Oleh : Arief Maulana

manajemen posting artikel blogRekan-rekan, saat saya menuliskan ini teman saya Agus “seleb blogger” Siswoyo tengah mengadakan sebuah kontes bertajuk “Mencari Bintang Co-Writer”. Sebuah kontes yang tidak terlalu besar, tapi lumayan lah hadiahnya. Untuk masing-masing pemenang ada Flashdisk, 2 Kaos, dan Buku Pengembangan Diri.

Sayangnya yang saya tangkap dari artikel “Blogging Adalah Pilihan, Kalau Tidak Cocok Silahkan Ditinggalkan” banyak teman-teman yang mau ikut, terkendala dengan kesibukan offline. Padahal kontes itu hanya meminta satu artikel saja, bukan konsistensi memposting artikel layaknya aktivitas blogging.

Berangkat dari kondisi itu, saya memutuskan untuk memposting ulang artikel yang pernah saya tuliskan di blog kawan saya Mas Agung Jatnika dengan judul “Blog Posting Management”. Hanya, agar tidak terjebak dalam duplikat content saya coba menghadirkan dengan gaya yang berbeda. Mungkin hanya sama di point-pointnya saja. Selengkapnya bisa Anda baca disana.

Yang akan saya berikan disini adalah langkah-langkah agar kita tetap bisa menghasilkan 1 artikel setiap minggunya. Dan ini bukanlah pakem yang mutlak harus Anda ikuti. Silahkan sesuaikan dengan kondisi masing-masing. Oke, langsung saja :  

# HARI 1 :Mencari Topik Artikel

Ada 2 aliran blog. Ada blog yang gado-gado (contoh : Catatan Arief Maulana) dan ada blog yang punya topik terarah (contoh : Blog Motivasi, Bisnis, Manajemen Diri). Untuk rekan-rekan yang blognya gado-gado, saya rasa tidak ada masalah. Bahkan Anda bisa membuat artikel dengan cara gampang-gampangan.

Sedangkan untuk yang beraliran khusus, Anda bisa gunakan bantuan mesin pencari Google. Masukkan saja tema blog Anda sebagai kata kunci dan Anda bisa telusuri satu persatu yang muncul disana untuk mencari ide atau topik postingan.

# HARI 2 : Kerangka Tulisan

Bagi yang sudah terbiasa menulis, saya rasa tanpa kerangka tulisan pun bisa menghasilkan tulisan yang mengalir. Namun, bagi yang baru belajar menulis ini bisa menjadi alat bantu yang cukup efektif. Anda bisa mengambil model kerangka tulisan dari blog teman-teman yang sudah biasa menulis. Biasanya sih ada kecenderungan tulisan para blogger membentuk satu pola tertentu.

# HARI 3 – 4 : Mencari Sumber Informasi

Topik sudah dipilih dan kerangka tulisan sudah terbentuk. Maka tahapan selanjutnya kita bisa mulai mencari informasi pendukung di mesin pencari. Untuk rekan-rekan yang blognya adalah share pengalaman saya rasa ini bisa di lewatkan. Namun, kalau teman-teman membahas satu topik yang ada diluar jangkauan pengalaman, langkah ini menjadi penting. Apalagi kalau topiknya berkaitan dengan fakta atau statistik tertentu.

# HARI 5 : Mulai Menulis Di Kerangka Karangan

Rekan-rekan sebelumnya sudah membuat kerangka karangan, nah mulailah menulis di sub kerangka karangan yang menurut Anda lebih mudah. Jangan berpikir bagaimana menyambung antar tulisan di tiap sub kerangka karangan. Itu ada bagiannya nanti. Tulis saja dulu. Anda juga sudah punya sumber yang sudah dicari pada hari sebelumnya kan? Gunakan itu sebagai alat bantu.

# HARI 6 : Menghubungkan Antar Kerangka Karangan

Hari keenam, saatnya merapikan tulisan Anda. Awalnya mungkin terlihat aneh saat menyusun paragraf di sub kerangka karangan. Tapi saya kira ngga terlalu parah, karena sejak awal sudah Anda tarik benang merahnya, mulai dari topik hingga kerangka karangannya.

Sulit? Dicoba dulu. Awalnya mungkin terasa agak gimana gitu. Namun, ketika Anda sudah terbiasa nanti enak. Sebagaimana rekan-rekan lain yang sepertinya tidak pernah kesulitan dalam hal tulis menulis.

# HARI 7 : Pemeriksaan Terakhir + Posting

Di sini Kita bisa membaca kembali tulisan yang sudah jadi (antar sub karangan sudah terhubung). Kalau tulisannya terasa ngga enak dibaca, Anda bisa edit lagi. Pastikan tidak ada link yang broken ataupun kata-kata yang salah ketik. Begitu final check oke, tinggal post artikelnya.

Langkah-langkah di atas, masing-masing bisa dilakukan 15-30 menit perharinya. Anda bisa tambahkan atau kurangi jatah waktu untuk di setiap tahapan. Sesuaikan saja dengan kondisi.

Oh ya untuk efektifnya, ketika menuliskan artikel Anda bisa dalam keadaan offline. Why? Biar fokus dan ngga tergoda untuk yang lain mulai mainan social media site, chatting, check email dsb. Online seperlunya aja gitu. Kalau tulisan udah fix, tinggal copas aja . Hemat waktu dan biaya koneksi, namun tujuan tercapai dengan maksimal. Seperti prinsip manajemen : dengan sumber daya minimal, pencapaian maksimal.

Saya kira itu. Sekali lagi ini bukan pakem resmi. Anda bisa ikuti bisa tidak. Yang mana yang enjoy lah!

Salam Sukses,
arief maulana
space

Manajemen Posting Artikel Blog
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

127 thoughts on “Manajemen Posting Artikel Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,560 bad guys.