Membaca, Salah Satu Kunci Sukses Menjual

Oleh : Arief Maulana

Membaca Untuk Menjual

Ada diantara Anda yang senang menjual tapi tidak suka membaca? Saya sarankan berubah lah. Saya banyak mendapati mereka yang sukses di dunia marketing ataupun bidang profesi lainnya adalah orang-orang yang senang mengembangkan diri, salah satunya adalah dengan banyak membaca.

Di kantor saya pun demikian, para Surveyor kapal yang sukses hingga mencapai puncak karir tertinggi sebagai Principal Surveyor adalah mereka yang setiap saat selalu berusaha meningkatkan kualitas diri dan senang membaca. Membaca buku pengetahuan, skill teknis, dan buku pengembangan diri lainnya.

Mengenai membaca sebagai bagian dari upaya mengembangkan diri, saya sudah pernah menuliskannya pada tulisan berseri, Cara Sederhana Mengembangkan Diri. Pertanyaan berikutnya adalah kenapa harus membaca? 

Memperluas Pengetahuan

Apa yang membedakan para penjual yang sukses dan yang volume penjualannya begitu-begitu saja? Pengetahuannya. Produk yang dijual mungkin sama. Cara menjualnya pun mungkin standar. Tapi super sales punya kelebihan. Pengetahuan tambahan di luar yang biasanya, itu menjadi point plus.

Contoh nyata adalah kawan saya sendiri Sins, Manager Prudential. Bukan dia saja yang menawarkan untuk ikut dalam program asuransi Pru. Tapi dia bisa menyajikan informasi dan presentasi yang berbeda. Termasuk bagaimana kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Buat saya itu nilai plus. Dia mampu membuka ‘gembok’ pola pikir saya terhadap dunia asuransi. Bagaimana dia bisa mengetahui semua itu? Banyak membaca.

Satu contoh lagi, Konsultan Senior saya yang sama-sama bergerak dengan tim Personal Wellness Consultant saya di Program Diet Mudah™. Ketika beliau memberikan informasi sehat seputar kesehatan, gaya hidup sehat, nutrisi, dll, seakan-akan ilmu beliau tidak ada habisnya. Ada saja bahan untuk disharingkan. Berbagai referensinya pun macam-macam, seperti : Miracle of Enzym, Miracle of Cell, Staying Young, dll. Kalau tidak senang membaca, bagaimana bisa mendapatkan banyak wawasan seperti itu. Apalagi para penulis bukunya rata-rata adalah dokter terkenal yang melakukan riset.

Memberikan Edukasi Kepada Pelanggan

Ingin memiliki volume penjualan yang besar? Berikan edukasi kepada mereka, baik itu pelanggan ataupun calon pelanggan Anda. Untuk calon pelanggan, mungkin nantinya mereka tidak jadi membeli kepada Anda. Tapi tidak apa-apa, setidaknya Anda sudah berbagi informasi bermanfaat. Ingat prinsip Marketing Ala Joger Bali.

Dan  bagi pelanggan Anda, dengan memberikan edukasi yang berkelanjutan akan membuat mereka menjadi pelanggan loyal dan royal Anda. Silahkan baca tulisan saya, “Membangun Pelanggan Loyal Dengan Edukasi Berkelanjutan“. Darimana sumber pengetahuan And untuk memberikan edukasi? Lagi-lagi dari membaca. Mungkin Anda bisa mendapatkan pengetahuan dari sharing bersama orang lain, namun dari buku lah biasanya fakta-fakta yang valid dan relevant diberikan.

membaca, kunci sukses menjual
membaca, kunci sukses menjual

Apa Yang Harus Dibaca ?

Saya membaginya menjadi 3 jenis buku : Knowledge (pengetahuan), Technical Skill, dan Soft Skill.

Buku-buku pengetahuan, ini penting untuk memberikan wawasan yang luas kepada Anda sehingga Anda memiliki bahan penunjang dalam memberikan informasi. Baik itu tujuannya memberikan informasi atau edukasi, maupun penunjang ketika Anda sedang melakukan persuasi berujung pada penjualan. Anda bisa menggunakan kekuatan ‘pihak ketiga’, yaitu mereka para ahli yang mendukung produk yang Anda jual.

Technical Skill, ini lebih kepada buku-buku how to. Bagaimana menjual, bagaimana meyakinkan orang lain, bagaimana berkomunikasi dan mempengaruhi orang lain. Sukses bernegosiasi dan sebagainya. Ini buku-buku teknis yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan kemampuan menjual. Karena, seperti saya bilang. Menjual itu bukan masalah bakat atau tidak bakat. Tapi seberapa cepat Anda mampu belajar dan mengasah kemampuan menjual. Banyak kok para penjual sukses yang latar belakangnya malah tidak bisa jualan. Mereka bisa menjual mudah, karena biasa.

Soft Skill, tidak hanya kemampuan teknis yang harus dibangun. Semua aspek harus Anda kembangkan. Termasuk mental, sikap, motivasi diri dan cara berpikir konstruktif positif. Bagaimana Anda bisa menjadikan diri sebagai motivator terbaik yang akan terus memacu diri Anda untuk melaju hingga berhasil. Membantu Anda untuk memiliki kerangka berpikir konstruktif dan positif. Buku-buku seperti ini akan membantu Anda untuk memahami peran penjual dan pembeli. Jadi kalau belum berhasil menjual, Anda tidak akan stres. Penuhi saja hukum statistiknya.

Jadi bagi rekan-rekan yang saat ini sedang berjalan di koridor marketing dan menjual sudah jadi bagian dari pekerjaan yang dilakukan, mulailah banyak membaca buku-buku dan kembangkan nilai tambah yang ada di dalam diri Anda. Jangan hanya jadi penjual yang biasa-biasa saja. Miliki karakter, kalau kata Hermawan Kartajaya di bukunya New Wave Marketing.

Semoga tulisan saya bermanfaat untuk Anda, terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca.

  1. yg sulit yg ketiga kalo saya rasa mas, kalo saya rangkum jadinya soft skillnya adalah sikap mental positif. tapi kembali lagi ke bisa karena ( Di ) biasa kan.

  2. luar biasa mas arif,setuju banget dg artikelnya,..karena dg bnyak mmbaca kita akn mendapt ilmu,pengalaman,dan motifasi,.dan betul sekali di dunia marketing kita harus terus mengasah dan mengembangkan kmampuan dan potensi diri kita salah satunya dg membaca,..

  3. Saya dari dulu juga percaya bahwa membaca bisa mendongkrak prestasi seseorang, baik dalam pengembangan pribadi maupun pekerjaannya.

    Dengan membaca sebetulnya kita seakan duduk bersama dengan penulisnya dan menenggak inspirasinya langsung tanpa harus bertatap muka. Bayangkan kalau harus menimba ilmu dan wawasan dari Bill Gates – misalnya – kita harus terbang ke Amrik dan mendatangi seminar2nya. Tapi dgn membaca buku2 yg ditulis Gates, kita pun bisa menyusuri alur pemikiran yang bisa kita ambil hikmah dan aplikasikan ke kehidupan kita.

    Itulah kenapa buku bisa menjadi barang yang powerful. Apalagi untuk dunia marketing. Penting sekali. Sangat penting malah :)

    • @Dendy Darin, dan kata Romy Satria Wahono, membaca adalah cara untuk hidup abadi.

      Para penulis buku menghabiskan waktu untuk riset bertahun-tahun, kita tinggal menikmati hasilnya.

      Mereka menimba pengalaman bertahun-tahun, kita tinggal belajar darisana.

      Itu baru satu buku sudah puluhan tahun. Kalau banyak buku, banyak pengalaman?
      arief maulana recently posted..Membaca, Salah Satu Kunci Sukses MenjualMy Profile

  4. mantap mas…
    Saya sendiri belajar secara otodidak dan membaca buku tentang online marketing…
    membaca memang bisa memperluas pengetahuan loh…
    sekaligus bisa berkompetisi dengan pesaing

  5. Membaca memiliki arti yang sangat luas, dan dalam marketing hal ini sangat penting untuk mengetahui strategi mana yang sesuai dengan target pasar tertentu. Terima kasih

  6. Selama ini yang jadi kebiasaan saya kalau ke mall pasti mampir ke toko buku GM dan beli buku, sampai-sampai ruangan kerja penuh dengan buku, persoalannya bacanya seringkali gak sampai habis jadi suka nyari poin pentingnya aja. Kayaknya sekarang sudah harus lebih serius membagi waktu untuk membaca. Thx Mas Arief nice artikel.

  7. Kalau saya mungkin agak berbeda, Mas. Yang memaksa saya membaca justru karena saya menulis (ngeblog), bukan karena menjualnya. Tapi saya setuju membaca memang sangat dibutuhkan buat menambah knowledge. Dan tentu saja akan menjadi value added tersendiri jika saat kita berinteraksi dengan prospek bisa nyambung apalagi bisa memberikan banyak edukasi ke mereka.

    Hem, sayangnya saat ini minat baca saya lagi menurun, Mas. Saya banyak membaca sintopikal saja saat ini. Jarang melumat sampai habis buku yang saya beli.
    Joko Sutarto recently posted..3 Kata Sederhana Namun Berimpact BesarMy Profile

  8. jadi ingat pesan pak Mario Teguh, kalau ingin punya pekerjaan yang sedikit saingannya maka carilah pekerjaan yang di kerjakan dengan sungguh.. sungguh… salah satu pekerja yang bersungguh-sungguh ialah yang selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri salah satunya dengan membaca buku-buku pengembangan diri.:sip:

  9. syang, minat baca orng indo mkin lma mkin menurun, mreka cenderung menyukai sesuatu yg instan, pngen lngsung bisa tnpa repot2 mbaca,

    itu jg trjadi di lngkungan sya, mreka nta na di ajarin, ga mau kmbangkan lebih jauh dngn mbaca,,,,

    tpi mga smua itu bsa berubah…
    radan stromer recently posted..PR Untuk Yang 11, He-he!!My Profile

  10. Weh.. ini tombol replynya ngilang.. jadi gak bisa discazz kaya dulu yo… :)

    Ah, Mas Arief ngerendah,.. pura-pura gak tau… eeeemmmm… :) Internet Marketing + Internet Business maksudnya mas.. :)

    Kemaren udah donlot sample bukunya Mas Arief, nice book! :sip:

  11. Obat Batuk Darah Herbal says:

    hemmh,,setuju sekali mas,,membaca adalah hal yang penting untuk menjadi sesorang yang sukses,,,
    terima kasih buat share nya

  12. Saya sangat setuju mas. Dengan membaca bukan saja mempersiapkan diri untuk menjadi penjual yg super akan tetapi, bagi para internet marketer membaca adalah kegiatan wajib sebelum bisa menulis…

  13. Semakin banyak membaca jadi lebih tahu banyak hal mas,tapi terkadang kita perlu juga mengontrol apa yang kita baca mas.Informasi yang berjejalan di internet kadang perlu disharing dulu untuk memilah mana yang perlu dibaca dan tidak,biar waktu yang kita punya bisa maksimal dan tidak kebanyakan waktu yang terbuang percuma untuk aktifitas yang kurang produktif.
    grandchief recently posted..Paruh Musim 2011-2012 Klasemen Liga DuniaMy Profile

  14. dengan membaca kita jadi “tau sedikit tentang banyak hal” sedangkan untuk “tau banyak tentang 1 hal” adalah hal lain yang harus dipelajari lebih dalam.makanya jangan pilih pilih baca nya.

  15. ketika saya baca judul, awalnya saya ingin sedikit menyanggah, namun setelah sampai pada akhir artikel, sanggahan itu saya batalkan.
    Saya akui, ketika dulu masih kerja, salah satu yang menunjang karier saya adalah membaca. Namun ketika, saya sudah tidak bekerja lagi, saya agak menyesali dengan hobi membaca ini. Saya terlalu asyik membaca, dan kurang bertindak. Oleh karena itu, saya simpulkan, bertindak first, membaca membawa anda ke puncak. Jadilah saya menjual sandal wanita first, then, sambil membaca artikel tentang cara menjual dan memahami konsumen. Thanks for the nice article

    • @Athan, pada akhirnya semua memang harus berujung pada tindakan. Namun tindakan tanpa dasar-dasar yang jelas, sama artinya dengan ngawur dan tidak efektif juga pak. Terima kasih tambahan dan sharingnya :)

  16. saya sangat setuju bahwa utnuk mendapatkan ilmu atau pengetahuan bukan hanya dari dengar atau mengikuti seminar2 tetapi baca adalah kunci untuk membuka ruang di otak kita untuk mengisi pengetahuan

  17. mas arif. gimana dong dengfan aku yang masih malas-malasan untuk membaca. apalagi saya masih seorang mahasiswi ? sebenarnya saya mendapat banyak motivasi sih dengan ngebaca artikel mas arif.jadi termotivasi untuk berbisnis. hhee

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,533 bad guys.