Kedamaian Batin

Oleh : Arief Maulana

Kedamaian Batin

Kedamaian Batin

Sore ini saya menghabiskan waktu untuk menonton sebuah film kartun lucu yang cukup menghibur. Mungkin Anda semua sudah pernah menontonnya, Kungfu Panda 2. Mengisahkan tentang perjalanan Po, si panda lucu yang mendapatkan gelar kesatria naga dan juga Furious Five dalam membasmi Lord Shen.

Bukan isi filmnya yang akan saya bahas disini, melainkan sebuah nilai dan pesan yang disampaikan oleh Master Shifu, guru Po dan kawan-kawan Furious Fivenya. Inti pesannya adalah untuk memaksimalkan kungfu yang dimiliki, setiap master harus menemukan kedamaian batin di dalam dirinya, apapun caranya. Bisa melalui meditasi atau mengalami satu fase menedihkan dan menyiksa dalam kehidupannya.
Continue reading

Bingung Amat Soal Rezeki

Oleh : Arief Maulana

Rezeki

Rezeki

Sering ngga, Anda melihat ada rekan kerja Anda di kantor yang suka gelisah melihat temannya dapet insentif tambahan atau bonus atas prestasi pekerjaan tertentu? Atau jangan-jangan Anda sendiri juga seperti itu. Merasa panas melihat orang lain selalu berkelimpahan tambahan rezeki, sementara Anda gitu-gitu aja. Dan terus berandai-andai, “Andai saya seperti dia…”

Itu berarti belum sepenuhnya memahami konsep bahwasanya masing-masing orang sudah ada rezekinya dan rezeki tidak pernah salah alamat. Tidak tanggung-tanggung, rezeki ini sudah diberikan semenjak kita baru lahir. Hanya saja tentu tidak langsung, melainkan melalui perantara orang tua.

Continue reading

Cara Menyelesaikan Masalah Dengan Mengeluh

Oleh : Arief Maulana

file kerja

File Kerja

Selalu ada perasaan senang, manakala meja kerja saya bersih tanpa ada berkas-berkas atau file di atasnya. Biasanya, tidak pernah luput dari tumpukan file dengan tiga macam warna map, merah, kuning, dan hijau. Semua isi map itu adalah data-data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan survey kapal yang telah kami, para surveyor, lakukan di lapangan. Kalau pabrik produknya mungkin berupa sebuah barang, maka bagi surveyor, produk utama kami adalah laporan survey kapal.

Belum lama habis file di atas meja, mentor saya pun datang. Beliau datang, menaruh beberapa map lagi di meja kerja saya. Itu artinya, ada tugas yang harus diselesaikan. Mungkin tidak bisa selesai semua hari ini, tapi paling tidak ada jangka waktu sekian hari untuk menyelesaikannya. Maklumlah, saat ini saya masih tengah menduduki posisi sebagai asisten surveyor dan berada di bawah bimbingan senior surveyor. Ya, sebagai wujud “pelatihan” ketika nanti saya memiliki wewenang sebagai surveyor dan mengerjakan sendiri laporan survey saya.

Continue reading

Pedulikah Kita Dengan Customer atau Calon Customer Kita ?

Oleh : Arief Maulana

customer care

customer care

Menjelang break makan siang, telepon saya berdering. Awalnya saya berpikir bahwa yang telepon adalah pemilik kapal yang meminta kapalnya disurvey atau galangan kapal yang mengundang untuk survey. Tenyata bukan. Yang menelepon saya adalah seorang wanita karir dari Jakarta (ini saya tahu setelah sedikit mengorek informasi dari dia). Dia menelpon jauh dari urusan survey, ataupun bidang perkapalan seperti yang selama ini saya terima.

Continue reading

Semua Orang Pasti Punya Kekurangan, Termasuk Anda

Oleh : Arief Maulana

Kekurangan Diri

Kekurangan Diri

Tadi malam, saya menyempatkan waktu untuk berbicara dengan seseorang nun jauh disana. Via telpon karena saya di Batam dan dia di Malang. Banyak hal kami bicarakan, hingga tidak terasa 3 jam saja waktu berlalu. Salah satu topik pembicaraan adalah tentang kekurangan yang ada di dalam diri kita masing-masing.

Tidak bisa dipungkiri bahwasanya kita sebagai manusia adalah makhluk yang tidak sempurna. Bahkan mereka yang mengklaim diri paling sempurna pun pasti memiliki kekurangan juga. Tinggal bagaimana kemudian kita menyikapi kekurangan ini.

Sebagian orang mungkin memilih untuk fokus pada kekurangan yang dimiliki. Kerjanya dari hari ke hari hanya terus mengeluhkah kekurangan yang ada di dalam dirinya. Lupa bahwa nikmat yang diberikan Tuhan pada dirinya, di luar kekurangan dirinya, masih banyak. Lupa untuk bersyukur. Hidupnya pun terasa bagai siksaan demi siksaan. Tidak bisa dinikmati sedikitpun.

Continue reading

Life Signs

Oleh : Arief Maulana

Life Signs

Life Signs

Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, pasti punya alasan. Kebetulan atau keberuntungan itu tidak pernah ada. Itulah yang saya tangkap manakala selesai membaca buku yang cukup fenomenal ini, Life Signs. Buku Life Signs ini ditulis oleh penulis muda, Andre Raditya. Sekarang tidak hanya bukunya yang bisa Anda baca. Pelatihan-pelatihannya pun bisa Anda ikuti.

Saya pertama mendengar judul buku ini dari Mas Octa Dwinanda saat beliau bercerita tentang tanda-tanda kehidupan yang dibacanya saat kami tengah menghadiri event Indonesia Spectacular 2012. Disana Mas Octa sempat bercerita tentang tanda-tanda kehidupan yang dibacanya. Melalui twitter, sempat juga seorang kawan, Honji, menyinggung soal Life Signs. Maka jadilah saya mencari buku Life Signs ini.

Continue reading

Advertisement

Daftarkan diri Anda di newsletter saya secaca GRATIS & saya akan berikan informasi yang akan membantu bisnis pertama Anda, mulai dari sekarang.

First name

E-mail address

Privasi Anda sangat penting buat saya & Anda boleh mengundurkan diri setiap saa.t

Kategori Tulisan

Arsip