang sering menyerang para penulis pemula.

Materi dilanjutkan dengan pengenalan kuadran masalah, yang sebenarnya saya sudah cukup akrab dengan materi ini karena merupakan salah satu materi yang sering pula saya bawakan dalam Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa di kampus. Kemudian materi berlanjut pada “11 Cara Menghalau Kebiasaan Menunda”. Kenapa menunda? Karena ini adalah penyakit yang paling sering dialami oleh penulis baik itu pemula ataupun yang sudah senior.

Intinya materi kedua lebih kepada bagaimana membenahi faktor internal kita sebagai calon penulis hebat, sepeti mental, pola pikir, sikap, dsb, disamping sharing kisah-kisah sekilas perjalanan Mas Jonru menjadi penulis seperti saat ini. Sesi kedua ditutup dengan acara makan siang dan shalat bagi yang beragama Islam.

SESI KETIGA

Sesi ketiga lebih diisi dengan sharing tanya jawab, mulai dari beberapa tips dalam menulis hingga bagaimana cara mudah membaca karakteristik penerbit yang akan kita kirimi naskah. Disamping itu Mas Jonru juga membagikan 5 buah buku kumpulan cerpen beliau dan juga 2 voucher Sekolah Menulis Online senilai masing-masing 1,5 juta. Dengan kata lain, sama saja mengikuti SMO gratis. Dan beruntunglah, salah satu peserta yang mendapatkannya adalah kawan kita Mas Agus Siswoyo.

SISI LAIN PELATIHAN

Awal sebelum pelatihan, saat menunggu pembicara, saya sempat berbincang-bincang akrab dengan seorang stand-up comedian bernama Jerry Gogapasha. Awalnya saya merasa familiar dengan wajahnya. Ternyata benar, dia adalah salah satu peserta Indonesia Mencari Bakat. Wah lumayan lah, jadi bisa mengenal Mas Jerry di belakang panggung seperti apa. Kalau pengen tau, ini blognya Mas Jerry.

Di akhir pelatihan, saya merasa agak kurang greget dengan materi yang disampaikan. Mungkin hal yang sama di alami oleh Mas Agus Siswoyo. Entah mungkin hanya perasaan saya saja, karena pelatihan ini sepertinya lebih cocok untuk rekan-rekan yang belum pernah menulis sama sekali dan baru akan menulis. Sementara saya sendiri, sudah terbiasa menulis di blog ini walau bentuk tulisannya non fiksi.

Awalnya sih harapan saya bisa mempelajari lebih dalam soal penulisan fiksi, karena memang saya tertarik juga untuk bisa menulis fiksi seperti cerpen. Ternyata hal itu hanya dikupas sekilas saja dan itupun dalam sesi sharing. Lebih mendetail sepertinya baru bisa saya dapatkan dalam Sekolah Menulis Online (SMO) yang dikelola Mas Jonru dan Mas Epri. Yah, kedepan sepertinya saya perlu menyisihkan pendapatan untuk ikut SMO.

Untuk materi yang dikupas Mas Jonru tentang penulis hebat pun nampaknya lebih banyak dibahas secara mendetail dalam bukunya “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”, yang kebetulan buku tersebut sudah saya beli. Saya maklumi karena mungkin tidak bisa lebih banyak lagi yang disharing dikarerenakan keterbatasan waktu.

Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat

Untuk rekan-rekan yang ingin membeli buku Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat, mungkin saat ini buku tersebut mulai jarang terlihat di toko-toko buku karena sudah habis stoknya. Oleh karena itu bagi yang berminat membeli buku tersebut bisa langsung pesan melalui websitenya (klik banner “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat” di atas).

Berikut beberapa dokumentasi di akhir (sori kalau bandwith killer Gan) :

Seluruh Peserta Pelatihan
Seluruh Peserta Pelatihan & Pembicara
Saya dan Mas Jonru
Arief Maulana & Mas Jonru
Arief Maulana & Epri Tsaqib
Arief Maulana & Epri Tsaqib

Salam Sukses,
arief maulana
space

Pelatihan Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

99 thoughts on “Pelatihan Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,551 bad guys.