Memperluas Social Circle

Oleh : Arief Maulana

Social Circle

Anda sudah membaca kisah saya yang beberapa waktu lalu diberi kesempatan mengudara di radio Sonora FM Surabaya? Darimana kah semua kesempatan itu datang? Teman. Yap, teman-teman yang ada dalam social circle saya.

Awalnya sederhana saja, Asri yang notabene adalah teman saya melihat gerak-gerik saya dalam dunia online marketing. Dia juga melihat blog saya. Hanya dengan satu pertanyaan undangan itu datang. “Rief, masih aktif di online marketing?” Tentu saja saya jawab iya. Dari sanalah kemudian saya diajak untuk mengisi talkshow. Kuncinya? Teman.

Lantas bagaimana selanjutnya kok bisa siaran bersama dengan Mas Agus Siswoyo? Awal mulanya undangan talkshow itu hanya untuk saya sendiri. Kebetulan di hari yang sama, Mas Agus ‘menyambut’ kedatangan saya ke Surabaya dengan ajakan gathering teman-teman blogger. Melihat tema talkshow, saya jadi ingat kalau Mas Agus pernah memenangkan award internet sehat. Jadi, kenapa tidak saya ajak sekalian saja untuk ikutan talkshow. Kuncinya masih tetap, teman.

Jadi ada benarnya sebuah pepatah yang sering kita dengar bahwasanya “Banyak teman, banyak rezeki.” Kita tidak pernah tahu pintu rezeki kita datang melalui teman yang mana. Oleh karena itu saya kira wajib adanya bagi kita untuk terus memperluas social circle, menambah teman sebanyak-banyaknya. Baru kemudian dari sekian banyak itu, kita bisa memilah dan menjadi intens dengan beberapa teman yang potensial.

Gunakan Social Networking Site

“Jauh lebih mudah mencari teman baru via social networking site”

Ada salah salah satu alasan kenapa social networking site begitu mudah untuk booming, yaitu kemudahan dalam mencari dan menambah teman baru. Tidak semua orang mudah begitu saja berkenalan dengan orang baru secara langsung, face to face. Karena itu, social networking site menjadi solusi tersendiri.

Melihat trend ini, kenapa tidak kita manfaatkan juga. Ah, saya yakin Anda juga pasti sudah punya minimal satu social networking site kan. Kalau ngga twitter, facebook mungkin. Saya sendiri saat ini aktif di twitter. Bisa Anda bayangkan tidak, lebih dari 80% social circle aktif saya di twitter adalah orang-orang baru. Pelan tapi pasti teman-teman baru tersebut saya ajak untuk bertemu, agar tidak sebatas menjadi teman di dunia maya saja.

Social Networking Site
Social Networking Site

Interaksi Aktif. Cuma itu yang saya lakukan untuk akrab dengan teman-teman baru. Banyak sekali orang-orang yang sekedar follow (twitter) ataupun add friend (facebook), tapi kemudian tidak berinteraksi sama sekali. Apa gunanya kalau seperti itu. Justru di awal interaksi aktif lah yang dibutuhkan untuk menarik perhatian teman-teman baru, terutama mereka yang sudah punya positioning atau branding yang lebih baik.

Membangun Branding. Jangan lupa, Anda juga bisa membangun branding sembari menambah teman. Ini bisa dilakukan sejalan. Dan ngomong-ngomong membangun branding ngga harus kaku. Fleksibel saja lah. Silahkan baca lebih lanjut di CafeZine Vol. V. Saya menulis mengenai “Membangun Branding Tanpa Harus Jadi Robot”. Donwload disini.

Kopi Darat. Atau kalau bahasa anak-anak twitter, tweet-up. Ini yang terus dan terus berusaha saya lakukan. Membangun branding di dunia maya oke lah. Tapi ingat, dunia maya tetaplah dunia maya. Untuk mengeksiskan urusan bisnis Anda atau apapun tujuan Anda, perlu dibawa ke dunia nyata juga. Tujuannya adalah membangun keterbukaan yang berujung pada peningkatan kepercayaan publik kepada Anda.

Saya teringat pada salah satu pesan yang disampaikan oleh Mas Agus saat on air bersama dulu, bahwasanya jangan terlalu percaya 100% pada profil seseorang di dunia maya. Karena bisa jadi apa yang ditulis di dunia maya bertolak belakang 180 derajat dengan kondisi sebenarnya. Untuk itulah kopdar bisa menjadi sarana yang ampuh untuk benar-benar membuktikan kepada ‘fans’ Anda, bahwasanya branding yang Anda bangun selama ini bukan sekedar topeng belaka.

Kopi Darat

Jadi tunggu apa lagi, segera manfaatkan social networking site untuk memperluas social circle Anda. Mungkin nanti di CafeZine edisi selanjutnya lebih saya detilkan, terutama dengan media twitter. Nantikan kelanjutan dari tulisan ini, semacam bagian keduanya. Oh ya, follow saya di @ariefmw (tetep promosi, hahaha…)

Ps. Silahkan baca kelanjutannya di “Memperluas Social Circle (2)

  1. Memanfaatkan pertemanan untuk sebuah misi memang bagus banget. Teman yang akrab adalah teman yang tidak perhitungan dan suka membantu dalam kondisi apapun.. bukan begitu mas? he..he..

    Pilih2 teman justru akan menjauhkan diri dari teman yang lainnya.

    Cari teman dengan sejuta keunikannya masing2 itulah yang bisa diandalkan. :sip::sip:

    Ngomong2 ttg online marketing, saya ko’ g kebagian undangannya ya??? :hihi::hihi:

  2. Aryes Novianto says:

    wahh..makin banyak ni mas pengalamannya.memang si mas yang namanya teman tidak kemana, yang penting kita tetap menjalin komunikasi saja.tapi bisnis tidak boleh kita tinggal , tetep ngikut dong.asik dong mas arief siarannya, habis ga’ sampai sini e..jepara. kalo pak joko si deket. tapi lom pernah mampir. artikelnya makin sip mas arif, lama ga mampir

  3. Jadi intinya bukan siapa yang Anda kenal tetapi siapa yang kenal Anda.

    Branding sangat penting untuk mempertahankan member dan perekrutan member baru dalam dunia marketing ini.

    Bagus banget share pengalamanannya mas Arief. :sip:

  4. Wah…
    saya kurang memanfaatkan sisi hidup yang ini neh, ternyata banyak strateginya ya :)
    Nanti dicoba deh memperluas jaringan buat promosi produk :hihi:

    Makasih Mas Arief

  5. Does Ichtiah CP says:

    kayaknya Mas Arif dah gak terlalu aktif di facebook.sbenarnya antara twitter & FB lebih bagus yg mana sih benefitnya??:puyeng:

  6. masih terus memantau… dan mengintip apa saja yang di lakukan para pendahulunya,,,
    termasuk mengintip blog mas arif ini,,,

  7. untuk mengaplikasi ilmu yang didapat dari Mas Arief tentang “Social Circle”, maka saya izin untuk mencantumkan link mas Arief di blog saya…

  8. di islam emang dianjurkan untuk membangun silaturahmi cuma jangan sampe kita bangun jaringan hanya dengan tujuan branding nantinya kita ada cuma klo ada perlunya saja jika gak ada perlunya gak mau kumpul2 karena terlalu pilih2 :sip:

  9. Aryes Novianto says:

    wah mas arief lagi sibuk mas agus, pokoknya tungguin saja posting barunya. mungkin ada gebrakan baru dari mas arief.masih ada yang perlu dipersiapkan mungkin.pasti gebrakan besar.he he…

  10. Aryes Novianto says:

    Oh ya mas arief ..biar fotoku mampang juga di koment gimana ya.maklumlah pengen mampang juga kayak mas agus siswoyo. biar tambah kenal aja

  11. aulia dwi rahmanto says:

    wahhh..betul juga mas, dimana2 kalo mo sukses dalam hidup butuh yang namanya pertemanan. khan kita gk hidup di hutan sendirian y mas..:hihi:
    salam kenal aja buat mas arief, mas agus, dan teman-teman lainnya.
    salam pertemanan

  12. :ngintip: Setuju kk. memperluas Sosial Circle emang penting.

    Tapi saya adalah orang yang agak tertutup. mungkin media maya bisa menjembataninya.

    Terus berkarya kk.

    • @Irudini, yup dunia maya bisa menjembataninya. Eh aku juga orangnya tertutup loh awalnya. Tapi sekarang bisa terbuka dan mudah menjalin hubungan dengan teman-teman baru. Kiatnya aku posting di artikel terbaru :D

  13. Aryes Novianto says:

    wah kalo komen pake gravartar gimana ya, makin seru kali ya.Ayo seru seruan sambil nungguin posting mas arief njedol. he he..Oh ya mas arief, pernah dengan social networking platform ning.com ga’.mau sy coba buat biar pnya Sosial networking milik sendiri,ada masukkan ga mas arief.

      • Aryes Novianto says:

        @arief maulana, kalo di buku panduannya si gratis mas, ga’ tau webnya berubah, mungkin kurang dana kali. kayaknya mundur saja. daripada ngebingungin.maaf lama ga’ koment, masih utak utek tampilan blog. Oke siap baca postingnya

  14. :sip:
    Pertemanan merupakan salah satu aset yg menunjang kesuksesan kita. Sayangnya,sulit sekali mencari teman baru yg tulus,jujur dan baik hati.

  15. Social Networking memang sangat bermanfaat untuk mencari teman yg hilang* ataupun menambah teman baru. Tapi ada efek negatifnya, ketika media itu sdh ter’addict’ pada kecocokan seseorang dalam menjalin komunikasi di dunia maya. sehingga. Bisa terjadi ke engganan berkomunikasi atau menjalin perteman secara nyata.

  16. wah”…
    saya telat kalo pak arief dateng ke SBY…. :hiks:
    saat itu saya udah sms sama pak arief kalo ketemu, tapi ada halangan….
    karena ujian….
    huft…
    :nangis::nangis::nangis::nangis:

  17. Saya sangat setuju bahwa banyak teman banyak rezeki. Karena, membangun dan memperluas socail circle berarti menjalin tali silaturahim.

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,745 bad guys.