Kehidupan Adalah Sebuah Cermin

Oleh : Arief Maulana

Rekan-rekan, pernah di sebuah seminar saya mendapati sebuah ungkapan dari seorang narasumber. “Kehidupan ini ibarat sebuah cermin. Apa yang kita lakukan, maka bayangan yang ada di cermin pun melakukan hal yang sama.

Ini erat kaitannya jika kita memahami dan mendalamai dua hukum luar biasa dari sekian banyak hukum alam yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Sang Khalik, Sang Pencipta, Penguasa Alam Semesta ini. Apa kedua hukum yang saya maksud? HUKUM DAYA TARIK dan HUKUM SEBAB AKIBAT.

Saya memiliki keyakinan bahwa mayoritas orang sukses mengerti dan paham betul “cermin kehidupan” ini. Mereka tahu apa yang mereka perbuat akan berdampak sama kepada diri mereka sendiri.

Ketika kita menginginkan sebuah kesuksesan, maka bantulah orang-orang lain di sekeliling Anda untuk menggapai kesuksesan. Maka cermin ajaib ini akan bekerja untuk Anda. Akan selalu ada orang-orang yang membantu Anda untuk menggapai sukses yang diinginkan.  

Jangan pernah berbuat yang tidak baik kepada orang lain, karena itu akan berbalas kepada diri kita sendiri. Ada hukum sebab akibat bekerja disini. Jika ingin bisnis lancar, ya jangan mempersulit bisnis orang lain. Bersainglah secara sehat.

Begitu pula dengan rekan-rekan kerja satu tim kita, yang notabene memiliki kesamaan visi dan misi untuk menjadi sukses. Mereka adalah cerminan dari diri kita. Ketika kita menjadi pribadi yang berkualitas, maka yang datang di sekeliling kita dan nantinya menjadi tim kita pun orang-orang yang pribadi dan kualitasnya setara dengan diri kita. Ini sebagaimana yang diungkapkan John C. Maxwell dalam buku 21 Irrefutable Laws of Leadership.

2 hukum ini akan bekerja dan membuat dunia kita menjadi cermin kehidupan. Kalaupun Anda tidak merasakannya langsung itu hanya masalah waktu saja. Karena lagi-lagi ada intervensi tangan Sang Pencipta disini. Tapi pasti terjadi.

Itulah mengapa kalau kita perhatikan dengan jeli ada kebiasaan yang sama hampir di setiap mayoritas orang sukses. Apa itu? SENANG BERBAGI dan MAU TERUS MENGEMBANGKAN DIRI.

Dengan berbagi, maka hukum sebab akibat akan bekerja. Mereka akan mendapatkan kembali apa yang dibagikan meskipun tanpa diminta. Bahkan bukan tidak mungkin yang datang malah berlipat ganda karena ini adalah Janji Allah.

Dengan mengembangkan diri, kualitas dan kepribadian akan selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Ini berefek pada hukum daya tarik yang akan menarik orang-orang serupa di bawah kepemimpinannya. Akhirnya yang baik akan berkumpul dengan yang baik dan sebaliknya. Kalaupun bercampur di awal, dengan sendirinya akan memisah seringin berjalannya waktu.

Nah, rekan-rekan. Kita sudah tahu bahwa dunia ini adalah cermin kehidupan. Mari kita mencerminkan hal-hal yang baik agar bayangan kehidupan kita juga menjadi baik. Kalau perlu “berdandanlah” yang enak dilihat dan tunjukkan senyuman tulus terbaik Anda.

Semoga hari Anda menyenangkan.

Salam Sukses,
arief maulana
space

144 Responses to “Kehidupan Adalah Sebuah Cermin”

  1. ismail says:

    PERTAMAX DULU BARU BACA:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ismail, congratulations bro… :hehe:

    balas komentar

    mashengky.com Reply:

    @arief maulana, numpang di bawah AM aja hahaha :puyeng:

    balas komentar

    Alfred Reply:

    @mashengky.com, numpang di bawah mas hengky aja hehe…^_^

    @arief, klo dipikirkan, hukum ini nyata sekali…kalau kita peka, bahkan hukum ini terjadi dalam hal kecil sekalipun

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Alfred, bener mas. Makanya saya agak menyeriusi 2 hukum ini. Seperti kejadian kemarin.

    Sempat kehilangan sandal di masjid (diambil org). Saya mencoba utk positif saja. Toh infaq sudah disisihkan. Berarti waktunya hilang. Mungkin yg mengambil membutuhkan.

    Beberapa menit kemudian, ada beberapa penjualan produk terjadi. Bahkan nilainya melebihi sandal yg hilang. Dahsyat kan. Dari sana saya jadi semakin yakin mas.

    balas komentar

    andriristiawan Reply:

    @ismail, numpang pertamaxnya :melet::melet:

    balas komentar

    ismail Reply:

    @andriristiawan, klo numpang bayar bro wawkwkwkwk

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ismail, bayarnya ke siapa neeh? Ke admin apa ke Bro Ismail? :ngakak::ngakak::ngakak:

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @arief maulana, bayar pakai dollar ke paypal saya.
    hehehe…

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @ismail, Solar sudah nggak laku ya…? :ngakak:

    balas komentar

    ismail Reply:

    @Agus Siswoyo, solar ga ramah lingkungan bro

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ismail, klo BBM nya shell gmn yah? Harganya aje mirip pertamax. Itu yg paling murah.

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @ismail, Kalau biosolar?

    balas komentar

  2. ismail says:

    :hore: emang kita harus senang berbagi mas…….

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ismail, makin banyak berbagi makin banyak menerima mas…

    balas komentar

  3. Dedi Nugraha says:

    Artikel yg bagus untuk direnungi dan diamalkan, apalagi ini hari jum’at sekaligus awal tahun baru hijriah. Semoga hidup kita lebih baik. Amin. Terima kasih.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Dedi Nugraha, amin…

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @Dedi Nugraha, moment yang tepat untuk berhijrah ke jalan yang benar. :koprol:

    balas komentar

    zona bisnis Reply:

    @Dedi Nugraha, amin ya rabbal alamin….. konsep saling berbagi memang harus diterapkan mulai sekarang. Yang kaya berbagi kepada yang miskin. InsyaAllah gak ada kemiskinan di negara kita

    balas komentar

  4. Bahkan ketika org sukses kita beritahu ttg “Law of attraction” mrk tdk tau artinya. Tp mrk sudah mempraktekkan-nya dlm kehidupan mrk sehari-hari. :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @MasterClickCom, itu bedanya praktisi sukses dengan komentator mas.

    Mereka lakukan kemudian diteorikan. Walau seperti yg mas bilang, mungkin sebelum buku the secret keluar, mereka ga tau apa itu The Law of Attraction

    balas komentar

  5. fadly muin says:

    filosofi cermin ini, memberikan banyak pelajran hidup. hukum timbal balik sangat pantas di gunakan untuk memahami filosifi cermin ini.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @fadly muin, udah ‘rapi’ mas waktu bercermin?

    balas komentar

    fadly muin Reply:

    @arief maulana, masih banyak yang perlu dibenahi mas..

    eh mas arief, link tentang branding mana sih? kok saya tidak nemu yah? saya mau nge-link ke situ. artikel baru mau turun

    balas komentar

    candradot.com Reply:

    @fadly muin, turun dari mana neh? turun dari busway… hehhehe
    udah pertamax mas

    balas komentar

    fadly muin Reply:

    @candradot.com, ::ngakak::ngakak:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @fadly muin, coba cek di http://ariefmaulana.com/blogging-for-branding

    balas komentar

    fadly muin Reply:

    @arief maulana, tks mas.

    balas komentar

  6. :sip: kita harus banyak melihat diri kita ya mas … segala keterbatasan dan kekurangan kita akan menjadikan potensi kita untuk lebih maju lagi ..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tetenw(blog sehat), ya. Dan inti artikel ini adalah, jaga sikap dan perbuatan kita.

    Karena apapun yg kita lakukan akan kembali lagi ke diri kita. Persis seperti bayangan cermin yg selalu mengikuti apapun tindakan kita.

    balas komentar

  7. mari bercermin rame-rame…tingkatkan keikhlasan diri untuk menemukan potensi positif kita dan meminimalisir kekurangan kita…
    salam hangat semua^_^
    hepy islamic new year…:sip:

    balas komentar

    fadly muin Reply:

    @Alfred Sejuta cinta, salam hangat boss! :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Alfred Sejuta cinta, terima kasih mas. Yap, dgn cermin kehidupan paling tidak seperti kata Mas Alfred kita bisa berkaca mana yg kurang untuk kemudian memperbaikinya dgn yg lebih baik.

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @Alfred Sejuta cinta, Bercermin kok pakai bareng-bareng mas, seberapa lebar kacanya?
    Hehehe… :puyeng:

    balas komentar

  8. dewanto says:

    saya males bercermin masalahnya muka gw jelek he…heee:ngakak:
    dengan berbagi akan membuka 2 hal yaitu kita terbuka dengan hal baru dan kita tidak takut kehilangan ato berjiwa optimis
    BRAVO

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @dewanto, wah ga pede neeh. Hati2 mas, penilaian kita terhadap diri akan menentukan kita sukses ngga nya.

    Seperti sebuah pesan bijak, “Bagaimana kita bisa mengharapkan orang lain menghargai kita, sementara kita tidak pernah menghargai diri kita sendiri.”

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @dewanto, Tidak punya wajah atau tidak punya cermin mas? :ngupil:

    balas komentar

  9. pasutrisatu says:

    berbuatlah yg baik sebanyak mungkin agar mendapatkan hasil yg baik pula:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @pasutrisatu, yap. U got the point. That’s a life, work like as a mirror.

    balas komentar

  10. turisuna says:

    Dengan berbagi justru rejeki kita akan semakin bertambah. Rejeki bukan hanya dalam bentuk uang atau materi, tapi kemudahan-kemudahan dalam hidup juga merupakan rejeki yang tak ternilai harganya :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @turisuna, Anda benar. Rezeki itu luas maknanya, bukan sekedar materi belaka. :sip: :sip: :sip:

    balas komentar

  11. budhi says:

    Selamat tahun baru! thanks mas arief, artikelnya mantap banget untuk evaluasi diri sekaligus bekal di tahun depan…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @budhi, terima kasih Bu. Sekalian ini, cermin untuk refleksi diri dan membuat resolusi perbaikan di tahun berikutnya.

    balas komentar

  12. zona bisnis says:

    Jangan lupa kita harus meluruskan dulu persepsi kita terhadap yang akan kita hadapi, sehingga kita bisa menentukan arah untuk menindak lanjutinya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @zona bisnis, :sip:

    balas komentar

  13. Light says:

    Karena dengan banyak memberi, artinya kita menaikkan kualitas diri kita, makin tinggi kualitas diri kita, maka makin layak kita untuk menerima yang lebih banyak lagi.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Light, dgn banyak memberi kita seakan2 menjadi kepanjangan tangan Tuhan dalam membagi berkat.

    Karena itu, Tuhan suka dan akhirnya mempercayakan kepada kita titipan hak2 orang lain.

    *sesungguhnya dlm setiap harta + penghasilan kita, ada hak orang lain yg mesti dikeluarkan…

    balas komentar

  14. selamat tahun baru hijriyah, mari sebagai umat yang beriman kita mantapkan tali silaturahmi kita.
    bener mas arief, jika kita ingin sukses kita harus mensukseskan orang lain disekeliling kita. hukum timbal balik memang berlaku “apa yang kita tanam kelak kita akan menuai hasilnya” Oh ya kpn nih maen ke blog q lagi….

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @andrik sugianto, sama-sama. Cara tercepat meraih sukses : banyak2 mensukseskan orang.

    Next time saya blogwalking. Ini masih agak repot kejar deadline kerjaan offline.

    balas komentar

  15. Habib Yunus says:

    Bener tuh mas, hukum tarik menarik (THE SECRETS) memang selalu bekerja..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Habib Yunus, tinggal kitanya. Mau mengoptimalkan hukum ini atau malah kita yg dikendalikan hukum ini.

    balas komentar

    Light Reply:

    @arief maulana,apa yang di maksud dengan “mengoptimalkan” dan “di kendalikan”??
    menarik nih kayaknya..:opoiki:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Light, optimalkan dgn memahami dan mempraktekkan hukum daya tarik.

    Kalau kita ga optimalkan, kita hanya jadi pelengkap hukum daya tarik yg dijalankan oleh orang lain.

    balas komentar

  16. Dari apa yang kita baca dan lihat, mempengaruhi cara berfikir. Dari cara berfikir, menurut The law of attraction, disadari atau tidak disadari, menarik orang-orang yang satu pemikiran dengan kita untuk berada disekitar kita.

    Oleh karena itu hati-hatilah dalam berfikir. Anda sering berfikir negatif, maka anda akan banyak dikelilingi oleh orang-orang yang berfikir negarif.

    Ingin dikelilingi oleh orang-orang yang berfikir positif, berfikirlah positif dengan memilah-milah apa yang kita baca dan kita lihat.

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, tambahan yg bagus mas. Dan salah satu upaya untuk membantu + memudahkan pikiran tetap positif adl dgn menjaga agar perasaan kita positif.

    *ketika dlm kondisi senang, jarang kita bs berpikir negatif. That’s the fact.

    balas komentar

    online-business-story.com Reply:

    @arief maulana, sip… positif feeling >>> positif thingking >>> positif acting :sip:

    balas komentar

    Light Reply:

    @online-business-story.com, komentar anda benar-benar ‘nendang’ banget mas..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, if all people do that, this world will be better than before… Especially, our Indonesia.

    balas komentar

    fadly muin Reply:

    @online-business-story.com, perspektif pelengkap yang sangat bagus mas octa:sip:

    balas komentar

    online-business-story.com Reply:

    @fadly muin, terima kasih mas fadly:hore:

    balas komentar

    Agus Siswoyo Reply:

    @online-business-story.com, Pak Octa ketemu mas Arief = klop banget deh…!

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Agus Siswoyo, kayanya Pak Octa kapan2 perlu diundang nulis disini.

    balas komentar

    online-business-story.com Reply:

    @arief maulana, waduh… kalo nulis disini mesti siap mental nih… Siap dikomentari banyak blogger… hehe

    Jadi boleh nih saya nulis disini ? Kalau boleh berarti saya harus siap-siap dari sekarang untuk buat tulisan yang berbobot seperti tulisan di blog ini… :grogi:

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, kirim aja pak kalau ada artikel yang mo dipublish disini.

    Terutama dgn tema : motivasi / bisnis / manajemen diri

    balas komentar

    online-business-story.com Reply:

    @arief maulana, itu yang jadi masalah mas arif. Saya kurang mahir membuat artikel motivasi dan menajemen diri…

    InsyaAllah nanti saya coba. Lumayan dapat trafik gratis dari blognya mas Arief :hehe:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @online-business-story.com, tips bisnis jg gpp mas. Atau lebih baik lagi bila mas punya pengalaman pribadi yg punya nilai2 pembelajaran hidup.

    Dulu Mbak Trieand juga pernah nulis pengalamannya yg punya nilai2 hidup.

    balas komentar

    online-business-story.com Reply:

    @Agus Siswoyo, boleh juga usulnya mas Agus. Mas Arif saya tunggu ya di bandara Supadio Pontianak :melet:

    balas komentar

  17. MAS ARIEF SELAMAT HARI RAYA I MUHARRAM YA BENAR SEKALI SETIAP HARI KITA PERLU BERCERMIN BUKAN PENAMPILAN AJA YANG PERLU TAPI INNER BEAUTY ITU YANG DINILAI TUHAN

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @lianawati natawijaya, terima kasih Bu. Inner beauty yg baik otomatis akan memancar keluar dan mempengaruhi fisik kita.

    Itu yg membuat perbedaan antara orang yg bersih hatinya dgn yg selalu berisi penyakit2 hati.

    balas komentar

  18. setuju banget mas Arief, kita memang harus selalu bercermin agar kotoran yang ada pada wajah kita selalu terlihat dan segera dibersihkan agar image dan branding jiwa kita selalu terlihat indah dipandang mata.
    Informasi yang sangat berharga sekali mas,…
    selamat Tahun baru Hijriyah.
    mohon maaf lahir bathin, semoga terus sukses di awal tahun ini.

    sukses:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @blog buat bisnis, sama-sama. :nyembah:

    balas komentar

  19. postingan yang mantap seperti biasa…
    Hidup adalah cermin…
    perbuatan yang kita lakukan pasti akan mendapat balasan yang serupa ya mas arief
    I get it…
    oke memulai semuanya dari sekarang dengan perbuatan yang jauh lebih baik dari sebelumnya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @andriristiawan, yap. Spt byangan di cermin yg slalu ikuti kita.

    balas komentar

  20. BELAJAR DARI CERMIN KEHIDUPAN…. :nangis:
    THANKS

    SALAM SEMANGAT..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ALHIJR ADWITIYA, :uhuk:

    balas komentar

  21. mubarok says:

    sebuah muhasabah di awal tahun baru 1431 H. Top top top…..

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mubarok, terima kasih. :uhuk:

    balas komentar

  22. meskipun tahun ini banyak target yang belum terealisasi.:hiks::hiks:
    seomoga mulai hari ini bisa terus mengembangkan diri..dan tahun 2010 bisa tercapai semua…Amin..:hore::plis:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ali mustika sari, amin… :nyembah:

    balas komentar

  23. Agus Siswoyo says:

    Apapun namanya itu. Baik hukum timbal-balik, sebab-akibat, hukum karma dan sejenisnya. Apa yang kita tanam, pasti kita tuai.

    Dalam hal ngeblog, saya yakin bahwa apa yang saya lakukan saat ini tidak akan sia-sia. Jika saat ini hasilnya belum maksimal, saya percaya Tuhan akan melipatgandakan di kemudian hari.

    Posting yang bagus mas… :belajarkeras:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Agus Siswoyo, bener mas. Ga ada yg sia2. Awal ngeblog sy jg punya pikiran yg sm dgn Mas Agus.

    Walau sepi pengunjung, dll, konsisten aja. Someday pasti ada hasilnya. Dan sekarang terbukti.

    balas komentar

  24. Suarakelana says:

    Teruslah berbagi, meski ada cermin atau tidak. Rasakan kenikmatan berbagi dari kegembiraan orang yang kita bagi. Cermin kadang muncul teramat lambat.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Suarakelana, itu serunya Pak. Menanti dlm sebuah harapan. Percaya bahwa Tuhan tdk tidur dan suatu hari kelak akan terbalaskan apa-apa yg kita perbuat.

    balas komentar

  25. betul bro apa yg bro tulis. thanks for share.:hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mebelanda.com, sama2 :sip:

    balas komentar

  26. postingan maut.. pasti ini udah di jadwal ya? soalnya gak ada note nya di fesbuk wkwkwkwkw..:ngakak: makanya saya gak kebagian pertamax.. :hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mashengky.com, masa ga keluar di fesbuk ya? Soale yg di fesbuk notes dah tak set otomatis mas. Bgt post keluar, notes terbentuk.

    Klo dijadwal iya. Msh berkutat sm kuliah. Time crisis ini, :hehe:

    balas komentar

    mashengky.com Reply:

    @arief maulana, citra dewasa makin melekat di artikel anda nih.. sepertinya di tengah2 jepitan waktu yang semakin ketat, anda malah bisa makin mengembangkan time management.. salut!

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mashengky.com, power of kepepet mas :hehe:. Kondisi memaksa utk harus bisa memaksimalkan time management di tengah time crisis.

    Bener2 pelajaran hidup buat saya.

    balas komentar

  27. dapet masukan lg dari mas arief nih:sip:

    cermin kehidupan ya istilah baru lg yg saya dpt tuh :hihi:

    bisnis internet memang harus sabar menanti dan jg saling sikut2an

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @download software pc, gantian mas. Habis artikel bisnis, motivasi, hehehe… Next artikel ntar konsep bisnis yg mesti dikuasai.

    balas komentar

  28. Ya betul…Siapa menanam akan memetik hasilnya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @kerja part time, siapa menabur angin, akan menuai badai. Hehehehe :uhuk:

    balas komentar

  29. setuju mas. kehidupan ini ibarat cermin, dan kita cuma ‘bayangan’ di dalam cermin.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @caps and glasses, sy ralat dikit ya mas… Kitalah yg bercermin. Bayangan di cermin adl efek dr setiap perbuatan yg kita lakukan. Dlm hal ini berlaku hukum timbal balik.

    balas komentar

  30. gugeluv says:

    mulai sekarang saya akan mulai berbagi.

    Masalahnya kadang barang yang kita bagi dipergunakan orang lain untuk mencari keuntungan sendiri.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @gugeluv, itu urusan mereka dgn Tuhan. Adzab pedih bagi yg memakan hak org lain. Yg penting kita dah usaha mencari yg bs dipercaya utk berbagi.

    balas komentar

  31. Ada sebab ada akibat,” kesuksesan hari ini dipengaruhi oleh tindakan masa lalu, dan tindakan kita hari ini akan mempengaruhi kesuksesan di masa depan”

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @saran investasi, yap. Masa depan tdk ada yg tahu. Masa lalu jg tdk bs diubah.

    Cara terbaik meramal masa depan adl dgn memutuskan apa yg kita perbuat saat ini.

    balas komentar

    Triagung.com Reply:

    @arief maulana, siip mas, itu bagian dari ikhtiar :sip:

    balas komentar

  32. Fauzi Online says:

    NIce INFO Good Blog… Salam Kenal wat Admin…
    Mohon kunjungi blog saya yaaah?

    Makasih Sebelumnya
    http://uzi-online.blogspot.com/:hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Fauzi Online, Salam kenal jg. Oke. Ntar next time klo udah agk reda ksibukan sy blogwalking, jg ke temen2 lain.

    balas komentar

  33. tyas says:

    Postingan Mas Arief kalau ditelaah maknanya dalam…keadaan tidak akan jadi seperti sekarang ini tapi kenyataannya lain jadi plesetan kalau bercermin dalam hati selalu bilang kok sudah tua masih laku enggak yaa…………..thanks.:hiks::hiks:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tyas, ngga laku apanya neeh? :ngakak:

    balas komentar

  34. Triagung.com says:

    itulah kehidupan, apa yang kau tanam maka itu pula yang kau petik..setiap kebaikan yang kau berikan adalah sebuah keindahan jadi kenapa memilih yang lain…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Triagung.com, … karena hidup adalah pilihan, dan manusia harus siap bertanggung jawab atas konsekuensi pilihan hidupnya :hihi:

    balas komentar

  35. Benar,suka berbagi,koreksi diri, pengembangan diri,bersihkan hati adalah diantara karakteristik orang sukses.
    :sip: :sip: :sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Web Hidup Mulia, terima kasih tambahannya. :sip:

    balas komentar

  36. mirror mirror on the wall, who is the greatest vcc seller of all? :ngakak:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @mashengky.com, mirror said, “Of course only one great vcc seller. That is VCC Indonesia.” :ngakak: ga usah blagak ga tau deh :ngakak: :ngakak:

    balas komentar

  37. Dimas says:

    gimana yah….
    setelah membaca artikel mas arief…
    jadinya mikir terus….
    :puyeng:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Dimas, :uhuk: berpikir akan mengasah otak kita. Menajamkan intuisi dan menambah kepekaan. Makanya sesekali saya kasih artikel kelas berat.

    Atau jangan2 terlalu sering artikel kelas berat ya? Ada masukan Mas Dimas?

    balas komentar

  38. tejo says:

    makasih mas arif atas cermin nya,biar kita bisa lebih hati dalam melangkah kedepan!!salam sukses buat mas arif:plis:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @tejo, salam sukses jg buat Mas Tejo. Semoga bisa memetik manfaat dari artikel sederhana ini.

    balas komentar

  39. Saat kita tidak tahu siapa kita ini sebenarnya, cerminlah yang akan mengatakannya kita ini siapa..:hihi::hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Pangki | Dofollow, betul betul betul… :hihi:

    balas komentar

  40. adit says:

    Mungkin itu sebabnya sebelum kita bertindak harus kita pikir masak-masak karena akibatnya kena kita juga

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @adit, bener. Tapi untuk kebaikan, lakukan saja sebanyak2nya…

    balas komentar

  41. imron46 says:

    John Maxwell pakar Kepemimpinan, berarti harus menerapkan Blue Ocean Strategy ya mas??

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @imron46, sebenernya komentarnya kurang pas. Mksd artikel disini adalah ‘jaga pikiran dan tindakan kita’. Kenapa? Krn ada 2 hukum bekerja di sekliling kita. Hukum timbal balik dan hukum daya tarik.

    Adapun blue ocean strategy, mutlak dilakukan. Why krn iklim persaingan bisnis saat ini begitu ketat. Dgn strategi ini, alih2 mengikuti pasar, kita justru menciptakan niche baru dan membuat pasar lama tdk relevan.

    Salam sukses.

    balas komentar

  42. erick says:

    :hiks:
    mantep mas..memang dalam hidup ini kita perlu saling berbagi dengan orang lain. kalau kita menjadi orang yang mudah berbagi maka Tuhan akan memberikan kepada kita berkatNYA

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @erick, yup. Dgn kata lain kita dipercaya menjadi kepanjangan tanganNya utk membagi berkat kepada sesama.

    balas komentar

  43. arkum says:

    Salut, tulisan yang singkat tapi berkualitas. Sy setuju, bahkan dg respon sosial didepan kita akan menjadi alat ukur bgm sih tampang kita yg berupa “wajah respon sosial” (kl istilah ms arief = cermin) itu? baik atau tidak. Ms arief,kl boleh usul bs nggak kpn2 menulis tg bgm proses terjadinya hukum2 alam (sunahtullah).Salam kenal, dari Newbie,Arkum

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @arkum, sebenernya sempat terlintas mo nulis itu mas. Hanya sy ngga berani. Khawatir ilmu ngga cukup, malah sok tahu.

    Selama ini saya hanya aplikasi langsung dan menikmati hasilnya saja. Biasanya, saya reference ke buku2 langsung Mas.

    Kalau mas mau detil bagaimana proses itu semua, bisa baca :
    - Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)
    - Manage Your Mind For Success (Adi W.Gunawan)

    2 buku itu udah cukup mengcover bout hukum2 sunnatullah yg bisa membantu kehidupan kita menjadi lebih baik.

    balas komentar

    arkum Reply:

    @arief maulana, OK, ms arief trima ksh info referennya.Nanti tk smptkan beli.Ms,kl ada artikel yg baru lg tolong diinfokan lg ya.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @arkum, sudah gabung di newsletter saya kan Pak? Kalau sudah, tiap ada artikel baru pasti saya kabari…

    balas komentar

    arkum Reply:

    @arief maulana, sudah ms.Oh y next, panggil sy dgn “mas” aja y.Biar kelihatan muda ms,hehehe…

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @arkum, oke bos… :hihi:

    balas komentar

  44. Mas Arief betul. Sekarang bagaimana kalau ermin itu sudah lama retak ? Perlu diganti cerminnya atau yang retak bisa diberi lem Mas.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @formula,lowongan,mantap, cermin disini seperti yg dibilang Arkum, sbenarnya adlh respon sosial akibat berlakunya 2 hukum. Ga akan oernah retak. Selalu memberikan balasan atas apa2 yg kita perbuat.
    :hihi:

    balas komentar

  45. T. Wahyudi says:

    yang penting jangan memberikan cermin yang buruk ke orang… nanti jadinya buruk juga…. :hihi::hihi::hihi:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @T. Wahyudi, klo mau ngasih orang, berikan yg juga kita suka dong… :hihi:

    balas komentar

  46. zaiful anwar says:

    betul sekali mas, oya saat bercermin jangan lupa berdoa.

    balas komentar

  47. setuju abis dengan artikel ini.:sip:

    Seringkali kita mengharapkan yang terbaik tapi tidak melakukan yang terbaik.

    come to Blog Bisnis

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @emperor edutainment, welcome to my world :hihi:

    balas komentar

  48. Mas Arief masih inget analogi ini kan?
    Kalau kita menanam padi pasti akan tumbuh rumput. Tapi kalau kita menanam rumput sangat mustahil akan tumbuh padi.
    So, Menjadi orang baik dan berbuat kebaikan di muka bumi ini tidak selalu mudah. Bahkan kita sendiri pun mungkin pernah mengalaminya, bagaimana kebaikan yang kita berikan tidak serta-merta (tersurat)berbalas kebaikan juga. Oleh karena itu, jangan pernah berputus asa dalam berbuat kebaikan.

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Umar Puja Kesuma, yg penting fokus berbuat baik. Urusan balasannya, lemparkan saja ke atas. Dia tahu harus membalas kebaikan kita dgn apa dan kapan waktu yg tepat untuk membalas perbuatan kita.

    balas komentar

  49. Yup setuju hidup bagaikan sebuah cermin,:sip:

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @ngobrol seputar bisnis online, :sip:

    balas komentar

  50. Salam kenal mas arief, saya masih baru di dunia blogger. Semoga bisa saling sharing ya

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Forex Trading, salam kenal.

    balas komentar

  51. Kalau ada waktu mohon berkunjung ke blog saya ya mas

    balas komentar

    arief maulana Reply:

    @Forex Trading, next time yah!

    balas komentar

  52. santi says:

    betul…. betul… betul….:mikir::matabelo::love::muach:

    balas komentar

Leave a Reply

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

[+] kaskus emoticons nartzco

WordPress Theme Design