Manajemen Autoposting Artikel Blog (Bag.2)
Oleh : Arief Maulana
Melanjutkan artikel sebelumnya, “Manajemen Autoposting Artikel Blog”, sekarang saya mau share versi AM.com. Mungkin sudah ada juga dari rekan-rekan yang mempraktekkannya. Dan bagi yang belum baca artikel pendahulunya, silahkan baca dulu agar Anda tidak bingung.
Juga sudah saya bilang sebelumnya, sistem versi saya tidak secanggih Pak Mufli sehingga ada 2 syarat utama yang harus Anda penuhi. Nanti saya jelaskan apa dan mengapa harus memenuhi 2 syarat ini. Apa syaratnya?
- Jumlah Stok Artikel Banyak
- Sudah Berlangganan Autoresponder
# Jumlah Stok Artikel Banyak
Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya, bahwa nantinya dalam sistem autoposting artikel ini yang akan dimuat ulang adalah artikel-artikel sejak awal Anda ngeblog. Jumlah artikel Anda sedikit, maka pengunjung akan mudah sekali bosan dijejali artikel-atikel yang menimbulkan kesan “Perasaan baru minggu lalu saya baca ini”.
Akan berbeda bila stok artikel Anda sudah di atas 100. Apalagi kalau Anda adalah tipikal blogger majalah yang artikelnya terbit 1 minggu sekali. Boleh jadi pengunjung Anda akan lupa-lupa ingat, hehehe… Bahkan untuk pengunjung baru blog Anda, artikel repost tersebut adalah artikel baru.
# Berlangganan Autoresponder
Kenapa harus? Karena lewat autoresponder lah kita akan memberi tahu artikel-artikel yang akan dipublish. Berarti hanya mereka yang terjaring dalam list subscriber saja dong, yang akan ‘terseret arus’ rotasi artikel? Dengan terpaksa saya jawab iya. Sementara ditelan dulu saja, karena penjelasan soal sistem ini versi saya ada di bawah.
Lagipula menggunakan autoresponder tidak ada ruginya. Anda bisa mulai membangun list subscriber. Nantinya bisa Anda apakan sesuka hati, mau dioptimalkan untuk meningkatkan penghasilan lewat email marketing, ataukah dipakai mengelola pengunjung setia blog, termasuk salah satunya sistem manajemen autoposting ini.
Oh ya, sebisa mungkin agar optimal pastikan autoresponder Anda bisa melakukan broadcast terjadwal. Karena belum tentu semua autoresponder bisa melakukan hal ini. Kalau email follow up sih, rasanya semua bisa hanya saja ada paket email follow up yang unlimited (disarankan) dan ada yang terbatas.
BAGAIMANA CARA KERJANYA
Sistem ini hanya berlaku pada subscriber blog kita. Jadi untuk pengunjung yang tidak masuk di dalam list tidak akan merasakan efek apa-apa. Mereka bahkan mungkin berpikir blog kita kok ya ngga pernah diupdate lagi. Jadi Anda tetap harus posting meski jarang kalau mau menambah jumlah kunjungan blog. Kecuali artikel Anda benar-benar ter-SEO dan selalu saja ada traffic gratis dari search engine. Inti sebenarnya sih memaintenance yang sudah masuk list.
Karena yang mendapatkan email-email pemberitahuan ada update artikel secara otomatis adalah pengunjung-pengunjung yang ada di list subscriber. Makanya sebisa mungkin settinglah blog Anda seoptimal mungkin agar pengunjung yang baru nyampai atau kesasar, paling tidak mereka meninggalkan jejak dengan mendaftar sebagai list subscriber Anda.
INI LANGKAH-LANGKAHNYA
PERTAMA, stoklah banyak artikel. Anda bisa memilih apakah dengan menulis semua stok di awal, ataukah berjalan seiring dengan waktu. Yang penting, artikel Anda tidak terikat dengan waktu.
Di wordpress, untuk meminimalisir terdeteksinya artikel tersebut sebagai artikel lama Anda bisa mengatur permalink dan mengedit themes agar tidak memunculkan waktu (tanggal) posting.
Untuk itu, Anda bisa belajar dari Cosa Aranda lewat produk “The Art of Stealing WordPress Themes”. Atau kalau malas, bisa juga cari themes yang menampilkan waktu posting artikel dengan tulisan yang kecil.
Dalam contoh kasus ini anggaplah stok artikel Anda 150. Lebih banyak lebih afdol, hehehe… Bisa-bisa ntar pensiun and ngga nulis lagi. Oke lanjut.
-
KEDUA, setelah 150 artikel sudah terpublish semua dan dengan asumsi Anda sudah punya member list subscriber, untuk posting-posting selanjutnya bisa Anda ambilkan dari artikel yang pertama Anda tulis (artikel no.1).
Segera buat 150 email broadcast terjadwal yang isinya adalah pemberitahuan update artikel baru. Tentu saja artikel yang dimaksud disini adalah artikel berurut dari no.1 s/d 150.
Jadwal email broadcast bisa Anda sesuaikan dengan jadwal posting rutin blog. Dan nantinya, dalam menuliskan email broadcast ini upayakan agar isinya tidak sama dengan ketika Anda broadcast pemberitahuan artikel yang dulu.
Misal, artikel no.1 isi emailnya bla bla bla… maka di artikel no.1 yang direpost isi email broadcastnya jangan sama!
-
KETIGA, sebenarnya ini alternatif special untuk orang-orang baru / subscriber baru Anda bisa manfaatkan email follow up.
Jadi sejak mereka mendaftarkan nama dan emailnya, maka secara konsisten mereka akan mendapatkan email follow up yang isinya adalah link artikel Anda mulai dari no.1.
Jadi nanti contoh polanya :
- Email Follow Up 1 : ucapan terima kasih sudah bergabung dengan newsletter Anda
- Email Follow Up 2 : artikel no.1
- Email Follow Up 3 : artikel no.2 dan seterusnya
Nah, dengan demikian secara ngga langsung kita udah membidik 2 segmen. Subscriber lama (dengan email broadcast terjadwal) dan subscriber baru (dengan email follow up).
-
MANFAATNYA?
Kalau soal manfaat balik ke masing-masing pribadi deh. Mungkin bisa juga Anda gunakan manakala sudah jenuh blogging dan ingin beristirahat untuk sementara waktu.
Cara ini juga bisa dikembangkan ketika Anda ingin mengalihkan fokus, misalnya dengan membangun blog baru atau bisnis baru tanpa meninggalkan para pengujung setia.
Saya pribadi ngga bisa optimal dengan cara ini. Why? Karena saya suka menulis. Kebiasaan, jadi berasa ngga enak kalau ngga nulis di blog. Makanya bisa sampai stok artikel. Hehehe…
Bagaimana dengan Anda rekan-rekan? Semoga ada manfaat dari posting ini.
PS. Kalau ada yang kurang jelas, bisa didiskusikan lewat komentar di bawah. Oh ya, sambil diamati komentar-komentar sebelumnya. Barangkali yang Anda tanyakan sudah dijawab sebelumnya






pertamax..??
balas komentar
bundapreneur Reply:
March 12th, 2010 at 5:20 am
@LendraAndrian, nebeng ke monas bang
balas komentar
arief maulana Reply:
March 12th, 2010 at 5:41 am
@bundapreneur, Ke kolam lumpur di sidoarjo aja bun. Luluran bisa bikin kulit alus…
balas komentar
KangAsep Reply:
March 12th, 2010 at 7:43 am
@arief maulana,
balas komentar
Bunda Reply:
March 12th, 2010 at 3:34 pm
@arief maulana, hohohoho….
balas komentar
Joko Susilo Reply:
March 15th, 2010 at 12:47 pm
@arief maulana, Saya juga suka simpan stok artikel Mas Arif
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
March 12th, 2010 at 1:03 pm
@bundapreneur, jadi PKL rudjak plethak lagi, Bun…?
balas komentar
Bunda Reply:
March 12th, 2010 at 3:28 pm
@Agus Siswoyo, engga ah,,sibuk markir gerobak neh…
balas komentar
apakah ilmu ini akan di praktekkan ariefmaulana.com? atau mau buat blog laen yg dibuat ginian?..
balas komentar
arief maulana Reply:
March 12th, 2010 at 5:40 am
@LendraAndrian, sempat saya coba mas. Cuma belum sempat bikin email-email follow up / broadcast terschedulenya.
Nanti kan saya mau membangun sistem AM Profesional, jadi mungkin ketika itu sistem ini saya efektifkan.
balas komentar
enaknya pake auto responden apa ya mas arif?? ada rekomendasi??
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:27 am
@zaki, kalau punya duit sih bisa coba aweber / getresponse. Kalau saya saat ini pake Mulxim
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
March 12th, 2010 at 6:12 am
@ALHIJR ADWITIYA, iya mas ini teknis. Seribet-ribetnya yg ini, kayanya lebih ribet caranya pak mufli.
Soalnya bener-bener ngubek-ubek sistem database wordpress.
Ini ga. Kita cuma main-main di email follow up dan email broadcastnya autoresponder.
Jadi bukan rotasi artikel, melainkan kamuflase rotasi artikel

balas komentar
zaki Reply:
March 13th, 2010 at 8:14 am
@arief maulana, tapi kalo emang lebih efesien dari sisi finansial saya siap belajar mas.hehehehe maklum masih dibiayain orang tua…
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:33 am
@zaki, kalau mas pakai autoresponder gratisan sih bisa mas. Cuma untuk kapasitas email followupnya terbatas
balas komentar
zaki Reply:
March 14th, 2010 at 6:24 am
@arief maulana, kalo misalnya make autoresponder yang gratisan tapi jumlahnya sampe 80 maksudnya dari beberapa account gituuuuu….hahaha bisa gak ya?? jadi mesti koleksi autoresponden yang gratisan nih
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 7:21 am
@zaki, ga bisa bos. Kan kalo pake banyak akun, yg subscribe meski subscribe berulang kali juga untuk akun2 yg lain.
Hahaha…
balas komentar
wah mau bermalas-malasan ya…
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:28 am
@hcd,
kalau kepepet mas. Dan ntar klo fokus ngembangin AM Profesional.
balas komentar
Emmhh perlu belajar autoresponder dunk? Mas Arief bisa ngajarin?
Ada info tentang hal ini?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:29 am
@Erdien|Sundagasik.com, autoresponder dinamis pak. Beda autoresponder beda cara menggunakannya, meski prinsip sama.
Biasanya kan ada kesempatan untuk trial, nah itu bisa dipake untuk mencoba dan menanyakan sistem sama supportnya.
Yang saya pakai di http://autoresponder.ariefmaulana.com
balas komentar
belum kepikiran pake cara ini..tp boleh juga, sapa tau nanti kalau dah bosen nulis..bisa dipraktekin..he.he
btw, bisa nggak cara ini dipake di blogspot ya?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:31 am
@theo, bisa mas. Kan autoresponder berdiri sendiri sebagai pihak ketiga. Yang kita pasang di blog cuma form opt innya aja.
Hanya yang ngga bisa diubah kalo blogspot mungkin permalinknya.
Untuk ngilangin tanggal di link artikelnya.
balas komentar
ASyiik juga kalau pakai ini ya … terima kasih infonya mas..
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:31 am
@Tips Online,
balas komentar
Wah, mantab mas keterangannya. Gimana menurut mas Arief dengan website autoresponder lokal? tolong reviewnya mas. Makasih.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:33 am
@noto, yang saya pakai ini autoresponder lokal mas! Fine-fine aja.
Yang penting jangan autoresponder yang diinstal sendiri ke hosting. Selain memberatkan server, ujung-ujungnya mas bisa dibanned sama hosting ybs.
balas komentar
TOp markotop. SEkaligus memperkenalkan artikel terhadulu kepada pengunjung baru yg notabene selalu membaca beberapa artikel baru aja.
Klo pengunjung lama pst sdh selalu mengikuti artikel kita dari awal
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:34 am
@MasterClickCom, awal konsep saya menggunakan sistem ini memang seperti itu mas.
KArena artikel-artikel saya yang terakhir adalah pengembangan dari foundation article yg pertama-pertama
balas komentar
mashengky menganut sistem fresh from the oven mas, tanpa bahan pengawet hahaha…
balas komentar
omjun Reply:
March 12th, 2010 at 10:13 am
@mh,


balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
March 12th, 2010 at 1:06 pm
@mh, nah, yang kemarin borong formalin itu buat apa mas?

balas komentar
Ahmad IM-bisnis Reply:
March 12th, 2010 at 10:49 pm
@Agus Siswoyo, pletaxx jebrett
balas komentar
wow, menarik sekali mas caran ya. apalagi kalau kita memiliki stok artikel yang banyak dan terSOE semua, pasti mantap dah,
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:35 am
@Zaiful Anwar, yoi. Anda bisa bermalas-malasan selama berbulan-bulan
balas komentar
Dengan manage artikel blog akan sangat bermanfaat untuk kinerja blog kita.
balas komentar
Thank u, Mas Arief…Info yang bermanfaat. Kebetulan Web saya hampir rampung jadi info kayak ginian dibutuhin banget…..
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:38 am
@mubarok, wah semoga cepat rampung mas
balas komentar
waduh mudah-mudahan mas arief maulana gak pake cara ini,yang berarti udah males menulis lagi..jangan sampe..jangan sampe…
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:40 am
@TutorialBisnisBlog,
terserah saya dong. Kalau bukan karena halangan, saya pasti nulis mas.
Malah sekarang di 2 blog, satunya di catatan arief maulana.
balas komentar
wah tapi stocknya musti banyak banget
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:41 am
@mas kadi, jelas
balas komentar
Hmmm…. Ini seperti caranya Welly Mulia ya mas?

Email follow up-nya berisi link-link ke artikel-artikel di blognya….
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:42 am
@Roi Lukman Saputra, joko susilo juga gitu. Umum lah.
balas komentar
Roi Lukman Saputra Reply:
March 13th, 2010 at 11:11 am
@arief maulana, Kalau Joko Susilo kan email broadcastnya, seperti mas Arief juga. Tapi kalau Welly kan di email follow upnya. Lagipula artikel2 di blognya Welly juga jarang sekali update.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 7:27 am
@Roi Lukman Saputra, itu sayangnya mas. Jarang update artikel dia. padahal produknya dahsyat
balas komentar
Nice post..thanks for share
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:43 am
@Rumahtanpamodal, sami-sami
balas komentar
Untuk blog AS.com, saya lebih suka mengangkat topik yang lagi update mas…
Kalau untuk dummy blog, bisa dipertimbangkan.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:44 am
@Agus Siswoyo, sip. Saya malah yg di AM.net yg topik-topik update.
balas komentar
Jumlah subscribers saya masih mengenaskan, jadi belum bisa ikutan cara ini

Sukses deh untuk mas Arief, nanti kasih tau ya blog yang dah berhasil menerapkan sistem ini
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:46 am
@turisuna, kan ada 2 sistem di atas. Untuk yg subscribe lama sama yg baru join.
Yang penting artikelnya punya banyak stok mas
balas komentar
Wah… Jadi ini ya rahasianya…
Perlu pengeluaran ekstra tiap bulan nih kalo cuman untuk autoposting.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:47 am
@Hangga Nuarta, pake disaat darurat aja dek. Misalnya waktu kepepet fokus unas. Ato lagi bener-bener males
balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:48 am
@erick, pastinya mas. makin banyak makin baik. Jangan lupa, tipe artikenya klo bisa tidak lekang oleh waktu
balas komentar
Saya malah belom pede dgn newsletter saya Ga ditar di halaman depan, masih pake punya affiliate merchant dulu hehehe… masih susah bagi waktu untuk serius nulis artikel dan email followupnya mas…
Kadang saya suka dapat pelajaran dr newsletter IM-ers luar negeri, mrk lebih aktif dan rajin membuat rangkaian email newsletter yg berbobot
1 pelajarn penting dr cara IM-ers luar adalah selalu membagikan free repost/ mini ebook gratis di newsletter mrk Patut dicoba mas!
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:51 am
@Jeng Liz,
1. Untuk newsletter, kita bisa kok memodelkan newsletter IM luar negeri. Saya pun ikut beberapa newsletter IM profesional.
2. Terlalu sering membagikan free post ga baik juga menurut saya. Member jadi kebiasaan gratisan. Pas di arahkan utnuk berbayar pada males
balas komentar
Agus Siswoyo Reply:
March 14th, 2010 at 2:28 pm
@arief maulana, curhat colongan nih?

balas komentar
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:51 am
@evan, silahkan
balas komentar
wah, ini mendhing praktek buat tambah2 recehan dollar saja he he
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:53 am
@jarno,
balas komentar
Salam kenal mas Arief
Articlenya bagus mas, sangat bermanfaat.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 13th, 2010 at 5:54 am
@Padro, salam kenal mas Padro. Nama Anda sudah lama saya dengar kok. Salah satu top IM juga
, masternya script!
balas komentar
Padro Reply:
March 13th, 2010 at 12:05 pm
@mas arief, amin mas, terima kasih atas pujiannya hehe. Saya yakin mas lebih top daripada saya
balas komentar
ini nih yang namanya ON bisnis dalam blogging
Salam Kreatif
Octa Dwinanda
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:32 am
@online-business-story.com, On yang bagaimana itu mas
balas komentar
online-business-story.com Reply:
March 15th, 2010 at 3:57 pm
@arief maulana, eh maksudnya ON blogging
balas komentar
mantap mas,,,saya udahcoba pake tapi masih kesulitan disetting pesannya.
kalo mas punya tutorialnya mungkin sangat membantu.
makasih
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:28 am
@belajar internet dan membuat blog, tiap autoresponder pasti punya cara masing-masing.
Makanya jarang ada yang mengeluarkan panduan AR. Lebih baik Mas coba minta ke pengelola AR yg mas pakai
Saya dulu setting AR saya sampai telp pengelolanya untuk membantu.
balas komentar
ho.ho..kejar setoran neh kalo nyetok, klo aku mendingan rutin aja mas nulis, soale biasanya klo nyetok tulisanku tu gak karu-karuan karena spt dikejar deadline
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:27 am
@lucky, dibaca ulang deh. Kan di atas sudah saya tulis, nyetok artikel ada 2 cara!
Baik itu cara ngebut langsung, atau dengan cara rutin seiring dengan waktu, yang artinya baru menjalankan metode ini ketika stok tercapai
balas komentar
ide bagus mas
masukan yg cukup berharga
seingat saya mas js jg pake sistem yg mirip ini
cuma dia jujur bilang kalo artikel lama
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:25 am
@Iwan Kus, disini bukan tidak jujur sih mas, kan kita maunya sistem rotasi yang bisa ditinggal.
Kalau disebut artikel lama, sudah pasti pengunjung tau dan malas membaca. Ini akan menjatuhkan jumlah visitor tetap –> ngaruh ke alexa (analisa saya)
balas komentar
Masih belum paham dengan langkah-langkahnya, mungkin kalau langsung praktek bisa lebih paham. Tapi untuk saat ini saya masih belum ada rencana untuk membuat blog autoposting.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 14th, 2010 at 5:24 am
@Dimas Angga, intinya sih :
1. Buat artikel yang banyak (mis.100)
2. Arahkan pengunjung pake autoresponder untuk mengunjungi artikel no.1-100 kemudian kembali ke no.1 lagi)
balas komentar
kalo saya masih senang untuk menulis di blog mas.. lagian untuk autoresponder saya juga belum miliki…
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 7:56 am
@dodypku, sama dong. Pake aja yang gratisan autorespondernya, meski ada keterbatasan.
balas komentar
enaknya jadi blogger kayak mas arief kerja 1 hari bisa buat istirahat 1 minggu..
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 8:12 am
@video bisnis internet gratis, di awal banyak ga enaknya mas. Sama aja kok kaya lainnya
balas komentar
sementara ini saya fokus bikin artikel yg banyak dulu mas…
info lainnya disimpan dulu, kali aja semakin berkembang caranya kelak
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 8:12 am
@Suarakelana,
balas komentar
pantes aja ada email masuk ke folder spam saya
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:13 am
@Arief Rizky Ramadhan, itu sih karena kamu ga nyimpen tim@ariefmaulana.com dalam daftar kontak
balas komentar
slm mas arief.stok artikel hampir mencapai kuota,sambil menunggu rampung web baru..hanya,sy ksulitan, bgm cr berlangganan autuoresponder?? tx
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:11 am
@Khaidir, kesulitannya dimana Pak. Coba kontak tim support dari autoresponder yang bersangkutan.

balas komentar
Saya senang baca artikel juga lagi belajar bikin artikel.
Yaah… semoga masih enak dibaca 100 th kemudian.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:10 am
@Barkah, selama itu mendatangkan manfaat Insya Allah enak pak.
Apalagi kalau yang baca lantas mengamalkan apa yang kita sharingkan.
balas komentar
power full banged . artikelnya
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:08 am
@akbaralatas, artikelnya aja yah. Orang yang nulis gimana?



balas komentar
salam kenal mas arief, artikelnya sangat bagus. thanks ya
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:08 am
@sahar daeng sikki, salam kenal. Terima kasih sudah mampir
balas komentar
rame banget blognya nih…
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:07 am
@ryodimas, kalo sepi ga enak mas. Udah pernah ngerasain waktu awal ngeblog dulu
balas komentar
great autoresponder is very handy
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:05 am
@gadgetrick.com, yap. You are right
balas komentar
lama gak mampir sini… apa kabar mas arif?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:02 am
@T. Wahyudi, alhamdulillah baik mas. Mas Tri sendiri gimana?
balas komentar
keren nih.. nimba ilmu dulu ah
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:01 am
@Blogger Ceria,
balas komentar
Mas, saya kemaren iseng2 browse ada yang bilang pake WP plugin old post promoter udah pernah nyobain ngga mas arif?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 5:01 am
@dimasrlp, ehm… baru denger Mas.
balas komentar
Ijin baca2 dulu ya Kang?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 16th, 2010 at 4:58 am
silahkan
balas komentar
wah manteb nie … da solusi g gimana caranya dengan autoposter untuk memposting sebuah artikel dari layanan artikel gratis dengan menampilkan posting dengan lebih lengkap ??? thx sebelumnya
balas komentar
arief maulana Reply:
March 19th, 2010 at 4:17 pm
@lownder, wah ilmu saya belum nyampe sana. Soalnya lebih suka artikel yg original buatan sendiri
balas komentar
Patut diperhitungkan juga. Kalau dihitung secara linier 100 artikel bisa saya capai dalam waktu 1 tahun. Masalahnya adalah ada artikel yang tidak evergreen. Bagaimana menyiasatinya Mas Arief ?
balas komentar
arief maulana Reply:
March 23rd, 2010 at 9:27 am
@Bang Dje, evergreen disini apa maksudnya tidak bisa dipakai sepanjang waktu.
Jika memang demikian, mungkin tidak bisa dimasukkan dalam rangkaian rotasi artikel bang.
Pasalnya terkait kerelevanan artikel tersebut di masa mendatang.
balas komentar
Bang Dje Reply:
March 23rd, 2010 at 10:43 am
@arief maulana, Kebanyakan artikel saya memang evergreen alias bisa dibaca kapan saja. Namun ada beberapa yang temporary alias terkait dengan event tertentu.
Baru kepikiran. Itu memasukkan artikelnya secara manual ya alias tidak otomatis. Kalau demikian justru bisa dipilih.
balas komentar
arief maulana Reply:
March 24th, 2010 at 11:29 am
@Bang Dje, betul bang. Kita bisa pilih yang mau dimasukkan yang mana.
Seperti halnya artikel saya yg sifatnya moment sesaat, tidak saya masukkan.
balas komentar
thanks broderr infonya, nambah ilmu gw nih..
balas komentar
arief maulana Reply:
March 24th, 2010 at 11:29 am
@cara paling mudah menghasilkan dollar dari internet,
balas komentar
[...] Kelanjutan artikel bisa dibaca di : Manajemen Autoposting Artikel Blog (Bag.2) [...]
Salam kenal mas Arif, web yang sangat menarik sekali, terutama posting posting tentang motivasi, klo boleh saya ingin berbagi mas, saya juga tertarik dengan motivasi. Terimakasih
balas komentar
arief maulana Reply:
March 31st, 2010 at 11:54 am
Salam kenal mas Iwan. Silahkan mas, kalau memang ada artikel yang ingin disharingkan kirim saja ke tim@ariefmaulana.com. Nanti kita publish disini.
balas komentar