Membangun Pelanggan Loyal Dengan Edukasi Berkelanjutan

Oleh : Arief Maulana

Masih ingat postingan saya terdahulu, yang berisi report pertemuan dengan 2 Internet Marketer Top, Cosa Aranda dan Ardy Pratama? Kalau belum Anda bisa baca lagi. Ketika saya baca lagi artikel tersebut, tiba-tiba saya teringat Mas Cosa pernah bilang, “Mending sedikit pembeli tapi beli berulang-ulang untuk produk yang lain daripada banyak pembeli hanya beli satu produk”. Dengan kata lain, mending punya pelanggan loyal dan royal daripada pelanggan yang cuma beli sekali trus lari ke penjual lain.

Saya mencoba memilah dan mengkaji kembali perjalanan saya sebagai internet marketer (affiliate / reseller). Karena tidak sedikit juga ada temen-temen yang beli berkali-kali lewat link referal saya. Dan setelah saya coba amati pola beberapa newsletter yang saya ikuti ternyata ada sedikit kesamaan strategi. Apa itu?

MEMBERIKAN EDUKASI BERKELANJUTAN

Rekan-rekan, orang membeli sebuah produk bukan karena kita menjual dengan sangat hebat. Mereka membeli karena mereka merasa butuh dan menganggap produk tersebut penting. Betapapun mereka tidak punya uang, ketika perasaan butuh dan penting ini begitu mendesak, segala upaya pasti akan dilakukan. Dan juga sebaliknya, meski mereka orang terkaya di dunia, kalo produk ngga dibutuhkan dan dianggap ngga penting, ya tidak akan dibeli.

Jadi tugas kita sebagai internet marketer sebenarnya ngga cuma menjual dan menjual. Akan lebih efektif jika kita bisa memberikan pengetahuan dan gambaran kepada pelanggan mengapa produk itu penting dan dibutuhkan. Berikan edukasi yang berkelanjutan secara bertahap.

Contoh 1 : Anda mau menjual produk panduan membuat blog.

Pertama, berikan prospek Anda pengetahuan apa itu blog dan apa manfaat jika kita ngeblog. Berikan gambaran bahwa sebenarnya suka ngga suka blog sudah menjadi kebutuhan sebagai penunjang kesuksesan kita. Ingat sukses itu penting buat semua orang. Ngga ada orang yang ngga mau sukses.

Nanti ketika kesadaran akan kebutuhan sebuah blog yang sudah dianggap penting oleh prospek kita mulai tumbuh, tanpa kita paksa mereka akan datang dan membeli dengan sendirinya. Tinggal, mereka belinya dimana? Di Anda atau di orang lain. Untuk itu berikan layanan terbaik dan jangan pernah main-main dengan pelanggan Anda.

Mau berlanjut biar pelanggan Anda membeli lagi, atau sudah cukup 1 produk itu aja? Well, kalau Anda punya beberapa produk lanjutkan saja, kenapa tidak. Ngga punya beragam produk, gabung gratis aja di Panduan Dasar, d’BC-Online, atau Café Bisnis. Anda bisa dapatkan banyak produk untuk dijual, tanpa harus membelinya. Walaupun kalau Anda beli lebih baik lagi.

Contoh 2 (lanjutan) : Anda mau menjual produk panduan blog monetizing (google adsense)

Prospek Anda sudah berubah menjadi pelanggan saat dia membeli panduan blog Anda (contoh 1). Nah, jangan berhenti disana. Berikan pengetahuan yang bermanfaat mengenai blog. Bantu untuk mengembangkan blognya. Perlahan tapi pasti, Anda bisa mengenalkan beberapa cara untuk menambah penghasilan melalui blog. Misalnya dengan membuka space iklan, bermain di google adsense, buat presell produk affiliate / reseller, dll.

Buat mereka tertarik dengan penjelasan Anda di masing-masing metode tersebut. Ujung-ujungnya, Anda bisa tawarkan panduan blog monetizing dengan google adsense sebagai bantuan agar pelanggan bisa menghemat waktu alih-alih browsing mencari pengetahuan yang berujung pada penghabisan waktu dan uang juga.

Semua penjelasan dan contoh saya di atas akan sangat mudah dilakukan bila Anda menggunakan autoresponder. Tinggal set saja. 1 minggu setelah subscribe diberi info apa. 3 hari kemudian info apa. Setelah beberapa minggu, promosi produk Anda. Kemudian lanjut lagi informasi, dst. Pokoknya berkelanjutan. Silahkan berkreasi dan menjadi kreatif.

Agar pelanggan menjadi loyal dan royal. Anda bisa :

  1. Jangan melulu ngiklan. Berikan juga informasi yang bermanfaat.
  2. Sesekali berikan bonus istimewa, non profitable. Contoh : TSIS ataupun modul panduan blog gratis saya.
  3. Bantu mereka kalau ada kesulitan. Cukup sebatas kemampuan aja. Kalau merasa udah mentok, over ke pemilik produk.
  4. Usahakan produk yang Anda tawarkan berkualitas. Jangan sampai mereka menyesal membeli produk. Walau pemilik kena semprot, Anda sebagai penjual juga kena imbas negatifnya lho.
  5. Bangun komunitas pelanggan Anda. Kalo ngga bisa buat forum, pake blog juga bisa.

Mungkin ini juga yang menjadi salah satu alasan dan rahasia kenapa di blog yang membahas motivasi, pengembangan diri, dana manajemen diri ini masih tetap bisa menghasilkan penjualan produk-produk bisnis internet.

Semoga bermanfaat. Enjoy your day!

Salam Sukses,
arief maulana
space

  1. Wah tips bagus ms utk sy yg lagi newbie.Cuman posisi sy tidak tepat dilevel ini dulu ms. Saya msh berada ditahap menikmati dulu nulis dblog dan memberi nilai lebih utk rekan2 yang lain. Mungkin ini untuk bulan berikutnya. Trima ksh ms arief.jadi bahan persiapan dech utk bulan depan.

    • arief maulana says:

      @arkum, benar mas. Saya pun awal dulu ya blogging. Nikmati blogging sambil memperdalam ilmu.

      KEtika ilmu dirasa sudah cukup, lanjutkan dengan membuka padepokan bisnis… :ngelamun:

      • @arief maulana, trims ms arief udah main keblogku jg.Trims ms atas sarannya.Wah kalo ms arief sendiri rentang waktu menikmati blogging dan mulai pendirian padepokannya kira2 berapa lama ya ms?

  2. triwidyawati says:

    Assalamu’alaikum
    Betul sekali Pak Arief atas tipsnya,dan saya perhatikan Pak Arief juga sudah mempraktekkannya.
    Sebagian besar orang browsing untuk mencari informasi yang bermanfaat bagi dirinya, kalo yang gratis tidak ada barulah rela membelinya:)
    Wassalam

  3. paling sulit menjual vcc. banyak newbies yang coba2 beli vcc, padahal ini adalah permainan para senior.
    menjelaskan hi tech ke newbies adalah sesuatu yang hampir useless, wong ilmu mereka belom sampe ke sana.

  4. saya dalam proses ke sana mas..newsletter saya isinya mengarah ke edukasi berkelanjutan itu mas..
    tapi yang menjadi tantangan, emailnya jarang dibuka nih sama subscriber…padahal sebelumnya udah diminta supaya mencatat alamat email saya…Masih harus berjuang lagi nih:sip:

    • arief maulana says:

      @Alfred, mungkin pesannya untuk simpan email taruh aja di atas form nama sama email. Cek di halaman download blog saya!

    • arief maulana says:

      @muhammad Jumani, ya. Reputasi affilaite marketer tergantung dari pelayanannya dan juga produk yg dijual.

      Kalau banyak jual produk-produk ngga mutu, bisa-bisa reputasi ikutan jatuh…
      :weks:

      Makanya meskipun banyak yg nawari saya produk + membership gratis untuk minta di review disini, saya ngga asal trima.

      Mesti cek dulu produknya seperti apa. :no:

  5. MasterClickCom says:

    Sngt mirip dgn kegiatan offline. FOLLOW UP, klo di offline, biasanya si penjual selalu melakukan follow up dgn jeda waktu tertentu.

    Begitu si pembeli merasakan manfaat akan produk dan mau membeli.. tentu yg di ingatnya adalah penjual yang sering melakukan follow up .

    • arief maulana says:

      @MasterClickCom, yup. Sulit tanpa follow up. Dan ini bagian dari service yg mendatangkan multiple income. Mesti ditelateni…
      :mataduitan::belajarkeras::mataduitan:

  6. :sliweran:setuju mas, kesuksesan kita menjual bukan karena kita hebat. melainkan krn kita membantu mereka menemukan produk yang tepat dan jangan lupa mengedukasi mereka mengenai produk tsb.

    salam sukses!

    • arief maulana says:

      @mishbah@caratermudahbisnis, sama-sama Mas. Mari sama-sama meningkatkan volume penjualan di tahun ini. Give the best service!
      :mataduitan::mataduitan::mataduitan:

  7. wah saran dari mas arief bleh juga tuh…
    saya ingin nyoba bisnis affiliate tapi saya blom punya blog.y ..
    Oh ya mas saya mau nanya apakah mesin blog wordpress lebih profit ya utk bisnis affiliate soal.y saya ingin coba dan belajar ttg bisnis affiliate

  8. andrik sugianto says:

    Mas arief telah memberikan penjelasan yg mantap, dan itu membuktikan bahwa mas arief adalah seorang affiliater yg berpengalaman.

    • arief maulana says:

      @andrik sugianto, sebenarnya bnyk yg lebih pengalaman dari saya mas. Cuma kadang ada yg ngga mau share dan ada yg memang ga punya blog.

      Karena affiliate marketing pun bisa dijalankan tanpa blog.

  9. andrik sugianto says:

    oh iya aq coba nulis artikel dan kasih trackback ke mas arief, klo sempat mampir ya….upsss tapi jgn diketawain. maklum ya!!

    • Agus Siswoyo says:

      @andrik sugianto,
      pede aja mas :yoyo:

      mas Arief ini nggak suka menghujat hingga berdarah-darah kok, nggak kayak yang satu itu…

      :sikut::sikut::sikut:

        • arief maulana says:

          @Arief Rizky Ramadhan, gini mas. Kalau pembeli membeli berulang2, artinya dia loyal.

          Produk apapun yg kita jual ke depannya pasti dibeli. Artinya udah ada jaminan income.

          Tapi kalau pembeli sekali beli kemudian menghilang… tanya kenapa… hehehe…

  10. penjual adalah konsultant. masih ingat itu katanya siapa ya.
    Menjual barang sama dengan memberikan solusi terhadap masalah pelanggan dan bukannya malah menambah masalah.

    sayangnya banyak penjual yang hanya berpikir untung dengan menarget para newbie di internet dengan barang sampah.

    • arief maulana says:

      @dreamfrog, iya mas. Rasanya saya juga pernah denger itu. Dan memang benar adanya.

      Mereka yang menjual hanya berorientasi untung semata, biasanya volume penjualannya tidak sebesar yang menjual solusi.

      Pelanggan bisa melihat, mana yang menjual untuk pemenuhan kebutuhan, dan mana yang menjual hanya untuk menggembosi duit pelanggan.

  11. mantap mas, wajar blog ini tetap menghasilkan, selain anda profeional. setiap artikel yg mas tulis, terkemas dengan rapih dan “soft” untuk penjualan:sip: perlu belajar banyak dari anda..copywriting githu :hiks:

    • arief maulana says:

      @LeadeR StreeT, pertama memang kita yang harus yakin dengan produk. Caranya? beli dan praktekkan.

      Baru dengan cara itu lebih mudah meyakinkan pembeli. Pokoke jual yang berkualitas ajah! :ngelamun:

    • arief maulana says:

      @Bang Arman, salam juga bang Arman. Itulah salah satu alasan saya menganggap berlangganan autoresponder sebagai salah satu bentuk investasi! :sip:

    • arief maulana says:

      @Bakrie, ini main streamnya. Masalah nanti detilnya seperti apa, itu balik ke kreativitas masing2 IM. Itulah mengapa bidang yg ditekuni sama, tapi hasil bisa beda.

  12. salam kenal mas…!!
    saya setuju mas, seperti “Hukum tarik menarik” klo kita bisa memberikan kontribusi positif terhadap orang lain maka orang tersebut akan mendatangkan kontribusi positif juga buat blog kita.

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 472,007 bad guys.