Oleh : Arief Maulana

Pembawa Pesan
Seperti yang sudah saya beritahukan pada blog post terdahulu saat saya meliput event Indonesia Spectaculars 2012 di blog ini, maka sekarang saya mulai sharing nilai-nilai atau pelajaran apa saja yang sekiranya bisa dijadikan pelajaran.
“We are messenger, not a message” (Mr. Fernando Nani Rancel)
Pada saat kita memasarkan sebuah produk, apapun itu, ada baiknya memposisikan diri kita adalah sebagai pembawa pesan, bukan sebuah pesan. Maksudnya adalah ketika Anda sedang memasarkan sebuah produk, jangan bercerita tentang fitur.
Sebuah produk mungkin memiliki fitur-fitur canggih yang mendukung kehebatan produk tersebut. Tapi semua fitur itu hanyalah nomor dua. Tidak perlu detail disana. Justru yang ditonjolkan adalah nilai manfaat dari produk yang kita jual.
Read more »
Oleh : Arief Maulana

Fernando Nani Rancel
Keren, penuh semangat dan padat dengan materi pengembangan diri. Itulah yang saya rasakan selama dua hari mengikuti acara Herbalife’s Indonesia Spectaculars 2012. Acara yang diselenggarakan mulai hari Sabtu siang 14 Januari 2012 hingga Minggu sore, 15 Januari 2012.
Bukan training biasa, melainkan super training karena pembicara utamanya adalah Mr. Fernando Nani Rancel, Chairman’s Club yang berasal dari Venezuela. Terbang jauh-jauh ke Indonesia untuk memberikan materi selama dua hari penuh kepada ribuan distributor Herbalife dari seluruh penjuru nusantara.
Indonesia Spectaculars 2012 dilaksanakan di Hall C dan D, Jakarta Expo – PRJ, Kemayoran. Ramai sudah jelas. Gemuruh semangatnya pun bikin merinding. Membuat saya teringat pada event akbar yang juga dilaksanakan di Jakarta pada tahun 2006 yang lalu.
Adapun materi yang terekam di catatan saya selama General Training Indonesia Spectaculars 2012, antara lain : Read more »
Oleh : Arief Maulana

Waktu Luang
Setiap orang memiliki waktu yang sama, 24 jam setiap hari. Tapi disisi lain ada yang mampu memiliki kualitas hidup yang luar biasa, sementara yang lain biasa-biasa bahkan cenderung (maaf) nelangsa. Perbedaannya adalah kemampuan kita menggunakan waktu luang, khususnya bagi rekan-rekan yang masih bekerja sebagai karyawan (seperti saya).
Saya sadar tidak semua orang memiliki keberanian langsung total terjun sebagai pebisnis. Apalagi bila berasal dari latar belakang keluarga yang karakternya birokrat. Untuk keluar dari lingkaran pekerjaan sebagai karyawan itu sulit. Pola pikir sejak kecil selalu didoktrin agar bisa jadi karyawan yang baik dengan penghasilan besar. Lain dengan keluarga pebisnis yang akan mendidik generasi penerusnya untuk berbisnis. Jadi kalau bukan kita yang memotong mata rantai tersebut, siapa lagi?
Read more »
Oleh : Arief Maulana
Berawal dari sebuah informasi yang disampaikan Ali Akbar (@PakarSEO), akhirnya minggu kemarin sempat juga saya mengikuti Seminar Optimasi Blackberry. Karena Blackberry kita, kalau dijadikan alat marketing itu cukup powerful juga. Data tahun 2011, para pengguna Blackberry di Indonesia menembus 4 juta. Dan sebagian besar menggunakan Blackberry hanya untuk gaya-gayaan, gengsi, dsb. Mereka yang memanfaatkan Blackberry untuk kepentingan bisnis (marketing tool) sedikit sekali, dan itu pun tidak teroptimasi dengan baik. Artinya market sharenya besar sekali.
Saya jadi ingat deal penjualan senilai 40 juta yang terjadi di awal tahun kemarin, semuanya berawal dari promosi via Blackberry juga. Sebenarnya konsep Blackberry Marketing ini sendiri sudah saya aplikasikan sejak lama dan pernah saya tuliskan artikelnya di blog. Hanya saja memang tidak seoptimal yang diajarkan oleh Ali Akbar kemarin.

Seminar Optimasi Blackberry
Read more »
Oleh : Arief Maulana

Membaca Untuk Menjual
Ada diantara Anda yang senang menjual tapi tidak suka membaca? Saya sarankan berubah lah. Saya banyak mendapati mereka yang sukses di dunia marketing ataupun bidang profesi lainnya adalah orang-orang yang senang mengembangkan diri, salah satunya adalah dengan banyak membaca.
Di kantor saya pun demikian, para Surveyor kapal yang sukses hingga mencapai puncak karir tertinggi sebagai Principal Surveyor adalah mereka yang setiap saat selalu berusaha meningkatkan kualitas diri dan senang membaca. Membaca buku pengetahuan, skill teknis, dan buku pengembangan diri lainnya.
Mengenai membaca sebagai bagian dari upaya mengembangkan diri, saya sudah pernah menuliskannya pada tulisan berseri, Cara Sederhana Mengembangkan Diri. Pertanyaan berikutnya adalah kenapa harus membaca? Read more »