Oleh : Arief Maulana

Andry Sianipar
Andry Sianipar

Menyenangkan sekali saat liburan weekend sekaligus libur panjang terakhir momen lebaran bisa saya tutup dengan kegiatan bermanfaat. Silaturahmi sekaligus menimba ilmu dari seorang blogger yang boleh dibilang cukup handal dan mahir dalam dunia marketing. Siapa lagi kalau bukan Andry Sianipar. Blognya pun menjadi salah satu yang suka saya kunjungi, terutama bila butuh referensi marketing, meski jarang meninggalkan jejak disana.

Alhamdulillah kemarin (Minggu, 4 September 2011) saya diberi kesempatan bersua dengan beliau. Kebetulan Mas Andry Sianipar mudiknya ke Jakarta karena kedua orang tuanya tinggal dan berbisnis di Jakarta. Well, sekilas dari figur kedua orang tuanya yang diceritakan, sudah kelihatan darimana bibit passion of marketing dari Mas Andry.

Semula tidak ada rencana untuk bertemu. Begitu lokasi Mas Andry terpantau berada di Jakarta, langsung saja saya ajak ketemuan di Mall Artha Gading sore harinya. Lokasi yang tidak terlalu jauh dari kediaman kami berdua. Mumpung ada kesempatan. Kapan lagi coba. Apalagi Mas Andry stay di Bali dan terbilang cukup sibuk mengingat posisinya yang juga penting dan strategis di kantor, sebagai leader tim marketing di salah satu perusahaan asing.

Sharing kami berdua resmi dimulai setelah shalat maghrib. Tentu saja sekalian sambil makan malam. Mas Andry banyak bercerita tentang awal mula ketertarikannya di dunia marketing. Selain itu beliau juga bercerita pengalaman kerjanya di dua perusahaan swasta, sebelum akhirnya sekarang enjoy di perusahaan asing asal Amerika.

Ketika saya tanyakan alasan kepindahannya dari perusahaan lama, jawabannya singkat dan jelas : bosan karena tidak ada tantangan dan peluang untuk berkembang lebih baik tidak ada. Padahal kesejahteraan yang diberikan oleh dua perusahaan yang lama tidak kalah bagus dengan perusahaan yang sekarang. Namun, justru di perusahaan terakhir ini Mas Andry bisa belajar banyak tentang marketing.

Marketing
Marketing

Visionaris. Begitulah saya menilai sosok Mas Andry. Meski bekerja sebagai karyawan profesional, Mas Andry tetap memiliki goal dan dream yang dia kejar. Semangat bekerja berorientasi goal tercermin dari caranya bercerita yang cukup menularkan aura positifnya kepada saya yang mendengarkan. Inilah kami, manusia-manusia dengan segudang mimpi dan semangat untuk mengejarnya.

Kisah perjalanan masa lalu dalam menempuh pendidikan marketing pun beliau ceritakan juga. Bagaimana Mas Andry adalah satu-satunya mahasiswa yang selalu ditampar oleh dosennya manakala tidak bisa menjawab permasalahan-permasalahan seputar marketing. Mahasiswa lain boleh tidak bisa menjawab. Namun bila Andry Sianipar tidak bisa menjawab, siap-siap saja deh.

Bukan tanpa alasan. Di mata sang dosen, Mas Andry lah yang paling banyak tahu dan serius dalam dunia marketing. Tapi karena itulah kini beliau menikmati hasilnya. Expert di bidang marketing, walaupun dengan kerendahan hati Mas Andry terus mengatakan bahwa ilmunya masih kurang.

Tidak terasa, dua jam berlalu di tempat kami makan. Duduk dan saling sharing. Hingga akhirnya saya mengajak Mas Andry berpindah tempat. Ngopi-ngopi santai sambil melanjutkan obrolan asik kami berdua. Tentu saja dengan topik yang berbeda lagi. Kali ini seputar dinamika relationship dan juga sedikit merambah ke masalah spiritual.

relationship
relationship

1 Ice Vanila Latte + 1 Hot Vanila Latte menemani kami berdua yang kemudian saling sharing tentang bagaimana menyikapi permasalahan dunia relationship. Tidak hanya tentang calon pasangan hidup, melainkan juga interaksi sesama teman, attitude dsb. Termasuk pertanyaan usia berapa target maried dan kriteria-kriteria pasangan hidup masing-masing. Cukup menarik kriteria yang beliau paparkan. Silahkan tanya langsung sama orangnya. Alhamdulillah sudah bertemu yang pas katanya. Tinggal ditunggu saja undangannya. Kalau saya, masih mencari yang pas. :p

Topik terakhir yang kami bicarakan terkait masalah spiritual. Mas Andry sempat sharing bagaimana perjalanan spiritualnya hingga dia menemukan momen khusus yang membuatnya semakin yakin dan dekat dengan Tuhan. Yah, seperti orang sukses kebanyakan. Biasanya kesuksesan mereka berbanding lurus dengan kesuksesan dunia spiritualnya. Saya menangkapnya dari cerita demi cerita yang beliau paparkan.

“Tiap orang punya momen spiritualnya masing-masing yang akan mendekatkan dia dengan Tuhannya. Cukup diingatkan, tidak perlu dipaksa.” (AM Words)

Masa depan itu penuh dengan misteri. Satu-satunya yang mengetahui apa-apa yang ada di depan hanya Tuhan semata. Dan Dia lah sebaik-baiknya penuntun kehidupan, bila saja kita mau bersandar dan bertawakkal kepadaNya setelah melakukan ikhtiar terbaik yang bisa kita lakukan.

Jam sudah menunjukkan pukul 21.15. Sudah waktunya kami berpisah. Mudah-mudahan di lain kesempatan kami bisa bertemu lagi dan saling sharing pengalaman masing-masing. Selalu ada pelajaran kehidupan yang bisa kita petik dengan saling menjalin silaturahmi dan berbagi. Silahkan teman-teman yang beredar di Bali, buruan tuh janjian ketemuan sama Mas Andry Sianipar. Dan untuk teman-teman di Jakarta, yuk atur waktu ketemuan rame-rame. Saya tunggu undangannya :D

Kopdar Dengan Spesialis Marketing, Andry Sianipar
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us
Tagged on:                 

22 thoughts on “Kopdar Dengan Spesialis Marketing, Andry Sianipar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,417 bad guys.