Mengubah Kebiasaan Sejak Saat Ini
Oleh : Arief Maulana
Salah satu band yang bakal nongkrong di playlist saya kalau lagi pengen denger lagu yang rada bersemangat adalah Linkin Park. Dan diantara semua lagu-lagunya, ada 1 yang saya sering puter yaitu Breaking The Habit. Selain karena musiknya enak, makna di balik lagunya juga mengena tentang mengubah kebiasaan.
Mungkin sudah pernah ada yang mendengar bahwa lebih dari 80% kegiatan yang kita lakukan sehari-hari adalah di bawah kontrol alam bawah sadar (lebih lanjut soal ini, Anda bisa baca di buku “Manage Your Mind for Success” Adi W.Gunawan). Artinya kita apa yang kita lakukan selama ini kebanyakan hanya menjalankan saja program dari alam bawah sadar itu.
Yang perlu kita sadari adalah, sebelum program tersebut berjalan secara otomatis dan mengatur cara kita bertindak untuk merespon sesuatu, pada dasarnya kita lah yang pertama kali memberi masukan ke dalam program tersebut. Salah satunya adalah dengan membiasakan sesuatu.
Bukankah setiap manusia dilahirkan dengan kondisi pikiran yang kosong. Kemudian orang tua kita membimbing dan memberikan masukan bagaimana kita bertindak dan merespon sesuatu. Karena itu dilakukan berulang-ulang dan menjadi kebiasaan, akhirnya jadilah program otomatis yang mengatur kehidupan kita.
Contoh : Ketika Anda makan menggunakan sendok dan garpu, apakah masih harus berpikir lagi sendok di tangan mana dan garpu di tangan yang mana. Tentu tidak. Karena sejak kecil kita dibiasakan sendok di tangan kanan dan garpu di tangan kiri.
Sampai disini mudah-mudahan menangkap apa yang saya maksud, karena itu baru pembuka dari materi intinya.
Perlu diingat bahwa salah satu hal yang kerap menghambat kesuksesan kita adalah kebiasaan. Dan itu sulit diubah, terutama bila lingkungan kita dibesarkan dan tinggal selama ini kurang kondusif. Kebiasaan yang kurang baik melekat dan pada akhirnya memaksa kita merespon segala sesuatunya dengan kurang baik pula.
Bahkan ketika kita dihadapkan pada kondisi harus memutuskan sesuatu, otak kita akan mengambil dari bank memori alam bawah sadar juga sebagai referensi yang pada akhirnya membuahkan sebuah keputusan.
Sebelum semuanya terlambat dan program itu melekat semakin kuat dalam mengatur kehidupan kita, mari coba merenung dan menelaah, kira-kira kebiasaan apa dalam diri kita yang kurang baik. Mari mencoba untuk mengubahnya pelan-pelan. Memang sulit dan itu wajar. Karena pikiran kita yang sudah terprogram tadi merespon seperti layaknya antivirus yang mempertahankan sistem dari serangan inputan baru yang tidak dikenalnya.
Dengan mengubah kebiasaan ke arah positif, pelan tapi pasti kita mengubah program alam bawah sadar kita ke arah yang lebih baik. Dan bila sudah berubah, enak kan kalau kita tinggal menjalankan saja secara otomatis hal-hal yang baik itu. Cobalah mulai sekarang, untuk memasukkan kebiasaan-kebiasan positif ke dalam program alam bawah sadar Anda.
Ps. Sebuah buku pernah menyatakan bahwa ketika kita melakukan hal-hal baru, berturut-turut selama 90 hari, maka pada hari ke-91 itu akan menjadi kebiasaan baru kita.
Silahkan dikoreksi kalau saya ada yang salah, monggo kalau ada yang mau didiskusikan, dan silahkan dinikmati lagunya bagi yang belum pernah mendengar. Semoga bermanfaat.




Wah mantap Mas Arief, jadi tambah semangat nih. 90 hari kurang lebih 3 bulan. Boleh di coba nih buat ngilangin kebiasaan rokok… thanks…
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 7:46 am
@Peluang Bisnis Online, saya tunggu kabar baiknya 3 bulan lagi
Ada buku satu lagi mas yang mengulas tentang ini, ada bahasan tentang linkin parknya juga judul bukunya “Breaking The Habit”.. Tapi buku untuk remaja sih..hehe.
Kebiasaan bisa menjadi watak ngga ya mas..? Biasanya kebiasaan-kebiasaan yang sulit di rubah kan bisa terdeteksi kalo itu memang sudah watak kita..
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 7:51 am
@Andre, watak / karakter = kumpulan dari kebiasaan2. Kayanya sih gitu.
Pembiasaan memang sebuah langkah pembetukan jia kita. Iya, saya juga pernah menerima ilmu ini dalam sebuah siaran radio, dengan tahapan seperti berikut:
Lakukan pembiasaan suatu hal dalam 30 hari pertama tanpa terputus, maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan, namun kebiasaan ini masih ada celah untuk dilanggar karena hanya sebuah hal biasa.
Jika pembiasaan ditambah 30 hari kedua tanpa terputus, maka hal tersebut akan menjadi karakter, identitas yang melekat pada diri. Ini lebih kuat daripada sekedar kebiasaan.
Jika ditambah pembiasaan dalam 30 hari ketiga tanpa terputus, maka hal tersebut akan menjadi adat, dimana ketika ada yang coba-coba untuk mengubah adat tersebut maka secara sepontan jiwa akan memberontak atas usaha pengubahan tersebut.
Begitu kiranya yang pernah saya dapati
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 7:58 am
@Erdien, terima kasih penjelasan detail per 30 harinya mas.
priyo susilo Reply:
May 19th, 2010 at 9:55 am
@Erdien,jadi tambah mantep nih artikel Mas Arief…lebih “nendang” jadinya. Angkat 4 jempol buat Mas Arief & Mas Erdien ( tapi pegangin ya, biar gak jatuh he he he )
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:11 am
@priyo susilo,
saya nggak ngejar pertamax loh gan..
Agus Siswoyo Reply:
May 19th, 2010 at 7:56 am
@mh, ngejar prospek gan?

candradot.com Reply:
May 19th, 2010 at 1:01 pm
@Agus Siswoyo, prospeeek teruuus, pepet teruuus
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 7:57 am
@mh,


Salah satu kebiasaan saya adalah men-share tulisan mas Arief di facebook. Dan ini nggak bisa saya hilangkan. hehehe…
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 7:55 am
@Agus Siswoyo, thanx mas. Sy jg gitu sekarang. Tulisan bagus dari temen2 sy share di twitter & facebook
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:11 am
@bundapreneur, keknay sih iya
Wah..benar-benar motivator nih mas Arief. Mengubah kebiasaan memang suatu hal yang tidak mudah mas. Apalagi jika tidak ada reward yang bisa kita dapatkan dalam proses tersebut, maka akan terasa semakin berat untuk merubah kebiasaan.
Jadi untuk bisa mengubah kebiasaan kita ke hal yang baru, setidaknya kita juga menyiapkan reward buat kita sendiri sehingga proses tersebut terasa mudah.
Keep ACTION mas Arief
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 9:49 am
@Maghfur Amin, betul mas. Reward juga salah satu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.
Wah, betul mas, padahal rencana juga dah saya mau posting di blogku tentang alam bawah sadar yang lebih dari sekedar mindset dan motivasi. Contoh lain juga mas tentang alam bawah sadar, yaitu saat kita naik motor, pasti sudah tahu dimana letak rem dan gas, dan ini adalah prilaku alam bawah sadar.
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 9:41 am
@ago, posting aja mas. Ide boleh sama, tapi tulisan pasti beda hasilnya.
bener bangaet mas,,,
dngan kebiasan kita menciptakan hal yang luar biasa baik unutk tujuan yang baik maupun jelek,,,,
saya pernah membaca salah satu bukunya AW, bahwa kebiasan yang di ulang terus-menerus akan menghasilkan sesuatu yang sempurna…tentu saja untuk tujuan yang baik.
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 9:45 am
@belajar internet, repetition is on way to learn something new. Nanti saya tulis di artikel selanjutnya.
Agus Siswoyo Reply:
May 20th, 2010 at 10:58 pm
@arief maulana, menarik nih menunggu kelanjutan tulisan berikutnya…
mantap mas artikelnya,semangat inilah sebenarnya yang terus harus kita tularkan kepada semua orang agar terus berbuat lebih baik.




karena mengubah sesuatu yang buruk dan sudah mengakar juga menjadi mazhab hidupnya.maka seorang pejuanglah yang akan menjadi pemenang membuat menjadi pribadi yang terbaik.
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:09 am
@arizoni,
Wah..jadi inget waktu masih di network marketing, ada program 90 hari, tapi belum nyoba sih. Btw dengan artikel ini jadi me-refresh, soalnya banyak nih kebiasaan buruk yang pingin di buang. Insya Alloh pingin coba juga sih, tinggal bikin programnya nih. Thank’s Mas Arief…buat inspirasinya…terus berkarya ya..!!!
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 9:59 am
@priyo susilo, sama-sama. Semoga berhasil dengan programnya mas.
Top markotop….postingnya mas Arief. Saya punya kebiasaan baru selalu membuka blognya mas Arief..
cari inovasi berburu dolar 
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 11:48 am
@Mirsatu, terima kasih atas apresiasinya. Saya jadi semangat neeh


Mantab Mas Arief.
Kalau kita tidak melakukan kebiasan yg sudah otomatis rasana ada yang kurang.
misalnya kita biasa sholat 5x sehari, kalau kita ketinggal 1 kali aja rasanya ada yg hilang.
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 11:51 am
@noto, betul. Kalau shalat sih ngeri2 gimanaa gitu ninggalinnya. Dosa mas.


Muhammad Arifin Reply:
May 19th, 2010 at 8:08 pm
@arief maulana, yups meski ga sengaja rasanya nyesel gitu
ada banyak teori dalam personal development… ada yang bilang kebiasaan baru itu bisa diubah dalam seminggu, ada yang sebulan, ada yang seperti mas bilang, tapi ada pula yang instan…
biasanya ini dilakukan oleh orang-orang NLP dan Hyphnotherapy… untuk mengatasi mereka yang kecanduan rokok, kecanduan makanan junk food,, itu bisa dirubah dalam waktu sekejap…
Dalam islam pun Ramadhan bisa dimaknai sebagai hal yang serupa.. tentu dengan High Goal yang berbeda lebih transeden… dan tentu lebih dahsyat!
salam
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:08 am
@hmcahyo, apapun teori yg diyakini, yg penting dipraktekkan, bukan begitu mas?
Mungkin hampir mirip dengan film the secret y mas arief ?

Kekurangann saya masih blm bisa mengontrol pikiran negatif yg selalu muncul, masih terus belajar untuk selalu berpikiran positif.
Oia mas arief, nerima guest blogger tidak ? saya sudah kirim email mas.
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 11:50 am
@satrya, hati-hati dengan Film The Secret mas. Kalau menafsirkannya kurang pas, bisa menuhankan diri.
Btw, iya saya terima guest blogger. kirim aja emailnya, nanti saya buatkan akun untuk nulis di blog.
Satu motivasi untuk pengembangan diri menuju kearah yang lebih baik…
Kebiasaan buruk saya mungkin sulit mengatur waktu untuk melakukan update (Update Kebiasaan sehari-hari dan Blog… he he he…)
Mudah2an dengan penggabungan Daily Planing v-1 nya Bang Dje dan Motivasi dari Mas Arief, akan ada perubahan dalam 90 hari kedepan….
Salam…
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 11:53 am
@Jajank, amin… saya doakan berhasil mas…
Saya sudah membuktikan dengan membangun habbit (kebiasaan) blogging sehingga saat ini saya sudah konsisten blogging
Mas arief, kapan kita bahas tentang pengertian blog lagi? biar kita posting di blog saya tentang sambungan dari postingan pertama dari Apa itu blog
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 1:42 pm
@rama, pengertian blog yah.

wah saya ga bahas itu mas. Googling aja 
Rama Reply:
May 22nd, 2010 at 12:02 pm
@arief maulana, Udah saya posting mas.. akhirnya kelar juga karena seminggu penuh saya ikut ujian…
main2 ya kalau sempat..
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:39 pm
@Rama,
Rasanya ga ada yang perlu dikoreksi mas, tapi kalo banyak yang mau dirubah atau diprioritaskan kebiasaan mana yang mau dirubah, mungkin bikin daftarnya dulu kali ya…
arief maulana Reply:
May 19th, 2010 at 1:25 pm
@Abdoorahman, tapi jangan sekedar jadi daftar loh ya…
bagus tulisannya mas.jadi sadar klo selama ini banyak kebiasaan buruk..saya juga pernah dengar bahwa kalau tidak menibukkan diri dengan hal yg baik,maka kita akan disibukkan dengan hal yg jelek.seperti kata mas arief,kalau ngga sukses,ya gagal
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:07 am
@ngeblog sambil bisnis, betul. Hidup adalah pilihan. Kalau tidak memilih yg baik, akan dipaksa ikut yg jelek baik itu langsung atau tidak langsung
Ketika selesai makan harusnya gak boleh olahraga. Namun kami dibiasakan lari seriap kali selesai makan. Mulanya mbesesek, lama2 terbiasa.
Setelah makan lari itulah kebiasaan yang saya alami di Akabri dulu terutama ketika masih tingkat satu.
Makan juga agak kagok ketika tidak pakai garpu, kecuali jika memang makan dengan menggunakan tangan.
Salam hangat dari BlogCamp
Muhammad Arifin Reply:
May 19th, 2010 at 8:12 pm
@BlogCamp,
wuah apa ga sakit tuh perut pak?
bisa makan lari…tapi emang sih bisa makan ga boleh tidur, karena bisa kncing manis katanya
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:06 am
@Muhammad Arifin, klo saya yg kek gitu muntah mas…
Suarakelana Reply:
May 20th, 2010 at 2:04 am
@BlogCamp, betul pak dhe, kebiasaan lari setelah makan itu menarik sekali. Awalnya saya kira metode “gila”, ternyata 3 bln menjalankannya saat susbintal fisik saya jadi sehat sekali.
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:04 am
@Suarakelana, terdengar sangat gila memang…
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:06 am
@BlogCamp, pasti ada tujuannya yah mas, dibiasakan seperti itu. Walau terdengar agak gila karena habis makan kok langsung disuruh lari.
saya sudah sering menggunakan berbagai cara untuk menghilangkan kebiasaan buruk saya tapi tetep aja kesulitan.

ada cara yang mujarab n langsung ces pleng g pak?..
Fenny Ferawati Reply:
May 19th, 2010 at 6:49 pm
@ismail, ulangi lagi mas dari awal,, buat start day baru,, jalankan lagi selama 90 hari,, nikin reward and punishment sendiri juga mujarab ko’,,,
masa’ mu nyerah???
Fenny Ferawati Reply:
May 19th, 2010 at 6:51 pm
@Fenny Ferawati, Ups,,, maaf y mas Arief mendahului menjawab,,
ismail Reply:
May 19th, 2010 at 8:17 pm
@Fenny Ferawati, itulah yang saya ingin lakukan tapi rasanya berat banget.. hampir stress saya


Fenny Ferawati Reply:
May 20th, 2010 at 4:09 am
@ismail, Cup sup cup … semangat mas,, Keep ur SPIRIT,, Go On
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:03 am
@ismail, berat. Itu pertanda jalan yg dilakukan adalah jalan kebaikan…
Tidak pernah mudah, tapi kalau berhasil luar biasa
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:01 am
@Fenny Ferawati, santai aja bu
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 4:00 am
@Fenny Ferawati, mantap neeh memotivasinya… calon leader neeh.
ismail Reply:
May 21st, 2010 at 5:53 am
@arief maulana, Makasih Mas Arief
@Fenny Ferawati, enggeh bu.
Fenny Ferawati Reply:
May 26th, 2010 at 5:52 pm
@ismail, ko’ malah jadi berasa tua ya
Fenny Ferawati Reply:
May 26th, 2010 at 5:56 pm
@arief maulana, amieeeeeeeeeeen …
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:59 am
@ismail, sepertinya ga ada mas. Yg cepet, biasanya hilangnya cepet juga. Ke ahli terapi hypnosis aja mas.
Kalau ga salah bisa itu agak cepetan.
tulisannya keren mas..
walau ini perbuatan berat. merubah kebiasaan sama halnya mengangkat beban yang sangat berat, sehingga kesannya sanagt mustahil dilakukan.
yg perlu dilakukan adalah menambah kekuatan untuk bisa merubah kebiasaan itu..
Dimas Reply:
May 19th, 2010 at 5:40 pm
@fadly muin, sedikit demi sedikit menjalankan kebiasaan meski beban bertambah. suatu saat, beban akan terasa ringan…

arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:57 am
@Dimas,
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:58 am
@fadly muin, imposible is nothing. Just believe we can do it. Allah with us.
kayake mengubah kebiasaan itu sulit kalo dah dijalani sehari-hari. membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kebiasaan barunya.

saya sendiri kebiasaan mendengarkan lagu sambil bekerja. kalo ga mendengarkan lagu, malah mood jadi ga enak tuh…
Fenny Ferawati Reply:
May 19th, 2010 at 6:44 pm
@Dimas, Sepanjang kebiasaan itu tidak buruk Fenny kira g masalah ko’ mas Dimas,, Fenny aja suka belajar sambil ajeb ajeb,,
Salam kenal mas Dimas,,
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:55 am
@Fenny Ferawati, appah? ajeb ajeb


Fenny Ferawati Reply:
May 26th, 2010 at 5:53 pm
@arief maulana, ajeb ajeb mulutna mas,,
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:56 am
@Dimas, namanya kebaikan, banyak tantangannya mas. Lain halnya dengan kejelekan, jauh lebih mudah karena itu jalannya setan.
Konsisten,, itu yang selalu up**** dengungkan,, kebiasan baik untuk berbicara minimal 3 orang/hari,,
Mirip dengan konsep 90 hari na tu mas,,
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:51 am
@Fenny Ferawati, maknyus itu. Kalau aku dulu minimal 15 presentasi/bulan (silver planner).
Lebih tokcer 30 presentasi/bulan (gold planner).
Saya setuju mas Arief tentang membuat kebiasaan 90 hari.
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:50 am
@Agung Prasetyo,
saya kmaren baca mas, foundernya detik.com Mr Budiono Darsono di blognya
ngapain besok? harus detik ini juga..
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:50 am
@Muhammad Arifin, mantaps…
Mencapai hasil positif melalui ketekunan dan eksperimen, kedua hal itulah yang mungkin jadi modal kita untuk bisa mengisi 90 hari untuk mengubah kebiasaan kita sejak saat ini, dan kedua hal inilah yang mulai saya praktekkan sekarang, terima kasih mas Arief.

arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:49 am
@Rahasia Website Pemula, hasilnya bagaimana mas? Sudah lewat 90 hari belum?
Rahasia Website Pemula Reply:
May 21st, 2010 at 7:10 am
@arief maulana, Ya belum mas kan saya baru mulai sekarang tgl 21 mei 2010, lagi mulai belajar pasang iklan yang berbayar. hasil eksperimen nanti tak kabari lagi.
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:37 pm
@Rahasia Website Pemula,
wah mengena banget nih mas topiknya buat saya.
saya termasuk orang yang pertama2 nya semangat tapi uda agak lama gak ada hasil jadi down.
apa lagi internet marketing.
he he he…..
nampak nya saya harus LEBIH TEKUN DAN SEMANGAT LAGI NIH.
MAKASIH BANYAK MAS ARIEF
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:47 am
@sahat, semangat coca cola dong mas. ngebuzz di awalnya aja
Ketekunan bisa mengalahkan segalanya mas.
memiliki banyak kebiasaan baik amat membantu menghadapi kondisi2 kritis. Yaitu disaat kemampuan fisik dan mental kita harus dikerahkan habis2an menghadapi tantangan sangat berat.
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:46 am
@Suarakelana, ujiannya justru ketika under pressure seperti yang mas bilang.
Sama halnya dengan leader. Justru ketika dibawah tekanan lah leadershipnya diuji, apakah mampu membawa timnya keluar dari masalah atau malah terpuruk
mas arif,
saya baru aktif main blog sekitar dua bulan ini. tetapi kebiasaan saya yang baru dan rutin sudah dimulai satu bulan pertama berjalan, dan gak sampe tiga bulan. tiap saat online (maklum cari link dan info). kalau mas arif dulu gimana?
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:44 am
@semestabiologi, saya konsisten mas. Sejak bulan pertama hingga lebih dari 2 tahun.
Sekarang addict abis ama blogging. Ga nulis berasa ga hidup
Wow Keren! Tapi mesti sabar2 mengamalkan kebiasaan selama 90 hari…dicoba2


Finally coming again
Agus Siswoyo Reply:
May 20th, 2010 at 11:02 pm
@zodiakzone, yang keren yang mana nih? nge-junk nya yah?

arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:41 am
@Agus Siswoyo, lebih enak nge-jus
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:38 am
@zodiakzone, saya tunggu kabarnya ketika ‘coming again’
Hmm untuk mewujudkannya sepertinya butuh perjuangan yang lebih, karena bisa jadi dalam 90 hari tersebut ada satu atau beberapa yang bolong. Dan jika kebiasaan terus dilakukan akan menjadi sebuah karakter…seperti Mas Arief ini
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:38 am
@Triagung.com, betul mas. Aturan mainnya, kalau bolong hitungan hari direset.
Disiplin adalah salah satu kuncinya.
90 hari atau 3 bulan yah…
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:37 am
@Mirzan Gani, sip. Saya suka semangat Anda

Menurut buku yang saya pernah baca, lupa judulnya. Kebiasaan yang kita lakukan terus-menerus selama 40 hari, akan menjadikan kebiasaan baru kita. Karena kodrat manusia diberi ruh oleh tuhan pada umur yang ke 40 hari.

arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:36 am
@Peluang Bisnis Via Internet, yap. memang banyak teori soal “berapa hari” untuk membentuk kebiasaan baru.
Makin lama makin oke dan melekat
teori lama ala bisa karena biasa, satu per satu saya coba dan memang berhasil.
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:34 am
@aas maesyanurdin, wah mantep itu mas. Perlu share kapan2. Biar bisa diteladani sama temen2 lainnya
mengubah kebiasaan memang tidak mudah, tetapi dengan usaha keras pasti bisa, apalagi menurut para ahli kebiasaan lama dapat diubah dengan membuat sebuah kebiasaan baru selama 21 secara konsisten, bukan begitu mas Arief???
Rahasia Motivasi Hidup Yang Perlu Anda Baca Disini!
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:34 am
@Blog Pengembangan Diri, betul sekali
good job bung
pengemis ada yang kaya , tatapi tetep aja mereka ngemis
dan anehnya mereka gak sadar kalo mereka ngemis itu karena pola pikir mereka yang udah salah dari awalo
lanjutkan bro
Agus Siswoyo Reply:
May 20th, 2010 at 10:59 pm
@http://memulai-bisnisonline.blogspot.com/, komentarnya lucu nih…

aghak gimanaaaa gitu…
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:32 am
@Agus Siswoyo, gimana gitu gimana neeh?
arief maulana Reply:
May 21st, 2010 at 3:33 am
@http://memulai-bisnisonline.blogspot.com/, banyak juga loh yg backgroundnya bukan pengemis, tapi mental pengemis…
Wah saya kudu belajar kembali mengubah kebiasaan buruk sejak dini,,..kebiasaan buruk terlalu lama diem di depan kompi nich mas..hehe
Mas Boleh Kita Tuker link dengan Anda mas?
Luthfi Fuadi
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:32 pm
@Luthfi Fuadi Majid, silahkan mas. Pasang link saya, kemudian silahkan beritahukan di halaman : http://ariefmaulana.com/my-friend/
makin sering kesini makin banyak yang harus saya pelajari nih.. tks
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:28 pm
@jarno,


kok nggak ada tulisna baru mas?
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:26 pm
@Agus Siswoyo, baru aja publish. Semua on schedule dulu mas


Jadi terharu saya mas
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:27 pm
@Jamal, terharu kenapa mas… kurang lengkap neeh komentarnya…


mengubah kebiasaan tidak mudah seperti yg dijelaskan menurut saya, karena kita akan terjebak pada kondisi dimana kita akan kembali melakukan kebiasaan yg lama.
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:28 pm
@Pusat Grosir, memang betul. Itulah fungsinya kudu konsisten selama 90 hari. Untuk menanamkannya kuat dalam alam bawah sadar kita.
kebiasaan main twitter sama mas arief maulana udah mulai pudar nih…
Agus Siswoyo Reply:
May 23rd, 2010 at 8:21 pm
@Arief Rizky Ramadhan, siapa bilang, mas Arief makin eksis bersama gengnya tuh. hahaha…
wah saya malah jadi ebiasaan FBan nie.. mudah-mudahan segera sembuh demam FBnya.. makasih mas artikelnya sangat bermanfaat
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 4:25 pm
@torik, FB kalau bermanfaat sih ngga ada masalah mas. Asal jangan ampe ngurangi produktivitas aja.
saya selalu menyimpan halaman ini dan bookmark terus tiap blognya mas arif update karena saya terkadang juga share ke fb agar teman saya juga dapat membaca²
arief maulana Reply:
May 24th, 2010 at 3:55 pm
@Blog Seputar SEO Series Tutorial, terima kasih atas apresiasinya mas.
Yess! Setuju sekali… Memang kalau mau memiliki kebiasaan baru intinya sich harus tetap konsisten dan fokus dalam melakukan sesuatu… Nice artikel! ^^
arief maulana Reply:
May 25th, 2010 at 7:31 am
@adrian luis, terima kasih Pak
Wah, penggemar Linkin Park nih ternyata mas Arief. Lagu-lagu LP emang bagus banget buat penyemangat (pembangkit energi). Saya suka semenjak masih ada ngerap-nya. Kalo sekarang kan murni rock (plus sentuhan pop juga). Udah nggak ada rap/hiphopnya.
Waduh, jadi ngomongin LP nih. Pokoknya setuju deh dengan tulisan di atas. Saya juga suka baca buku-bukunya Adi W.Gunawan
Benar Mas Arief, karenanya saya selalu berdoa, “Ya Alloh Yang Maha Benar, janganlah Engkau biarkan daku berfikir dan bertingkah laku menurut kemauanku sendiri. Engkaulah Yang Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba.Amien.” (komentar ini nyambung g ya? semoga!)
Salah satu kebiasaan buruk saya yang susah hilang itu posting artikel sambil chatting ato browsing, jadi cuma keliatan sibuk di depan kompi tapi artikelnya gak jadi-jadi
10 hari pertama terasa berat, namun coba dan dicoba lagi…hingga hari ke 90…
maka itu kenapa dalam kerjaan juga ada yg namanya 3 bulan masa percobaan…… dr situ bisa ketahuan apa dia mampu atau tidak….
sippp mas arief
arief maulana Reply:
June 1st, 2010 at 12:39 am
@delia, oh iya yah. Masa percobaan juga 3 bulan.
mau nyoba ah mas,,
aku tipe orang yang suka membuktikan, buka orang only thinker, but prover
arief maulana Reply:
October 17th, 2010 at 11:09 am
@adi priyadi, good :)
[...] kalau belum update blog. Malah asyik mondar-mandir di situs jejaring sosial. Seperti telah ditulis Arief Maulana, menumbuhkan kebiasaan sejak dini perlu dilakukan agar otak bawah sadar kita merespons aktivitas [...]