Nyumbang Buku Dapet Banyak Buku

Oleh : Arief Maulana

Buku Gratis Dari Gramedia

Kemarin baru saja tiba di rumah saya 4 buku kiriman dari Gramedia Pustaka Utama, salah satu penerbit buku besar di Indonesia. Saya mendapatkannya gratis, karena mengikuti kuis yang diselenggarakan oleh Gramedia via twitter beberapa waktu yang lalu. Kuisnya pun terbilang mudah, bahkan bukan kuis kalau saya bilang. Lha wong kerjaan kita Cuma meretweet info mengenai diskonan dalam rangka ulang tahun Gramedia Pustaka Utama.

Apa cuma itu? Ngga sih, karena masih ada satu buku lagi. Cuma yang satu ini dikirim oleh penerbit lain. Dapetnya juga ngga sulit. Kebetulan ada temen yang lagi nulis resensi bukunya di facebook. Karena saya udah biasa komentar di notesnya dia, maka nama saya pun di tag. Saya baca dan komentari resensi bukunya.

Tidak selang beberapa menit pasca komentar disana, eh saya dapet message dari teman lain yang kebetulan juga komentar di notes itu. Intinya dia menawari, mau buku gratis ngga? Buku yang diresensi itu maksudnya. Karena saya lihat resensinya bagus, ya saya iyakan saja.

Teman saya tadi langsung minta alamat rumah dan mengirimkan buku tersebut hari itu juga. Dia cuma minta saya buat review bukunya dan ikut dalam kontes review buku tersebut. Hadiahnya paketan buku juga sih, senilai ratusan ribu rupiah dan juga ada hadiah khusus dari penulisnya. Sound good.

Rejeki nomplok buat saya, karena memang saya rada bookaholic. Senang aja membaca buku. Kalau ada orang kekurangan buku buat dibaca, saya malah numpuk-numpuk buku menanti untuk dihabiskan. Kalau pun sudah habis, pasti langsung ke toko buku terdekat untuk cari buku baru. Lewat buku, pengetahuan bertambah. Dan lewat buku juga, saya mengembangkan diri.

Setelah beberapa kejadian dapet banyak buku gratis itu, saya jadi inget sesuatu gara-gara celetukan ibu. Anda sudah ikutan kontes menulis di blognya Mas Agus Siswoyo? Kebetulan saya jadi salah satu juri disana dan ikutan nyumbang buku sebagai hadiahnya. Sengaja pilih buku karena di dalamnya ada ilmu, yang kalau dipraktekkan sama pemenangnya maka investasi akhirat saya jalan.

Bener kata Mas Imron dulu, waktu acara upgrading Pemandu LKMM ITS. Kalau kita memberikan sesuatunya dengan ikhlas, balasan dari Allah cenderung lebih banyak dan lebih baik. Tapi kalau memberinya ngga ikhlas, ya ngga akan dapet apa-apa. Dan ini kata ibu saya, “Mal, kamu nyumbang buku dapet balesan buku juga. Malah lebih banyak jumlahnya.”

Nah, saya sudah membuktikan sedikit dari hukum “makin banyak memberi, makin banyak menerima”. Bagaimana dengan Anda? Punya kejadian yang mirip-mirip? Sharing lewat komentar di bawah dong!

Nantikan juga kelanjutan dari tulisan ini, “Jangan Menunggu Sukses Untuk Berbagi”. Saya sharing sedikit pengalaman disana.

Salam Sukses,
arief maulana
space

  1. Nantikan juga kelanjutan dari tulisan ini, “Jangan Menunggu Sukses Untuk Berbagi”…sepertinya rumus ini mulai merajalela ^_^:sip:

  2. belajar investasi says:

    semakin banyak memberi, semakin banyak menerima .. setuju mas!
    teringat ketika sedang menyelesaikan kuliah dulu, banyak teman-teman yang kesulitan dalam menerjemahkan teks skripsi ke dalam bahasa Arab. melihat hal itu, saya dan teman-teman yang sedikit punya keterampilan menerjemah membetuk kelompok penyelesaian skripsi. kami pun saling membantu satu sama lain, terutama bagi mereka yang memang belum bisa menerjemahkan dengan baik. akibatnya, skripsi sendiri jadi terbengkalai. ada kebahagiaan tersendiri ketika skripsi teman-teman di ACC oleh dosen pembimbingnya. tinggallah saya yang belum selesai padahal waktu sidang hanya sekitar dua minggu lagi, dan yang lebih parahnya lagi saya belum sempat bimbingan sekali pun. saya pun sempat frustrasi, karena kebetulan skripsi saya waktu itu kajiannya sangat kompleks. akhirnya dengan memohon kepada Allah agar dilancarkan, saya mulai bimbingan. dan alhamdulillah semuanya lancar, baru satu kali bimbingan langsung di ACC untuk ujian sidang dan koreksi pun hanya sedikit. dan yang paling menakjubkan adalah ketika dosen pembimbing mengetahui bahwa teman-teman banyak yang dibantu oleh saya. sebagai hadiahnya, saya pun dimudahkan menempuh ujian sidang. Alhamdulillah … so, jangan pernah menyesali waktu yang kita gunakan untuk kebahagiaan orang lain, sebab waktu itu juga yang akan membahagiakan kita, ketika kita dalam keadaan membutuhkannnya …
    salam

  3. online-business-story.com says:

    tidak ada orang yang tiba-tiba jatuh miskin karena bersedekah. Justru malah akan diganti oleh Allah dengan yang lebih banyak lagi.

    salut deh dengan mas Arief. Hadiah selalu mampir silih berganti :sip:

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

  4. Orang-orang yang sudah melakukan seperti yang kau lakukan ialah mereka yang mengerti rumus Tuhan di antaranya:
    Give 1 = Receive 10
    Give 1 = Receive 700
    Give 1 = Receive Tak terhingga

  5. prinsip sodakoh ama zakat tuh..hehehe…ga akan rugi ato bangkrut dengan bayar zakat, tapi bakal dapet balesan rejeki yang berlipat ganda… :)

  6. ya memang betul arief, Allah tidak akan sare kalo ada umatnya yang berbuat kebaikan karena Allah dengan ikhlas dan tidak di-eling2. Allah akan membalas lebih, dan bisa langsung dirasakan balasannya oleh si pelaku sendiri atau bisa dirasakan oleh keluarga si-pelaku kebaikan. (siapa menanam pasti menuai, tergantung yang ditanam, baik atau buruk) trim’s mas arief artikelnya

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,671 bad guys.