Menjual Dengan Kepedulian

Oleh : Arief Maulana

Beberapa hari terakhir alhamdulillah ada saja pendapatan tambahan yang masuk dari beberapa program affiliate marketing yang saya jalankan. Tidak hanya itu saja, beberapa produk fisik pun sama, meski pun harga produknya terbilang tidak murah. Dari semua penjualan yang terjadi, saya mendapatkan satu kata kunci yang sama. Apa itu?  

KEPEDULIAN

sms marketing
follow up via sms (sms marketing)

Kalau Anda adalah termasuk salah satu dari sekian banyak pemain online marketing yang belum pecah telor, coba tanya apa orientasi Anda ketika melakukan promosi produk? Apakah ketika promosi yang ada di pikiran Anda, “Kalau dia beli, saya untung sekian.” atau kah “Kalau dia beli, dia akan mendapatkan manfaat terbaik dan bisnisnya terbantu.“?

Percaya atau tidak, apa yang ada di mindset kita ketika melakukan promosi akan terbaca oleh calon pembeli Anda, sekalipun follow up yang dilakukan adalah via chatting.

Kalau yang ada di pikiran Anda adalah uang, uang, dan uang, atau berapa keuntungan yang saya dapat bila berhasil menjual produk ini, maka yang terlihat oleh calon pembeli adalah Anda hanya datang untuk mengeruk uang mereka saja. Dan ujung-ujungnya… tidak jadi beli (meskipun tertarik).

Saya ada pengalaman unik beberapa hari yang lalu, ketika berhasil menjual sebuah produk digital seharga Rp. 579.000,- . Anda tahu, awal percakapan kami malah tidak ada hubungannya dengan produk yang saya jual sama sekali. Semua berawal dari sebuah pertanyaan saya di social media mengenai otomotif yang memang tidak ada maksud sama sekali untuk jualan, melainkan untuk kepentingan riset saja.

Percakapan pun mengalir. Hingga pada satu titik calon pembeli ini mengatakan bahwa dulu dia pernah bekerja di bagian marketing namun akhirnya berhenti karena lelah. Dan saat ini dia tengah mencoba beralih ke marketing online. Saya pun mencoba untuk peduli dan mencari tahu, kira-kira bantuan apa yang bisa saya berikan. Dari obrolannya, saya jadi tahu kalau dia sedang mencari panduan bisnis online yang bagus.

Dia punya masalah, saya punya solusi. Kebetulan juga waktu itu, adalah hari-hari terakhir sebelum produk panduan bisnis online yang terbaik (menurut saya) ditutup penjualannya oleh vendor produk tersebut. Saya informasikan kepada calon pembeli ini bahwasanya saya punya solusi atas permasalahannya, hanya saja sudah tidak banyak waktu tersisa. Saya berikan link informasinya.

rahasia closing penjualan, deal pembelian, cara menjual efektif
follow up via FB messenger (FB marketing)

Tidak lama setelah membaca, dia pun tertarik. Hanya saja, karena menggunakan HP jadi agak susah untuk memproses pemesanan, dll. Akhirnya saya tawarkan bantuan untuk mengurus semuanya, mulai dari pemesanan, transfer, hingga konfirmasi. Dia cukup transfer ke rekening saya, untuk kemudian saya teruskan ke vendor. Pokoknya dia terima beres.

Dan apa yang terjadi? Tidak lama kemudian deal pembelian pun terjadi. Waktu dealnya? Menjelang tengah malam.

Ya, saya follow up dan closing penjualan di tengah malam untuk sebuah produk yang harganya tidak murah, yakni Rp. 597.000,- (sebanding dengan value produk yang malah seharusnya dijual di harga Rp.1.000.000,-).

Intinya apa? KEPEDULIAN. Seberapa peduli Anda dengan masalah calon pembeli Anda. Sudah kah Anda meluangkan waktu untuk MENDENGAR apa masalah mereka, alih-alih hanya promosi, promosi, dan promosi?

Ada sebuah pepatah keren,

“People don’t care how much you know until they know how much you care” – Theodore Roosevelt 

Jadi, mulai lah jadi penjual yang peduli pada calon pembeli. Bukan semata-mata penjual yang berpikir untung belaka. Kalau sudah begitu, tinggal ditunggu saja pendapatan Anda meningkat dari loyalitas pelanggan yang suka dengan kepedulian Anda.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share dengan kawan Anda lewat icon social media di bawah ini ya.

  1. Bener sekali mas… ketika saya menawarkan produk yg di minati dengan tergesa-gesa malah mengakibatkan calon pembeli itu membatalkan rencana utk membeli. Di lain hari saya mendengar calon pembeli saya itu membeli produk yg saya tawarkan melalui orang lain. Kesalahan saya adalah terlalu bernafsu untuk mendapatkan untung,.
    Terima kasih
    hyden recently posted..Mengatasi Persaingan Bagi Blogger PemulaMy Profile

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 472,007 bad guys.