jangan salah memilih asuransi

Jangan Salah Memilih Asuransi

Jangan Percaya Begitu Saja Kata Agen Asuransi

Oleh : Arief Maulana

Sebelumnya saya perlu memberikan disclaimer dulu nih, biar tidak ada salah paham di antara kita. Saya bukan agen asuransi, jadi tenang saja tidak ada penawaran asuransi apapun dari saya. Tapi saya saat ini adalah pengguna asuransi unitlink yang kemungkinan besar dalam waktu dekat akan melepas asuransi unitlink yang saya miliki.

Awal mula ikut asuransi adalah karena saya sadar bahwa pekerjaan saya beresiko. Dan kelak ketika berkeluarga, harus ada yang mampu menunjang keluarga apabila sesuatu terjadi kepada saya. Maka dari itu, saya memutuskan harus memiliki paling tidak satu polis asuransi jiwa.

Di kala itu dan sampai sekarang saya rasa, yang menarik dan booming adalah asuransi unitlink. Kurang lebih gambarannya adalah gabungan antara asuransi jiwa (dan turunan lainnya) dan investasi unitlink. Populer, karena selain mendapatkan manfaat asuransi seutuhnya, kita dibuai dengan penawaran uang kembali dari hasil investasi unitlink. Dengan kata lain, seakan-akan kita ikut asuransi gratis.

Sampai akhirnya beberapa bulan terakhir, begitu banyak para pakar keuangan dan financial planner yang mengatakan bahwa rugi apabila kita ikut dalam asuransi unitlink. Kenapa? Jawabannya tidak maksimal.

Dari segi asuransi jiwa dan turunannya, kompensasi pertanggungan yang diberikan relatif kecil dan cenderung tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga kita tinggalkan untuk waktu yang lama demi menyusun kembali rencana keuangan apabila terjadi sesuatu dengan kita. Pertanggungan asuransi jiwa paling-paling mengganti sekitar 100-200 juta. Cukup untuk berapa lama?

Dari segi investasi pun tidak maksimal. Hasil dari ilustrasi saat ini mungkin terlihat besar. Namun nanti tiba masanya memetik, jangan lupa ada faktor inflasi dll. Jadinya tidak maksimal juga. Sementara di sisi lain, ada investasi lain di luar itu yang biayanya lebih murah namun hasil yang didapat jauh lebih besar.

jangan salah memilih asuransi
1. jangan salah memilih asuransi

Berangkat dari situ, saya pun berkelana dan menari tahu hingga menemukan sebuah buku bagus berjudul “Salah Kaprah Memilih Asuransi” yang ditulis oleh Rianto Astono dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

Menurut Rianto dalam bukunya, ada 4 pertanyaan penting yang mestinya kita tanyakan dan jadikan dasar pertimbangan dalam memutuskan untuk ikut dan memilih asuransi mana yang mau kita gunakan :

1. Siapa yang akan Anda lindungi jika sesuatu terjadi dalam atas diri Anda?

2. Berapa lama perlindungan di atas diperlukan? Apakah 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun lagi?

3. Berapa lama Anda akan melindungi kondisi finansial orang yang Anda cintai itu? Apakah 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahun?

4. Berapa besar perlindungan yang Anda butuhkan?

Coba kita bahas satu persatu.

Poin no.1. Fungsi dasar asuransi, khususnya asuransi jiwa dalam bahasa awam adalah memberikan ganti rugi kepada ahli waris, apabila terjadi sesuatu pada pihak tertanggung (yang membayar premi dan namanya tercantum dalam polis asuransi), berupa sejumlah uang tertentu sesuai perjanjian.

Tujuannya adalah bila kita tidak lagi bisa bekerja sebagai pemberi nafkah karena meninggal, keluarga kita masih bisa hidup layak tanpa bekerja dari uang hasil pertanggungan pihak asuransi. Maka jika Anda tidak memiliki orang yang ditanggung (keluarga biasanya), seberapa pun banyaknya harta yang dimiliki, Anda tidak butuh asuransi jiwa. Tidak ada guna juga.

Sama halnya dengan asuransi kesehatan. Kalau kantor tempat Anda bekerja sudah memberikan pertanggungan yang sangat baik dalam hal kesehatan, ngapain Anda repot-repot memiliki polis asuransi kesehatan? Toh sudah dicover oleh kantor Anda.

Poin no.2. Tahukah Anda, bahwa rata-rata kita hanya memerlukan asuransi jiwa sampai dengan usia 70 tahun saja? Jadi untuk apa membayar mahal premi asuransi jiwa yang menanggung kita hingga usia > 70 tahun. Dari mana ketentuannya, kok bisa mematok 70 tahun? Ingat tujuan Anda ikut asuransi apa? Pada usia > 70 tahun, rata-rata orang yang kita tanggung (anak biasanya) sudah masuk pada usia bisa hidup mandiri dan cenderung sudah bekerja, dimana apabila terjadi apa-apa dengan kita tidak akan memberikan efek finansial yang terlalu berarti. Dapat gambarannya?

Lain halnya dengan asuransi kesehatan. Kalau memang masih sanggup membayar premi, tidak ada salahnya Anda meneruskannya untuk mengurangi beban keluarga Anda apabila ada masalah kesehatan dan terpaksa harus masuk rumah sakit.

jangan salah memilih asuransi
jangan salah memilih asuransi

Poin no.3 dan poin no.4. Ini yang membuat saya berpikir ulang untuk berhenti dari asuransi unitlink dan benar-benar mencari asuransi jiwa yang bagus, dimana dengan premi yang murah, uang pertanggungannya bisa menghidupi keluarga saya tanpa harus bekerja selama minimal 10 tahun. Apakah ada? Menurut Pak Rianto, ada. Bahkan beliau pun ikut dalam asuransi tersebut.

Apalah gunanya pertanggungan terlihat besar 100-200 juta, namun hanya bertahan 1-2 tahun saja. Padahal premi yang dibayarkan untuk pertanggunan tersebut cukup mahal di dalam asuransi unitlink. Sekali lagi patokan saya sama seperti Pak Rianto. Bagaimana bila terjadi apa-apa dengan saya (meninggal), keluarga saya masih dapat hidup layak dan nyaman selama minimal 10 tahun dari uang pertanggungan asuransi yang saya ikuti.

Adapun waktu 10 tahun, menurut saya sudah cukup bagi keluarga saya untuk menyusun ulang perekonomian keluarga, baik itu dalam hal mencari sumber pendapatan baru, sembari tetap hidup layak selama 10 tahun. Sehingga ketika lewat 10 tahun, keluarga yang ditinggalkan masih bisa melanjutkan perekonomiannya. Adakah asuransi yang demikian itu? Dengan pertanggungan besar namun premi rendah? Ada.

Saya tidak menjelek-jelekkan asuransi unitlink. Bila Anda adalah orang yang memiliki kelebihan dana untuk membayar premi unitlink yang mahal untuk mendapatkan manfaat asuransi sekaligus malas mencari tahu tentang investasi yang bagus dsb, unitlink mungkin bisa jadi pilihan Anda.

Namun, kalau keuangan Anda terbatas, saya menyarankan untuk memilih asuransi sesuai kebutuhan Anda. Masalah investasi, ada banyak investasi di luaran sana yang jauh lebih murah, namun memberikan pendapatan tambahan lebih besar daripada hasil yang didapatkan dari investasi asuransi unitlink.

Well, saya tidak akan memberikan contoh perhitungan detilnya di sini. Saya hanya membantu memberikan “pencerahan” dari apa yang selama ini mungkin menjadi kesalahan kita dalam memilih asuransi berdasarkan informasi yang saya dapatkan. Detilnya, bisa Anda baca sendiri di buku “Salah Kaprah Memilih Asuransi” tersebut.

Yang jelas, mumpung Anda sehat dan masih masuk di usia produktif, bila memang ada orang-orang yang Anda tanggung saat ini, Anda wajib punya asuransi. Sudahkah Anda memiliki asuransi?

  1. ateng sumarna says:

    Terima kasih informasinya dan mohom pencerahannya tentang asuransi yang sangat layak untuk diikuti. Terima kasih.

    • @ateng sumarna, hampir sebagian besar perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, sama baiknya dan mudah dalam mencairkan klaim, asalkan memang prosedurnya diikuti. Hanya saja pertanyaannya, apakah sesuai dengan kebutuhan bapak?

      Saya menyarankan, Pak Ateng untuk mencari buku yang saya rekomendasikan di atas, untuk memberikan pengetahuan dasar tentang asuransi dan asuransi mana yang sekiranya bapak butuhkan. Karena belum tentu asuransi yang cocok di saya, cocok pula di bapak Ateng. Demikian, Pak.
      arief maulana recently posted..Jangan Salah Memilih AsuransiMy Profile

  2. ateng sumarna says:

    Terima kasih infonya dan selanjutnya mohon penjelasan tentang assuransi yang lebih layak untuk diikuti.

  3. Kalau untuk asuransi kesehatan, biasanya yang dari kantor tidak semua perusahaan bisa mengcover seluruh kelaurga yang kita tanggung mas. Apalagi temen2 yang kerja ikut outsorching, karena pengalaman saya masuk outsorching yang dapet jaminan kesehatan hanyalah si pekerja sendiri, tidak melibatkan tertanggung (keluarga).
    Zainulist Dot recently posted..By: adminMy Profile

  4. Asuransi wajib dimiliki oleh semua orang yg memiliki nilai ekonomis, milikilah asuransi sesuai dengan kebutuhan dan memiliki mamfaat yg maksimal. Asuransi yg wajib dimiliki adalah asuransi jiwa dan asuransi kesehatan selebihnya adalah pilihan, tdk ada yg salah dengan produk asuransi yg ada, tergantung pada kebutuhan kita,. Bagi yg sdh pintar dan ada waktu untuk berbisnis dan berinvestasi cukup memiliki asuransi jiwa saja begitu juga dgn yg memiliki dana yg terbatas., namun bagi yang tdk memiliki waktu dan tdk mau belajar utk berbisnis dan investasi produk unitlink yg cocok, karena unitlink juga memaksa orang utk bisa menabung, karena itu bijaksanalah dalam memilih

  5. kita sebagai manusia harus sedia payung sebelum hujan.sedia dana darurat sebelum sakit dan menghabiskan harta boos!!!!!!!! perampok yang terkejam di dunia adalah sakit.kita harus punya asuransi.

Leave a Reply

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 471,720 bad guys.