Memanage Diri Dalam Menggunakan Social Media Site

Oleh : Arief Maulana

Sudah bukan rahasia lagi bahwa perkembangan social media site saat ini tengah boom. Selain kian bertambahnya pengguna layanan social media site, pun jumlah penyedia jasa layanannya semakin banyak saja. Dulu mungkin yang sempat boom adalah friendster, namun kini malah facebook dan twitter yang cukup mendominasi, meski ada yang lain juga.

Perkembangan ini tentunya harus disikapi dengan bijaksana. Karena walau bagaimanapun, kehadiran social media site bagai sebuah pisau bermata dua. Bisa menguntungkan atau bahkan merugikan kita sendiri.

Meski demikian, sangat disayangkan kalau kita ngga ikut ambil bagian di dalamnya, mengingat potensi penggunanya yang dahsyat jumlahnya (menjadi market pasar yang bagus) ataupun kekuatan news distribution yang tidak terbendung.

Saya sendiri sebenarnya dulu tidak terlalu suka dengan social media site (waktu itu masih zaman kejayaannya friendster). Hingga facebook hadir dengan format yang menurut saya waktu itu unik. Pun facebook sendiri awalnya saya gunakan untuk mengoptimize bisnis internet yang tengah dijalani. Sayangnya belum terlalu maksimal, hingga akhirnya saya menemukan cara menjadikan facebook sebagai mesin marketing yang dahsyat, yang sering didengung-dengungkan oleh orang sebagai facebook marketing.

Masih kurang? Pakai juga twitter. Ya, saya juga menggunakan twitter yang dalam aplikasinya jauh lebih sederhana dan simpel ketimbang facebook. Untuk twitter, alih-alih saya gunakan sebagai twitter marketing seperti facebook, saya lebih memilih menempatkan twitter untuk mendapatkan informasi cepat yang setiap harinya mengalir deras. Bukankah twitter terkenal dengan kecepatan penyebaran beritanya ketimbang facebook.

Di twitter pun saya sering juga memfollow beberapa top leader dan motivator dunia yang suka mengeluarkan quotes-quotes bijak ataupun nasihat yang cukup memotivasi. Gratis. Bahkan saya sendiri juga suka mencari qoutes dan mensharingkannya dalam hashtag #mindfreedom.

Meski demikian, seperti saya bilang sebelumnya kalau tidak bijak dalam menggunakan social media site, yang ada malah efek negatif dan penurunan produktivitas, apapun bidang yang Anda tekuni saat ini. Dan ini beberapa cara saya memanage penggunaan social media site.

# Fokus Selesaikan Tugas Utama Anda Terlebih Dahulu

Social media site tanpa disadari punya daya bius yang kuat. Apalagi kalau Anda sudah terhubung dengan teman-teman lama ataupun teman-teman baru yang asyik. Awalnya mungkin alasannya, break dulu sejenak dari kerjaan. Lama-kelamaan asyik facebook/ngetwit dan malah lupa sama kerjaannya. Waktu terbuang, kerjaan tidak selesai.

So, ketika Anda kerja dan terhubung dengan internet, hindari membuka social media site. Kalau perlu putus dulu koneksi internet Anda. Kerjakan apa yang harus dikerjakan hingga tuntas. Kalau sudah, silahkan bersenang-senang.

Sama juga ketika meluangkan waktu untuk belajar bisnis internet. Sambil belajar dan mempraktekkan panduan bisnis internet, jangan mengakses social media site. Kecuali, Anda sedang mempraktekkan panduan Facebook Marketing yang mau ngga mau harus mengakses facebook. Fokus.

# Tentukan Waktu Anda ‘Bermain’ di Social Media Site

Penyakit utama pengguna social media site adalah suka lupa waktu. Maka itu ada baiknya sejak awal kita menentukan, mau bermain di social media site berapa lama. Saya gunakan kata ‘bermain’ karena ada 2 tujuan orang mengakses social media site :

  1. untuk sekedar have fun
  2. untuk mengoptimalkan bisnis dalam koridor marketing.

Kalau untuk alasan kedua, maka itu bisa dimasukkan dalam kategori mendukung pekerjaan. Jadi bisa dianggap kerja juga. Lagipula setiap aktivitasnya memiliki tujuan dan arah, jadi tidak sekedar membuang waktu untuk hal-hal yang tidak jelas. Disiplinlah dalam menghabiskan waktu yang sudah Anda rencanakan sebelumnya.

# Hati-hati Dalam Mengaktualiasi Diri

Begitu bergabung di social media site, maka sebenarnya kita sudah masuk dalam ranah publik dimana semuanya bisa diakses, ditelaah dan dimanfaatkan oleh banyak orang. Memang, ada beberapa pengaturan privacy, tapi saya yakin tidak semua menggunakannya. Terang saja, kebanyakan alasan orang main-main social media site kan untuk ‘show off’ dan ‘ajang pamer’. Ngga percaya? Ayo, siap yang paling rajin update status?

Maka dari itu, jangan terlalu blak-blakan lah di situs-situs tersebut. Pun misalnya mengupload foto, pilih yang sifatnya netral dan tidak mengusik privacy Anda. Karena begitu foto diupload maka siapapun bisa mengambilnya.

Ini contoh ekstrim, tapi bisa saja terjadi. Misal : cewek cantik upload foto. Nah, kebetulan ada cowok yang naksir namun ditolak cintanya oleh si cewek. Bisa saja toh, si cowok tadi kalap kemudian mengambil foto si cewek kemudian main pelet ke dukun. Apapun bisa terjadi.

Silahkan baca juga notes facebook teman saya masalah upload mengupload ini, khususnya untuk yang perempuan. Klik disini untuk membaca dalam bentuk mobile dan klik disini untuk membaca dalam website aslinya.

# Sebaik-baik Pergaulan Dunia Maya, Jangan Lupakan Dunia Nyata

Banyak teman-teman merasa hebat ketika punya banyak relasi di social media site. Jumlah teman sampai ribuan. Merasa bangga seolah-olah komunikasinya oke, entah itu via message ataupun chatting. Tapi coba, ketika dihadapkan dalam kondisi yang menuntut berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan orang lain? Belum tentu sebaik di social media site.

Intinya imbangi pertemanan Anda. Jangan hanya ngelutek cari teman di dunia maya, tapi juga teman di dunia nyata. Karena walau bagaimanapun kehidupan kita ada di dunia nyata. Anda tentu ngga mau kan, ketika nanti ada apa-apa ternyata lingkungan sekitar Anda ngga ada yang peduli lantaran tidak pernah ada interaksi intensif.

Bijak-bijaklah dalam mengunakan social media site. Semoga yang saya sharingkan bermanfaat. Last, you can add me at my facebook and follow me at twitter, hahaha… (narsis + promosi MODE : ON).

Salam Sukses,
arief maulana
space

  1. subhanaalla saya juga baru sj mngeluhkan hal tsb…d blog ku..alhmdllh dpt solusinya dsni.thanks.

    masuk di blog mu suka susah mas,satpam nya blom ngenali wajah saya x ya..,hehe.. :sip:

    • arief maulana says:

      @sari, Persoalan ini, pernah aku tanyakan ke pihak hostingku mbak sari.

      Kata mereka ini efek dari server IIX (indonesia). Kebetulan pihak hosting menentukan kebijakan, bagi yang memakai server lokal, maka bandwidth internasionalnya kecil.

      Efek dari BW internasional yang kecil, akhirnya membuat blog ini sulit diakses dari luar negeri.

      Kalau yang di AM.net itu lain hosting. Walaupun sama-sama IIX, tapi jatah BW Internasional mereka gede.

      Mohon maaf atas ketidaknyamanannya mbak sari :plis:

  2. Beberapa hari ini saya memang lagi terfikir masalah ini setelah baca postingannya mas Aries Kusuma, khususnya point terakhir tulisan ini. Keasyikan bergaul di dunia maya saya kira jangan sampai dicap tetangga/teman sbg a-sosial. Bisa nggak diakui pak RT nanti.

  3. :jrb: Tapi di Facebook Aje…, marketing bangetzz,,hem..iya toh mas Arief.. ,Tetep fokus ya…

    Ada Yang mawu Bergabung di grup Bisnis Internet?

    • @ALHIJRS, ya, kalau soal marketing social media site masih efektif facebook.

      Cuma kadang banyak aplikasi yang sangat mengganggu

  4. Aries Kusuma|Tipssukseskarir says:

    Wah tema yg sama ya ms diblog saya, cuman mas Arief nulis pd topik lebih spesifik (FB&twitter). Sip ms, lumayan dapat tambahan managemen waktunya.

    • @Aries Kusuma|Tipssukseskarir, saya malah ngga tau mas, kalau Mas Aries udah nulis duluan.

      Pun artikel ini sudah ada pendahuluannya di AriefMaulana.ne :hihi:

      • Aries Kusuma|Tipssukseskarir says:

        @arief maulana, It’s no matter mas Arief,yg penting kita bisa saling melengkapi. Diariefmaulana.net-nya sudah sy baca jg kok.:sip:

  5. wuih, kalah cepat rek..Mas untuk yang facebook marketing itu punyanya Suwandi Chow ya? Soalnya yang aku tahu baru satu itu produk yang bahas spesifik tentang facebook marketing n aku juga ikutan newsletternya, bagus banget ide2nya..Pas banget bahasannya, jadi up to date sama kejadian yang baru2 ini marak di social media site..

    • @seo, iya mas. terutama bila Anda punya lebih dari 1 blog. Pun memposting atikel di blog ada ilmu manajemennya. Nanti saya posting.

  6. Selain berfungsi membentuk personal branding, situs pertemanan bisa jadi bumerang bagi mereka yang tidak fokus pada tujuan.

    Tapi, saya bersyukur masih iling pada tujuan utama.

    :hihi:

  7. Trihari|astaga.com lifestyle on the net says:

    Social media site tuh ibaratnya korek api. Bisa buat nyalain kompor buat masak, bikin api unggun, nyalain lilin kalo PLN lagi ngadat ato sekalian bikin heboh bakar petasan. Pokoknya komplit dech:bom:

  8. saya setuju dengan ‘# Fokus Selesaikan Tugas Utama Anda Terlebih Dahulu’ . . . di kantor saya malah FB di blokir ntar jam 12.00-13.00 br dibuka blokirnya, sore baru di buka blokirnya pas jam plng kantor,,emg booming social site sprti FB, Twitter, dll berdampak buruk thdp kinerja pegawai ybs,, tapi lama-kelamaan dah bosen juga tuh orang2 kantor FB-an (nggak kayak pertama2 dulu):no:

  9. Memang dibutuhkan sebuah menejemen diri yang sangat baik dan teratur agar tidak terjerumus dalam pergaulan tanpa batas. Pergaulan, baik nyata maupun maya memiliki magnit yang sama kuat, jadi harus pandai-pandai memanagenya. Bila tidak, hmmm….kerugian besar.

  10. saya sekarang lebih nyaman dengan twitter sekarang, selain ada program make moneynya, juga membuat traffick meningkat tajam. saya menggunakan FB cuma buat main game sama anak saya, kan ada tuh game ikan, jadi petani dan lain lain.
    saya di facebook juga buat melihat perkembangan para master IM. selebihnya saya malas banget.

  11. Makasih panduan fbnya. Insya Allah segera bergabung.
    Saya saat ini “terlibat” di 3 sosial media tapi belum mampu memanfaatkan secara maksimal.
    Kalau ada panduan untuk memaksimalkan twitter mau juga.

  12. kerja part time says:

    sayang, khusus FB. Selama ini yang saya lihat mayoritas hanya ajang pamer status tidak penting. Paling banyak status tentang makan/minuman dan keluh kesah saja. Akan lebih baik jika berisi hal-hal positif :sup2:

    • arief maulana says:

      @kerja part time, ya begitulah. Kadang saya juga mempertanyakan, apakah mereka yg rajin update dalam kehidupan sosial nyatanya baik?

      Karena ada yg menjadikan social media site sebagai pelarian atas kegagalan dalam menjalin hubungan social. Minder misalnya.

  13. Saya pake FB cuma untuk maen gamenya aja, itu juga klo mau tidur biar cepet ngantuk. Saya jarang update status sie, soalnya saya kurang narsis :hihi: Tapi banyak temen saya yang update status pas lagi kerja, sampe heran kok ya sempet-sempetnya mikirin FB pas lagi puyeng nyelesaiin tugas :puyeng: Ya segala sesuatu ada efek positif dan negatifnya, tergantung si pemakainya aja :uhuk:

  14. Terlalu asyik dengan social media maya bisa bikin lupa bersosial secara nyata. Dan pada umumnya memang mengaburkan tujuan utama. Jadi solusinya adalah FOKUS ya Mas…. :sip:

  15. Lama tak berkunjung, eh dapet tulisan yang nyindir banget niy.. Apalgi tulisan Awalnya mungkin alasannya, break dulu sejenak dari kerjaan. Lama-kelamaan asyik facebook/ngetwit dan malah lupa sama kerjaannya. Waktu terbuang, kerjaan tidak selesai. :hehe:

    • arief maulana says:

      @Dimas Angga, jadi ngga produktif yah. Apalagi kalau punya Blackberry yg internet servicenya aktif, bisa addict dan update status tiap menit :ngakak:

    • arief maulana says:

      @Zaiful Anwar, yap. Mulai dari penculikan, prostitusi, penipuan, banyak lah…

      Memang harus bijaksana dalam menggunakan social media site.

    • arief maulana says:

      @d D4n, emang kenapa. Segala sesuatunya butuh etika kan. Dan hanya mereka yang bisa memanaje kegiatannya yang akan merasakan sukses…

  16. Mas Arif itu emang bijaksana.Btul banget kalau FB dkk membuat “keblinger”…sampai lupa waktu…ada teman bilang FB tu seperti menelanjangi diri sendiri…Lha wong masalah pribadi pada diexpose…Alhamdulillah saya tidak sampai seperti itu…Liat saja status saya…isinya kebanyakan kopi paste dari QS & Hadist…+ promosi/ kampaye ekonomi syariah…Semoga istiqomah…Amin…

    • arief maulana says:

      @Does ICP, Itu memang berlebihan bila sampai mengekspose masalah pribadi.

      Saya sih paling untuk minta pendapat dan optimize for business aja… :hihi:

  17. benar sekali terkadang kita hendak menggunakan facebook untuk promosikan bisnis internet kita.Namun malahan chat dengan teman2.Itu berarti kita belum memiliki sistem managemen yang pas dalam menggunakan social media site

    • @Sammy, hahaha… ga gitu juga sih. Kerjaan emang butuh fokus yang lebih nih akhir-akhir ini. Disamping itu, gw semacam ketagihan game social yang lebih real di dunia nyata. Gara-gara workshop yang kemarin itu.

  18. Pingback: Racun Social Networking Site | Catatan Arief Maulana

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,671 bad guys.