Melihat Dengan Sudut Pandang Yang Berbeda
Oleh : Trieand
Alhamdulillah… aku dikasih kesempatan nulis artikel lagi di blog mas Arief dan menyapa semua pembaca setianya. Seperti biasanya aku mau cerita yang ringan-ringan aja, biar gak berat mikirnya.
Ada dua orang yang sama-sama dibalik terali penjara. Mata mereka sama-sama menerawang ke langit melihat bintang-bintang. Akan tetapi diantara keduanya ada yang beda. Yang seorang sangat amat menikmati keindahan malam yang bertabur bintang, dengan wajah yang tenteram dan damai, dia memandang dengan penuh ketakjuban.
Tetapi, yang seorang lagi, sekalipun matanya melihat bintang, tetapi mata hatinya selalu galau karena tertusuk tajamnya kehidupan dan pahitnya berada dibalik jeruji penjara.
Ada juga yang begini ceritanya,
Dua orang yang sama-sama menderita penyakit jantung dan sama-sama dioperasi dan bahkan di rumah sakit yang sama. Lalu mereka berdua sama-sama sembuh. Yang pertama berkata dengan wajah bersinar, “Setiap kali aku bangun pagi penuh dengan rasa syukur dapat menikmati hidup setelah dibayang-bayangi dengan kematian, saya akan lebih menghargai hidup ini. Rasanya hidup ini indah dan bermakna. Saya akan memanfaatkan hidup ini menjadi lebih berguna”.
Akan tetapi orang yang kedua lain lagi yang dipikirkannya. Dia justru melupakan kesembuhan yang sudah dialaminya dan selalu termenung dengan persoalan-persoalan hutang-hutangnya, istri, anaknya dan juga pekerjaannya. Dia sekalipun tak pernah takjub akan kesembuhannya, karena dia menganggap sebagai hal yang wajar dan keahlian dokter semata. Akhirnya diapun anfall lagi dan akhirnya mati.
Sahabatku semuanya….
Apa bedanya….??
Bedanya bukan terletak pada apa yang dialami olehnya, melainkan BAGAIMANA MENGHAYATINYA. Orang hebat akan mempunyai sudut pandang yang hebat pula, dan oleh karena itu bintang yang dilihatnya akan menjadi tampak lebih kemilau, mentari akan tampak lebih bercahaya, udara akan lebih terasa segar dan sendi-sendi kehidupan bergerak dengan sangat mengagumkan.
Seseorang yang dengan kekayaan dan kekuasaannya bisa memiliki segalanya di dunia ini belum tentu dia bisa menikmati apa yang bisa dia punyai. Mereka akan menjadi iri pada petani miskin yang bisa menghayati tidur dengan nyenyaknya di sebuah gubug ditengah sawah.
Orang hebat adalah orang yang tidak pernah mencerca keadaan, tidak suka mengeluh dan mempunyai segudang harapan untuk mengalahkan segala rintangan yang menghalangi langkahnya.
Memang ketika kita tidak mampu mengubah kenyataan yang ada pada diri kita mengapa bukan kita yang mencoba mengubah sudut pandang kita? Aku selalu berkata pada diriku sendiri ketika mengalami masalah yang serius, bahwa Tuhan selalu merencanakan yang terbaik dalam hidupku.
Kita sebaiknya memakai kacamata spesial. Bila kita memakai kacamata hitam, maka segala sesuatu yang indahpun akan menjadi hitam pula. Apabila kita bisa memakai kaca mata special yang bernama keindahan… maka segala sesuatu yang nampak jelekpun akan berubah menjadi indah dan enak dipandang
Jadi kita tidak hanya merenung tetapi kita melakukan sesuatu betapapun kecilnya dan betapapun sederhananya.
Bila aliran listrik tiba-tiba putus, orang hebat tidak akan mencerca kegelapan tetapi akan menyalakan lilin.
Jadi… apa bedanya aku dengan sahabat semuanya? Mungkin tidak akan ada bedanya, karena kita akan sama-sama memiliki sudut pandang yang indah dalam menghayati kehidupan. Enjoy your day!
Best Regards,









Setuju banget mas.
Kalo boleh nambahin dengan analogi lain, dunia ini bisa terlihat sebagai sarang maksiat bagi mereka yang merasa dirinya sudah alim atau soleh. Di mana-mana mereka seolah melihat anjing dan serigala berkeliaran.
Tapi bagi sebagian yang lain, dunia ini tampak bagaikan taman sorga yang penuh dengan bunga. Di mana=mana mereka melihat pancaran Tuhan, walau pada apa yang mereka anggap sebagai maksiat atau dosa.
So, ini cuma masalah cara berpikir dan sudut pandang.
balas komentar
arief maulana Reply:
October 19th, 2009 at 7:51 am
@iskandaria, wah tambahan yang bagus mas Iskandar. Menjadi obyektif mungkin bisa menjadi satu solusi tersendiri…
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 3:12 pm
@iskandaria,
makasih mas tambahannya…

balas komentar
online-business-story.com Reply:
October 24th, 2009 at 11:41 am
@iskandaria, kejelekan pun bisa disikapi dengan baik, tanpa harus menutup mata bahwa memang telah terjadi maksiat dimana-mana.
Memahami adanya kemaksiatan agar kita tidak terjerumus kedalamnya
Memang setiap orang punya cara berfikirnya masing-masing
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
balas komentar
Makasih mas arief, artikelku dah dimuat, sory kalo ada yang kurang berkenan….

balas komentar
arief maulana Reply:
October 19th, 2009 at 7:47 am
@trieand, aku yg minta maaf Mbak, soalnya baru tak post sekarang… jadi kehilangan moment yg seharusnya dan terpaksa mengedit beberapa kata-kata…
*Ssst… cukup kita yg tahu, hahaha…
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 3:06 pm
@arief maulana,
iyak…jgn sampe ketahuan yg lain yak…

balas komentar
Nice artikel…sangat bermakna dalam kehidupan.
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:06 pm
@Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang,
makasih pak han, semoga bermanfaat….

balas komentar
berapa banyak orang hebat di muka bumi ini yang bisa berpikiran seperti itu? sangat sedikit sekali, pada kenyataannya mereka hanya memandang realita yang ada dihadapannya saja.
bagi narapidana tetap akan merasakan dinginnya tembok penjara, bagi penderita jantung tetap akan merasakan kesakitannya.
kalau saja banyak orang memandang sesuatu dengan sudut pandang yang positif, dunia ini akan aman dan damai..
balas komentar
arief maulana Reply:
October 19th, 2009 at 8:04 am
@rudy azhar, itu juga yang menjadi alasan kenapa orang sukses jumlahnya minoritas mas…
karena yg mampu dan mau sedikit menurunkan egonya untuk melihat dari sudut pandang berbeda sedikit sekali…
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:34 pm
@rudy azhar, betul mas, memandang dg sudut pandang yg positif, maka hidup ini akan terasa lebih indah…

balas komentar
mensyukuri apa yang kita miliki akan membawa ketenangan sendiri.fokuslah pada apa yg kita miliki bukan fokus pada apa yg dimiliki orang lain,cantik untuk dirinya belum tentu cantik untuk yg lain.
balas komentar
arief maulana Reply:
October 19th, 2009 at 8:09 am
@sari, syukur juga akan menambah nikmat-nikmat yg sudah kita dapatkan…
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:25 pm
@sari,
bener sekali mbak…..

balas komentar
Saya sangat setuju dengan anda. Hidup cuma sementara, sangat sayang kalau kita sia-siakan dan hanya mengeluh dengan apa yang kita dapatkan.
Bagaimana mulai hari ini kita memuji Tuhan kita Allah Swt. dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah sebanyak-banyaknya , sebanyak karunia yang telah diberikan-NYa.
Jangan kita berputus asa dan lari dari segala masalah. karena setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya.
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:24 pm
@Blog Buat Bisnis,
emang dah seharusnya kita mensyukuri nikmat yg telah dilimpahkan Allah… dan mengambil hikmah dr cobaan yg diberikanNya….

balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:19 am
@Blog Buat Bisnis, makin banyak syukur… makin ditambah nikmatnya…
balas komentar
“”TAKE ACTION”"
ALHIJR ADWITIYA
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:19 pm
@ALHIJR ADWITIYA,
setuju mas…dan satu lagi jangan selalu mengeluh….

balas komentar
Setengah isi setengah kosong, sebuah gelas yang di isi dengan air cuma setengah aja, tergantung dari sudut mana anda melihat, ” setengah isi atau setengah kosong” trims atas analogi ini mas, salam sukses selalu
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:20 am
@Muklis, ehm… aku punya bukunya loh… keren isinya. Itu buku jadi bacaan wajib para Pemandu LKMM ITS
balas komentar
semuanya berasal dari hati yang bersih.
bersyukur saja tidak cukup, tapi kita juga harus tetap melangkah maju kedepan, karena berusaha hakekatnya adalah bagian dari kehidupan dan tidak akan pernah berhenti sampai akhir hayat.
sebagian orang bekerja hanya sampai tujuannya tercapai, setelah itu mereka berhenti dan bermalas-malasan.
menikmati hidup bukan berarti terlena, merasa sudah cukup, dan tidak mau lagi bekerja.
menurut saya ini penyakit yang lebih berbahaya karena banyak teman saya yang malas bekerja karena sudah merasa cukup, padahal dia masih membebani orang lain dalam beberapa hal dalam hidupnya.
contohnya saat musibah kemarin, dia sekarang hidup susah, padahal kalau dia dulu mau tetap bekerja, sekarang akan punya kelebihan rejeki untuk bisa membenahi rumah dan hidupnya yang sudah hilang, dan tidak perlu lagi meminta bantuan ke orang lain.
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:17 pm
@momogi,
setuju mas, intinya kita harus tetap berusaha… 

balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:21 am
@momogi, maka itu mainkan game : Pursuit your dream.
Orang sukses tidak berhenti saat dreamnya tercapai. Ia akan membuat dream yg lebih besar lagi dan… mengejarnya…
balas komentar
Halo Trieand dan Mas Arief,
Sangat sepakat, manusia selalu mempunyai 2 pilihan dalam menjalanani/memandang hidup: ingin menjalani/memandang hidup ini secara positif atau negatif.
Artikel yang sangat berbobot, Trieand.
Salam positif luar biasa.
balas komentar
trieand Reply:
October 21st, 2009 at 10:11 pm
@Arswino Sonata,
halo juga mas, pilihan udah ada tinggal kitanya aja yg menentukan pilihan itu, makasih mas…

balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:22 am
@trieand, dan jangan lupa… bersiap menjalanan konsekuensi atas pilihan…
balas komentar
trieand Reply:
October 26th, 2009 at 12:05 am
@arief maulana,

balas komentar
wah, kasihan bangetz orang yang nggak bisa menikmati hidup ini ya….
kayaknya aku harus lebih rajin bersyukur kepada Allah nich…
bagus bangetz maz, bener-bener menyentuh artikelnya…..
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:23 am
@ILHAM, betul betul betul…
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:45 am
@arief maulana, menikmati hidup juga bentuk syukur kita pada Allah….

balas komentar
Positive thinking makes the dreams come true, negative one pulls them away from you
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:24 am
@tenderlylove, Ehm… i like your quote
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:47 am
@arief maulana, me too…hehe

balas komentar
Cerita yang benar-benar meng-inspirasi…!!!
Singkat, jelas & menyentuh kalbu!!!
Salam SUPER!!!
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:48 am
@ilmu pelet, makasih mas…salam super juga

balas komentar
benar sekali, perbedaan utama org sukses dan tidak terletak pada pemikirannya. org gagal akan selalu mencari-cari kesalahan atas segala sesuatunya. sementara org sukses akan melihat ke dalam dirinya dan melihat hal positif atas segala yang terjadi. org gagal akan meratapi kegagalan, sementara org sukses belajar dari kegagalan.
just mativation ebook you can download: http://www.4shared.com/file/142393498/916a8f16/Merubah_Pemikiran_Untuk_Mendapatkan_Keberuntungan.html
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:27 am
@Asoka, orang gagal punya 1001 alasan untuk berhenti mengejar kesuksesannya.
Sementara orang sukses punya 1001 cara untuk mengejar kesuksesannya…
balas komentar
online-business-story.com Reply:
October 24th, 2009 at 11:46 am
@arief maulana, orang gagal punya 1001 alasan untuk berhenti mengejar impiannya. Orang sukses hanya punya 1 alasan yaitu untuk tidak berhenti mengejar impiannya.
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:49 am
@Asoka, betul…tak ada kata menyerah bagi orang sukses…

balas komentar
keren mbak triand
balas komentar
trieand Reply:
October 23rd, 2009 at 12:56 pm
@Alfred Sejuta cinta,
makasih mas… mampir ke blog aku juga dong…hehhe…

balas komentar
Membacanya jadi teringat ceramah Aa Gym. Bahwa yang menjadi masalah itu bukanlah masalah, tetapi masalahnya adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapinya. Sama juga dengan yang dikatakan Bapak Mario Teguh, masalah artinya Tuhan ingin memuliakan kita…
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:30 am
@Yoga, 100% kehidupan = 10% apa yg menimpa kita dan 90% adalah reaksi kita atas kejadian itu…
jadi kalau mau sukses fokus di 90%nya. Bukan begitu mas?
balas komentar
Yoga Reply:
October 24th, 2009 at 8:00 am
@Arief Maulana, betul sekali pa Arif…reaksi itu kuncinya
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:51 am
@Yoga, betul mas…

balas komentar
satu renungan buat kita semua sebagai manusia sepatutnya kita wajib selalu bersyukur atas apa yang kita jalani dalam kehidupan kita,tuhan memang maha kuasa atas segala hal kehidupan jagat raya .salam
http://www.wantduit.blogspot.com
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:53 am
@imam meqels, iya…sebenarnya semua yg diberikan Tuhan pada kita baik kesenangan ataupun cobaan itu ada hikmahnya, tinggal bagaimana kita nengartikannya….salam kenal

balas komentar
Mas Arief, sekedar meneruskan informasi dari mazchrist yang memesan SMUO dari anda di http://www.jokosusilo.com/2009/10/22/4-pertanyaan-untuk-mengevaluasi-ide-bisnis-internet-anda/comment-page-1/#comment-71439
beliau minta info tentang cara download ebook satu juta pertama. terimakasih. salam ACTION!
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:17 am
@Joko Susilo, terima kasih mas Joko. Begitu benar ybs memesan lewat link saya dan menyelesaikan pembayaran,maka link download saya kirimkan via email.
Btw… saya tidak bisa buka web Anda. Tulisannya : REPORTED ATTACK SITE
balas komentar
Cara pandang kita berpengaruh pada bagaimana kita menikmati hidup. Salam ACTION!
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:54 am
@Joko Susilo, makasih pak komentarnya…salam action juga…
balas komentar
balas komentar
trieand Reply:
October 24th, 2009 at 11:42 am
@dadang firdaos,

balas komentar
ow.. ada yg lagi ngeksis neh
balas komentar
arief maulana Reply:
October 24th, 2009 at 7:25 am
@mashengky.com, hahaha… saling mengalirkan traffic…
balas komentar
Pa Arif tukeran link ya. web pa Arif aku masukkan linknya di blogku…
balas komentar
Mas Arief

Mbak Trieand
balas komentar
trieand Reply:
October 27th, 2009 at 11:55 am
@tenderlylove, makasihhhh…..

balas komentar