Oleh : Arief Maulana

BlackBerry Messenger
BlackBerry Messenger

Belakangan ini saya melakukan sedikit riset kecil-kecilan dengan menggunakan salah satu aplikasi yang cukup fenomenal dan ikut memboomingkan BlackBerry di Indonesia, yaitu BlackBerry Messenger (BBM).

Biasanya orang hanya sekedar menggunakan BBM sebagai sarana chatting semata. Disamping untuk chatting, BBM juga memiliki kemampuan untuk melakukan broadcast message sama halnya dengan autoresponder.

Ingat autoresponder, maka yang langsung terlintas dalam benak saya adalah aktivitas list building. Bedanya kalau biasanya data list building disimpan di database autoresponder, maka dengan BBM otomatis list kita disimpan di daftar kontak BBM.

Prinsip kerjanya pun hampir sama. Kita juga nantinya menggunakan prinsip Opt In. Bedanya ini single opt in. Namun, meski demikian tidak ada pemaksaan. Bahkan kalau mereka yang masuk dalam list kita ingin berhenti mendapatkan broadcast, tinggal remove. Simpel bukan.

Nah, langkah-langkah menggunakan BBM sebagai list builder sekaligus marketing tool adalah sebagai berikut :

[1] Buat kategori baru dalam list BBM kita. Anda bebas menamakannya apa, entah itu prospek atau apa. Saya pribadi menggunakan “Client”.

[2] Promosikan PIN BlackBerry Anda sesuai dengan bidang bisnis yang ingin Anda promosikan. Terserah, Anda mau promosi PIN lewat sarana apa, entah itu social media (blog, twitter, facebook, dll) atau apapun. Intinya, jangan memaksa. Kita hanya menjaring mereka yang benar-benar membutuhkan informasi.

[3] Masukkan orang-orang baru yang meng-add PIN Anda di BBM mereka dalam kategori yang sudah Anda buat sebelumnya di langkah [1].

Kecenderungannya, yang kita add PIN adalah orang-orang yang kita kenal. Maka segera pindahkan mereka dalam kategori di luar kategori yang Anda buat pada langkah [1]. Misalnya : Family (untuk keluarga), Friend (teman), dll. Jadi kalau ada orang yang tidak Anda kenal tiba-tiba request untuk masuk dalam list BBM, sudah tentu mereka mendapatkan PIN Anda dari tempat-tempat Anda mempromosikan PIN itu tadi.

[4] Anda sudah punya sederet orang dalam list “Prospek” di BBM. Selanjutnya kapanpun Anda mau, sah-sah saja Anda melakukan broadcast message yang isinya informasi ataupun promosi. Persis seperti Anda menggunakan autoresponder.

Hanya saja pesan saya, jangan terlalu sering. Berikan juga mereka informasi-informasi bermanfaat. Sehingga mereka betah berada dalam list BBM Anda. Ingat, karena tidak ada unsur mengikat sewaktu-waktu mereka bisa keluar dari list BBM Anda dengan “Remove”. Ini persis seperti subscriber kita berhenti berlangganan newsletter dengan mengklik “Unsubscribe”.

Satu-satunya kekurangan dari BBM ini adalah keterbatasan list kontak yang hanya mampu menampung sekitar 3000 orang saja (info dari BerryIndo.com). Tapi lumayan lah kalau punya list segitu. Paling yang kita kenal katakanlah 100 orang. Selebihnya, 2900 orang adalah prospek Anda hehehe…

Nah, kalau Anda Internet Marketer atau Pebisnis yang menggunakan BlackBerry bisa mencoba strategi diatas. Ini sharing saya dan sudah saya coba untuk memasarkan beberapa produk via BlackBerry Messenger. Semoga bermanfaat.

Salam Sukses,
arief maulana
space

Marketing Via BlackBerry Messenger
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

102 thoughts on “Marketing Via BlackBerry Messenger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,416 bad guys.