Kelelahan Spiritual
Oleh : Arief Maulana
Alhamdulillah, terawih perdana berjalan lancar dan cukup nyaman. Perubahan kepengurusan Musholla Baitul Muttaqin (musholla dekat rumah saya) cukup positif rupanya. Berbagai persiapan dan renovasi dilakukan dengan baik, sehingga pas ketika Ramadhan tiba semuanya telah siap.
Ustadz yang dijadwalkan mengisi tausiah ba’da terawih berhalangan hadir. Sebagai penggantinya, ada Ust. Helmy. Meski begitu, isi tausiahnya cukup menarik sehingga saya ingin mensharingkannya dengan Anda semua disini. Yah, walaupun tidak pleg sama persis dengan yang tadi diucapkan saya berusaha menyajikan kembali tanpa mengurangi makna intinya.
Ust. Helmy menyampaikan bahwasanya saat ini seluruh umat manusia tengah dilanda satu penyakit. Penyakit yang sering dianggap sepele namun berdampak sangat besar bagi kehidupan kita. Membuat keseimbangan hidup tidak lagi ada. Akhirnya ketenangan hati pun susah kita dapatkan.
Penyakit ini tidak pandang bulu. Semua orang bisa terkena. Baik itu mereka yang rajin ataupun malas ibadahnya, baik itu yang dalam pekerjaannya punya kedudukan bagus ataupun yang paling rendah, baik yang muda ataupun yang tua, pokoknya hampir semua manusia. Apa nama penyakit tersebut? KELELAHAN SPIRITUAL.
Apa maksudnya? Kelelahan spiritual adalah penyakit dimana kita tidak mampu lagi menangkap pesan-pesan spiritual yang terkandung dalam setiap ibadah yang dilakukan. Dengan kata lain, ibadah jadi semacam hal yang biasa. Tidak membekas sama sekali. Seperti rutinitas yang biasa kita jalani sehari-hari. Tidak ada nilainya.
Maka jangan heran ketika ada orang yang kelihatannya ibadahnya rajin, tapi kelakuannya tidak singkron. Koruptor juga ada yang shalat loh. Padahal di Al-Qur’an kalau tidak salah (mohon dikoreksi jika salah) ada ayat yang menyatakan bahwa shalat itu bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Yaitu tadi, karena sudah terjangkit kelelahan spiritual.
Apa penyebabnya? Penyebabnya adalah karena kita terlalu banyak melakukan kegiatan ataupun rutinitas yang menyita waktu, pikiran, tenaga, dsb. Seperti misalnya, berangkat kerja pagi-pagi sekali. Pulang sore, kena macet pula. Sampai di rumah malam hari. Dan terus berulang seperti itu. Sehingga tanpa sadar membuat kita lelah baik secara fisik maupun non fisik. Parahnya ini terbawa pula ke dalam aktivitas ibadah. Karena lelah itu tadi akhirnya yang ada seakan-akan “pokoknya sudah shalat”. Shalatnya ngebut dan ngga pake dzikir ataupun doa selepasnya.
Solusi mengatasi kelelahan spiritual ada di bulan Ramadhan ini. Setelah 11 bulan kita bergelut dengan rutinitas yang mungkin membuat nilai-nilai ibadah menjadi kurang, maka 1 bulan ini adalah kesempatan memperbaiki dan meningkatkannya untuk bekal perjalanan 11 bulan ke depan.
Pertama, cobalah sambut bulan Ramadhan dengan penuh gembira. Dan memang seharusnya demikian. Bukan sekedar perasaan biasa. Kita bisa coba untuk mencari tahu kelebihan-kelebihan apa saja yang Allah turunkan di Bulan Ramadhan ini. Kelebihan yang menjadikan bulan ini special dan layak untuk disambut dengan perasaan gembira di awal. Misalnya seperti pahala ibadah sunnah yang dijadikan seperti pahala ibadah wajib. Pahala yang wajib dilipatgandakan lebih banyak lagi. Dsb.
Biasanya sih mereka yang merasa gembira di awal Ramadhan adalah mereka pada penghujung Ramadhan tahun lalu merasa bersedih. Kenapa bisa bersedih? Ya karena mereka tahu betapa luar biasanya rahmat Allah di bulan suci ini.
Kedua, tingkatkan kualitas ibadah. Ini bulan yang special, masa ibadahnya mau biasa saja. Ngga singkron dong. Mestinya ya ditingkatkan biar makna bulan yang suci special bener-bener terasa special. Biasanya ngga pernah ngaji, ya diluangkan sedikit waktu untuk mengaji. Biasanya shalat cuma 5 waktu aja, ya sekarang ditambah dengan shalat-shalat sunnah. Lebih bagus lagi kalau kebiasaan yang dibentuk di Bulan Suci Ramadhan ini bisa dipertahankan untuk 11 bulan ke depan.
Ini sharing saya, hasil mendengarkan tausiah Ust. Helmy ba’da shalat terawih tadi. Mudah-mudahan tidak salah dalam proses penyampaian ulang ini. Dan jika ada yang salah mohon dikoreksi.
Sementara untuk rekan-rekan yang non muslim, mungkin bisa dicari juga sedikit korelasinya dengan ibadah Anda masing-masing. Saya yakin setiap agama pasti punya moment-moment penting dan special yang serupa dengan Bulan Suci Ramadhan versi masing-masing.
Semoga bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan. Semoga selama 1 bulan ke depan kita diberi kekuatan untuk menjalaninya hingga tuntas dan bisa mengikis penyakit kelelalahan spiritual tersebut. Amin…




Petromax meleduk masih ada mas?
:ngakak
arief maulana Reply:
August 10th, 2010 at 10:39 pm
@Agus Siswoyo, sudah ganti LPG 3 kg mas. Siap meleduk dimana aja.
mh Reply:
August 15th, 2010 at 7:30 pm
@arief maulana, ikutan jadi pertaminax gan… saya gak puasa, lagi mens…
Nuansa Romadhon makin mewabah nih. Semoga posting-posting bernafaskan dakwah makin banyak dipublikasikan sebagai media saling mengingatkan sesama umat Muslim.
Saya dan teman-teman menyambut Ramadhan kali ini dengan gembira juga loh. Sore ini aja sudah habis sekardus petasan banting…
:ngakak:
arief maulana Reply:
August 10th, 2010 at 10:43 pm
@Agus Siswoyo, semoga mas, amin. Oh ya, berdoa supaya dapet jodoh di bulan Ramadhan juga oke loh


Agus Siswoyo Reply:
August 11th, 2010 at 3:25 am
@arief maulana, so pasti dong, udah nggak betah sendirian…
:puyeng:
Bener buanget Mas, rutinitas keseharian yang menyita waktu membuat hati ini menjadi hampa. Jauh rasanya dari Tuhan.
Makasih sharingnya Mas, semoga saumnya lancar hingga tuntas
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:06 pm
@Erdien, amin. Terima kasih doanya
Sukses teman, semoga pembukaan dan penutupan dengan sempurna.
salam
Kumpulan SMS Lebaran 2010
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:11 pm
@Kumpulan SMS Lebaran, amin.
Joko Susilo Reply:
August 16th, 2010 at 3:02 pm
@arief maulana, Selamat menjalankan ibadah puasa :sip:
arief maulana Reply:
August 17th, 2010 at 8:54 pm
@Joko Susilo, sama-sama mas. Semoga sampai akhir Ramadan kita diberi kekuatan untuk tetap istiqomah beribadah.
:hiks:
kayaknya spiritualnya perlu di charger, mas
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:12 pm
@pertamax di indonesia | ban anti bocor, ayo mumpung bln ramadan. :)
artikel yang memang saya cari nih, maklum hati lagi kering keringnya nih. mudah mudahan Ramadhan kali ini membawa keberkahan buat kita semua.
Saya meminta maaf ya jika ada salah salah.
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:40 pm
@dian, amin… Sama-sama mas
Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis Reply:
August 13th, 2010 at 8:01 am
@arief maulana, saya juga mas arief, mudah2an makin khusyuk dan berkualitas puasa kita kali ini….amin!
[...] This post was mentioned on Twitter by Yusuf Effendi, Arief Maulana. Arief Maulana said: New Post : "KELELAHAN SPIRITUAL" – http://bit.ly/chxgcL | AriefMaulana.com – Blog Motivasi, Bisnis, & Manajemen Diri [...]
Subhanallah. Terima kasih pencerahannya,…
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:49 pm
@Dedi Nugraha, sama2 mas :)
awal puasa tarawih rame…tengah puasa sepi.. hehehehe…semoga tahun ini lancar semua tarawihnya mas.. :sip:
arief maulana Reply:
August 12th, 2010 at 1:51 pm
@Arief Rizky Ramadhan, aku sih insya Allah survive. Ga tau laennya. Hehehe…
Tausyiahnya bagus. Thank u udah sharing….., Mas Arief.
Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis Reply:
August 13th, 2010 at 7:58 am
@Kursus Bahasa Inggris Gratis, wa3x ada yg bakalan nyaingin aa gym neh hehehe :ngakak:
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 1:15 am
@Kursus Bahasa Inggris Gratis, sama-sama mas.
siraman rohani tidak hanya dalam dunia nyata aja..disni juga bisa.. ^_^ makasih mas
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 1:22 am
@luthfi fuadi, hanya soal media saja mas. Tinggal niatan kitanya bagaimana. Mau diam saja, atau menyiarkannya.
Wah saya baru tahu ada istilah baru yaitu KELELAHAN SPIRITUAL. Mungkin harus diperdalam lagi keimanan kita agar tidak terjadi hal-hal seperti itu
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:19 am
@Jamal, saya juga baru tau kok dari Ust.Helmy
Ketika cita-cita berjumpa dengan ALLOH kelak adalah tujuan hidup ini, lelah spiritual insya’ALLOH dapat dihindari.:hiks::hiks: :hiks:
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:17 am
@Web Hidup Mulia, yup. Sayang sudah banyak yang melupakanya bu. Terlena dengan hiruk pikuk dunia ini.
dan ketiga jalani ramadhan ini dengan khusyuk dan upayakan agar lebih baik dari ramadhan sebelumnya :)
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:13 am
@Blog Pengembangan Diri, insya Allah… mari
Selamat berpuasa Mas Arief maaf mgkn sedikit terlamabat karenz saya baru pulang konvensi di PALEMBANG DAN PULAU BANGKA DAN JUGA KE JAKARTA TOTAL 10 HARI JADI JARANG BUKA LAPTOP KEMARIN SORE BARU MENDARAT DI POLONIA MEDAN ITUPUN BERSYUKUR KARENA HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:12 am
@lianawati natawijaya, terima kasih
Wah, bahaya juga kalo seprti ini… :hiks:
Saya gak mau mengalami kelelahan spiritual… Saya harus introspeksi diri!!
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:05 am
@Asop, good job
wuihhhhhhhhhhhhh artikelnya bgs bgt mg dpt pahalanya. numpang copy ya…..
arief maulana Reply:
August 15th, 2010 at 9:54 am
@airin silahkan dicopas. Tapi jangan lupa sertakan link asli ke blog ini yah. Biar temen2 yang baca kalau mau dapet manfaat lainnya bisa langsung ke blog ini.
mumpung masih suasana spiritual. ilmu dunia dapet and ilmu akhirat juga harus dapet.
terimakasih
Wah Tausyiah yang Manfaat Mas, Jazakallah yae
ass…met menjalankan ibadah puasa…maaf baru berkunjung lg ke situs mas , sibuk blajar mas. mudah”an gak lp sm sy…
makin rame aja blog yach mas…
goods luck forever…wassalam
arief maulana Reply:
August 26th, 2010 at 6:24 pm
@indra gunawan, wah lupa saya mas. Hehehe… Alhamdulillah, rame karena konsisten mas :)
Thanks for sharing…. jazakallah ya mas
arief maulana Reply:
September 17th, 2010 at 11:57 pm
@insan, sama-sama. Semoga bermanfaat
Mungkin, salah satu cara utk menghindari kelelahan spiritual adalah dengan menjadi pengusaha yg tidak perlu berangkat pagi pulang petang :)
arief maulana Reply:
June 21st, 2011 at 1:29 pm
@Octa, tapi pengusaha juga ada moment2 dimana akan menjadi lelah mas. TErutama saat usahanya membutuhkan waktu. Bukan tidak mungkin akan menjadi lalai pula. Kecuali yang bener2 udah jalan systemnya dan passive