Oleh : Arief Maulana

Sebelumnya terima kasih untuk Mas Yunus Bani yang udah memberikan pertanyaan sederhana ke saya dan Lutvi Avandi (founder Café Bisnis) via twitter. Pertanyaan serta jawabannya sudah saya tampilkan di gambar postingan ini. Kebetulan dalam hal ini kasus yang diangkat adalah mengenai Autoresponder.

Little Chat on Twitter
Little Chat on Twitter

Sebagaimana jawaban saya, ada 2 alasan kenapa saya tidak membuat tutorial autoresponder :

[1] Untuk setiap Autoresponder biasanya cara menggunakan atau tools yang ada di dalam member area cenderung berbeda meskipun secara prinsip sama. Misalnya sama-sama bisa mendesain follow up email ataupun mengirimkan broadcast mail.

[2] Biasanya setiap Autoresponder, sudah menyiapkan panduan menggunakan autoresponder. Hanya saja orang-orang kita malas untuk membaca dan mempraktekkannya.

Alasan kedua saya ini pun disetujui pula oleh Mas Lutvi. Apalagi kata Mas Lutvi untuk autoresponder yang panduannya bahasa inggris, lebih lengkap katanya. Bahkan Mas Lutvi banyak mengambil referensi dari sana. Nah loh.

Disini kebetulan saya menggunakan autoresponder Mulxim (asli Indonesia) dan untuk panduan menggunakan autoresponder mulxim sudah dituliskan dengan baik oleh Arif Patmainudin, bahkan dilengkapi dengan screen shot (silahkan baca disini).

Jadi sebenarnya tidak ada alasan dong untuk ngga tahu gimana menggunakan autoresponder. Bagaimana bila panduan yang ditulis dirasa kurang lengkap? Hei, kan ada tim supportnya. Biasanya setiap bisnis selalu menyediakan tim support untuk membantu kita. Pernah saya ulas juga mengenai tim support disini dan disini.

Saya pun demikian ketika pertama kali menggunakan Mulxim (hijrah dari Indoresponder, yang kala itu kolaps). Ada yang bingung, saya kontak mas Arif dan beliau pun membimbing saya dengan sabar dan telaten.

Itulah karakter kebanyakan dari kita. Sebenarnya semuanya sudah disediakan, hanya saja kita agak malas untuk mandiri dalam balajar. Beranilah mencoba segala sesuatu yang ingin anda kuasai. Jangan takut salah, justru karena salah kita bisa belajar untuk menjadi lebih baik lagi.

Dilema yang sama juga biasanya dialami para pebisnis internet pemula. Melihat panduan bisnis internetnya kayanya ribet, langsung patah semangat dan enggan mencoba alias praktek. Padahal boleh jadi ketika dipraktekkan, ngga seribet yang ada di bayangannya.

“Autoresponder ribet loh”. Itu kalau Anda belum biasa. Kalau udah biasa, mudah kok. Jangan malas untuk membaca panduan dan PRAKTEK! Gimana mau sukses kalau males-malesan melulu dari awal. Kalau udah punya sistem bisnis yang berjalan, baru deh males-malesan.

Udah itu aja sharing dari saya, semoga bermanfaat dan mencerahkan seperti film “Sang Pencerah”.

Ps. Kalau Anda punya twitter, silahkan follow akun-akun twitter ini : @qzoners, @yunusbelajar, dan tentu saja @ariefmw *promosi diri*.

Salam Sukses,
arief maulana
space

Jangan Malas Buat Baca Dan Praktek!
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

74 thoughts on “Jangan Malas Buat Baca Dan Praktek!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
Please leave these two fields as-is:

Protected by Invisible Defender. Showed 403 to 470,551 bad guys.