Miliki Multi Fungsi Motivasi Sebagai Benteng Sukses Anda
Oleh : Fadly Muin
Apakah judul ini terlihat klise dan mengada-ada? Jika anda menjawab iya, benar. Jika menjawab tidak pun juga benar. Karena di alam manusia hukum relativitas selalu berlaku, dimanapun dan kapanpun.
Oh iya, saya menggunakan tema Multi Motivasi karena terinspirasi dengan tulisan bundapreneur, tentang 5 kunci sukses multitasking. Saya kagum dengan kepiawaiannya menempatkan diri dalam menghadapi rutinitas. Mungkin bagi sebagian orang, pekerjaan yang harus di kerjakan sekaligus dalam waktu yang bersamaan, sangatlah tidak mungkin. Tapi berbeda dengan trik yang di paparkan bunda dalam artikel tentang multi tasking tersebut.
Berkaitan dengan multi motivasi, saya terpikir untuk merumuskannya dalam sebuah kerangka berfikir yang universal. Dengan tujuan, hakikat motivasi ini dapat berfungsi sebagai kunci mujarab. Menjadi bahan baku utama yang dimanapun dan kapanpun digunakan, selalu relevan dan aktual.
Jadi cukup dengan multi fungsi motivasi ini, kita bisa menggunakannya untuk mendongkrak semangat dalam melakukan apa saja, guna mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.
Walau sebenarnya, rumusan ide ini sudah berserakan di toko-toko buku maupun di blog-blog motivasi lainnya. Tapi dengan usaha untuk memposisikan dan memformulasikan ide ini sebagai fungsi vital, saya berkeyakinan ini masih sangat bermanfaat. Apakah itu?
Berikut ini penjelasannya:
Mengkaji Eksistensi Diri.
Kita mungkin mengenal istilah intropeksi diri. Tapi kata intropeksi cenderung memposisikan diri seseorang sebagai seseorang yang bersalah dan memiliki banyak masalah. Makanya saya menggunakan istilah mengkaji.
Mengkaji, artinya kita bersedia melakukan analisis mendalam terhadap diri sendiri. Apa dan bagaimana anda yang sebenarnya. baik atau bagus adalah hasil dari kajian itu. Tentu dengan prinsip-prinsip kejujuran, obyektif, dan berani mengungkap segala keterbatasan diri selama ini. Supaya kita mendapatkan pokok masalah didalamnya.
Mengkaji secara jujur dan mendalam akan memudahkan untuk mengenal dan memahami siapa dan bagaimana diri kita yang sebenarnya yang pada akhirnya akan memudahkan penentuan arah, kemana harus melangkah.
Beda halnya jika kita tidak menggunakan prinsip-prinsip kejujuran. Hasil yang akan diperolehpun nantinya bersifat palsu dan tidak akurat. Tentu saja ujung-ujungnya tidak banyak memberi solusi bagi kita nantinya.
Sebab, banyak orang yang tidak dapat menentukan arah, dikarenakan lebarnya jurang pemisah antara dirinya dan keinginannya. Sehingga ia mengalami kendala-kendala psikologis dalam menghadapi realitas yang ada. Tak mampu berbuat apa-apa bukan karena tidak bisa, tapi justru karena tidak tau harus berbuat apa. Semoga anda tidak mengalami hal ini.
|
Terbuka Terhadap Reaksi Apapun.
Sekali lagi kita mungkin lebih mengenal istilah Kritik daripada reaksi bukan? Untuk formula ini, Saya merasa lebih pantas menggunakan kata reaksi daripada kritik. Sebab, cakupan kata “Reaksi” terasa lebih luas daripada kata “kritik”.
Kritik ditujukan hanya untuk mengoreksi sesuatu hal, sedangkan Reaksi lebih kepada proses timbal balik yang di timbulkan oleh aksi-aksi sebelumnya.
Reaksi ini sifatnya lebih alamiah. Lebih realistis dan obyektif. Sebab kalau anda teliti, bobot apapun yang anda lakukan, reaksinya akan selalu menghasilkan bobot yang sama pula. Ini sudah hukum alam.
Terbuka terhadap reaksi apapun, artinya membuka peluang untuk merubah diri, berbenah dan memperbaiki. Reaksi yang diterima bisa dijadikan sebagai tolak ukur untuk melakukan perencanaan yang lebih baik kedepan.
Kita tidak harus menerima sepenuhnya reaksi yang di timbulkan. Sah-sah saja untuk melakukan modifikasi. Karena sebelumnya kita sudah melakukan kajian mendalam terhadap eksistensi diri. Padukanlah. Maka niscaya output yang lebih baik akan terlahir. Logika dan hati anda akan bersatu menciptakan harmonisasi tindakan yang terarah.
|
Mulailah Bertindak.
Inilah yang terpenting. Sebagus dan sesempurna apapun kajian dan reaksi yang kita olah. Tak akan ada artinya jika tidak mencoba untuk melakukan sesuatu. Bertindak atas hasil pemikiran sebelumnya adalah mutlak. Karena fase ini adalah simulasi realistis bagi kita untuk mengetahui sejauh mana pemahaman fase sebelumnya.
Nah, ketiga fase inilah yang saya sebut sebagai motivasi multi fungsi. Saya optimis Formula ini bisa menjadi alat untuk mengukur derajat semangat seseorang, termasuk Anda. Seberapa besar keinginan Anda untuk sukses akan terbukti setelah anda menggunakan formula ini.
Formula ini bisa dan sangat relefan digunakan sebagai benteng sukses. Ketika semangat mulai surut kita bisa gunakan formula ini sebagai alat ukur sekaligus pompa untuk mengungkit semangat anda kembali.
Ok cukup dulu yah, semoga bermanfaat.
Terima Kasih juga untuk Mas Arief sudah memberikan ruang bagi saya di blog ini untuk menyampaikan pemikiran yang sederhana ini.








pertamax dulu
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 7:06 am
@Triagung.com, walau masuk SPAM ternyata pertamax neeh. Untung yang laen ga bilang pertamax
balas komentar
memiliki alasan yang kuat saat kita melakukan suatu tindakan, apalah itu blogging atau apapun, mungkin itu satu faktor yang akan membuat kita bertahan
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 7:07 am
@Triagung.com, semua bergantung sama niat memang… semangat

balas komentar
stop dreaming start acting mas
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 9:22 am
@mashengky.com, wah keduluan deh
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 12:23 pm
@mashengky.com, pertamax neeh. Btw lama2 mulai terbiasa jg dgr “stop dreaming start acting” walau awalnya agak risih gara2 doktrinasi start action.
balas komentar
Light Reply:
December 15th, 2009 at 1:33 am
@arief maulana, Jangan ada pertamax di antara kita…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 5:57 am
@Light,
ada-ada aja…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 12:32 pm
@mashengky.com, akhirnya saya mulai terbiasa dgn “start acting” setelah sebelumnya merasa risih, coz doktrinasi “start action” nancep. Hehehe
balas komentar
LeadeR StreeT | Kerja Keras Reply:
December 15th, 2009 at 3:27 pm
Kerja keras juga mas…untuk capai cita-cita..
balas komentar
kalo bisa melakukan ketiga multi fungsi motivasi diatas maka kesempatan kita meraih kesuksesan juga semakin besar.
thanks artikelnya mas, sungguh bermanfaat.
salam sukses!
balas komentar
good article!..yg penting action
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 9:48 am
@erick, bener! tapi alangkah baiknya, jika action kita di ikuti dengan pemahaman diri yang kuat.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 12:41 pm
@fadly muin, meskipun memahami dan mengenal diri biasanya lebih sulit. Bukan begitu, Mas Fadly?
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 1:48 pm
@arief maulana, senada dengan pendapat anda mas arief. kadang-kadang kita terlalu mudah untuk mengucap “Action” tapi tidak memberi bobot yang pas atas action yang kita lakukan
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 12:36 pm
@erick, jangan asal action juga lho mas. Bisa2 efektifitasnya kurang dan hasil jg ga maksimal.
Jadi perencanaan jg penting, asal jgn cm jadi rencana.
balas komentar
D I F N.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 12:40 pm
@MasterClickCom, apaan itu bro DIFN? Please explain to me.
balas komentar
MasterClickCom Reply:
December 14th, 2009 at 3:58 pm
@arief maulana, di jelaskan di sini aja ya… bnyk yg request jg ya apa itu DIFN
Ermm.. lebih enak klo Anda ketik DIFN di wikipedia.com aja ya…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:16 pm
@MasterClickCom, aku cari di wikipedia lewat BB kok ga nemu yah? Yang ada cuma DIN.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 1:49 pm
@MasterClickCom, iya apaan tuh DIFN. kirain hanya saya yg ga ngerti
balas komentar
MasterClickCom Reply:
December 14th, 2009 at 4:03 pm
@fadly muin, Oh la la .. ternyata tanya ke wikipedia ttg DIFN , dia-nya jg ga tau.
Ok deh… ini dia DIFN : Do It Fck*ng Now.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:18 pm
@MasterClickCom, tuh bener kan ga ada di Wikipedia…
Saya jadi inget KISS : Keep It Simple, Stupid…!
balas komentar
budhi Reply:
December 23rd, 2009 at 2:55 am
@MasterClickCom,
balas komentar
online-business-story.com Reply:
December 14th, 2009 at 1:59 pm
@MasterClickCom, berarti cuma masterclickcom saja yang ngerti
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 2:09 pm
@online-business-story.com, wah masterclick mulai bikin sandi aneh2 neeh.
balas komentar
candradot.com Reply:
December 18th, 2009 at 1:31 am
@arief maulana,
iya neh kirain apaan tadi…
balas komentar
bahasa tingkat tinggi nih….

kalo saya lebih suka always dreaming, always action
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 2:58 pm
@online-business-story.com, kayaknya senang yang always always nih mas Octa?
perpaduan antara impian dan tindakan, saya yakin hal itu bisa memberi dorongan tersendiri bagi kita.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 6:49 pm
@fadly muin, bagai siklus. Bermimpi –> bertindak –> dapet hasil –> memperbesar mimpi –> bertindak –> hasil besar.
Never stop dreaming and acting…
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:01 pm
@arief maulana, tidak salah, artikel anda secara umum menarik mas Arief. anda adalah sosok yang teliti dalam membaca.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:42 pm
@fadly muin, terima kasih.
Di buku saya pernah baca, ketidaktelitian sering membuat kita melupakan hal kecil yg justru bisa menjadi bagian terpenting.
balas komentar
online-business-story.com Reply:
December 15th, 2009 at 7:36 am
@arief maulana, never stop dreaming and acting… kayaknya lebih enak didenger dari pada always dreaming, always action.
pemilihan katanya mantabb mas arif
balas komentar
Nah , point yang terpenting diatas yang paling sulit, kadang malas adalah faktor paling utama sehingga kebiasaan menunda pekerjaan atau aksi adalah masalah serius ! termasuk saya ! terimakasih mas Arief dan mas Fadly salam kenal buat anda !
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 4:44 pm
@contoh laporan, malas memang masih menjadi kata sakti untuk tidak melakukan sesuatu. kadang-kadang saya juga tergoda akan hal itu.
satu hal yang terpenting, rasa malas itu sifatnya sesaat dan sesat. perasaan malas, terasa kokoh didalam diri kita disaat enggan melakukan sesuatu. kenapa begitu? karena kita belum menemukan sesuatu yang bermakna dan bernilai di balik aktifitas yang akan kita lakukan tersebut.
ini hanya pendapat saya tentang rasa malas loh…
balas komentar
online-business-story.com Reply:
December 16th, 2009 at 11:32 am
@fadly muin, malas bisa jadi positif loh mas…
Misalnya ada orang yang malas masuk kantor, terus dipecat, dan akhirnya mau tidak mau dia harus jadi pengusaha. Karena males masuk kantor akhirnya dia jadi pengusaha sukses… (hehe… ini joke aja mas)
balas komentar
arief maulana Reply:
December 16th, 2009 at 5:39 pm
@online-business-story.com, jadinya power of kepepet, betul pak?
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 6:53 pm
@contoh laporan, kata mentor bisnis saya “menunda adalah kematian yg perlahan”.
Saya juga ada kebiasaan menunda dan ini masih terus berusaha mengikisnya.
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:27 pm
@contoh laporan, sama dink..

menunda adalah musuh terberat yang harus diatasi…
jika kalah ama menunda, maka bakalan mati perlahan…
kita mesti perbanyak sikap disiplin…
balas komentar
Poin terakhir tuh yang paling menentukan dan membedakan orang sukses dan orang gagal
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 4:45 pm
@kerja part time, setuju, point terahir adalah implementasi dari 2 poin sebelumnya. sejauh mana kita dapat memahami akan terbukti di saat kita mulai melakukannya
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:27 pm
@kerja part time, sukses memang berawal dari mimpi. Tapi tanpa tindakan kita cuma jadi pemimpi.
Salam sukses
balas komentar
download software pc Reply:
December 15th, 2009 at 8:10 am
@arief maulana, mimpi memang perlu mas asal jng terlalu berharap sama mimpi bisa2 malah kecewa
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 1:05 pm
@download software pc, harapan adl doa. Itu bagi saya. Andai doa tdk terkabul (dream meleset), saya tau Tuhanku punya rencana yg lebih baik. Ngikut…
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 2:13 pm
@arief maulana, tangguh bro… mantep!!
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:24 pm
@arief maulana, setuju tuh…
berbanyak doa n tawakal agar dream tercapai…
balas komentar
Wah memang benar ya mas, sulit untuk memedakan antara kritikan dengan Introspeksi diri. Inilah informasi yang sangat-sangat bermutu buat saya !
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 4:46 pm
@bisnisonline,sukses,mantap, senang bisa memberi tambahan wacana buat anda, mantap!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:30 pm
@bisnisonline,sukses,mantap, ga salah ya saya minta tolong mas fadly nulis disini.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:58 pm
@arief maulana,

balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:23 pm
@arief maulana, gimana kalo bikin artikel cara menerima kritik tajam dengan baik agar bisa lanjutkan tindakan berikutnya?

pasti berguna juga nih mas…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 8:39 pm
Wah boleh tuh idenya… Tak masukin waiting list dulu deh. Ini udah ada 5 artikel antri. Tinggal tunggu shedule publishnya aja.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 9:18 pm
@Dimas, gara2 poin 2 itu, ide tentang menerima kritikan tajam jadi muncul. mantap!
balas komentar
Dimas Reply:
December 16th, 2009 at 6:40 pm
@Dimas, wah…


ide saya dimasukin ke waiting list.
jadi tersanjung deh…
Moga jadi kelar deh postingannya…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 16th, 2009 at 11:21 pm
@Dimas, mudah2an, andai sy ga sempat nulisnya msh ada pnulis lain yg berkenan nulis itu disini.
balas komentar
Terima kasih mas atas penyegarannya.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:58 pm
@formula,lowongan,mantap, sama-sama
balas komentar
wah!tdk pernah berkata,”DON’T STOP DREAMING!” krn mulainya kesuksesan berawal dari impian2/mimpi2 yang baik yang segera dilaksanakan!Lanjutkan perjuanganmu mas..
balas komentar
@pasutrisatu, yah, lanjutkan!
balas komentar
Kalau saya mah kadang kala semangat kadang loyo Mas Arief. Memang hidup ini pasang-pasangan. Apa resepnya supaya semangat terus ?
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:06 pm
@Dedi Nugraha, memang semangat itu ada gelombangnya. makanya kita perlu sirkulasi yang segar untuk mempertahankan semangat kita. sirkulasinya bisa berupa set-up mindset kita
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:54 pm
@Dedi Nugraha, sama atuh mas. Saya jg gt. Klo lagi down, saya buka tuh dream book.
Isinya ada sederetan dream + gambar2 visualisasi dream. Itu yg bikin sy smangat utk berjuang lagi pak.
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:21 pm
@Dedi Nugraha, selain itu, saya biasanya selalu rehat n istirahat sejenak guna kurangi beban pikiran.

balas komentar
Makasih mas fadli atas sumbangan pemikirannya…… keep post!
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:03 pm
@Bisnis Tiket Pesawat Review, semoga bermanfaat.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 7:48 pm
@fadly muin, ‘keep post’ katanya Mas. Brarti dia nunggu mas nulis lagi disini

balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 7:50 pm
@arief maulana, itu sih tergantung yang punya blog mas. kalau masih di buka ruang. nanti di posting lagi deh. mumpung lagi program explorasi pemikiran nih
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 8:10 pm
@fadly muin, oh silahkan mas. Ky bunda, kapanpun mo nulis artikel langsung ae. Udah tak buatkan account utk nulis di blog kok.
Klo perlu, langsung PM ke email aja. Ntar username mas + passwordnya sy kirim.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 8:42 pm
@arief maulana, mantaplah kalau gitu….
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 8:12 pm
@ALHIJR ADWITIYA, ke depan judul artikel pake “multi multi” deh, boar berasa multi manfaat.
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:13 pm
@arief maulana, serba multi…

balas komentar
yang paling menyenangkan menurut saya adalah poin terakhir, star acting, take action
karena dengan star acting, bisa tahu sampai sejauh mana kemampuan kita…salam semua
balas komentar
arief maulana Reply:
December 14th, 2009 at 8:13 pm
@Alfred Sejuta cinta, yap. U got the point.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 14th, 2009 at 8:44 pm
@Alfred Sejuta cinta, siplah.. tapi 2 poin sebelumnya jangan dilupakan yah
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:12 pm
@Alfred Sejuta cinta, good…

more start acting and take acting for future.
don’t look back again and keep moving forward.
balas komentar
Semua komentar sama karena kita manusia ada UP AND down itulah komunitas saling memotivasi dan mengingatkan Ini Saya punya kata2 BAGUS yannnng patut direnungkan dan dijabarkan ya mas ARIEF :3 hal yg tak bisa kembali 1,WAKTU
2.kata2
3.kESEMPATAN
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 5:52 am
@lianawati natawijaya, waktu dan kesempatan tidak bisa kembali memang. Tapi kata2? Mungkin bisa dijelaskan sedikit bu, kenapa kok ‘kata2′ tdk bs kembali.
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:07 pm
@arief maulana, iya sih…

kalo kesempatan n waktu ga isa balik. tapi kalo kata2 kenapa ga bisa balik?
kan kita bisa mengulangi kata2 yang sama seperti dulu…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 7:03 am
@Dimas, gini barusan saya dapet jawaban dari orngnya langsung.
Kata2 negatif yang udah kadung keluar, ngga bisa kita tarik kembali. Dia akan nancep bagai paku dan membekas di orang lain, sekalipun kita udah minta maaf.
Begitu pula dengan kata2 yang baik. Jadi sebisa mungkin jaga lisan kita. Kalau tidak sanggup berkata baik, mendingan diam.
Oceh!
balas komentar
fadly muin Reply:
December 16th, 2009 at 10:31 pm
@arief maulana, kata-kata ga kembali, maknanya lebih filosofis kayaknya tuh.
balas komentar
arief maulana Reply:
December 16th, 2009 at 11:29 pm
@fadly muin, lebih amannya kita tunggu aja konfirm yg punya quotes.
balas komentar
Alurnya memang dari Pikiran => Kata2 => Tindakan
Kalau semuanya serasi pasti akan mempercepat proses kreasi dari mimpi2 kita menjadi kenyataan.. Jadi kembali lagi bisa gak kita konsisten menjaga mimpi itu setiap saat sampai menjadi kenyataan. Banyak orang gagal karena belum mau menyelesaikan jatah gagalnya
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 1:55 am
@Dhanny, komentar yang pantas di perhitungkan mas Dhanny! saya sependapat tentang “jatah gagal” itu. ada fase yang namanya kegagalan yang perlu dilalui sebelum mencapai fase sukses. mantap!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 6:00 am
@fadly muin, jadi inget artikel lama neeh, .
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 5:55 am
@Dhanny, selain mimpi, actionnya jg kudu dijaga pak.
balas komentar
Dhanny Reply:
December 15th, 2009 at 5:35 pm
@fadly muin & arief maulana, Kalau salah satu tidak terjaga antara pikiran,kata2 & tindakan itu so pasti yang diimpikan tak kunjung datang.. jadi bener kata mas arief harus cepet2 action dengan selalu menjaga mimpi dan visi yang ingin dicapai. Bukan dinilai dari seberapa sering kita gagal tapi dinilai dari berapa seringnya kita bangkit dari kegagalan.
HABISKAN JATAH GAGAL KITA!!!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 7:01 am
@Dhanny, nah. Seperti artikel paket sukses saya. Habisin dulu jatah gagal, sisanya seneng-seneng deh!
balas komentar
Pemikiran melahirkan tujuan,tujuan menghasilkan tindakan,tindakan membentuk kebiasaan,kebiasaan menentukan watak dan watak memperbaiki nasib.. (Tyron Edward)
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 6:59 am
@Light, nice quote bro.
balas komentar
Posting comment tapi gak nongol,ketika posting lagi ada warning duplicate comment…waduh !!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 6:02 am
@Light, biasa mas. Unstable connection. Aq jg klo lagi jelek koneksinya, post comment di artikel orang ya gitu itu.
balas komentar
Light Reply:
December 15th, 2009 at 2:47 pm
@arief maulana, berarti kerusakan bukan pada komputer saya…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 7:53 pm
@Light, ato komputer kita sama2 rusak hahaha…
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 7:06 pm
@arief maulana, sama mas…
sempet kayak gitu…
berarti koneksi internet di RI kepayahan donk…
buat update blog aja sering terputus ditengah2…

balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 8:34 pm
Banting aja deh modemnya. Trus ke warnet ae…
balas komentar
Dimas Reply:
December 16th, 2009 at 6:41 pm
@arief maulana, ini sering ke warnet mas. cuma sejam aja buat update blog. kalo fb, aku tahan aja alias puasa fb buat emat duit

balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 6:58 am
@Dimas, FB dari HP aja mas. Ke warnet to the point fokus fokus dan fokus. Dulu saya gitu soale
balas komentar
selalu waspada dan langsung bereaksi. kalau bisa begitu terus enak seh, tapi kadang kalau lagi males suka nunggu dulu sampai besok, begitu besok tiba, masalahnya udah laen. jadi mulai lagi dari awal.
untuk bisa disiplin sangat sulit sekali
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 2:15 pm
@dreamfrog, sudah pernah baca artikel mbak eny kusuma? manan pembantu di hongkong itu loh. di artikel itu di paparkan tentang bertindak cepat! coba cari di http://www.pembelajar.com
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 7:51 pm
@fadly muin, weis keren domainnya…
balas komentar
fadly muin Reply:
December 16th, 2009 at 8:23 am
@arief maulana, lg sering nongkrong disana mas. nambah ilmu
balas komentar
saya setuju tuh dengan membuka diri menerima kritikan, susah banget nerima kritikan, makanya harus membuka diri dan bercermin. Kadang kita juga harus melepaskan “benteng” yang membelenggu diri kita, yang selalu mengatakan… ahh gak mungkin bisa… ah mustahil tuh dilakukan… bla bla bla
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 2:17 pm
@zona bisnis, makanya saya tidak menggunakan istilah kritik, melainkan membuak diri atas segala respon yang ada. ini sifatnya lebih obyektif kok. kalau baik yah baik, kalau tidak baik, yah tidak baik. jadi terima apa adanya bro..
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 6:57 pm
@fadly muin, setuju ama mas Fadly, terima apa adanya daripada berlebihan dalam bertindak.

biarkan segalanya mengalir bagaikan air…
kupikir umpama yang bagus…
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 9:21 pm
@Dimas, iya dimas, mengikti sifat air diyakini bisa memberi kekuatan tersendiri. tinggal siapin aja, kemana muara air itu akan mengalir, ok?
balas komentar
Dimas Reply:
December 16th, 2009 at 6:42 pm
@fadly muin, setuju…

banyak orang yang ga ikutin sifat air…
justru kejar duit…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 16th, 2009 at 11:23 pm
@Dimas, kejar duit sih gpp asal jgn menghalalkan sgl cara. Rezeki udah ada yg atur kok.
balas komentar
Me gustó el artículo sobre la motivación
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 1:15 pm
@CHIN ROSE, Je ne comprends pas votre commentaire
balas komentar
Dimas Reply:
December 15th, 2009 at 6:56 pm
@arief maulana, bahasa apa tuh mas?

spanyol?
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 8:18 pm
Ga tau saya. Tak bales aja pake bhs prancis…
balas komentar
wah…


kayak alat saja mengatakan “…multi fungsi”.
artikel yang bagus mas…
mirip ama joko susilo yang selalu memberi motivasi…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 15th, 2009 at 8:16 pm
@Dimas, namanya juga alat bantu mencapai sukses…
balas komentar
fadly muin Reply:
December 15th, 2009 at 9:22 pm
@Dimas, iya dong. motivasi khan instrumen untuk memberikan nada-nada merdu kepada pencapaian hidup yang lebih baik. setuju…?
balas komentar
Dimas Reply:
December 16th, 2009 at 6:43 pm
@fadly muin, setuju…

butuh usaha nyata agar motivasi tidak padam oleh PMK
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 6:57 am
@Dimas, kalao padam ledakkan lagi mas. Cek again to your dream book. Udah bikin belum?
balas komentar
BEnar mas arief,saat kita sudah mengkaji ekstensi diri dan menerima reaksi yang sudah ada,kita perlu bertindak melakukan sesuatu yang terbaik buat diri kita sendiri,sehingga nantinya kita akan menjadi orang yang sukses saat bisa mengatasi masalah yang ada dalam diri kita sendiri.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 16th, 2009 at 8:21 am
@Cara Cari Duit, tepat sekali!
balas komentar
Semangat……..!!
heheheee
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 6:52 am
@ardita,

balas komentar
salam kenal pak…..
balas komentar
arief maulana Reply:
December 16th, 2009 at 11:31 pm
Salam kenal
balas komentar
meski agak berat buat saya…
tak coba untuk memahami tulisan mas fadly…
stop dreaming start acting…
(ketularan mas hengky nih…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 17th, 2009 at 9:53 pm
@IwanKus, wah brarti saya sbg editor meski ngecek lagi neeh. Biar lbh sederhana lagi.
balas komentar
candradot.com Reply:
December 18th, 2009 at 1:52 am
@arief maulana, setiap orang pasti ingin meraih sukses.
tapi tidak semua orang bisa memilih kendaraan untuk sukses,
maka diperlukan seseorang yang telah ahli memilih kendaraan sukses dan merawat kendaraan tersebut untuk kesuksesan yang lebih besar.
great…!!!
balas komentar
arief maulana Reply:
December 18th, 2009 at 6:55 am
@candradot.com, mantabs
, saya suka koment yang satu ini neeh!
balas komentar
fadly muin Reply:
December 18th, 2009 at 8:55 am
@IwanKus, makasih masukannya mas
balas komentar
memang kita harus cepat bertindak ya.
balas komentar
duh, capek abis lari2 ketinggalan kereta komentator mas arief yang panjang…
mas fadly emang ‘guru’ motivator dan motivator guru (baca: piawai), artikelnya dalem…
balas komentar
arief maulana Reply:
December 23rd, 2009 at 4:14 pm
@budhi, bisa aja neeh Bu Budhi. Kebetulan artikelnya Mas Fadly bagus, makanya yg komentar bnyk.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 23rd, 2009 at 6:02 pm
@budhi, kereta aja biasa terlambat kok mas… he he he..
gapapa mas, biar lambat asal selamat
balas komentar
SIP ms artikelnya.Intinya multimotivasi itu = berpikir ke internal+eksternal+action,bs nggak ms kl sy simpulkan bgt? Ms fadly kl mau ikut nimbrung, gmn caranya mengkaji eksistnsi dr & berpikir terbuka dihubkan dg meningkatnya motivasi.OK trims ms fadly, salam kenal dari sy
balas komentar
fadly muin Reply:
December 24th, 2009 at 11:17 am
@arkum, pertanyaan yg kritis mas Arkum.
cara yang paling mulia mengkaji diri, menurut saya adalah mengedepankan kejujuran hati, terutama kepada diri sendiri. berani mengakui, bahwa kita sebagai manusia ini adalah makhluk “lemah”.
atas dasar itu, kita sebagai manusia lebih muda menerima input atau umpan balik dari luar. sehingga secara simbiosis atau timbal balik, kita akan menjadi pribadi yang terbuka. pribadi yg bisa menerima dan memahami kenyataan apa adanya.
semua itu akan menimbulkan kesadaran awal, untuk membangkitkan motivasi baru. membangun impian atau menentukan target berikutnya.
kira2 begitu mas Arkum jawaban saya. semoga bisa menambah kejelasan dari artikel di atas..
balas komentar
arief maulana Reply:
December 24th, 2009 at 4:56 pm
@Fadly Muin, wah saya juga belajar banyak ini.fadly muin
balas komentar
fadly muin Reply:
December 24th, 2009 at 5:04 pm
@arief maulana, hidup adalah belajar mas.. sama-samalah
balas komentar
OK,berarti substansi penghubungnya dg internal & eksternal adalah “kesadaran” y ms.Trims ms Fadly,kpn nimbrung diblognya ms arief lg ?
balas komentar
fadly muin Reply:
December 24th, 2009 at 5:02 pm
@arkum, setiap waktu mas. nimbrung ke rumah saya juga boleh kok mas
balas komentar
arief maulana Reply:
December 24th, 2009 at 5:06 pm
@arkum, hehehe… Suka artikelnya Mas Fadly yah. Saya sih asik-asik aja. Mas Fadly jg udah saya kasih akses klo mau nulis lagi disini.
balas komentar
fadly muin Reply:
December 24th, 2009 at 5:11 pm
@arkum, alhamdulillah mas Arkum, ini artikel perdana di AM.Com tapi sambutannya luar biasa. tapi ini juga karena blog AM emang sudah rame..
tks mas Arief
balas komentar
Wah,trims nih ms,Insya Allah kl ada waktu tak keDepok.
balas komentar
@Arief Maulana, trims ms arief. Kl ms arief kpn lagi tuh keluar artikelnya ?Tak tunggu jg ms.
@Fadly Muin,Kl perdana berarti ada yg ke-2 dong ms? Sm setuju blognya ms aries emang bener2 rame.Sy perlu belajar gmn caranya.
balas komentar