Kehidupan Adalah Sebuah Cermin

Oleh : Arief Maulana

Rekan-rekan, pernah di sebuah seminar saya mendapati sebuah ungkapan dari seorang narasumber. “Kehidupan ini ibarat sebuah cermin. Apa yang kita lakukan, maka bayangan yang ada di cermin pun melakukan hal yang sama.

Ini erat kaitannya jika kita memahami dan mendalamai dua hukum luar biasa dari sekian banyak hukum alam yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Sang Khalik, Sang Pencipta, Penguasa Alam Semesta ini. Apa kedua hukum yang saya maksud? HUKUM DAYA TARIK dan HUKUM SEBAB AKIBAT.

Saya memiliki keyakinan bahwa mayoritas orang sukses mengerti dan paham betul “cermin kehidupan” ini. Mereka tahu apa yang mereka perbuat akan berdampak sama kepada diri mereka sendiri.

Ketika kita menginginkan sebuah kesuksesan, maka bantulah orang-orang lain di sekeliling Anda untuk menggapai kesuksesan. Maka cermin ajaib ini akan bekerja untuk Anda. Akan selalu ada orang-orang yang membantu Anda untuk menggapai sukses yang diinginkan.  

Jangan pernah berbuat yang tidak baik kepada orang lain, karena itu akan berbalas kepada diri kita sendiri. Ada hukum sebab akibat bekerja disini. Jika ingin bisnis lancar, ya jangan mempersulit bisnis orang lain. Bersainglah secara sehat.

Begitu pula dengan rekan-rekan kerja satu tim kita, yang notabene memiliki kesamaan visi dan misi untuk menjadi sukses. Mereka adalah cerminan dari diri kita. Ketika kita menjadi pribadi yang berkualitas, maka yang datang di sekeliling kita dan nantinya menjadi tim kita pun orang-orang yang pribadi dan kualitasnya setara dengan diri kita. Ini sebagaimana yang diungkapkan John C. Maxwell dalam buku 21 Irrefutable Laws of Leadership.

2 hukum ini akan bekerja dan membuat dunia kita menjadi cermin kehidupan. Kalaupun Anda tidak merasakannya langsung itu hanya masalah waktu saja. Karena lagi-lagi ada intervensi tangan Sang Pencipta disini. Tapi pasti terjadi.

Itulah mengapa kalau kita perhatikan dengan jeli ada kebiasaan yang sama hampir di setiap mayoritas orang sukses. Apa itu? SENANG BERBAGI dan MAU TERUS MENGEMBANGKAN DIRI.

Dengan berbagi, maka hukum sebab akibat akan bekerja. Mereka akan mendapatkan kembali apa yang dibagikan meskipun tanpa diminta. Bahkan bukan tidak mungkin yang datang malah berlipat ganda karena ini adalah Janji Allah.

Dengan mengembangkan diri, kualitas dan kepribadian akan selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Ini berefek pada hukum daya tarik yang akan menarik orang-orang serupa di bawah kepemimpinannya. Akhirnya yang baik akan berkumpul dengan yang baik dan sebaliknya. Kalaupun bercampur di awal, dengan sendirinya akan memisah seringin berjalannya waktu.

Nah, rekan-rekan. Kita sudah tahu bahwa dunia ini adalah cermin kehidupan. Mari kita mencerminkan hal-hal yang baik agar bayangan kehidupan kita juga menjadi baik. Kalau perlu “berdandanlah” yang enak dilihat dan tunjukkan senyuman tulus terbaik Anda.

Semoga hari Anda menyenangkan.

Salam Sukses,
arief maulana
space

  1. Artikel yg bagus untuk direnungi dan diamalkan, apalagi ini hari jum’at sekaligus awal tahun baru hijriah. Semoga hidup kita lebih baik. Amin. Terima kasih.

  2. MasterClickCom says:

    Bahkan ketika org sukses kita beritahu ttg “Law of attraction” mrk tdk tau artinya. Tp mrk sudah mempraktekkan-nya dlm kehidupan mrk sehari-hari. :sip:

    • arief maulana says:

      @MasterClickCom, itu bedanya praktisi sukses dengan komentator mas.

      Mereka lakukan kemudian diteorikan. Walau seperti yg mas bilang, mungkin sebelum buku the secret keluar, mereka ga tau apa itu The Law of Attraction

  3. filosofi cermin ini, memberikan banyak pelajran hidup. hukum timbal balik sangat pantas di gunakan untuk memahami filosifi cermin ini.

  4. tetenw(blog sehat) says:

    :sip: kita harus banyak melihat diri kita ya mas … segala keterbatasan dan kekurangan kita akan menjadikan potensi kita untuk lebih maju lagi ..

    • arief maulana says:

      @tetenw(blog sehat), ya. Dan inti artikel ini adalah, jaga sikap dan perbuatan kita.

      Karena apapun yg kita lakukan akan kembali lagi ke diri kita. Persis seperti bayangan cermin yg selalu mengikuti apapun tindakan kita.

  5. Alfred Sejuta cinta says:

    mari bercermin rame-rame…tingkatkan keikhlasan diri untuk menemukan potensi positif kita dan meminimalisir kekurangan kita…
    salam hangat semua^_^
    hepy islamic new year…:sip:

  6. saya males bercermin masalahnya muka gw jelek he…heee:ngakak:
    dengan berbagi akan membuka 2 hal yaitu kita terbuka dengan hal baru dan kita tidak takut kehilangan ato berjiwa optimis
    BRAVO

    • arief maulana says:

      @dewanto, wah ga pede neeh. Hati2 mas, penilaian kita terhadap diri akan menentukan kita sukses ngga nya.

      Seperti sebuah pesan bijak, “Bagaimana kita bisa mengharapkan orang lain menghargai kita, sementara kita tidak pernah menghargai diri kita sendiri.”

  7. Dengan berbagi justru rejeki kita akan semakin bertambah. Rejeki bukan hanya dalam bentuk uang atau materi, tapi kemudahan-kemudahan dalam hidup juga merupakan rejeki yang tak ternilai harganya :sip:

  8. Jangan lupa kita harus meluruskan dulu persepsi kita terhadap yang akan kita hadapi, sehingga kita bisa menentukan arah untuk menindak lanjutinya

  9. Karena dengan banyak memberi, artinya kita menaikkan kualitas diri kita, makin tinggi kualitas diri kita, maka makin layak kita untuk menerima yang lebih banyak lagi.

    • arief maulana says:

      @Light, dgn banyak memberi kita seakan2 menjadi kepanjangan tangan Tuhan dalam membagi berkat.

      Karena itu, Tuhan suka dan akhirnya mempercayakan kepada kita titipan hak2 orang lain.

      *sesungguhnya dlm setiap harta + penghasilan kita, ada hak orang lain yg mesti dikeluarkan…

  10. andrik sugianto says:

    selamat tahun baru hijriyah, mari sebagai umat yang beriman kita mantapkan tali silaturahmi kita.
    bener mas arief, jika kita ingin sukses kita harus mensukseskan orang lain disekeliling kita. hukum timbal balik memang berlaku “apa yang kita tanam kelak kita akan menuai hasilnya” Oh ya kpn nih maen ke blog q lagi….

    • arief maulana says:

      @andrik sugianto, sama-sama. Cara tercepat meraih sukses : banyak2 mensukseskan orang.

      Next time saya blogwalking. Ini masih agak repot kejar deadline kerjaan offline.

        • arief maulana says:

          @Light, optimalkan dgn memahami dan mempraktekkan hukum daya tarik.

          Kalau kita ga optimalkan, kita hanya jadi pelengkap hukum daya tarik yg dijalankan oleh orang lain.

  11. online-business-story.com says:

    Dari apa yang kita baca dan lihat, mempengaruhi cara berfikir. Dari cara berfikir, menurut The law of attraction, disadari atau tidak disadari, menarik orang-orang yang satu pemikiran dengan kita untuk berada disekitar kita.

    Oleh karena itu hati-hatilah dalam berfikir. Anda sering berfikir negatif, maka anda akan banyak dikelilingi oleh orang-orang yang berfikir negarif.

    Ingin dikelilingi oleh orang-orang yang berfikir positif, berfikirlah positif dengan memilah-milah apa yang kita baca dan kita lihat.

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

    • arief maulana says:

      @online-business-story.com, tambahan yg bagus mas. Dan salah satu upaya untuk membantu + memudahkan pikiran tetap positif adl dgn menjaga agar perasaan kita positif.

      *ketika dlm kondisi senang, jarang kita bs berpikir negatif. That’s the fact.

        • online-business-story.com says:

          @arief maulana, waduh… kalo nulis disini mesti siap mental nih… Siap dikomentari banyak blogger… hehe

          Jadi boleh nih saya nulis disini ? Kalau boleh berarti saya harus siap-siap dari sekarang untuk buat tulisan yang berbobot seperti tulisan di blog ini… :grogi:

          Salam Kreatif,
          Octa Dwinanda

          • arief maulana says:

            @online-business-story.com, kirim aja pak kalau ada artikel yang mo dipublish disini.

            Terutama dgn tema : motivasi / bisnis / manajemen diri

            • online-business-story.com says:

              @arief maulana, itu yang jadi masalah mas arif. Saya kurang mahir membuat artikel motivasi dan menajemen diri…

              InsyaAllah nanti saya coba. Lumayan dapat trafik gratis dari blognya mas Arief :hehe:

              • arief maulana says:

                @online-business-story.com, tips bisnis jg gpp mas. Atau lebih baik lagi bila mas punya pengalaman pribadi yg punya nilai2 pembelajaran hidup.

                Dulu Mbak Trieand juga pernah nulis pengalamannya yg punya nilai2 hidup.

  12. lianawati natawijaya says:

    MAS ARIEF SELAMAT HARI RAYA I MUHARRAM YA BENAR SEKALI SETIAP HARI KITA PERLU BERCERMIN BUKAN PENAMPILAN AJA YANG PERLU TAPI INNER BEAUTY ITU YANG DINILAI TUHAN

    • arief maulana says:

      @lianawati natawijaya, terima kasih Bu. Inner beauty yg baik otomatis akan memancar keluar dan mempengaruhi fisik kita.

      Itu yg membuat perbedaan antara orang yg bersih hatinya dgn yg selalu berisi penyakit2 hati.

  13. setuju banget mas Arief, kita memang harus selalu bercermin agar kotoran yang ada pada wajah kita selalu terlihat dan segera dibersihkan agar image dan branding jiwa kita selalu terlihat indah dipandang mata.
    Informasi yang sangat berharga sekali mas,…
    selamat Tahun baru Hijriyah.
    mohon maaf lahir bathin, semoga terus sukses di awal tahun ini.

    sukses:sip:

  14. andriristiawan says:

    postingan yang mantap seperti biasa…
    Hidup adalah cermin…
    perbuatan yang kita lakukan pasti akan mendapat balasan yang serupa ya mas arief :)
    I get it…
    oke memulai semuanya dari sekarang dengan perbuatan yang jauh lebih baik dari sebelumnya :D

  15. Apapun namanya itu. Baik hukum timbal-balik, sebab-akibat, hukum karma dan sejenisnya. Apa yang kita tanam, pasti kita tuai.

    Dalam hal ngeblog, saya yakin bahwa apa yang saya lakukan saat ini tidak akan sia-sia. Jika saat ini hasilnya belum maksimal, saya percaya Tuhan akan melipatgandakan di kemudian hari.

    Posting yang bagus mas… :belajarkeras:

    • arief maulana says:

      @Agus Siswoyo, bener mas. Ga ada yg sia2. Awal ngeblog sy jg punya pikiran yg sm dgn Mas Agus.

      Walau sepi pengunjung, dll, konsisten aja. Someday pasti ada hasilnya. Dan sekarang terbukti.

  16. Teruslah berbagi, meski ada cermin atau tidak. Rasakan kenikmatan berbagi dari kegembiraan orang yang kita bagi. Cermin kadang muncul teramat lambat.

    • arief maulana says:

      @Suarakelana, itu serunya Pak. Menanti dlm sebuah harapan. Percaya bahwa Tuhan tdk tidur dan suatu hari kelak akan terbalaskan apa-apa yg kita perbuat.

    • arief maulana says:

      @mashengky.com, masa ga keluar di fesbuk ya? Soale yg di fesbuk notes dah tak set otomatis mas. Bgt post keluar, notes terbentuk.

      Klo dijadwal iya. Msh berkutat sm kuliah. Time crisis ini, :hehe:

        • arief maulana says:

          @mashengky.com, power of kepepet mas :hehe:. Kondisi memaksa utk harus bisa memaksimalkan time management di tengah time crisis.

          Bener2 pelajaran hidup buat saya.

    • arief maulana says:

      @download software pc, gantian mas. Habis artikel bisnis, motivasi, hehehe… Next artikel ntar konsep bisnis yg mesti dikuasai.

    • arief maulana says:

      @caps and glasses, sy ralat dikit ya mas… Kitalah yg bercermin. Bayangan di cermin adl efek dr setiap perbuatan yg kita lakukan. Dlm hal ini berlaku hukum timbal balik.

  17. mulai sekarang saya akan mulai berbagi.

    Masalahnya kadang barang yang kita bagi dipergunakan orang lain untuk mencari keuntungan sendiri.

    • arief maulana says:

      @gugeluv, itu urusan mereka dgn Tuhan. Adzab pedih bagi yg memakan hak org lain. Yg penting kita dah usaha mencari yg bs dipercaya utk berbagi.

  18. Postingan Mas Arief kalau ditelaah maknanya dalam…keadaan tidak akan jadi seperti sekarang ini tapi kenyataannya lain jadi plesetan kalau bercermin dalam hati selalu bilang kok sudah tua masih laku enggak yaa…………..thanks.:hiks::hiks:

    • arief maulana says:

      @Dimas, :uhuk: berpikir akan mengasah otak kita. Menajamkan intuisi dan menambah kepekaan. Makanya sesekali saya kasih artikel kelas berat.

      Atau jangan2 terlalu sering artikel kelas berat ya? Ada masukan Mas Dimas?

    • arief maulana says:

      @imron46, sebenernya komentarnya kurang pas. Mksd artikel disini adalah ‘jaga pikiran dan tindakan kita’. Kenapa? Krn ada 2 hukum bekerja di sekliling kita. Hukum timbal balik dan hukum daya tarik.

      Adapun blue ocean strategy, mutlak dilakukan. Why krn iklim persaingan bisnis saat ini begitu ketat. Dgn strategi ini, alih2 mengikuti pasar, kita justru menciptakan niche baru dan membuat pasar lama tdk relevan.

      Salam sukses.

  19. :hiks:
    mantep mas..memang dalam hidup ini kita perlu saling berbagi dengan orang lain. kalau kita menjadi orang yang mudah berbagi maka Tuhan akan memberikan kepada kita berkatNYA

  20. Salut, tulisan yang singkat tapi berkualitas. Sy setuju, bahkan dg respon sosial didepan kita akan menjadi alat ukur bgm sih tampang kita yg berupa “wajah respon sosial” (kl istilah ms arief = cermin) itu? baik atau tidak. Ms arief,kl boleh usul bs nggak kpn2 menulis tg bgm proses terjadinya hukum2 alam (sunahtullah).Salam kenal, dari Newbie,Arkum

    • arief maulana says:

      @arkum, sebenernya sempat terlintas mo nulis itu mas. Hanya sy ngga berani. Khawatir ilmu ngga cukup, malah sok tahu.

      Selama ini saya hanya aplikasi langsung dan menikmati hasilnya saja. Biasanya, saya reference ke buku2 langsung Mas.

      Kalau mas mau detil bagaimana proses itu semua, bisa baca :
      – Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)
      – Manage Your Mind For Success (Adi W.Gunawan)

      2 buku itu udah cukup mengcover bout hukum2 sunnatullah yg bisa membantu kehidupan kita menjadi lebih baik.

  21. formula,lowongan,mantap says:

    Mas Arief betul. Sekarang bagaimana kalau ermin itu sudah lama retak ? Perlu diganti cerminnya atau yang retak bisa diberi lem Mas.

    • arief maulana says:

      @formula,lowongan,mantap, cermin disini seperti yg dibilang Arkum, sbenarnya adlh respon sosial akibat berlakunya 2 hukum. Ga akan oernah retak. Selalu memberikan balasan atas apa2 yg kita perbuat.
      :hihi:

  22. Mas Arief masih inget analogi ini kan?
    Kalau kita menanam padi pasti akan tumbuh rumput. Tapi kalau kita menanam rumput sangat mustahil akan tumbuh padi.
    So, Menjadi orang baik dan berbuat kebaikan di muka bumi ini tidak selalu mudah. Bahkan kita sendiri pun mungkin pernah mengalaminya, bagaimana kebaikan yang kita berikan tidak serta-merta (tersurat)berbalas kebaikan juga. Oleh karena itu, jangan pernah berputus asa dalam berbuat kebaikan.

    • arief maulana says:

      @Umar Puja Kesuma, yg penting fokus berbuat baik. Urusan balasannya, lemparkan saja ke atas. Dia tahu harus membalas kebaikan kita dgn apa dan kapan waktu yg tepat untuk membalas perbuatan kita.

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,745 bad guys.