Alhamdulillah… senang rasanya Allah masih memberikan kesempatan kepada saya untuk menyambut kembali tamu agung yang membawa banyak berkah, Bulan Suci Ramadhan. Bulan agung dimana semua pahala ibadah dilipatgandakan. Bulan dimana rahmat Allah dicurahkan habis-habisan. Bulan dimana pengampunan diberikan dan pintu-pintu neraka ditutup.

Ramadhan kali ini merupakan Ramadhan kedua saya dengan kondisi jauh dari keluarga. Dulu pertama kali Ramadhan tidak bersama keluarga adalah pada tahun pertama kuliah, dimana saat itu saya masih ngekost di Surabaya. Hanya 1 tahun saja. Selebihnya saya kembali tinggal di rumah.

Kini, kondisinya serupa. Hanya saja kali ini saya ngekost di dan sudah bekerja di Jakarta. Jauh dari keluarga. Pun keluarga di rumah juga tidak full team merayakan Ramadhan. Selain saya yang berada di Jakarta, adik perempuan saya Wulan tinggal di Asrama Unair Kampus C dalam rangka matrikulasi. Hanya tersisa ayah, ibu, dan adik laki-laki saya, Firman.

Meski demikian, tentu tidak menghalangi semangat saya dan keluarga dalam beribadah kepada Allah SWT. Meski kami terpisah, toh semangat kebersamaan itu masih bisa dibangun dalam bentuk komunikasi yang rutin. Di penghujung nanti juga pada saat Idul Fitri, alhamdulillah masih ada kesempatan berkumpul kembali.

Ramadhan kembali menyapa kita. Tamu agung ini jangan disia-siakan. Mari kita bersama-sama menjalankan ibadah-ibadah Ramadhan dengan penuh semangat dan suka cita.

Saya pribadi juga meminta maaf bila ada kesalahan-kesalahan dengan Anda semua, para pembaca setia blog ini.

Ladies and gentlemen… start your engine… show your best performance in Ramadhan… Open-mouthed smile

Marhaban Ya Ramadhan
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

21 thoughts on “Marhaban Ya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,560 bad guys.