Keinginan Yang Menggebu Untuk Menjadi Kaya
Oleh : Bunda Eva
Jika kita pergi ke toko buka, Anda akan dengan mudah menemukan buku-buku yang menjual kekayaan ”…yah bagaimana menjadi kaya…” Siapa sie manusia yang tidak mau menjadi kaya…? Buku-buku tentang internet pun ramai dengan buku mencari uang di internet, melalui situs pribadi maupun situs-situs pertemanan seperti facebook.
Mengapa buku-buku tentang menjadi kaya banyak bermunculan, tentunya karena permintaan akan buku-buku seperti ini cukup besar. Yah, sekali lagi siapa yang tidak mau menjadi kaya. Lalu, jika ternyata nantinya Anda menjadi kaya, apa yang akan Anda lakukan?
Sebagian besar akan menjawab konsumtif, mau keliling dunia, punya apartemen mewah, punya ranch, beli jet pribadi, dll. Kalau ditanya kembali, mengapa Anda memilih menggunakan uang untuk hal-hal tersebut, mungkin jawaban anda adalah mencari kebahagiaan. Benarkah? Apakah hanya dengan memiliki kekayaan baru kita bahagia?
Alangkah tidak adilnya sang Pemberi Rezeki karena memberikan kekayaan dan kebahagiaan hanya untuk sebagian orang. Jika bahagia adalah tawa, apakah tawa hanya milik mereka yang tinggal di rumah mewah, keluar rumah dengan mobil mewah dan bergembira di tempat-tempat hiburan? Bukankah tawa juga ada di rumah-rumah sederhana, tawa juga hadir di dalam angkot, tawa juga hadir diantara penjual ikan di pasar, tawa juga meramaikan suasana kerja buruh bangunan.
Jadi untuk apa sebenarnya menjadi kaya. Banyak orang yang terlihat ‘kaya” tetapi menderita, kaya tapi tidak bisa berjalan karena mengidap berbagai jenis penyakit, kaya tetapi tidak bisa tidur nyenyak, kaya tapi selalu dilanda kecemasan, kaya tetapi selalu was-was, akan hilangnya kekayaan. Karena sesungguhnya kekayaan materi hanya member kebahagiaan semu.
Lalu dimana letak bahagia? Kebahagiaan adalah di dalam rasa syukur, mensyukuri seberapapun kekayaan yang kita peroleh. Lalu apakah kita tidak perlu mengejar kekayaan dan menjadi kaya? Menjadi kaya adalah semangat menggebu yang harus tetap ada dalam diri kita.
“Sesuatu yang ada dalam akalku, menguasai pikiranku, hidup di hatiku, dan mengalir bersama sel-sel darahku harus keluar menjadi nyata dalam kehidupan” (Louise Braille)
Hehehe…, jadi ingat “Stop Dreaming Start Action” yang lagi ramai ditulis orang demi alasan menjadi kaya juga kah? Yah, semangat menjadi kaya harus mendarah daging dalam diri kita.
Seperti yang dikatakan Dr.Schuler, seorang penulis dan ilmuwan, “Ketika kamu memiliki keinginan yang menggebu untuk mewujudkan impianmu! Ketika seorang pemuda bertanya ‘bagaimana saya bisa menjadi penulis terkenal seperti Anda?’ Jika Anda ingin menjadi kaya, biarkan keinginan menggebu itu mengalir dalam darah Anda. Jangan pernah berhenti memikirkannya, buatlah rencana, lalu kerjakan!” Ingatlah bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan orang yang berbuat kebaikan…


Pertamax…
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 6:30 am
@arief maulana, pada dasarnya kita kudu meluruskan niat… bahwa tujuan akhir dari semua usaha kita menjadi kaya adalah berpulang pada Allah.
Ini menjadi salah satu alasan kenapa saya ingin passive income disamping hal kuduniawian juga ngga bisa terlepas (wajar dong).
Saya membanyangkan jika bisa hidup passive income, maka tidak ada lagi beban masalah ekonomi. Kita malah bisa jadi fokus beribadah. Terutama untuk ibadah yang sekaliber naik haji (butuh duit banyak).
Dan jika semua itu diniati untuk ibadah (usaha menjadi kaya), insya Allah akan selalu ada jalan terbentang untuk kita lalui.
Salam Sukses
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:19 pm
@arief maulana, untuk semua rekan ariefmaulana.com…..menjadi kaya adalah salah satu impian. untuk mewujudkannya impian tersebut harus mendarah daging dalam diri kita, demikian juga dengan impian yang lain, menjadi sukse adalah impian yang komplit, jiwa dan semangat untuk sukses mengaliri setiap ruang dalam diri, mamacu adrenalin untuk mewujudkannya…jangan pernah berhenti memikirkan impian anda, segera buat rencana dan kerjakan….dan mulailah dengan impian-impian yang lain…..Yo Semangat!!! (menggebu)

arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:35 am
@bunda, semangat… super saiyan level : 3
Dimas Reply:
July 2nd, 2009 at 9:02 am
@arief maulana, Setuju mas kaya tidak akan bisa bahagia selamanya…

bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:19 am
@arief maulana,
waduh koq saya telats….ndak ngomong2 sie
hehehe.btw itu foto jg gede2 dwonk…narsis amat
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:23 am
@bunda, gpp bun… biar pada tahu siapa penulisnya. Koment di bawah aja udah salah kira penulisnya siapa, hahaha!
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:36 am
@arief maulana,
hehehe bukannya yg baca mlh bingung koq ada foto ibu2 qkqkqk.saingan sama mb dini euy….Btw saya setuju qta pnya passive income tapi harus punya juga active income…Tapi apapun itu ke2nya pasti dg usaha yah…
rudy azhar Reply:
July 1st, 2009 at 12:43 pm
@bunda, kalau passive incomenya udah mencukupi seperti Mas Arief, ngapain cari active income lagi Mbak… capek deh…
jadi waktu bisa kita manfaatkan ke hal yang berguna seperti lebih khusuk beribadah…
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:06 pm
@rudy azhar,
iya nie, passive income saya bukan dari internet, tapi tetap dari hasil kerja keras sebelumnya…..mau juga ah seperti mas arief…..
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:18 pm
@rudy azhar, saya belum cukup lho mas… maih kurang neeh! Soale ini belum ada sistemnya… masih active income. Yang passive cuma dari Dynasis!
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:15 pm
@bunda, justru itu… kudunya ada foto bunda di setiap posting… biar narsisnya oke
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:21 pm
@arief maulana, waaaahhhhh……ini sebab terdaftar di wordpress dengan merek dagang,,,,,hehehe perlu diganti dg foto yah??????
ahhh… telat pertamax
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 6:48 am
@aeres,
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:23 am
@aeres,
sama fi…ga pertamax…tumben say mecungul disini?
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:20 pm
@bunda, ehm… kagum sama yg nulis kalee Bun!
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:46 pm
@arief maulana, mas, mbak aeres nie pebisnis hebat lohhh…….
so inspiring woman
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:36 am
@bunda, udah tahu bun… udah liat profilnya kok. Mbak Aeres juga udah cerita pernah dapet trip arround the world.
kata “KAYA” emang kata yang paling terfavorit untuk digunakan sebagai kata penghipnotis. Contohnya banyak sekali digunakan dalam ebook-ebook maupun situs-situs bisnis online…
Padahal kalau diganti dengan “SUKSES” saya rasa akan lebih bagus, memiliki makna lebih luas dan tidak terlihat hanya semata-mata karena uang…betul ngga mas?
Salam Sukses.
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 6:55 am
@Stop Dreaming Start Action, eits… yang nulis bukan saya loh, tapi bunda eva
Tapi ada benarnya mas. Saya lebih suka pakai kata sukses. Sukses pasti kaya, tapi kaya belum tentu sukses…
Nur Izzah Reply:
July 1st, 2009 at 8:12 pm
@arief maulana, bener2… setuju wess…
tapi yang paling penting KAYA HATI YA MAS ARIEF…Seperti mas arief ni…
yang selalu reply setiap comment yang masuk
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 8:43 pm
@Nur Izzah,

arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:37 am
@Nur Izzah, yah… komentator kan kudu di servis juga…
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:29 am
@Stop Dreaming Start Action,
salam kenal…yah saya yang nulis…dpt inspirasi dari toko buku dan liat judul koq byk banget ttg bgm mjd kaya….tp blm nemu buku ‘ga enak jadi kaya’ nti saya dg mas arief yg nulis…betul Sukses lebih tepat yah.bukan hanya kaya.karena sukses bisa dalam hal apa saja termasuk kekayaan…
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:22 pm
@bunda, boleh tuh bun… kita nulis bareng. Siapa tahu dengan judul kontroversial… ada penerbit yang mo nerbitin. Hahaha
Btw… artikel self esteemnya ditunggu loh!
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:44 pm
@arief maulana, weeewww….dah promo……hehehe sip in progresss….Bener juga, bikin buku kontroversial juga yah biar heboh, toh qta real person, bukan hanya di dunia maya…Btw, sy kmrn nemu buku bagus deh….bisa jadi inspirasi di dunia kerja saya…..
rudy azhar Reply:
July 2nd, 2009 at 12:06 am
@bunda, hati-hati dengan yang kontroversial lho, ntar kejadiannya sama seperti ibu Prita gimana ?????
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 8:04 am
@rudy azhar,
wow yg heboh khak judulnya mas…isinya jg lbh heboh..yg kontroversi biasanya lbh ‘mengundang’ ., gpp nti mas Rudi jd editornya
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 8:10 am
@bunda, Ah.. ngga usah takut. Ngga menjelek2an pihak tertentu
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:41 am
@bunda, wah hobi kita sama bun… book hunting. Cuma saya agak ngerem ke GRamed Bun. Kalo ngga gitu, bisa habis komisi bulanan hanya buat beli buku.
Sepakat mas kebahagian sesungguhnya bukanlah materi tapi dari rasa syukur atas semua pemberian-Nya. Karena rasa syukur bisa membuat kita merasa sudah memiliki apa yang kita mau.
Nice post
Ricky
stop dreaming start action
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:43 am
@Ricky, The Best Human adalah yg bisa bermanfaat bagi orang lain… bukan bgitu mas? Makanya tolok ukur sukses menurut saya adalah ketika kita bisa banyak berbagi…
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:05 am
@Ricky, sepakat menuju mufakat menciptakan manfaat menggapai berkat
KAYA…..? eeenak tuh!!
Kaya hati..
Kaya harta..
Kaya ilmu..
Kaya, kaya, kayaknya sih?
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:32 pm
@harto,
kayaknya kaya deh
mungkin kebanyakan orang memang ingin kaya,


tetapi bagi saya bukan kekayaan yang ingin dicapai tetapi kesuksesan. sukses berbeda dengan kaya, .
karena sukses adalah sesuatu yang relatif dan sesuai dengan kenyamanan, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi orang yang telah mencapainya. Salam sukses selalu untuk kita semua
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:36 pm
@baitul alim,
yah mungkin sebagiaan orang bercita-cita menjadi kaya
punya banyak harta
tapi ternyata masih ada orang yang sadar, mereka tidak sekedar ingin kaya
tapi sukses.
….dunia akhirat…
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:25 pm
@baitul alim, makanya ada saya bilang… sukses pasti kaya… tapi kaya belum tentu sukses.
Kalau memang standar sukses kita bukan harta melimpah… setidaknya kita kaya hati dan penuh rasa syukur…
Bukankah kita sudah cukup kaya dengan nikmat Allah!
“saya tidak pernah miskin, hanya tidak punya uang. Kemiskinan adalah kerangka berfikir. Sedangkan tidak punya uang hanya kondisi sementara” Jadi yang utama adalah mindset kita dulu harus diluruskan…seperti kata mas arief luruskan niat untuk apa kita kaya.
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:48 pm
@Tri Agung Y, Setuju mas,,,,,mengubah mindset akan mengubah hidup kita, mindset baru dalam memandang hidup, memandang dunia….kaya dan miskin adalah relatif.
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:26 pm
@Tri Agung Y, bener mas… miskin sebenarnya hanya kerangka pikiran yang akan menjadi mindblock yang membuat kita tidak sukses.
Maka dari itu mindset sukses penting ada terlebih dahulu. Sebagai referensi yang bagus dibaca :
Manage Your Mind FOr Success – Adi W. Gunawan
setiap orang yang mengikuti kontes SEO Stop Dreaming Star Action, saya rasa mempunyai niat yang berbeda. kalau saya seh sekali dayung 2,3 pulau terlampaui..sambil belajar seo intinya…kontes seo sebagai “motor” penggerak aja.
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:54 pm
@Tri Agung Y, mari luruskan niat, ikut kontes SEO untuk apa? tapi sebagian besar mungkin juga karena ingin ‘kaya’ yah???

arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:28 pm
@bunda, saya malah ngga ikut… bun! Hehehe…
Ikut SEO ga ya?
rudy azhar Reply:
July 1st, 2009 at 12:36 pm
@Tutorial & Review, maksudnya apa ya Mas ????
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:56 pm
@Tutorial & Review,
ikut aja mas…..jadi kaya ga dosa koq…
…KUNCINYA MANUSIA KUDU BERSYUKUR (QONA’AH) atas sma Rizki…, dan Bersabar Berkhtiar,,,,Betul…Mas…”"GUANBATTE”"
MAKASIH EBOOKnya…loh
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:25 pm
@ALHIJR ADWITIYA, bersyukur sama Qona’ah ga sama mas….ikhtiar dulu baru bersabar…..
hehehe bener ga mas arief????
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:31 pm
@bunda, malah ngga ngerti bhs arab aku! Yg pasti bahasa indonya… ya kudu ikhtiar dulu. Lebih bagus + dengan ibadah plus2… (Duha + Tahajud), katanya ust. Mansur!
Kaya kenapa selalu dikonotasikan dengan banyak uang?? Kaya menurut saya sih sudah berkecukupan dalam memenuhi segala kebutuhan hidup.
mau makan udah ada yang dimakan, mau berteduh udah ada tempat tinggal.
Yang saya kejar bukan sekedar kekayaan tapi kesuksesan, karena bila kita sukses kita akan meraih segalanya….
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:59 pm
@rudy azhar,
tapi kita kadang memiliki pandangan seragam tentang kaya….karena yang dipahami sebagian besar orang menjadi akaya adalah ‘kaya harta’
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:32 pm
@rudy azhar, ehm… jadi pengen posting… Anda Harus Kaya… inspire by your comment and buku “Why We Want You To Be Rich”
baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:35 pm
@arief maulana, kenapa kita selalu ingin kaya???
menurut abraham maslow karena manusia punya kebutuhan akan self esteem dan aktualisasi diri
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:51 am
@baitul alim, manusiawi lah… no body wanna be poor…
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:12 am
@baitul alim, ga ada khan yg ingin miskin? Miskin ilmu-harta-hati…jangan miskin deh,,ga enak….n org lain ikut susah…kaya + bermanfaat = semua orang senang
@baitul alim,
ya bener mas alim … Sukses harus mendarah daging….jangan cuma mau jd kaya saja
baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:33 pm
@bunda, sip mbak
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 6:59 pm
@Does Ichtiah CP,
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:35 pm
@Does Ichtiah CP, eits… dilarang golput disini… kudu bersuara
. Kalo ngga di
. 


baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:32 pm
@arief maulana, wah…wah…ganas juga nih mas arif.
Mas Arief salam kenal saya lebih senang pas-pas an tuh ya pas mau beli mobil ada, pas mau ke tanah suci bisa, pas mau jalan-jalan dengan keluarga bisa juga dan seterusnya.
yah pas mau internetan salah nulis lagi maaf ya baru bisa buka-buka email saja belum bisa seperti Mas Joko dan Mas Arief mudah-mudahan kedepan pas bisa ketemu pas ada kesempatan Amiin.
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:53 am
@wiyadi senen, insya Allah mas… jangan berhenti berdjoeang pokoke. Main2 aja ke sidoarjo… nanti kita ngobrol sama2…
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:19 am
@wiyadi senen, mas Senen jangan pas2an ah.nti senin kemis kembang kempis,mesti lebih dwonk biar bisa ajak2 saya n mas arief..
Menurut saya tingkat Kekayaan seseorang dinilai & dilihat banyaknya ia memberi, dan banyaknyanya ia bersyukur..
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:01 pm
@ekosukmo,
wah…mudah-mudahan saya ketemu dengan orang sebaik mas eko, yang mengukur kekayaan dengan banyaknya memberi….
baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:30 pm
@bunda, Orang tidak akan habis hartanya jika ia suka bersodaqoh..saya pernah baca soal itu
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:54 am
@baitul alim, Ehm… apalagi di buku the miracle of givingnya Ust. Mansur… mantep itu!
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:59 am
@baitul alim, lah jelas mas…shodaqoh khan tujuannya mengembalikan pada sang Pemberi Rizki…pasti gantinya lbh byk.Teko yg ga pernah dituang tp diisi terus akan tumpah mjd mubazir.kalo dituang ke cangkir2 kecil bisa dinikmati byk org..teko akan tetap penuh…wong jatah qta memang satu teko.tapi besar teko tiap org beda2 yah hehehe
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:37 pm
@ekosukmo, Yap… i like your comment. Nanti keluar tuh di artikel selanjutnya… just waiting for that!
Terlalu bayak alasan untuk cepat kaya dengan penuh angan2 jika kaya saya akan berbuat kebaikan lebih banyak.. (maaf Mas Arief comentnya dulu baca entar di rumah)..
bunda Reply:
July 1st, 2009 at 7:03 pm
@Kahono,
amin , semoga anda adalah orang sukses yang kaya , baik hati dan dermawan
baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:29 pm
@bunda, beda ya sama orang kaya yang disinetron-sinetron
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:57 am
@baitul alim, tu mah… kaya jadi2an… liat aja. Jarang tuh yang nunjukin porsi ibadah. Kaya, tapi lupa sama Tuhannya!
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:17 am
@baitul alim, ah yg di sinetron sie kaya pinjeman..menjual mimpi…tapi itu yg diliat oleh masyarakat yah.kesian yg mimpi bisa kaya spt sinetron
arief maulana Reply:
July 1st, 2009 at 7:39 pm
@Kahono, monggo mas…
Maka itu gerakan Stop Dreaming Start Action juga diperlukan :D
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:58 am
@Stop Dreaming Start Action, atau malah start dreaming stop action… seperti di artikel saya yang lalu… hehehe
bunda Reply:
July 3rd, 2009 at 7:58 am
@Stop Dreaming Start Action, let’s dreaming n action!
Semuanya adalah satu. Dan, saat kamu menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membantu meraihnya (Paulo Colhoe dalam The Alchemist). intinya pada bagaimana kita bisa menyelaraskan ingin kita dan ingin semesta ya Bunda. jika ingin kita selaras dengan inginnya alam semesta, hukum ketertarikan pun akan bekerja. begitu kan Bunda… salam kenal…
baitul alim Reply:
July 1st, 2009 at 10:26 pm
@onabunga, Wah kayaknya mulai berfilsafat nih
memang jika kita menginginkan sesuatu dan lingkungan mendukungnya maka kita akan lebih mudah untuk tertarik akan sesuatu itu. begitu ya mas??
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 4:59 am
@baitul alim, itu mbak-mbak mas…
Ingin sesuatu… pikirkan, ikhtiarkan, doakan, dan yakini. Apapun kondisi lingkungannya, dia akan menyesuaikan dengan apa yg kita inginkan.
The Secret dan Quantum Ikhlas membahas itu semua.
onabunga Reply:
July 2nd, 2009 at 2:09 pm
@baitul alim,
saya wanita Mas… dan akan selalu menjadi wanita. sekarang sedang berjuang untuk menjadi sebenar-benar wanita…….
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 5:00 am
@onabunga, jadi inget buku the secret sama quantum ikhlas… baca lagi ah…
wiyadi senen Reply:
July 2nd, 2009 at 10:37 am
@arief maulana, Mas Arief saya kalo baca bukunya Mas Nunu eh Erbe Sentanu sampai-sampai meneteskan air mata karena dan bener-bener membuat kita sadar bahwa kekuatan Quantum Ikhlas benar-benar nyata dan sangat sering terjadi di depan kita.
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 10:06 am
@onabunga, salam kenal juga….nti sy mampir tempat mbak bunga,, Benar mbak kr alam selalu mengikuti aturan Sang Pencipta…selaras dg alam membuat alam bersahabat dg kita…tapi tetap hrs berjuang loh..
Kaya… kayaknya keinginan semua orang.


siapa sih yang ingin kaya…
Tapi lebih baik kaya memberi apa yang bisa kita beri… kata ustd. Mansyur” bersodakoh sebanyak2nya, maka Allah akan melipatgandakan rizky”…nyambung ga ya
arief maulana Reply:
July 2nd, 2009 at 5:02 am
@Winarno, nyambung mas. Resep kaya adalah dengan shodaqoh + duha + tahajud… ini ada di bukunya ust. Mansur ‘The Miracle of Giving’
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:03 am
@Winarno, nyambung koq.ga tulalit…ayo semangat!
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 9:07 am
@petanionline,
dah panen pa? Hehehe
petanionline Reply:
July 2nd, 2009 at 10:48 am
@bunda, lagi dikit bun, banyak hama ny
[...] menjadi beban hidup bagi orang lain. Untuk membuka pikiran, Anda bisa membaca tulisan Bunda Eva “Keinginan Yang Menggebu Untuk Menjadi Kaya” dan juga tulisan Mas Agung “Alat Ukur Keuntungan Dalam [...]
nice posting…

bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 1:20 pm
@Dimas,

Artikelnya bagus bunda eva…bercita2 menajadi kaya tidak menjadi soal, asal tidak menggebu2 dan menggunakan berbagai macam cara. Kaya dan miskin sama aja yg penting semuanya tidak menghalangi utk ibadah. (itu yg namanya zuhud, kata org ikhlas.red).
tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah kan? asal sandarannya yg harus jelas.
salam…
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 1:12 pm
@Agung Jatnika,terima kasih mas….the point of the story is, jika menginginkan sesuatu (yang positif tentunya) harus menggebu>>> spt perkataan louise barille dalam artikel
weh, kebahagiaan!!!!
mank bner, kta ga perlu jdi kaya supya bhgia!!!!
tq, atas artikel nya!!!
bunda Reply:
July 2nd, 2009 at 1:00 pm
@d D4n, ga usah kaya juga bisa bahagia koq…..
Menjadi kaya? Siapa takut… Saya harus menjadi orang kaya!!!
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 6:33 am
@maskuncoro, tul… kita wajib kaya….
Ada tambahan neh mas..
selain kita musti berusaha,,tidak lupa juga kita berdoa pada yang Maha Kuasa supaya diberikan rezeki..
Postingan yang menarik sekali..Aku bookmark yah situsnya^^
Lam kenal
arief maulana Reply:
July 3rd, 2009 at 5:55 am
terima kasih atas tambahannya
bunda Reply:
July 3rd, 2009 at 1:09 pm
@Rahasia Masa Depan, mas rahasia…..situs bunda di bookmark juga yah

setuju..kebahagiaan tidak diukur dari kayak tidaknya seseorang..tapi lebih pada hati…Sedang untuk mencapai cita2 (kaya), kita harus semangat (menggebu), namun yang tak kalah penting adalah menjaga semangat agar tidak padam di tengah jalan..
ya betul,bgt kita harus kaya jangan pengen kaya, karna kalo kita kaya kita bisa distribusikan kekayaan nya buat orang yang belum beruntung….